Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
42.335 views

Mengkristenkan Jawa Melalui Penetrasi Kebudayaan, Waspada!

SOLO (voa-islam-com) – Kenapa Jawa menjadi sasaran empuk misionaris? Itu karena adanya upaya penetrasi Katolik dalam kebudayaan Jawa. Strategi inkulturasi menjadi pola misionaris mengkristenkan Jawa.  Dan itu mendapat restu dari Paus Yohannes Paulus II.

Hal itu mengemuka dalam Musyarawarah Kerja dan Tasyakuran 10 Tahun INSISTS “Sinergi Membangun Peradaban Islam”, beberapa waktu lalu di Solo. Arif Wibowo, Peneliti Pusat Studi Perdaban Islam (PSPI) – network INSISTS di Solo – yang membawakan makalah berjudul “Misionaris Kebudayaan: Penetrasi Katolik dalam Kebudayaan Jawa”, mengupas tuntas Kristenisasi di Jawa dan strateginya.

Seperti diketahui, missionarisme adalah denyut nadi utama bagi perkembangan agama Kristen maupun Katolik. Sebuah dokumen The Decree on The Missionary Activity of The Church” (Ad Gantes) menjelaskan, “dalam menjalankan misinya, gereja – apapun namanya – memiliki tugas suci untuk menyebarkan Injil kepada seluruh bangsa dan seluruh manusia. Sebab itu, semua manusia harus dijadikan Kristen dan menerima Yesus sebagai juru selamatnya.”  Dokumen ini disetujui dengan voting para peserta konsili dengan suara 2.394 setuju dan 5 menolak, dan diumumkan oleh Paus Paulus VI pada 18 November 1965.

Bahkan Paus John Paul II dalam sebuah imbauannya, mengeluarkan fatwa gerejani agar kaum Katolik mengambil tindakan untuk menyebarkan agama Katolik. Ia mengemukakan pentingnya untuk melakukan Kristenisasi terhadap semua bagian dunia. Tanpa menyebut nama negara secara langsung, Paus menyinggung negara-negara di Afrika, Timur Tengahm dan Asia dimana para misionaris ditolak kehadirannya. Kepada mereka, Paus menyerukan “Open the doors to Christ! (Bukalah pintu untuk Kristus!”

Kristen Jawa

Menurut Arif Wibowo, ada beberapa faktor pemilihan budaya Jawa dijadikan sebagai objek evangelisasi atau pewartaan Injil dalam gereja oleh para misionaris Kristen. Diantaranya, orang-orang Jawa dikenal pada hal-hal yang berkecenderungan mistis (ngelmu untuk memperoleh kebijaksaan). Dari sini, ada kecenderungan untuk menerima dan bersikap toleran terhadap ajaran lain.

Sikap toleran inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh misionaris Kristen. Sehingga tak heran, jika pergantian agama bagi masyarakat Jawa bukan merupakan unsur penting selama tidak menghilangkan substansi dasar kepercayaannya (pemujaan arwah leluhur). Itulah sebabnya, jenis Islam yang berkembang di Jawa menyediakan lahan subur bagi perkembangan agama Kristen dibandingkan dengan bentuk-bentuk Islam yang ada di tempat lain.

Dijelaskan Arif, ada dua macam penetrasi Kristen ke dalam masyarakat Jawa, yakni penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Jawa dan pemakaian kebudayaan Jawa ke dalam praktik kekristenan. Penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Jawa dilakukan oleh Johannes Emde di tahun 1811. Emde adalah seoerang Kristen Jerman yang tinggal di Surabaya dan mengawini seorang perempuan Jawa. Emde kemudian membangun persekutuan di Surabaya yang kemudian dikenal dengan nama “Keshalehan Surabaya”.

Adapun tokoh yang berperan penting dalam perkembangan inkulturasi budaya Jawa dengan KeKristenan adalah Coenraad Laurens Coolen. Dari ayahnya (asal Rusia berimigrasi ke Indonesia sebagai prajurit upahan VOC) yang mewarisi nilai-nilai agama Kristen), dan ibunya yang mewarisi ruh mistik dan kebudayaan Jawa, Coolen “mendakwahkan” kepada kelompoknya bahwa untuk menjadi Kristen, mereka tidak harus meninggalkan watak dan kebudayaan Jawa mereka. Karena itu Coolen tidak  mengizinkan seorang pun dari mereka untuk dibaptis.

Meniru Walisongo, dalam upaya untuk men-Jawa-kan agama Kristen, Coolen memanfaatkan wayang untuk menceritakan kisah-kisah Alkitab dan menyampaikan pesan-pesannya. Akibat pendekatan Coolen kepada kebudayaan Jawa, beberapa komunitas Kristen yang dipimpin para penginjil Jawa bermunculan. Diantar orang-orang Kristen Jawa itu adalah Singotruno, Paulus Tosari, Matious Niep dan yang paling berpengaruh inilah yang belakang berkembang dan disebut inkulturasi.

