Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.881 views

Fungsi Negara Mati Akibat Demokrasi

Sahabat VOA-Islam...

Demokrasi sebagai sebuah sistem politik yang diterapkan di banyak negara di dunia, memiliki banyak kelemahan, salah satunya adalah lemah dalam mengemban fungsi negara yang terlihat dari prinsip kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat menjadikan akal manusia sebagai penentu baik-buruk sesuatu, membuat hukum tandingan bagi Allah Sang Pencipta, padahal karakteristik akal sangatlah terbatas, lemah dan penuh kekurangan. Hal itu disampaikan oleh Hj. Nida Sa'adah, SE., Ak., beliau Anggota Dewan Pimpinan Pusat Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, pada acara Kongres Ibu Nusantara kedua (KIN 2) di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Ahad, 21/12/2014, beberapa waktu yang lalu.

Acara Kongres Ibu Nusantara kedua (KIN 2) yang diselengarakan oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia ini dihadiri lebih dari 4000 peserta muslimah dari berbagai kalangan ; kalangan Intektual, Buruh, Tenaga Kerja Wanita, Penggerak PKK/Posyandu/Dasawisma, Aktifis LSM, ormas, orpol, Birokrat dan kalangan Ummahaat lainnya. Peserta kongres ini datang dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Serang, Cilegon, Pandeglang, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Sukabumi dan Cianjur.

Kongres yang berjalan tertib ini menampilkan orasi dari para pembicara, tayangan film, sessi sharing dan tanya jawab, testimoni para tokoh, dan acara ditutup dengan doa. Selain itu, suasana kongres ini dimeriahkan dengan pameran produk-produk keluaran HTI seperti buku-buku, booklet, pin, majalah, CD, DVD, stiker, dll.

Antusiasme peserta terlihat mulai sejak awal antrian memasuki gedung Tennis Indoor. Mereka rela mengantri dengan tertib dan rapi sejak pagi pukul 07.00 WIB sebelum pintu dibuka dan acara belum dimulai.

 

Demokrasi Sistem Lemah

Dalam perjalanan peradaban Barat yang amat panjang, demokrasi yang diterapkan di belahan bumi Barat sana tidak mampu melahirkan kesejahteraan dan kemuliaan hidup umat manusia. Justru krisis kemanusiaan lah yang lahir dari penerapan demokrasi. Demokrasi yang lahir dari rahim ideologi Kapitalisme - sekulerisme telah mengabaikan hak-hak rakyat dan menggantinya dengan menomorsatukan kepentingan korporasi.

AS adalah representasi negara demokrasi nomor wahid. AS telah menerapkan strategi penjajahannya melalui lembaga-lembaga internasional seperti International Monetary Fund (IMF), World Bank dan World Trade Organization (WTO), ketiga lembaga inilah yang mengendalikan kebijakan ekonomi dunia. Ketiganya memaksakan konsep ekonomi liberal kepada pemerintahan yang ada di dunia, termasuk memaksanakan penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 (MEA 2015). MEA adalah strategi neoimperialisme dengan konsep neoliberalisme.

Sistem politik demokrasi telah memindahkan fungsi negara sebagai pelayan dan pelindung rakyat ke sektor privat, yang secara otomastis mengubah relasi antara negara dan rakyat. Rakyat yang seharusnya dilayani dan dilindungi oleh negara, berubah menjadi konsumen bagi negara. Artinya, jika rakyat menginginkan pelayanan maka harus membayarkan sejumlah uang. Tak ada uang, tak ada layanan publik. Karena saat ini layanan publik telah diambil alih oleh swasta, negara tak lagi mengurusi layanan publik bagi rakyat, sehingga untuk mendapatkan akses layanan publik, rakyat harus merogoh kantong lebih dalam.

Konsep ini sejalan dengan apa yang tertuang dalam laporan Global Forum II Reinventing Government, "pengaturan negara merupakan sumber ketidakefisienan sehingga peran negara dalam aspek ekonomi harus diminimalisasi".

 

Reinventing Government

Sistem politik demokrasi mengusung konsep 'Reinventing Government' (Pemerintahan Wirausaha). Dari namanya saja sudah terlihat bahwa pemerintahan model ini adalah pemerintahan yang mencari keuntungan, karena pemerintahan model ini dilandasi dengan jiwa wirausaha di masing-masing sektor pemerintahan atau pejabatnya. Reinventing Government dalam menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur urusan sosial, politik dan ekonomi berorientasi pada profit.

