Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.868 views

Jangan Hapuskan Hukuman Mati!

SUARA PEMBACA:

Berapa bulan yang lalu di media masa sedang hangat-hangatnya membahas  tentang hukuman mati bagi gembong narkoba. Anehnya lagi sudah di vonis hukuman mati, eh ternyata….masih ada sebagian yang lolos karna mendapat  grasi dari presiden, dan berbagai alasan, pertimbangan, dan kepentingan-kepentingan penguasa. Padahal di Indonesi sudah banyak jatuh korban akibat narkoba per harinya sekitar 50/jiwa mati sia-sia.

Alih-alih mempertberat hukuman bagi para pelaku criminal, pemerintah melalui DPR malah mau menyingkirkan kalusal hukuman mati dari KUHP. Seperti diketahui, DPR sedang menggodok revisi (perubahan) KUHP di Komisi III. Banyak perubahan yang ditargetkan tercapai. Salah satunya soal hukuman mati. Hukuman mati akan disingkirkan dari pidana pokok (Lihat: Draf RUU KUHP Pasal 65). Hukuman mati akan diubah menjadi pidana pokok yang bersifat khusus dan sifatnya hanya alternatif/pilihan (Lihat: Draft RUU KUHP Pasal 66).

Belum lagi kejahatan, seperti korupsi, pembunuhan, pembegalan, perampokan, dan kejahatan- kejahatan lainnya, yang semakin marak terjadi, hingga menimbulkan rakyat merasa takut, dan tidak nyaman lagi, untuk setiap aktifitas di dalam rumah maupun di luar rumah. Dan anehnya lagi para pelaku kejahatan sudah tidak mempunyai rasa takut untuk melakukan setiap aksi kejahatannya, dengan ganjaran hukuman mati. Semakin gencar hukuman mati di gaungkan, di terapkan, semkain banyak pula kejahatan terjadi.

Pertanyaannya, mengapa para pelaku kejahatan sudah tidak takut lagi akan hukumannya?

Setiap aksi kejahatan yang mereka lakukan, kalau tidak ketangkap, mereka merasa beruntung, dan akan mengulangi kejahatannya lagi, dan lagi. Kalau mereka ketangkap, walaupun sudah di vonis hukuman mati, masih bisa minta grasi, atau suap, atau cara lainnya , hinga terlepas dari segala hukuman”. Begitu fikirnya. Hukuman mati bagi para pelaku kejahatan tidak efektif, dan tidak membuat rasa jera. Bisa dibayangkan, saat ini saja hukuman mati masih ada kejahatan banyak terjadi, apalagi jika dihapuskan!

Dalam Islam, dalam pelaksanan hukuman mati, harus disaksikan oleh masyarakat, waktu pelaksanaanya, setelah  vonis dijatuhkan, tidak perlu menunggu lama untuk segera di lakukan hukuman mati

Itulah akibat penerapan hukum demokrasi, hukum buatan manusia, sangat – sangat buruk. Sudah jelas manusia itu sifatnya lemah, dan selalu di pengaruhi lingkungan, pribadi, hawa nafsu. Dan hukum buatan manusia itu jauh dari kata keadilan dan kebenaran, hukum bisa berubah- ubah, sesuai dengan kepentingan  penguasa.

Lain halnya dengan penerapan hukum Islam. Di Islam sendiri sudah diatur tentang hukuman mati, dilihat dari beberapa kejahatan tertentu [Uhdud dan Jinayat].

Contoh:

** Orang yang murtad dari Islam.  Rasul saw. bersabda:               

                                                                                               « مَنْبَدَّلَدِينَهُفَاقْتُلُوْهُ »

“Siapa saja yang mengganti agamanya maka bunuhlah”  (HR al-Bukhari, an-Nasa’i, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibn Majah dan Ahmad).

** Pelaku homoseksual juga harus dihukum mati. Rasul saw. bersabda:

« مَنْوَجَدْتُمُوهُيَعْمَلُعَمَلَقَوْمِلُوطٍفَاقْتُلُواالْفَاعِلَوَالْمَفْعُولَبِهِ »

“Siapa saja yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth maka bunuhlah pelaku dan obyeknya” (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibn Majah dan Ahmad).

** Pelaku Begal, hingga melayangkan nyawa seseorang.

** Pelaku Korupsi, Pengedaran narkoba, dan masih banyak lagi.

Dalam Islam, dalam pelaksanan hukuman mati, harus disaksikan oleh masyarakat, waktu pelaksanaanya, setelah  vonis dijatuhkan, tidak perlu menunggu lama untuk segera di lakukan hukuman mati. Maka masyarakat akan selalu ingat  akan hukuman tersebut. Nah disitu ada efek jera yang sangat efektif untuk menghentikan pelaku dan mencegah orang lain untuk berbuat kejahatan yang sama.

Inilah bentuk sanksi hukuman dalam islam, yang benar-benar mendatangkan rahmat, keadilan, dan rasa aman bagi seluruh manusia di muka bumi ini. Maka dari itu campakan hukum demokrasi ganti dengan hukum Islam secara kaffah di bawah naungan khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-Nubuwwah. Wallahu'alam. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Ami Fauziah (Ibu Rumah Tangga, Aktivis Muslimah HTI)

image: harianterbit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Jum'at, 03 Apr 2020 08:49

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:23

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

Jum'at, 03 Apr 2020 06:21

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X