Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.809 views

Fata Orlovic : Kejahatan Serbia Tak Pernah Bisa Dilupakannya

Bosnia Herzegovina (voa-islam.com) Seperti tak akan pernah dapat merupakan sepanjang umurnya. Sebuah kejahatan yang tak pernah ada bandingannya. Kekejaman yang tiada taranya. Brutal, biadab, dan sangat tidak mengenal rasa kemanusiaan. Mereka membunuhi Muslim Bosnia seperti binatang.

Bosnia Herzegovina dibelah menjadi dua, antara Muslim dengan Kristen Ortodok yang dianut oleh orang-orang Serbia. Mereka barada dalam sastu negara.

Tetapi, orang-orang Kristen Ortodok, selalu memendam kebencian yang tak pernah bisa pupus.Mereka walaupun menganut ajaran kasih, tetapi kenyataannya mereka itu, tak lain kumpulan manusia-manusia biadab, dan terkutuk, yang gemar menumpahkan darah.

Semuanya dibuktikan dengan sangat telanjang, dan dibuktikan dengan sangat jelas, ketika mereka membantai orang-orang yang tak bersenjata, tanpa sedikitpun belas kasihan. Ribuan Muslim Bosnia yang berdiam di Srebenica, luluh-lantak dikumpulkan oleh pasukan milisi Serbia, kemudian dibantai dengan sangat kejam.

Apa artinya, agama yang mereka teriakkan dengan kasih-sayang, dan pernah mereka praktekan. Di mana-mana mereka mempertontonkan kejahatan yang sangat kejam, dan dipertontonkan bukan hanya oleh Serbia, tetapi juga oleh Amerika Serikat, dan sejumlah negara Uni Eropa.

Mereka membantai Muslim, tanpa sedikitpun merasa bersalah. Bahkan, sekarang mereka membuat pembenaran pembantaian yang mereka lakukan dalam rangka memerangi terorisme.

Seperti yang dikisahkan oleh seorang janda yang sudah berusia 70 tahun, Muslimah Bosnia, bagaimana ia melihat suaminya dan anaknya dibantai oleh Serbia didepan matanya. Anak perempuannya diperkosa didepan matanya, kemudian kepala dipengggal. Inilah kisah yang diungkap oleh Fata Olrovic, yang kini sudah berusia lanjut, mengenang hari-hari yang sangat gelap dalam hiidupnya, ketika orang-orang bengis dari Serbia, yang mangharu biru kehidupannya

Penderitaan Fata Orlovic itu, mencerminkan kondisi yang dialami oleh ribuan Muslimah Bosnia Herzegovia, khususnya mereka yang berdiam di Srebenica. Mereka merasakan hari-hari yang paling pahit, di mana menghadapi sebuah kenyataan yang tak mungkin dapat ia lupakan sepanjang hidup. Di mana suaminya, anaknya, semuanya dibantai didepan matanya. Sekaran Fata menuntut keadilan terhadap pemerintah dan akan berjuang terus mendapat keadilan atas peristiwa yang menimpa dirinya dan keluarnya'

Saksi hidup lainnya, Muhamed Durakovic mengatakan selama perang Srebrenica, ia melihat bagaimana kekejaman yang sangat dahsyat terjadi di sebuah "kamp konsentrasi besar". Di mana di kamp itu, berlangsung pembantaian yang tiada tara terhadap Muslim. Orang-orang dibunuh dan dijagal layaknya binatang.

Tak ada ampun sedikitpun bagai Muslim di wilayah yang berhasil diduduki oleh milisi Serbia. Kota kelahirannya Konjevic Polje diserbu oleh pasukan Serbia Bosnia. Keluarganya dipisahkan, kemudian dibunuh, dan semua hancur dalam perang  yang berkecamuk saat itu, semuanya itu dilukan oleh orang-orang Serbia yang seperti kesetanan.

Ketika ia kembali pada tahun 1999, usai perang dan kampung halamannya sudah hancur, di depan  rumahnya telah ditempati oleh seorang Pendeta Ortodoks. kemudian di depan rumahnya telah tegak gereja, yang sebelumnya tidak pernah ada.

Mereka sesudah berhasil memusnah Muslim Srebenica, kemudian mereka mengambil harta, tanah, dan kekayaan mereka, kemudian mereka sekarang mendirikan gereja Ortodok di depan rumahnya, tukas Mohamed Durakovic.


Sekarang Fata dan Mohamed berjuang dengan sekuat tenaga ingin mendapatkan kembali haknya, tanah kelahirannya, dan menolak berdirinya sebuah gereja Ortodok, yang tidak berhak menempati tanahnya itu. Keduanyb berjuang menuntut keadilan. 

Fata terus bertarung ingin mendapatkan tanahnya kembali. Celakanya sekarang Fata dan Mohamed Durakovic malah dituduh menganggu kerukunan beragama. Fata dan Durakovic diancam dipukuli, dan bahkan diancam, karena dituduh membuat huru-hara antar umat beragama.

Sungguh sangat ironis nasib Fata dan Durakoviv. Sungguh tidak manusiawi orang-orang yang berjuang ingin mendapatkan haknya kembali malah dituduh melakukan kekacauan yang ingin menganggu kerukukan beragama. Inilah nasib Muslimah Bosnia yang sudah kehilangan suami dan anaknya. mh/aljz.