Konsep Reinventing Government meminimalisir peran negara dalam mengatur dan melindungi rakyatnya. Pemerintahan model ini menyerahkan peran dan tanggung jawabnya kepada swasta dan masyarakat. Bisa dikatakan Reinventing Goverment telah mematikan fungsi negara yang sesungguhnya. Hal ini jelas terlihat ketika negara mengabaikan fungsi melayani rakyat dalam bidang kesehatan dengan menjadikan rumah sakit dan puskesmas sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kebijakan tersebut berimbas kepada naiknya tarif layanan kesehatan. Bagi rakyat menengah ke bawah tentu kebijakan ini sangat menyulitkan kehidupan mereka. Selain itu, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memalak rakyat untuk membayar premi setiap bulannya. Lagi-lagi rakyat selalu menjadi korban kedzaliman penguasa. Padahal negara sejatinya bertanggung jawab terhadap layanan kesehatan gratis dengan kualitas terbaik untuk rakyat.

Selain dalam bidang kesehatan, negara juga berlepas tangan terhadap pendidikan. Saat ini negara telah menjadikan Perguran Tinggi Negeri sebagai Badan Hukum (PTN-BH), dimana pengelolaan PTN menonjolkan aspek bisnis (keuntungan). Konsekuensi logis yang harus diterima rakyat adalah ketika mereka memasukkan anak-anaknya ke PTN yang sudah 'bergelar BH' (Badan Hukum), mereka harus membayar mahal biaya pendidikan di PTN-BH tersebut. Padahal yang seharusnya adalah negara memberikan pendidikan cuma-cuma dan berkualitas terbaik.

Negara pun berlepas tangan dari pelayanan penyediaan rumah layak huni bagi rakyat. Liberalisasi ekonomi menjadikan harga rumah sangat mahal dan sulit diakses rakyat. Alhasil, puluhan juta rakyat tidak bertempat tinggal dan tinggal di rumah tidak layak huni.

Rakyat pun masih disulitkan untuk mendapatkan air bersih, karena mata air-mata air yang ada di negeri ini telah dijual ke perusahaan swasta. Rakyat harus membayarkan sejumlah uang untuk mendapatkan air bersih, padahal air adalah kekayaan milik rakyat, seharusnya mereka mendapatkannya secara gratis. Namun karena liberalisasi ekonomi, air menjadi barang mahal. Listrik pun demikian, setiap 2 bulan sekali, tarif listrik akan dinaikkan, tentu ini sangat membebani rakyat yang sudah sangat kesulitan. Belum lagi gas elpiji, BBM, jasa transfortasi, harga-harga kebutuhan yang semakin melejit saja harganya sangat menyengsarakan rakyat yang sudah sengsara.

 

Kembalikan Fungsi Negara Seutuhnya

Negara sejatinya berfungsi sebagai pelayan dan pelindung rakyatnya. Fungsi pelayan, negara harus mengurusi urusan rakyatnya tanpa terkecuali. Negara harus mengelola berbagai pemenuhan kebutuhan rakyatnya, bukan menyerahkannnya kepada swasta dan masyarakat.

Negara harus melakukan pelayanan pemenuhan hajat hidup publik, seperti pelayanan rumah sakit, sekolah, jalan umum, air bersih, listrik, BBM. Artinya ada tidak ada kekayaan Negara pada pos pengeluaran tersebut wajib diadakan. Disamping tidak dibenarkan sama sekali penggunaan konsep anggaran berbasis kinerja dalam penyelenggaraan hajat hidup publik.

Fungsi pelindung, negara harus melindungi rakyat sekaligus sebagai pembebas manusia dari berbagai bentuk dan agenda penjajahan. Pelalaian sedikit saja fungsi pelindung mengakibatkan bahaya penjajahan.

