Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
41.754 views

Mengkristenkan Jawa Melalui Penetrasi Kebudayaan, Waspada!

SOLO (voa-islam-com) – Kenapa Jawa menjadi sasaran empuk misionaris? Itu karena adanya upaya penetrasi Katolik dalam kebudayaan Jawa. Strategi inkulturasi menjadi pola misionaris mengkristenkan Jawa.  Dan itu mendapat restu dari Paus Yohannes Paulus II.

Hal itu mengemuka dalam Musyarawarah Kerja dan Tasyakuran 10 Tahun INSISTS “Sinergi Membangun Peradaban Islam”, beberapa waktu lalu di Solo. Arif Wibowo, Peneliti Pusat Studi Perdaban Islam (PSPI) – network INSISTS di Solo – yang membawakan makalah berjudul “Misionaris Kebudayaan: Penetrasi Katolik dalam Kebudayaan Jawa”, mengupas tuntas Kristenisasi di Jawa dan strateginya.

Seperti diketahui, missionarisme adalah denyut nadi utama bagi perkembangan agama Kristen maupun Katolik. Sebuah dokumen The Decree on The Missionary Activity of The Church” (Ad Gantes) menjelaskan, “dalam menjalankan misinya, gereja – apapun namanya – memiliki tugas suci untuk menyebarkan Injil kepada seluruh bangsa dan seluruh manusia. Sebab itu, semua manusia harus dijadikan Kristen dan menerima Yesus sebagai juru selamatnya.”  Dokumen ini disetujui dengan voting para peserta konsili dengan suara 2.394 setuju dan 5 menolak, dan diumumkan oleh Paus Paulus VI pada 18 November 1965.

Bahkan Paus John Paul II dalam sebuah imbauannya, mengeluarkan fatwa gerejani agar kaum Katolik mengambil tindakan untuk menyebarkan agama Katolik. Ia mengemukakan pentingnya untuk melakukan Kristenisasi terhadap semua bagian dunia. Tanpa menyebut nama negara secara langsung, Paus menyinggung negara-negara di Afrika, Timur Tengahm dan Asia dimana para misionaris ditolak kehadirannya. Kepada mereka, Paus menyerukan “Open the doors to Christ! (Bukalah pintu untuk Kristus!”

Kristen Jawa

Menurut Arif Wibowo, ada beberapa faktor pemilihan budaya Jawa dijadikan sebagai objek evangelisasi atau pewartaan Injil dalam gereja oleh para misionaris Kristen. Diantaranya, orang-orang Jawa dikenal pada hal-hal yang berkecenderungan mistis (ngelmu untuk memperoleh kebijaksaan). Dari sini, ada kecenderungan untuk menerima dan bersikap toleran terhadap ajaran lain.

Sikap toleran inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh misionaris Kristen. Sehingga tak heran, jika pergantian agama bagi masyarakat Jawa bukan merupakan unsur penting selama tidak menghilangkan substansi dasar kepercayaannya (pemujaan arwah leluhur). Itulah sebabnya, jenis Islam yang berkembang di Jawa menyediakan lahan subur bagi perkembangan agama Kristen dibandingkan dengan bentuk-bentuk Islam yang ada di tempat lain.

Dijelaskan Arif, ada dua macam penetrasi Kristen ke dalam masyarakat Jawa, yakni penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Jawa dan pemakaian kebudayaan Jawa ke dalam praktik kekristenan. Penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Jawa dilakukan oleh Johannes Emde di tahun 1811. Emde adalah seoerang Kristen Jerman yang tinggal di Surabaya dan mengawini seorang perempuan Jawa. Emde kemudian membangun persekutuan di Surabaya yang kemudian dikenal dengan nama “Keshalehan Surabaya”.

Adapun tokoh yang berperan penting dalam perkembangan inkulturasi budaya Jawa dengan KeKristenan adalah Coenraad Laurens Coolen. Dari ayahnya (asal Rusia berimigrasi ke Indonesia sebagai prajurit upahan VOC) yang mewarisi nilai-nilai agama Kristen), dan ibunya yang mewarisi ruh mistik dan kebudayaan Jawa, Coolen “mendakwahkan” kepada kelompoknya bahwa untuk menjadi Kristen, mereka tidak harus meninggalkan watak dan kebudayaan Jawa mereka. Karena itu Coolen tidak  mengizinkan seorang pun dari mereka untuk dibaptis.

