Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.786 views

Ini Dia Predator Sodomi Anak yang Pernah Mengajar Di JIS

JAKARTA (voa-islam.com) - Federal Bureau of Investigation (FBI) menyatakan predator seks buronannya William James Vahey yang pernah mengajar di Jakarta International School, adalah predator seks anak skala international.

William Vahey, buron FBI atas kasus paedofil pernah mengajar di Jakarta Interntional School (JIS). Vahey yang disebut paedofil internasional ini kini sudah tewas bunuh diri Maret lalu. Apa tanggapan JIS soal eks guru mereka yang pernah mengajar selama 10 tahun sejak 1992-2002?

Pria berusia 64 tahun itu,  mencari korban siswa di Amerika dan juga international. Dia memulai aksinya sejak menjadi guru private di Teheran Iran pada 1972.

Kasusnya terungkap setelah sebuah USB miliknya diserahkan pada FBI, dimana didalamnya memuat foto porno puluhan anak laki-laki, berusia 12 hingga 14 tahun. Mereka umumnya tengah tertidur atau tidak sadarkan diri.

Foto tersebut diambil di lokasi dan waktu yang berbeda, yang pernah dikunjungi Vahey bersama murid-muridnya. Vahey sendiri pernah dikonfirmasi mengenai foto tersebut, dan dia mengakui telah menganiaya banyak anak lelaki sepanjang hidupnya, dan memberikan obat tidur kepada mereka.

Agen FBI sudah memeriksa kembali foto-foto tersebut sejak 2008 lalu, dan menduga setidaknya ada 90 korban dari aksi Vahey. FBI sendiri telah mendorong korban dari Vahey untuk melapor untuk mengungkap kasus tersebut.

Vahey, yang tinggal di London dan pulau Hilton Head Island, Carolina Selatan, seringkali bepergian ke luar negeri selama empat dekade terakhir. Dia selalu bekerja sebagai sekolah menengah dan guru SMA di beberapa sekolah internasional Amerika di setidaknya sembilan negara yang berbeda.

Dia biasanya mengajarkan sejarah, geografi , dan ilmu sosial. Selain itu, dia juga melatih tim basket junior di universitas untuk anak laki-laki. Dia juga seringkali menjadi guru pendamping dalam trip menginap murid-murid yang diajarnya itu.

Berikut Sekolah-sekolah yang pernah disinggahi Vahey:

- American Nicaraguan School in Managua, Nicaragua (2013-2014)

- Southbank International School in London, United Kingdom (2009-2013)

- Escuela Campo Alegre in Caracas, Venezuela (2002-2009)

- Jakarta International School in Jakarta, Indonesia (1992-2002)

- Saudi Aramco Schools in Dhahran, Saudi Arabia (1980-1992)

- American Community School in Athens, Greece (1978-1980)

- Passargad School in Ahwaz, Iran (1976-1978)

- American School of Madrid in Spain (1975-1976)

- American Community School of Beirut in Lebanon (1973-1975)

- Tehran American School in Iran (1972-1973) (fbi.gov)

Polri Segera Tangkap Kepala Sekolah JIS

Korban Pelecehan seksual kembali bertambah dan terjadi di lingkungan sekolah. Kali ini menimpa M (5), siswa TK di Jakarta International School (JIS), Cilandak Jakarta Selatan, yang disodomi oleh petugas kebersihan (cleaning service) sekolah.

Dengan pilu, T (40), ibu korban, menceritakan awal mula terungkapnya aksi bejat yang menimpa buah hatinya tersebut.

"Anak saya baru cerita sekitar tanggal 20 Maret kemarin. Itu juga (cerita) setelah saya tanya. Saya ajak ke kamar untuk ngomong berdua," ucap T kepada wartawan, di Jakarta Selatan, Senin (14/4).

Polda Metro Jaya diminta segera menangkap Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak Jakarta International School (JIS). Pasalnya disekolah tersebut, telah terjadi dua kasus tindak pidana berat. 

"Pertama, kekerasan seks terhadap anak (fedopilia). Kedua, mengoperasikan sekolah tanpa ijin," ujar Ketua Presidium, Neta S Pane, melalui siaran pers, Kamis (24/4).
 
Menurut Neta, Kepsek tersebut telah melanggar Pasal 71
Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional, dengan ancamannya 10 tahun penjara dan atau denda Rp 1 miliar.
 
"Kapolda Metro Jaya tidak perlu takut dengan orang asing yang ada di JIS. Sebab sistem hukum di Indonesia tidak mengenal diskriminasi," kata dia.
 
Selain itu, dikatakan Neta, Sekolah internasional tersebut memang terindikasi menjadi sarang fedopilia."Buktinya, FBI
sempat memburu mantan guru JIS yang melakukan fedopilia," kata dia.

Berikut 5 fakta pencabulan terhadap M:
1. Dilakukan di kamar mandi sekolahPencabulan terhadap M, diketahui setelah T, ibu korban, melihat kejanggalan yang terjadi pada anaknya itu. "Pertengahan Maret ia jadi sering ketakutan, mengigau dan berteriak ketika tidur," tutur T.

Kegundahan T semakin menjadi setelah melihat luka memar di bagian kanan perut M anaknya. Kemudian, sang anak mengaku 'dinakali oleh seseorang'.

