Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.453 views

Fata Orlovic : Kejahatan Serbia Tak Pernah Bisa Dilupakannya

Bosnia Herzegovina (voa-islam.com) Seperti tak akan pernah dapat merupakan sepanjang umurnya. Sebuah kejahatan yang tak pernah ada bandingannya. Kekejaman yang tiada taranya. Brutal, biadab, dan sangat tidak mengenal rasa kemanusiaan. Mereka membunuhi Muslim Bosnia seperti binatang.

Bosnia Herzegovina dibelah menjadi dua, antara Muslim dengan Kristen Ortodok yang dianut oleh orang-orang Serbia. Mereka barada dalam sastu negara.

Tetapi, orang-orang Kristen Ortodok, selalu memendam kebencian yang tak pernah bisa pupus.Mereka walaupun menganut ajaran kasih, tetapi kenyataannya mereka itu, tak lain kumpulan manusia-manusia biadab, dan terkutuk, yang gemar menumpahkan darah.

Semuanya dibuktikan dengan sangat telanjang, dan dibuktikan dengan sangat jelas, ketika mereka membantai orang-orang yang tak bersenjata, tanpa sedikitpun belas kasihan. Ribuan Muslim Bosnia yang berdiam di Srebenica, luluh-lantak dikumpulkan oleh pasukan milisi Serbia, kemudian dibantai dengan sangat kejam.

Apa artinya, agama yang mereka teriakkan dengan kasih-sayang, dan pernah mereka praktekan. Di mana-mana mereka mempertontonkan kejahatan yang sangat kejam, dan dipertontonkan bukan hanya oleh Serbia, tetapi juga oleh Amerika Serikat, dan sejumlah negara Uni Eropa.

Mereka membantai Muslim, tanpa sedikitpun merasa bersalah. Bahkan, sekarang mereka membuat pembenaran pembantaian yang mereka lakukan dalam rangka memerangi terorisme.

Seperti yang dikisahkan oleh seorang janda yang sudah berusia 70 tahun, Muslimah Bosnia, bagaimana ia melihat suaminya dan anaknya dibantai oleh Serbia didepan matanya. Anak perempuannya diperkosa didepan matanya, kemudian kepala dipengggal. Inilah kisah yang diungkap oleh Fata Olrovic, yang kini sudah berusia lanjut, mengenang hari-hari yang sangat gelap dalam hiidupnya, ketika orang-orang bengis dari Serbia, yang mangharu biru kehidupannya

Penderitaan Fata Orlovic itu, mencerminkan kondisi yang dialami oleh ribuan Muslimah Bosnia Herzegovia, khususnya mereka yang berdiam di Srebenica. Mereka merasakan hari-hari yang paling pahit, di mana menghadapi sebuah kenyataan yang tak mungkin dapat ia lupakan sepanjang hidup. Di mana suaminya, anaknya, semuanya dibantai didepan matanya. Sekaran Fata menuntut keadilan terhadap pemerintah dan akan berjuang terus mendapat keadilan atas peristiwa yang menimpa dirinya dan keluarnya'

Saksi hidup lainnya, Muhamed Durakovic mengatakan selama perang Srebrenica, ia melihat bagaimana kekejaman yang sangat dahsyat terjadi di sebuah "kamp konsentrasi besar". Di mana di kamp itu, berlangsung pembantaian yang tiada tara terhadap Muslim. Orang-orang dibunuh dan dijagal layaknya binatang.

Tak ada ampun sedikitpun bagai Muslim di wilayah yang berhasil diduduki oleh milisi Serbia. Kota kelahirannya Konjevic Polje diserbu oleh pasukan Serbia Bosnia. Keluarganya dipisahkan, kemudian dibunuh, dan semua hancur dalam perang  yang berkecamuk saat itu, semuanya itu dilukan oleh orang-orang Serbia yang seperti kesetanan.

Ketika ia kembali pada tahun 1999, usai perang dan kampung halamannya sudah hancur, di depan  rumahnya telah ditempati oleh seorang Pendeta Ortodoks. kemudian di depan rumahnya telah tegak gereja, yang sebelumnya tidak pernah ada.

Mereka sesudah berhasil memusnah Muslim Srebenica, kemudian mereka mengambil harta, tanah, dan kekayaan mereka, kemudian mereka sekarang mendirikan gereja Ortodok di depan rumahnya, tukas Mohamed Durakovic.


Sekarang Fata dan Mohamed berjuang dengan sekuat tenaga ingin mendapatkan kembali haknya, tanah kelahirannya, dan menolak berdirinya sebuah gereja Ortodok, yang tidak berhak menempati tanahnya itu. Keduanyb berjuang menuntut keadilan. 

Fata terus bertarung ingin mendapatkan tanahnya kembali. Celakanya sekarang Fata dan Mohamed Durakovic malah dituduh menganggu kerukunan beragama. Fata dan Durakovic diancam dipukuli, dan bahkan diancam, karena dituduh membuat huru-hara antar umat beragama.

Sungguh sangat ironis nasib Fata dan Durakoviv. Sungguh tidak manusiawi orang-orang yang berjuang ingin mendapatkan haknya kembali malah dituduh melakukan kekacauan yang ingin menganggu kerukukan beragama. Inilah nasib Muslimah Bosnia yang sudah kehilangan suami dan anaknya. mh/aljz.


