Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.181 views

Fata Orlovic : Kejahatan Serbia Tak Pernah Bisa Dilupakannya

Bosnia Herzegovina (voa-islam.com) Seperti tak akan pernah dapat merupakan sepanjang umurnya. Sebuah kejahatan yang tak pernah ada bandingannya. Kekejaman yang tiada taranya. Brutal, biadab, dan sangat tidak mengenal rasa kemanusiaan. Mereka membunuhi Muslim Bosnia seperti binatang.

Bosnia Herzegovina dibelah menjadi dua, antara Muslim dengan Kristen Ortodok yang dianut oleh orang-orang Serbia. Mereka barada dalam sastu negara.

Tetapi, orang-orang Kristen Ortodok, selalu memendam kebencian yang tak pernah bisa pupus.Mereka walaupun menganut ajaran kasih, tetapi kenyataannya mereka itu, tak lain kumpulan manusia-manusia biadab, dan terkutuk, yang gemar menumpahkan darah.

Semuanya dibuktikan dengan sangat telanjang, dan dibuktikan dengan sangat jelas, ketika mereka membantai orang-orang yang tak bersenjata, tanpa sedikitpun belas kasihan. Ribuan Muslim Bosnia yang berdiam di Srebenica, luluh-lantak dikumpulkan oleh pasukan milisi Serbia, kemudian dibantai dengan sangat kejam.

Apa artinya, agama yang mereka teriakkan dengan kasih-sayang, dan pernah mereka praktekan. Di mana-mana mereka mempertontonkan kejahatan yang sangat kejam, dan dipertontonkan bukan hanya oleh Serbia, tetapi juga oleh Amerika Serikat, dan sejumlah negara Uni Eropa.

Mereka membantai Muslim, tanpa sedikitpun merasa bersalah. Bahkan, sekarang mereka membuat pembenaran pembantaian yang mereka lakukan dalam rangka memerangi terorisme.

Seperti yang dikisahkan oleh seorang janda yang sudah berusia 70 tahun, Muslimah Bosnia, bagaimana ia melihat suaminya dan anaknya dibantai oleh Serbia didepan matanya. Anak perempuannya diperkosa didepan matanya, kemudian kepala dipengggal. Inilah kisah yang diungkap oleh Fata Olrovic, yang kini sudah berusia lanjut, mengenang hari-hari yang sangat gelap dalam hiidupnya, ketika orang-orang bengis dari Serbia, yang mangharu biru kehidupannya

Penderitaan Fata Orlovic itu, mencerminkan kondisi yang dialami oleh ribuan Muslimah Bosnia Herzegovia, khususnya mereka yang berdiam di Srebenica. Mereka merasakan hari-hari yang paling pahit, di mana menghadapi sebuah kenyataan yang tak mungkin dapat ia lupakan sepanjang hidup. Di mana suaminya, anaknya, semuanya dibantai didepan matanya. Sekaran Fata menuntut keadilan terhadap pemerintah dan akan berjuang terus mendapat keadilan atas peristiwa yang menimpa dirinya dan keluarnya'

Saksi hidup lainnya, Muhamed Durakovic mengatakan selama perang Srebrenica, ia melihat bagaimana kekejaman yang sangat dahsyat terjadi di sebuah "kamp konsentrasi besar". Di mana di kamp itu, berlangsung pembantaian yang tiada tara terhadap Muslim. Orang-orang dibunuh dan dijagal layaknya binatang.

Tak ada ampun sedikitpun bagai Muslim di wilayah yang berhasil diduduki oleh milisi Serbia. Kota kelahirannya Konjevic Polje diserbu oleh pasukan Serbia Bosnia. Keluarganya dipisahkan, kemudian dibunuh, dan semua hancur dalam perang  yang berkecamuk saat itu, semuanya itu dilukan oleh orang-orang Serbia yang seperti kesetanan.

Ketika ia kembali pada tahun 1999, usai perang dan kampung halamannya sudah hancur, di depan  rumahnya telah ditempati oleh seorang Pendeta Ortodoks. kemudian di depan rumahnya telah tegak gereja, yang sebelumnya tidak pernah ada.

Mereka sesudah berhasil memusnah Muslim Srebenica, kemudian mereka mengambil harta, tanah, dan kekayaan mereka, kemudian mereka sekarang mendirikan gereja Ortodok di depan rumahnya, tukas Mohamed Durakovic.


Sekarang Fata dan Mohamed berjuang dengan sekuat tenaga ingin mendapatkan kembali haknya, tanah kelahirannya, dan menolak berdirinya sebuah gereja Ortodok, yang tidak berhak menempati tanahnya itu. Keduanyb berjuang menuntut keadilan. 

Fata terus bertarung ingin mendapatkan tanahnya kembali. Celakanya sekarang Fata dan Mohamed Durakovic malah dituduh menganggu kerukunan beragama. Fata dan Durakovic diancam dipukuli, dan bahkan diancam, karena dituduh membuat huru-hara antar umat beragama.

Sungguh sangat ironis nasib Fata dan Durakoviv. Sungguh tidak manusiawi orang-orang yang berjuang ingin mendapatkan haknya kembali malah dituduh melakukan kekacauan yang ingin menganggu kerukukan beragama. Inilah nasib Muslimah Bosnia yang sudah kehilangan suami dan anaknya. mh/aljz.


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur

Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur

Kamis, 14 Dec 2017 12:51

Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta

Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta

Kamis, 14 Dec 2017 12:09

Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump

Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump

Kamis, 14 Dec 2017 11:43

Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Kamis, 14 Dec 2017 11:05

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Kamis, 14 Dec 2017 10:38

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Kamis, 14 Dec 2017 08:26

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Kamis, 14 Dec 2017 07:04

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 14 Dec 2017 04:55

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Rabu, 13 Dec 2017 23:33

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Rabu, 13 Dec 2017 22:45

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Rabu, 13 Dec 2017 21:28

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Rabu, 13 Dec 2017 21:25

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 21:07

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

Rabu, 13 Dec 2017 20:39

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

Rabu, 13 Dec 2017 17:28

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

Rabu, 13 Dec 2017 15:50

MUI Serukan Bela Palestina

MUI Serukan Bela Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 10:29

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Rabu, 13 Dec 2017 10:12

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Rabu, 13 Dec 2017 10:01

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Selasa, 12 Dec 2017 22:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X