Ketika misionaris di Jawa menerapkan strategi inkulturasi, para misionaris Eropa yang diwakili Frans Lion Cachet (1835-1899) sangat menentang inkulturasi versi Sadrach. “Misi harus memisahkan diri dari Sadrach si pembohong, yang meracuni bidang misi kita sepenuhnya dan melahirkan sebuah agama Kristen Jawa yang sama sekali tidak memberikan tempat bagi Kristus,” kata Frans.

Berbeda dengan Frans yang tidak suka dengan inkulturasi misionaris di Jawa, Konsili Vatikan II justru memuji konsep inkulturasi. Benhard Meyer SJ, mengemukakan: “Konsili Vatikan II secara umum mengungkapkan penghargaan tinggi untuk karya seni dan para seniman, khususnya kesenian sakral. Kesenian semua bangsa dan daerah, hendaknya diberi keleluasaan dalam gereja.”

Pada tahun 1925 musik Jawa pertama kali masuk dalam gereja-gereja sebagai lagu gereja. Perintis masuknya lagu gereja dengan gamelan Jawa adalah C. Hardjosoebrata, dengan karangannya antara lain: Atur Roncen, Sri Yesus Mustikeng Manis dan O Kawula Punika.

Saat ini inkulturasi sudah menjadi denyut nadi utama dalam agama Katolik di Jawa. Beberapa praktik inkulturasi tersebut antara lain:

  • Gereja Katolik Ganjuran Yogyakarta dan Gereja Katolik San Inigo Dirjodipuran Surakarta dalam perayaan ekaristinya menggunakan bahasa Jawa. Mulai dari do’a, bacaan Injil, homili atau khutbah sampai do’a Syukur Agung.
  • Gereja Purbawardayan merupakan salahsatu paroki di Kevikepan Surakarta yang sering menyelenggarakan perayaan Natal dengan mengadakan pentas sendratari kelahiran Yesus. Bahkan pada tahun 1998 mengadakan pementasan Ketoprak.
  • Sendang Sono sebagai tempat ziarah untuk berdevosi (kebaktian) kepada Bunda Maria pada mulanya adalah tempat orang-orang Jawa dahulu bersemedi, untuk membuat keputusan-keputusan penting dalam hidup mereka.
  • Dalam Pesta Intan Gereja Katolik Ganjuran tanggal 27 Juni 1999, upacara adat Jawa “Gunungan” dimasukkan dalam upacara gereja, yaitu setelah prosesi sakramen Maha Kudus. Selanjutnya gunungan yang berisi hasil bumi dibagikan kepada umat, agar mendapat berkah yang berlimpah dari Sang Maha Pencipta.

“Dengan demikian, proses inkulturasi bukan sekedar peristiwa budaya, tapi juga peristiwa keagamaan. Dalam hal ini, kita tidak dapat memisahkan inkulturasi dengan evangelisasi atau pewartaan injil dalam gereja.”

Hal ini sesuai dengan amanat Paus Yohannes Paulus II yang mengatakan: “Kristus dan gereja tidak boleh asing dari suku, bangsa atau kebudayaan manapun. Pesan Kristus teruntuk semua kepada semua orang…dimana saja berada. Gereja harus menanamkan akarnya dalam-dalam ke dalam tanah rohani dan budaya setiap negeri.” [desastian]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

Sabtu, 24 Feb 2018 05:45

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Jum'at, 23 Feb 2018 20:25

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jum'at, 23 Feb 2018 20:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Jum'at, 23 Feb 2018 18:10

[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

Jum'at, 23 Feb 2018 17:55

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Jum'at, 23 Feb 2018 17:24

Tabligh Akbar ''Keajaiban Hafidz Al-Qur'an'' di Pondok Ngruki, AYO HADIR!!

Tabligh Akbar ''Keajaiban Hafidz Al-Qur'an'' di Pondok Ngruki, AYO HADIR!!

Jum'at, 23 Feb 2018 16:50

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Jum'at, 23 Feb 2018 14:18

Tandatangani MoU, Forjim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia

Tandatangani MoU, Forjim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia

Jum'at, 23 Feb 2018 13:30

LEU Bangun Program Ritel untuk Pemberdayaan Umat

LEU Bangun Program Ritel untuk Pemberdayaan Umat

Jum'at, 23 Feb 2018 13:23

Ini Rekomendasi Mukernas Forjim Soal UU MD3 dan RKUHP

Ini Rekomendasi Mukernas Forjim Soal UU MD3 dan RKUHP

Jum'at, 23 Feb 2018 13:13

Serangan Taliban di Pos Keamanan di Ghazni Tewaskan 8 Polisi Afghanistan

Serangan Taliban di Pos Keamanan di Ghazni Tewaskan 8 Polisi Afghanistan

Jum'at, 23 Feb 2018 12:45

Qatar Akan Tanam 16.000 Pohon untuk Perhelatan Piala Dunia 2022

Qatar Akan Tanam 16.000 Pohon untuk Perhelatan Piala Dunia 2022

Jum'at, 23 Feb 2018 11:41

Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Jum'at, 23 Feb 2018 10:38

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

Jum'at, 23 Feb 2018 09:36


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X