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Pemimpin Al-Qaidah Ayman Al-Zawahiri Serukan Mujahidin di Suriah Gunakan Taktik Gerilya

Pemimpin Al-Qaidah Ayman Al-Zawahiri Serukan Mujahidin di Suriah Gunakan Taktik Gerilya

Senin, 24 Apr 2017 13:16

Ada Gerakan yang Ditunggu Pengamat Ini agar Jakarta Lebih Baru & Berwarna

Ada Gerakan yang Ditunggu Pengamat Ini agar Jakarta Lebih Baru & Berwarna

Senin, 24 Apr 2017 11:33

Laporan: Islamic State (IS) Pindahkan Ibukota Kekhalifahan dari Raqqa ke Deir Al-Zour

Laporan: Islamic State (IS) Pindahkan Ibukota Kekhalifahan dari Raqqa ke Deir Al-Zour

Senin, 24 Apr 2017 10:48

Tuduhan Anies-Sandi Terpilih sebagai Gubernur Baru Patah akibat Data Ini

Tuduhan Anies-Sandi Terpilih sebagai Gubernur Baru Patah akibat Data Ini

Senin, 24 Apr 2017 08:33

Zakir Naik Dapat Pembelaan Setelah Berstatus Penduduk Tetap Malaysia

Zakir Naik Dapat Pembelaan Setelah Berstatus Penduduk Tetap Malaysia

Senin, 24 Apr 2017 08:13

Tuntutan​ kepada Ahok Ringan, Pemuda Muhammadiyah Sulteng Minta Presiden Copot Jaksa Agung

Tuntutan​ kepada Ahok Ringan, Pemuda Muhammadiyah Sulteng Minta Presiden Copot Jaksa Agung

Senin, 24 Apr 2017 07:04

Sebelum Bersyahadat, Dokter Ini Intens Nonton Video Zakir Naik di Youtube

Sebelum Bersyahadat, Dokter Ini Intens Nonton Video Zakir Naik di Youtube

Senin, 24 Apr 2017 06:04

Pelajaran untuk Partai (Islam): Jangan jadi Parpol Mengambang

Pelajaran untuk Partai (Islam): Jangan jadi Parpol Mengambang

Senin, 24 Apr 2017 05:33

Lindsay Lohan Memakai Burkini di Phuket, Thailand

Lindsay Lohan Memakai Burkini di Phuket, Thailand

Senin, 24 Apr 2017 00:07

Kenapa Ahok-Djarot Kalah walau Didukung Banyak Partai, Ini Jawabannya

Kenapa Ahok-Djarot Kalah walau Didukung Banyak Partai, Ini Jawabannya

Ahad, 23 Apr 2017 23:33

Bom Pinggir Jalan Al-Shabaab Tewaskan 8 Tentara Puntland Somalia

Bom Pinggir Jalan Al-Shabaab Tewaskan 8 Tentara Puntland Somalia

Ahad, 23 Apr 2017 21:45

Pemuda dan Masa Depan Negara

Pemuda dan Masa Depan Negara

Ahad, 23 Apr 2017 21:40

Setengah Juta Diprediksi Turun ke Jalan Peringati May Day

Setengah Juta Diprediksi Turun ke Jalan Peringati May Day

Ahad, 23 Apr 2017 21:33

19 April, Momentum Kebangkitan Umat Islam di Indonesia

19 April, Momentum Kebangkitan Umat Islam di Indonesia

Ahad, 23 Apr 2017 20:44

Tuntutan JPU ke Ahok Disebut Din Bentuk Keberpihakan Pemerintah

Tuntutan JPU ke Ahok Disebut Din Bentuk Keberpihakan Pemerintah

Ahad, 23 Apr 2017 19:33

Anies Sebut Pilgub Seperti Pertandingan Tinju

Anies Sebut Pilgub Seperti Pertandingan Tinju

Ahad, 23 Apr 2017 12:59

Tak Sesuai Visi Membahagiakan Warga, Sandiaga akan Jual Saham Bir Pemprov DKI Jakarta

Tak Sesuai Visi Membahagiakan Warga, Sandiaga akan Jual Saham Bir Pemprov DKI Jakarta

Ahad, 23 Apr 2017 08:21

Israel Tuduh Staf Senior Badan PBB di Gaza Terpilih Jadi Anggota Biro Politik Hamas

Israel Tuduh Staf Senior Badan PBB di Gaza Terpilih Jadi Anggota Biro Politik Hamas

Ahad, 23 Apr 2017 07:30

DPU DT Kembali Berangkatkan Umroh Marbot Masjid

DPU DT Kembali Berangkatkan Umroh Marbot Masjid

Ahad, 23 Apr 2017 07:04

Terjadi Diskriminasi Penegakan Hukum terhadap Umat Islam, TPM Temui Kompolnas

Terjadi Diskriminasi Penegakan Hukum terhadap Umat Islam, TPM Temui Kompolnas

Ahad, 23 Apr 2017 06:00


Must Read!
X

Sabtu, 22/04/2017 11:55

Sitem yang Mematikan Rasa