Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.950 views

Laporan Tim Advokasi Pelarangan Jilbab Anita di SMU 2 Denpasar

PRESS RELEASE

MEMBANGUN KEKUATAN SOSIAL DI BALI

UNTUK MEMBELA HAK PELAJAR MUSLIM BERJILBAB 

Selama tujuh hari berlangsung sejak tanggal 1 januari 2014, konsolidasi Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim Bali dengan Ormas Islam dan tokoh masyarakat setahap demi setahap mulai terbangun. Tim Advokasi yang diketuai Helmi Al Djufri telah mendatangi Ibu Yunisiah selaku Ketua Jami’atul Quro wal Hufadz Provinsi Bali, KH. I Ketut Jamal selaku Pimpinan Pondok Pesantren Bali Bina Insani yang berada di Tabanan juga sebagai Pejabat Pengadilan Agama Kota Denpasar serta pemuka agama Islam lainnya dan Ust. Hasan Basri Ketua DDII Provinsi Bali.

Konsolidasi gerakan ummat ini sengaja dibangun agar isu-isu keummatan yang bersentuhan langsung dengan pelajar menjadi tanggung jawab para orang tua, ulama, tokoh, aktivis pelajar/pemuda Islam dan pejabat pemerintah.

Di sisi lain, lima hari yang lalu, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) dibantu Tim Advokasi sudah melayangkan surat audiensi kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, dan telah mendapat jawaban dari Seksi Data Disdikpora Prov. Bali hanya menunggu waktu yang tepat untuk menerima audiensi PB PII. Selain itu, Kanwil Kemenag Prov. Bali juga sudah dikirimi surat audiensi, hingga saat ini belum ada tanggapan.

MUI Provinsi Bali juga telah disurati oleh PB PII dan telah memberi jawaban menerima audiensi pada esok hari (08 januari). Sedangkan Ormas Islam tingkat wilayah seperti Muhammadiyah, NU, HTI, Hidayatulllah belum ada jawaban sama sekali. Namun PB PII dan Tim Advokasi tetap optimis menunggu jawaban kesediaan dari para pimpinan Ormas Islam. Kami yakin para tokoh Ormas Islam akan membantu gerakan pembelaan hak pelajar muslim Bali, karena kasus pelarangan jilbab di sekolah ini merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia dan merupakan tindakan pendangkalan aqidah para pelajar muslim oleh oknum Kepala Sekolah dan para guru di SMAN 2 Denpasar. Namun, ternyata dukungan dari banyak pihak terus berdatangan dari mahasiswa muslim di berbagai kampus di Bali dan organisasi kepemudaan lainnya. Bahkan dukungan melalui jejaring sosial terus bertambah. Petisi online yang digerakkan oleh Tim Advokasi hingga saat ini sudah terkumpul lebih dari 1000 tanda tangan. Hari ini Tim Advokasi akan membuat Petisi di lapangan, agar masyarakat semakin tergugah akan kasus yang menimpa pelajar muslimah di Bali.

Denpasar, 07 Januari 2014

 

HELMI AL DJUFRI, S.Sy

Wakil Sekretaris Jenderal PB PII /

Ketua Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim Bali

 

Cp. 087776192691 / 085720063183

bung_helmee@yahoo.co.id

 

KRONOLOGIS:

Laporan Perkembangan Kasus Pelarangan Jilbab di Sekolah

Oleh: Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim di Bali

Januari 2014

01 (Rabu)

Rapat konsolidasi dan penyusunan rencana aksi bersama Tim Advokasi di Masjid Sudirman Denpasar.

Hasil yang dicapai: akan menyebarkan surat kunjungan shilaturahim dan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Bali (disdikpora & kanwil kemenag), MUI Prov. Bali serta ormas-ormas Islam (Muhammadiyah, NU, HTI, Hidayatullah, DDII)

02 (Kamis)

  1. Menyebarkan surat audiensi ke Disdikpora dan Kanwil Kemenag Prov. Bali  & Ormas-ormas Islam Prov. Bali
  1. Silaturahim dan konsolidasi isu pelarangan jilbab di sekolah bersama Ustadz Harun (Anggota  Jami’atul Quro wal Hufadz/JQH cabang Tabanan) di kediamannya (Alas kedaton, Tabanan).

Hasil yang dicapai: 1) Beliau siap membantu dengan mensosialisasikan gerakan advokasi PII untuk kasus jilbab di Bali kepada ummat muslim di Tabanan dan FKUB Tabanan. 2) membantu menjembatani pertemuan dengan Ketua JQH Prov. Bali & Wakil Ketua Pengadilan Agama Denpasar)

  1. Rapat Evaluasi bersama Tim Advokasi dan PW PII Bali dan Pemaparan Strategi aksi di kediaman Anita Wardani. 

Hasil yang dicapai: 1) akan menyelenggarakan Dialog Terbatas pada tanggal 13 Februari 2014 di Denpasar dengan mengundang narasumber: Kadisdikpora Prov. Bali, Kakanwil Kemenag Prov. Bali, Kepala Kesbangpol Prov. Bali, Kapolda Bali, Ketua MUI Prov. Bali, Ketua Umum PB PII, FKUB Bali. Dengan audiens: kepala Disdikpora tingkat Kabupaten/Kota di Bali, Ketua OSIS, Ketua Rohis, Ketua MUI tingkat Kabupaten/Kota, Pimpinan Ormas Islam tingkat wilayah Bali. Target: mendialogkan kasus pelarangan jilbab di sekolah-sekolah negeri di wilayah Bali agar kebebasan beragama pelajar muslim di lingkungan sekolah dapat leluasa. 2) menyebarkan berita kasus larangan jilbab ke media-media. 3) Sosialisasi ke Pengurus Daerah PII se-Bali. 4) membuat status do sosial media yang bertema larangan jilbab selama bulan januari 2014.