"Saya sudah menangis, anak saya mendapat tindakan kekerasan seksual di kamar mandi sekolah," ucap T sedih.

"He puts the b**d inside my butts so deep," ujar T seraya menirukan perkataan anaknya saat ditanya.


2. Korban digilir dua pelaku

Merdeka.com - Setelah mendapatkan pengakuan dari anaknya, T (40), ibu korban, langsung melapor kepada polisi. Polisi langsung mengamankan dua pelaku atas nama Agung dan Awan. "Agung dan Awan ini sudah ngaku ke polisi," ucap T kepada wartawan di Jakarta, Senin (14/4).

Namun ternyata polisi juga mengamankan dua pria atas nama Zainal dan Anwar. Keduanya, merupakan pegawai JIS yang direkrut dari outsourcing.

"Kalau menurut pengakuan Agung dan Awan, awalnya Agung yang menjaga toilet. Saat itu Agung izin break makan siang lalu digantikan Awan. Nah, Awan yang duluan mencabuli anak saya. Lalu dia tunggu Agung, kemudian begitu Awan selesai, Agung mencabuli anak saya," jelas T.

"Jadi anak saya digilir," tegas T sambil menahan tangis.
3. Pelaku pakai kondom

Merdeka.com - Korban M dengan polosnya juga menyebut bahwa pelaku mewarnai kemaluannya sehingga berwarna pink. "Bapak mewarnai bird-nya jadi pink than become a giraffe (jerapah)," tutur T menirukan ucapan M.

Mendengar hal itu, T pun bingung atas makna jerapah yang dikatakan M dan bertanya ke salah satu saudaranya. "Saudara saya bilang mungkin yang dimaksud anak saya itu kondom," jelasnya.

Keesokan harinya, T pun menanyakan hal itu dengan M namun semua dibuat perumpamaan. "Besok paginya saya kasih urutan pensil, pulpen dan kondom. Waktu itu anak saya sedang main iPad dan langsung menunjuk salah satu dari ketiganya," ucap T.

"That one," ucap T menirukan perkataan M yang menunjuk sebuah kondom.

4. Anus korban membusuk dan kena herpes

Merdeka.com - Akibat perbuatan bejat pelaku, M juga mengalami penyakit. "Anus anak saya itu setengah sudah membusuk. Dan permasalahannya anak saya juga kena herpes, sedangkan di tubuh Agung dan Awan tidak ditemukan gejala herpes. Berarti ini masih jadi pertanyaan siapa yang menularkan herpes ke anak saya," jelas T dengan menggebu-gebu.

Selain itu, lanjut T, polisi juga menemukan sejumlah bakteri yang sama di kemaluan kedua pelaku dan anus korban M

5. Korban diancam dipukul

Merdeka.com - Kepada ibundanya, M juga menuturkan dirinya diintimidasi dan diancam jika tidak mau mengikuti kemauan pelaku.

"Another time aku sudah enggak mau Mom, tapi kalau enggak mau dipukul. Disuruh enggak boleh berisik. Dibuka semua bajuku. Aku nangis tapi enggak boleh," ucap T menirukan pengakuan M anaknya.

Dari pengakuan M, T pun melapor ke polisi. "Saya lapor polisi tanggal 22 Maret. Setelah diselidiki polisi mengamankan dua orang yaitu Agung dan Awan yang ternyata cleaning service sekolah anak saya," jelas T.

6. Korban enggan pakai celana

Merdeka.com - Akibat pencabulan yang dialaminya, M kini enggan memakai celana lantaran dirinya kerap buang air kecil jika memakainya.

"Sekarang dia kalau di rumah setengah telanjang. Hanya pakai baju saja. Kalaupun mau diajak keluar dia harus dibujuk dulu untuk memakai celana," ucap T lirih.

Rikwanto menjelaskan, hasil tes lab yang dilakukan kepada pelaku penyidik menemukan antara bakteri di korban dan yang ada pada kemaluan pelaku identik. [berbagaisumber/adi/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

Sabtu, 24 Oct 2020 21:15

Kelompok Perdangan Arab Boikot Produk Prancis Sebagai Tanggapan Atas Penghinaan Terhadap Islam

Kelompok Perdangan Arab Boikot Produk Prancis Sebagai Tanggapan Atas Penghinaan Terhadap Islam

Sabtu, 24 Oct 2020 20:46

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Sabtu, 24 Oct 2020 20:28

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

Sabtu, 24 Oct 2020 20:00

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Sabtu, 24 Oct 2020 19:59

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Sabtu, 24 Oct 2020 19:16

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Sabtu, 24 Oct 2020 18:53

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

Sabtu, 24 Oct 2020 17:11

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Sabtu, 24 Oct 2020 17:00

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Jum'at, 23 Oct 2020 23:31

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Jum'at, 23 Oct 2020 23:26

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

Jum'at, 23 Oct 2020 23:09

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Jum'at, 23 Oct 2020 22:03

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Jum'at, 23 Oct 2020 19:45

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Jum'at, 23 Oct 2020 18:45

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Jum'at, 23 Oct 2020 18:24

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

Jum'at, 23 Oct 2020 17:35

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Jum'at, 23 Oct 2020 17:15

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

Jum'at, 23 Oct 2020 16:46

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X