Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.733 views

Syi'ah Ibarat Singa yang Siap Menerkam, Waspadai Makar Syiah!!!

Oleh: AM. Waskito

Akhir April 2012 lalu terjadi gerakan demo “Reformasi” di Kuala Lumpur Malaysia. Targetnya, ingin seperti gerakan People Power di Indonesia, pada Mei 1998 lalu. Tapi ternyata demo di Kuala Lumpur itu gagal mencapai target. Malah media-media Malaysia banyak mengecam demo tersebut.

Dalam sebuah diskusi dengan kawan-kawan di Bandung, saya dengar informasi bahwa penggerak demo “Reformasi” itu adalah orang-orang Syi’ah. Mereka menggerakkan demo, untuk mengambil keuntungan politik tertentu. Mungkin mereka ingin seperti di Indonesia pada Mei 1998. Setelah demo Mei 1998, Indonesia masuk era Reformasi. Sekitar 3 tahun kemudian, di era Abdurrahman Wahid, ormas Syi’ah berdiri di Indonesia, dengan nama IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia). Karena selama ini Malaysia bersikap keras kepada kalangan Syiah, mereka berusaha meruntuhkan rezim yang ada, agar menjadi “rezim Reformasi” seperti di Indonesia; nanti pada gilirannya mereka akan muncul sebagai kekuatan ormas formal (sejenis IJABI itu).

Sekedar catatan, sejak awal berdirinya Republika tahun 1990 (sebelum Reformasi), sudah masuk anasir-anasir Syi’ah di dalamnya. Contoh, Haidar Bagir. Di mata Habibie dan ICMI, yang memang polos secara keislaman, mereka dianggap sama saja seperti Muslim biasa. Makanya Habibie dan kawan-kawan welcome saja. Ternyata, sampai hari ini, di Republika masih bercokol orang-orang yang pro Syi’ah dan Iran. Dan saat November 1999, ketika ada peluang Habibie bisa menjadi Presiden RI lagi, orang-orang Syi’ah ini banyak yang menjegal Habibie. Ya begitulah tabiat dasar mereka...diberi kesempatan, fasilitas, dan posisi; tetapi balasannya ialah malah menjatuhkan pihak yang memberi posisi. Kalau membaca sejarah Islam, watak Syi’ah yang begitu itu tidak aneh sama sekali.

Belum lama ini, saya mendapat informasi, dari sumber berbeda, bahwa akhir-akhir ini ada eksodus aktivis-aktivis Syi’ah asal Indonesia ke Kuala Lumpur. Jumlahnya katanya besar, sampai ribuan orang, Wallahu a’lam. Mereka ingin meneruskan gerakan yang “gagal” sebelumnya, dengan menambahkan sekian banyak pendukung baru. Selain itu, ada analisis lain, bahwa mereka akan menjadikan gerakan “Reformasi” di Kuala Lumpur

sebagai “latihan” untuk menggelar aksi serupa di Indonesia, dalam rangka mencapai perubahan tatanan politik yang lebih pro Syi’ah (atau bahkan dikendalikan oleh Syi’ah itu sendiri). Katanya, masa gerakan ini sekitar satu bulanan di Kuala Lumpur, sebelum akhirnya bulan Juli mereka akan balik lagi ke Indonesia, lewat Batam.

...Kaum Syi’ah itu seperti singa yang memejamkan mata, bukan sedang tidur; sewaktu-waktu ia bisa menerkam kita, kalau sampai lengah...

Secara pasti, kita belum tahu hakikat informasi ini. Tapi tidak ada salahnya kita melakukan 3 hal, yaitu: Pertama, mencari informasi seputar gerakan-gerakan yang disebutkan di atas; Kedua, benar-benar mewaspadai skala gerakan Syi’ah, baik yang menjadikan Kuala Lumpur sebagai sasaran, maupun situasi di Tanah Air sendiri; Ketiga, mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan, bila hal-hal yang dikhawatirkan di atas terjadi di masa ke depan.

Ibaratnya, kaum Syi’ah itu seperti singa yang lagi memejamkan mata. Jangan sekali-kali beranggapan bahwa ia sedang tidur; sewaktu-waktu ia bisa menerkam kita, kalau sampai lengah. Syi’ah di Iran saat ini sangat tinggi eskalasinya. Mereka mulai merangsek masuk ke Yaman, Saudi, dan Bahrain. Kalau Irak, dengan sangat menyesal kita katakan, Syi’ah sudah memiliki kontrol kuat di sana. Nas’alullah al ‘afiyah lana wa lil Muslimin Ahlis Sunnah fil Iraq (wa fii kullimakan). Sedangkan di Suriah, mereka sedang berhadapan vis a vis dengan para Mujahidin Ahlus Sunnah (yang sering disebut oleh orang awam sebagai “Muslim Wahabi”).

Waspadalah wahai Umat!!! Waspadalah wahai Ahlus Sunnah!!! [voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Yusril: Verifikasi Tidak Diperlukan, Buang-buang Waktu

Yusril: Verifikasi Tidak Diperlukan, Buang-buang Waktu

Selasa, 24 Jan 2017 18:17

Islamic State (IS) Eksekusi 2 Anggota Tentara Demokratik Suriah di Raqqa

Islamic State (IS) Eksekusi 2 Anggota Tentara Demokratik Suriah di Raqqa

Selasa, 24 Jan 2017 11:00

Pejabat Filipina Sebut Abu Sayyaf Masih Menahan 25 Sandera Asing di Pulau Selatan Jolo

Pejabat Filipina Sebut Abu Sayyaf Masih Menahan 25 Sandera Asing di Pulau Selatan Jolo

Selasa, 24 Jan 2017 10:00

Inilah 4 Cara Bayi Berkomunikasi dengan Ibunya

Inilah 4 Cara Bayi Berkomunikasi dengan Ibunya

Selasa, 24 Jan 2017 09:37

Pemerintah Yaman Rebut Pelabuhan Mokha dari Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Sekutunya

Pemerintah Yaman Rebut Pelabuhan Mokha dari Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Sekutunya

Selasa, 24 Jan 2017 08:30

Ada Timses dari Paslon yang Nalarnya Seperti Sampah, Siapakah Mereka?

Ada Timses dari Paslon yang Nalarnya Seperti Sampah, Siapakah Mereka?

Selasa, 24 Jan 2017 08:01

Diduga Lakukan Penodaan Agama, Megawati Soekarnoputri Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lakukan Penodaan Agama, Megawati Soekarnoputri Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 24 Jan 2017 07:57

Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Selasa, 24 Jan 2017 06:01

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Senin, 23 Jan 2017 22:59

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Senin, 23 Jan 2017 22:41

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Senin, 23 Jan 2017 21:35

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Senin, 23 Jan 2017 21:29

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Senin, 23 Jan 2017 20:59

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Senin, 23 Jan 2017 20:15

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Senin, 23 Jan 2017 19:29

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Senin, 23 Jan 2017 19:09

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Senin, 23 Jan 2017 18:59

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

Senin, 23 Jan 2017 18:15

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Senin, 23 Jan 2017 18:00

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

Senin, 23 Jan 2017 16:40


Must Read!
X

Senin, 23/01/2017 18:00

Penghargaan APE: Untuk Siapa?