Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.186 views

Hakim ''Dzolim'' Vonis M Jibriel 5 Tahun Penjara

Beginilah potret kedzoliman hukum di negeri yang katanya mayoritas muslim ini. M Jibriel, seorang jurnalis, pimpinan sekaligus pemilik Ar Rahmah Media (situs berita dunia Islam dan jihad), divonis oleh hakim 5 tahun penjara, tanpa ada bukti maupun saksi yang memberatkannya. Putusan dzolim hakim yang dibacakan di PN Jakarta Selatan, Selasa, 29 Juni 2010, pukul 11.30 WIB tersebut sontak mendapat protes dari hampir seluruh pengunjung sidang. Perlawanan Belum Berakhir!

Vonis Dzolim Hakim, Arahan Siapa?

Dzolim. Itulah kata yang tepat untuk mejelis hakim yang telah memvonis M Jibriel dengan 5 tahun penjara. Hal ini dikarenakan dalam seluruh persidangan yang sudah memakan waktu selama 4 bulan tersebut, tidak ada satu pun saksi dan bukti yang membenarkan seluruh tuduhan Jaksa Penuntut Umum, Firmansyah, khususnya dakwaan Pasal 13 huruf c Undang-Undang (UU) Nomor 15 tahun 2003, bahwa M Jibriel dianggap menyembunyikan informasi terorisme.

Anehnya, dalam persidangan ke-18 kali ini, mejelis hakim seolah-olah mendapatkan bahan masukan dan ‘bisikan’ baru yang entah darimana datangnya, yang kemudian malah menyudutkan dan membenarkan semua dakwaan rekayasa dan imajinatif JPU. Banyak analisa, opini dan dugaan-dugaan baru yang ‘aneh’, membahas tak tentu arah masuk dalam surat yang dibacakan secara bergantian oleh majelis hakim tersebut.

Para pengunjung sidang yang sebagian besar pendukung dan kaum muslimin yang terus memantau sidang-sidang M Jibriel mulai jengah dan risih mendengarkan pembacaan surat vonis majelis hakim. Akhirnya, tepat pukul 11.30 majelis hakim dengan tanpa merasa berdosa memutuskan vonis 5 tahun penjara kepada M Jibriel. Sontak saja putusan ini disambut protes para pengunjung dan kritikan keras dengan meneriakkan hakim dan JPU dzolim. Seruan-seruan ini ditimpali dengan takbir yang menggema di ruang sidang tersebut.  

Perlawanan Belum Berakhir!

M Jibriel yang mendengar keputusan dzolim majelis hakim tersebut hanya tersenyum, berdiri, berbalik ke pengunjung dan kemudian meneriakkan takbir yang disambut secara gegap gempita. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Firmansyah, nampak pucat dan menahan marah melihat banyak pengunjung tidak puas dan mendoakan laknat untuknya, juga untuk majelis hakim. Majelis hakim juga nampak canggung dan cemas akan putusan dzolimnya kepada M Jibriel. Doa-doa dan laknat dari para pengunjung yang merasa ikut terdzolimi tersebut terus saja berkumandang. M Jibriel pun akhirnya dibawa kembali ke ruang tahanan di belakang ruang sidang.

Para wartawan langsung menyerbu M Jibriel dan meminta pendapat beliau akan putusan vonis 5 tahun yang baru saja dibacakan mejelis hakim. M Jibriel mengatakan bahwa dirinya sudah siap dengan apapun yang akan menimpa dirinya. Di vonis berapapun beliau siap, bahkan ditembak mati pun, karena memperjuangkan Islam, beliau siap. Masalahnya kata beliau, dia telah didzolimi, karena tidak ada satu pun tuduhan JPU yang terbukti. Bahkan saksi kunci mereka, Amir Abdillah, tidak melihat dan mengetahui dirinya sebagaimana tuduhan JPU. Jadi, kasus ini jelas adalah sebuah rekayasa kepada saya, karena saya mengelola media Islam. Jadi, ini lebih karena ingin membungkam media Islam, lanjutnya!

Para pengunjung, simpatisan, khususnya kawan-kawan M Jibriel, terus saja menyemangati dan mensupport beliau agar tabah menghadapi vonis . M Jibriel pun dengan tetap tersenyum mengatakan bahwa perlawanan belum akan berakhir. Media Islam harus terus hidup dan menyuarakan kebenaran. M Jibriel pun mengumandangkan beberapa nasyid, seperti “Sanakuudhu”, dan “Ghuroba” yang sontak diikuti yang lainnya. Takbir pun bersahutan!

Akhirnya, Ustadz Abu Jibriel, ayahanda M Jibriel mengajak para pengunjung berdoa, meminta keadilan yang seadil-adilnya kepada Allah SWT. Ustadz Abi Jibriel menyatakan bahwa kaum muslimin pasti menang, mu’minin pasti menang, dan mujahidin juga pasti menang. Orang-orang kafir pasti kalah, begitu juga orang musyrik, dan munafik. Keputusan dzolim ini adalah tanda mereka semua membenci Islam dan membenci hukum-hukum Allah SWT. Perlawanan belum akan berakhir, ujarnya.

Semoga hal ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk seluruh kaum Muslimin bahwa agama mereka, Islam, masih dianiaya dan masih dizolimi. Perlawanan belum berakhir! Allahu Akbar!

(M Fachry)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Senin, 08 Mar 2021 09:25

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Senin, 08 Mar 2021 06:37

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Ahad, 07 Mar 2021 20:30

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 07 Mar 2021 19:30

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

Ahad, 07 Mar 2021 17:08

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09


MUI

Must Read!
X