Meniru Walisongo, dalam upaya untuk men-Jawa-kan agama Kristen, Coolen memanfaatkan wayang untuk menceritakan kisah-kisah Alkitab dan menyampaikan pesan-pesannya. Akibat pendekatan Coolen kepada kebudayaan Jawa, beberapa komunitas Kristen yang dipimpin para penginjil Jawa bermunculan. Diantar orang-orang Kristen Jawa itu adalah Singotruno, Paulus Tosari, Matious Niep dan yang paling berpengaruh inilah yang belakang berkembang dan disebut inkulturasi.

Ketika misionaris di Jawa menerapkan strategi inkulturasi, para misionaris Eropa yang diwakili Frans Lion Cachet (1835-1899) sangat menentang inkulturasi versi Sadrach. “Misi harus memisahkan diri dari Sadrach si pembohong, yang meracuni bidang misi kita sepenuhnya dan melahirkan sebuah agama Kristen Jawa yang sama sekali tidak memberikan tempat bagi Kristus,” kata Frans.

Berbeda dengan Frans yang tidak suka dengan inkulturasi misionaris di Jawa, Konsili Vatikan II justru memuji konsep inkulturasi. Benhard Meyer SJ, mengemukakan: “Konsili Vatikan II secara umum mengungkapkan penghargaan tinggi untuk karya seni dan para seniman, khususnya kesenian sakral. Kesenian semua bangsa dan daerah, hendaknya diberi keleluasaan dalam gereja.”

Pada tahun 1925 musik Jawa pertama kali masuk dalam gereja-gereja sebagai lagu gereja. Perintis masuknya lagu gereja dengan gamelan Jawa adalah C. Hardjosoebrata, dengan karangannya antara lain: Atur Roncen, Sri Yesus Mustikeng Manis dan O Kawula Punika.

Saat ini inkulturasi sudah menjadi denyut nadi utama dalam agama Katolik di Jawa. Beberapa praktik inkulturasi tersebut antara lain:

  • Gereja Katolik Ganjuran Yogyakarta dan Gereja Katolik San Inigo Dirjodipuran Surakarta dalam perayaan ekaristinya menggunakan bahasa Jawa. Mulai dari do’a, bacaan Injil, homili atau khutbah sampai do’a Syukur Agung.
  • Gereja Purbawardayan merupakan salahsatu paroki di Kevikepan Surakarta yang sering menyelenggarakan perayaan Natal dengan mengadakan pentas sendratari kelahiran Yesus. Bahkan pada tahun 1998 mengadakan pementasan Ketoprak.
  • Sendang Sono sebagai tempat ziarah untuk berdevosi (kebaktian) kepada Bunda Maria pada mulanya adalah tempat orang-orang Jawa dahulu bersemedi, untuk membuat keputusan-keputusan penting dalam hidup mereka.
  • Dalam Pesta Intan Gereja Katolik Ganjuran tanggal 27 Juni 1999, upacara adat Jawa “Gunungan” dimasukkan dalam upacara gereja, yaitu setelah prosesi sakramen Maha Kudus. Selanjutnya gunungan yang berisi hasil bumi dibagikan kepada umat, agar mendapat berkah yang berlimpah dari Sang Maha Pencipta.

“Dengan demikian, proses inkulturasi bukan sekedar peristiwa budaya, tapi juga peristiwa keagamaan. Dalam hal ini, kita tidak dapat memisahkan inkulturasi dengan evangelisasi atau pewartaan injil dalam gereja.”

