Iman & Amal Saleh: Penentu Kemuliaan Pemuda Zaman NowKamis, 29 Oct 2026 12:01 |
|
Belajar dari Ashabul Kahfi: Pemuda Muslim Pilih Iman daripada KenyamananKamis, 29 Oct 2026 11:47 |
|
Magang Berulang, Kerja Tak Kunjung Datang. Bagaimana Tanggung Jawab Negara?Rabu, 28 Oct 2026 19:54 |
|
Konsisten Mencetak Kader Intelektual, SPI Raih Penghargaaan di Muslim Youth Forum 2026Rabu, 28 Oct 2026 15:58 |
|
Muslim Youth Forum 2026: Membangun Kesadaran Pemuda sebagai Arsitek PeradabanSelasa, 27 Oct 2026 20:27 |
|
Bukan Sekadar Suci, Makanan Juga Harus AmanSelasa, 27 Oct 2026 19:19 |
|
Dokter Dikdik Kodarusman Soroti Dampak Asap Karhutla: Gangguan Pernapasan Tak Selalu Berarti InfeksiSelasa, 27 Oct 2026 10:14 |
|
Jangan Sia-siakan Pahala Sebesar Gunung!Senin, 26 Oct 2026 11:47 |


Begitulah yang dialami oleh gereja St Jakobus di Utrecht, Belanda, yang kosong karena tak dipakai kebaktian.
Menyulap gereja menjadi rumah tinggal adalah tindakan yang sangat tepat. Karena berdasarkan data Home DSGN, ada ratusan gereja kosong di Belanda yang sudah tidak digunakan, seperti dilansir oleh Huffington Post baru-baru ini.
Beberapa gereja bahkan akan dihancurkan. Tentu saja hal ini tidak diinginkan oleh para pemeluk agama Kristen. Untuk itu, daripada dihancurkan dan tidak digunakan, perusahaan-perusahaan seperti Zecc merombak menyulap gereja menjadi rumah tinggal dengan mempertahankan keaslian bangunan dan sejarahnya. [taz/mdk, huf]