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Antara Sekuler dan Dunia Pendidikan

Antara Sekuler dan Dunia Pendidikan

Rabu, 16 Aug 2017 18:33

Jokowi hanya Bandingkan Utang tapi Tidak Bandingkan Pendapatan antar Negara

Jokowi hanya Bandingkan Utang tapi Tidak Bandingkan Pendapatan antar Negara

Rabu, 16 Aug 2017 15:45

Jelang 17 Agustus, JIB Ingatkan Peran Umat Islam dalam Memerdekakan Indonesia

Jelang 17 Agustus, JIB Ingatkan Peran Umat Islam dalam Memerdekakan Indonesia

Rabu, 16 Aug 2017 15:17

Soal Reshuffle, Pengamat: Menandakan Kegagalan Jokowi Memimpin Negara?

Soal Reshuffle, Pengamat: Menandakan Kegagalan Jokowi Memimpin Negara?

Rabu, 16 Aug 2017 14:45

MUI Jatim: Buku Perjuangan yang Dilupakan Ungkap Sejarah dengan Gaya Bahasa Populer

MUI Jatim: Buku Perjuangan yang Dilupakan Ungkap Sejarah dengan Gaya Bahasa Populer

Rabu, 16 Aug 2017 14:16

CBA: Kelakuan Staf Khusus Kesayangan Hanif Dhakiri Buang-buang Duit Negara!

CBA: Kelakuan Staf Khusus Kesayangan Hanif Dhakiri Buang-buang Duit Negara!

Rabu, 16 Aug 2017 13:45

Masyarakat Jabar Dihimbau Tidak Dukung (Memilih) Pejabat yang Apresiasi Penjajah

Masyarakat Jabar Dihimbau Tidak Dukung (Memilih) Pejabat yang Apresiasi Penjajah

Rabu, 16 Aug 2017 13:45

Sejarawan Apresiasi Hadirnya Buku

Sejarawan Apresiasi Hadirnya Buku "Perjuangan yang Dilupakan"

Rabu, 16 Aug 2017 13:35

Audiensi ke Dinas Pendidikan, PII Jabar Bahas Angka Partisipasi Pendidikan

Audiensi ke Dinas Pendidikan, PII Jabar Bahas Angka Partisipasi Pendidikan

Rabu, 16 Aug 2017 12:00

Kekayaan Lahan Indonesia Takkan Bermanfaat jika Semua Dikelola Pasar

Kekayaan Lahan Indonesia Takkan Bermanfaat jika Semua Dikelola Pasar

Rabu, 16 Aug 2017 11:55

HRW Desak Pemerintah Somalia Selidiki Dugaan Pelanggaran Ham Mantan Wakil Pemimpin Al-Shabaab

HRW Desak Pemerintah Somalia Selidiki Dugaan Pelanggaran Ham Mantan Wakil Pemimpin Al-Shabaab

Rabu, 16 Aug 2017 11:00

Renungan Jelang 72 Tahun Indonesia Merdeka dari Prabowo Subianto

Renungan Jelang 72 Tahun Indonesia Merdeka dari Prabowo Subianto

Rabu, 16 Aug 2017 10:55

Dahnil: Pansus Angket KPK Didirikan Berpijak Kepada Kebohongan

Dahnil: Pansus Angket KPK Didirikan Berpijak Kepada Kebohongan

Rabu, 16 Aug 2017 10:00

Pejuang Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Assad dekat Perbatasan Yordania, Tangkap Sang Pilot

Pejuang Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Assad dekat Perbatasan Yordania, Tangkap Sang Pilot

Rabu, 16 Aug 2017 09:15

ISAC: Islamophobia, Tasyakuran dan Tausyiah HUT RI ke 72 Umat Islam Tak Dapat Ijin

ISAC: Islamophobia, Tasyakuran dan Tausyiah HUT RI ke 72 Umat Islam Tak Dapat Ijin

Rabu, 16 Aug 2017 09:14

Ustadz Alfian Tanjung Disidangkan, Kuasa Hukum: PKI Diuntungkan

Ustadz Alfian Tanjung Disidangkan, Kuasa Hukum: PKI Diuntungkan

Rabu, 16 Aug 2017 08:49

Halal bi Halal ICMI Singgung Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Halal bi Halal ICMI Singgung Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 16 Aug 2017 08:41

AMPS: Jangan Pilih Partai dan Tokoh Pendukung Perppu Ormas

AMPS: Jangan Pilih Partai dan Tokoh Pendukung Perppu Ormas

Rabu, 16 Aug 2017 08:40

ICMI: Ada Negara tak Optimal Gunakan Kuota Haji, Indonesia Bisa Kerjasama

ICMI: Ada Negara tak Optimal Gunakan Kuota Haji, Indonesia Bisa Kerjasama

Rabu, 16 Aug 2017 08:28

Tolak SNSD, Artis Korea Sekarang Juga!

Tolak SNSD, Artis Korea Sekarang Juga!

Selasa, 15 Aug 2017 23:43


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X