Hal ini sesuai dengan amanat Paus Yohannes Paulus II yang mengatakan: “Kristus dan gereja tidak boleh asing dari suku, bangsa atau kebudayaan manapun. Pesan Kristus teruntuk semua kepada semua orang…dimana saja berada. Gereja harus menanamkan akarnya dalam-dalam ke dalam tanah rohani dan budaya setiap negeri.” [desastian]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Tentara Bayaran AS 'Blackwater' Disewa untuk Siksa Bangsawan dan Pengusaha Saudi yang Ditahan

Tentara Bayaran AS 'Blackwater' Disewa untuk Siksa Bangsawan dan Pengusaha Saudi yang Ditahan

Jum'at, 24 Nov 2017 09:09

Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Jum'at, 24 Nov 2017 06:06

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Kamis, 23 Nov 2017 23:43

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Kamis, 23 Nov 2017 23:19

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Kamis, 23 Nov 2017 20:07

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Kamis, 23 Nov 2017 17:32

Tabligh Akbar GNPF Bogor: Reuni 212 Pererat Ukhuwah Islamiyah

Tabligh Akbar GNPF Bogor: Reuni 212 Pererat Ukhuwah Islamiyah

Kamis, 23 Nov 2017 17:18

(Video) Wantim MUI Kecam MK yang Sahkan Aliran Kepercayaan

(Video) Wantim MUI Kecam MK yang Sahkan Aliran Kepercayaan

Kamis, 23 Nov 2017 16:58

Waspada Adu Domba Kaum Muslimin

Waspada Adu Domba Kaum Muslimin

Kamis, 23 Nov 2017 16:31

Hapus Konten Pornografi Disemua Media

Hapus Konten Pornografi Disemua Media

Kamis, 23 Nov 2017 14:00

Partai-partai Politik Palestina Setuju Adakan Pemilu pada Akhir 2018

Partai-partai Politik Palestina Setuju Adakan Pemilu pada Akhir 2018

Kamis, 23 Nov 2017 12:00

Koalisi Pimpinan Saudi Akan Buka Blokade Pelabuhan Yaman untuk Kemanusiaan

Koalisi Pimpinan Saudi Akan Buka Blokade Pelabuhan Yaman untuk Kemanusiaan

Kamis, 23 Nov 2017 10:00

(Video) Ustadz Bachtiar Nasir: Boikot Film Naura dan Genk Juara !

(Video) Ustadz Bachtiar Nasir: Boikot Film Naura dan Genk Juara !

Kamis, 23 Nov 2017 09:27

87 Warga Suriah Tewas 352 Terluka Akibat Pemboman Rezim Assad di Ghouta Timur

87 Warga Suriah Tewas 352 Terluka Akibat Pemboman Rezim Assad di Ghouta Timur

Kamis, 23 Nov 2017 08:27

Efek Domino Tiga BUMN Diprivatisasi Lagi

Efek Domino Tiga BUMN Diprivatisasi Lagi

Rabu, 22 Nov 2017 23:12

Bareskrim Hentikan Dugaan Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, HNW: Aneh, padahal Ada Pidananya

Bareskrim Hentikan Dugaan Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, HNW: Aneh, padahal Ada Pidananya

Rabu, 22 Nov 2017 22:35

Anggota Parlemen Mesir Minta Presiden Al-Sisi Bebaskan Para Pemuda Tak Bersalah dari Penjara

Anggota Parlemen Mesir Minta Presiden Al-Sisi Bebaskan Para Pemuda Tak Bersalah dari Penjara

Rabu, 22 Nov 2017 22:22

Pengadilan PBB Vonis Penjara Seumur Hidup 'Jagal Bosnia' Jenderal Ratco Mladic

Pengadilan PBB Vonis Penjara Seumur Hidup 'Jagal Bosnia' Jenderal Ratco Mladic

Rabu, 22 Nov 2017 21:45

Sejak 2014 Setnov Sudah Dicitrakan Negatif oleh KPK

Sejak 2014 Setnov Sudah Dicitrakan Negatif oleh KPK

Rabu, 22 Nov 2017 21:35

Setnov Tersangka, Sudah Sejak Lama Ditarget?

Setnov Tersangka, Sudah Sejak Lama Ditarget?

Rabu, 22 Nov 2017 20:35


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 21/11/2017 23:10

Waspada dengan Deadline Hidupmu!