03 (Jumat):

Shilaturahim dan konsolidasi isu pelarangan jilbab di sekolah bersama Ustadzah Ibu Yunisiah (Ketua Jami’atul Quro wal Hufadz/JQH Provinsi Bali) di kediamannya (Jl. Taman Pancing, Kepawon, Denpasar).

Hasil yang dicapai: Beliau akan mempelajari draft kasusnya dahulu yang disusun oleh Tim Advokasi, karena posisi beliau selain menjabat sebagai Ketua JQH Prov.Bali, Beliau menjabat juga sebagai pengurus MUI Prov. Bali dan PW Muslimah NU Prov. Bali. Pada prinsipnya beliau mendukung secara pribadi, untuk dukungan lainnya yang menggunakan institusinya akan dibahas dahulu dengan pengurus yang lain, karena untuk menyikapi kasus seperti ini beliau masih mengambil jarak untuk kehati-hatian, khawatir akan menimbulkan konflik SARA.

04 (Sabtu):

  1. Konsolidasi dengan kader HTI (mahasiswi) di Masjid Sudirman Denpasar

Hasil yang dicapai: akan membantu menggerakkan teman-teman mahasiswi muslim di beberapa kampus untuk menyadarkan gerakan kebebasan memakai jilbab di sekolah 

  1. Brifing Tim Advokasi di Masjid Sudirman Denpasar

05 (Ahad):

  1. Ta’lim PD PII Badung di Masjid Nurul Huda, Tuban. Materi ta’lim dikhususkan pada pembinaan aqidah islamiyah khususnya tentang ‘makna iman’. Lalu dilanjutkan dengan wawancara kepada 6 pelajar muslimah (3 siswi SMPN 3 Kuta Selatan, 1 siswi SMAN 1 Kuta Selatan, 1 siswi SMAN 1 Kuta Utara, 1 siswi SMAN 2 Denpasar) yang pernah memakai jilbab di sekolah namun dilarang oleh Pihak Sekolah dengan penekanan untuk pindah sekolah jika mau memakai jilbab \
  2. Ta’lim PD PII Buleleng di kediaman Dino (Singaraja kota). Materi ta’lim khusus membahas ‘keberuntungan orang-orang beriman’. Lalu dilanjutkan wawancara dengan 4 siswi yang ingin memakai jilbab di sekolahnya namun dilarang pihak sekolah (1 siswi SMAN 1 Singaraja, 1 siswi SMPN 1 Singaraja, 2 siswi SMPN 3 Singaraja) 
  3. Silaturahim dan konsolidasi dengan KH. I Ketut Jamal (Pejabat Pengadilan Agama Kota Denpasar & Pimpinan Pondok Pesantren Bali Bina Insani) di kediamannya (Desa Meliling, Tabanan)

Hasil yang dicapai: Beliau siap membantu mendampingi Tim Advokasi kasus pelarangan jilbab dengan memberikan banyak nasehat dan memberikan jaringan untuk menemui beberapa tokoh besar masyarakat Bali.

06 (Senin):

  1. Menemui Bapak Ahmad Baraas (Wartawan Republika Online wilayah Bali) untuk mendiskusikan pengolahan isu di media 

Hasil yang dicapai: 1) terbangunnya satu persepsi yang sama antara media dan Tim Advokasi bahwa kasus pelarangan jilbab tidak diarahkan ke isu SARA. 2) Republika Online akan mengawal isu ini hingga tuntas.

- Mengunjungi Kepala Sekolah SMAN 2 Denpasar, namun tidak bisa ditemui, hanya bertemu dengan Bapak Rahmat Bayu (Sekretaris Kepala Sekolah) dan melayangkan surat kunjungan shilaturahim PB PII untuk Kepala  Sekolah SMAN 2 Denpasar.

- Silaturahim dan konsolidasi dengan Ustadz Hasan Basri Ketua DDII Provinsi Bali di mushola Denpasar.

Hasil yang dicapai: Beliau pada prinsipnya mendukung jika gerakan advokasi ini bisa menyesuaikan dengan budaya, adat atau karakter masyarakat Bali. Pendekatannya harus secara personal kepada pihak yang bersangkuta. Harapannya agar advokasi kasus ini tidak sampai memunculkan konflik dan masalah baru. Beliau siap menjadi narasumber pada agenda Dialog Terbatas tanggal 13 februari 2014 yang digagas PW PII Bali untuk membincangkan larangan jilbab di sejumlah sekolah.

Lampiran foto:

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Ahad, 02 Oct 2022 15:45

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Ahad, 02 Oct 2022 15:09

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Ahad, 02 Oct 2022 10:26

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Ahad, 02 Oct 2022 09:38

Halalkan Cintamu, Bestie!

Halalkan Cintamu, Bestie!

Ahad, 02 Oct 2022 09:21

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Sabtu, 01 Oct 2022 21:30

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Sabtu, 01 Oct 2022 21:00

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Sabtu, 01 Oct 2022 20:30

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Sabtu, 01 Oct 2022 08:17

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23


MUI

Must Read!
X