Fungsi pelayan dan pelindung selama ini tidak pernah dilaksanakan. Wajar jika hal itu terjadi karena sistem yang diterapkan adalah demokrasi yang sarat dengan kelemahan. Fungsi pelayan dan pelindung ini akan dilaksanakan secara optimal ketika sistem Islam diterapkan dalam bingkai negara Khilafah Islamiyah. Untuk itulah diperlukan upaya yang sungguh-sungguh untuk mengembalikan institusi Negara Khilafah Islamiyah. Sehingga kesejahteraan dan kemuliaan umat manusia akan terwujud.Wa Allahu 'alam. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman dari Lilis Holisah

(Pendidik Generasi di HSG SD Khoiru Ummah Ma'had al-Abqary Serang - Banten)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
GMPK: Pengangkat Penjabat Gubernur Jabar Komjen Pol. M. Iriawan Khianati Perjuangan Reformasi '98

GMPK: Pengangkat Penjabat Gubernur Jabar Komjen Pol. M. Iriawan Khianati Perjuangan Reformasi '98

Ahad, 24 Jun 2018 23:16

Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Ahad, 24 Jun 2018 23:07

Kabar Duka: Ustadz Hari Moekti Meninggal Dunia

Kabar Duka: Ustadz Hari Moekti Meninggal Dunia

Ahad, 24 Jun 2018 22:47

Kapolri: Netralitas Kepolisian dalam Pilkada Harga Mati

Kapolri: Netralitas Kepolisian dalam Pilkada Harga Mati

Ahad, 24 Jun 2018 22:10

Fatamorgana Petani Sejahtera

Fatamorgana Petani Sejahtera

Ahad, 24 Jun 2018 21:17

Ulama, Tokoh, dan Aktivis Islam Solo Serukan Pilih Pemimpin dengan Dasar Fatwa MUI No 16/2009

Ulama, Tokoh, dan Aktivis Islam Solo Serukan Pilih Pemimpin dengan Dasar Fatwa MUI No 16/2009

Ahad, 24 Jun 2018 21:16

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi

Ahad, 24 Jun 2018 20:33

Laporan: Syi'ah Houtsi Baru Bersedia Serahkan Pelabuhan Hodeidah ke PBB Setelah Hampir Kala

Laporan: Syi'ah Houtsi Baru Bersedia Serahkan Pelabuhan Hodeidah ke PBB Setelah Hampir Kala

Ahad, 24 Jun 2018 20:00

FIFA Denda Tim Sepak Bola Mesir Karena Pemainnya Menolak Berbicara dengan TV Qatar

FIFA Denda Tim Sepak Bola Mesir Karena Pemainnya Menolak Berbicara dengan TV Qatar

Ahad, 24 Jun 2018 19:30

Kata Siapa Khilafah Tak Cocok Diterapkan?

Kata Siapa Khilafah Tak Cocok Diterapkan?

Ahad, 24 Jun 2018 19:01

3 Tentara Israel Terluka Ditabrak Sopir Palestina di Tepi Barat

3 Tentara Israel Terluka Ditabrak Sopir Palestina di Tepi Barat

Ahad, 24 Jun 2018 19:00

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis

Ahad, 24 Jun 2018 18:15

Sudahkah Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup?

Sudahkah Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup?

Ahad, 24 Jun 2018 17:41

Ulama Saudi Ingatkan Wanita di Kerajaan untuk Kenakan Pakaian Sederhana saat Mengemudi

Ulama Saudi Ingatkan Wanita di Kerajaan untuk Kenakan Pakaian Sederhana saat Mengemudi

Ahad, 24 Jun 2018 17:30

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?

Ahad, 24 Jun 2018 16:39

Taliban Pakistan Tunjuk Noor Wali Mehseud sebagai Amir Baru Menggantikan Mullah Fazlullah

Taliban Pakistan Tunjuk Noor Wali Mehseud sebagai Amir Baru Menggantikan Mullah Fazlullah

Ahad, 24 Jun 2018 16:17

Pilkada Padang, PAN-PKS Dukung Mahyeldi-Hendri karena Terbukti Pro Umat dan Pro Rakyat

Pilkada Padang, PAN-PKS Dukung Mahyeldi-Hendri karena Terbukti Pro Umat dan Pro Rakyat

Ahad, 24 Jun 2018 15:39

Islamphobia Akut di Negeri Mayoritas

Islamphobia Akut di Negeri Mayoritas

Ahad, 24 Jun 2018 15:31

Pesan Hadapi Pilkada dari Tokoh Islam: Pilih yang Menjaga Agama

Pesan Hadapi Pilkada dari Tokoh Islam: Pilih yang Menjaga Agama

Ahad, 24 Jun 2018 14:39

Ummu 'Umarah, Sang Pejuang Yang Berani Berkorban

Ummu 'Umarah, Sang Pejuang Yang Berani Berkorban

Ahad, 24 Jun 2018 14:20


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X