Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.595 views

Generasi Halusinasi

Oleh: Salma Banin*

Sungguh miris jika kita perhatikan berbagai media massa yang menyajikan banyak berita. Hampir disetiap segmen, baik itu dini hari, siang, sore, malam kah tak pernah berhenti diwartakan penyitaan obat terlarang dalam jumlah yang sangat mencengangkan.

Jika ditotal semua penyelundupan tersebut, pendapatannya setara dengan setengah uang belanja negara (APBN) dalam satu tahun. Ya, mencapai angka seribu Triliun lebih. Fantastis! Jika jumlah pasokan narkoba sebanyak itu, bisa dipastikan peminatnya selalu bertambah tiap harinya. Indonesia sudah dilirik dunia sebagai pasar besar bagi pebisnis narkoba, terutama China.

Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengkonfirmasi bahwa banjir sabu yang selalu menjadi sorotan ini sulit diatasi, bahkan sejak bertahun-tahun lalu kasusnya malah bertambah ganas. Pintu masuk lewat pelabuhan yang jumlahnya ratusan ini menjadi salah satu dalih yang diangkat.

Pihak Bea Cukai kesulitan mengatur keseluruhan transaksi yang tidak jarang dilakukan sejak pagi buta, terutama jika barang-barang tersebut melewati pelabuhan milik pribadi yang melibatkan warga negara asing. Keamanan negara diperbatasan dipertaruhkan, bahkan sepertiganya belum mampu dihandle secara baik. Seperti yang diakui petugas bea dan cukai dalam satu laman berita online.

Narkoba semua tahu bahayanya. Tidak saja dapat menghilangkan nyawa pecandunya, namun sedikitnya ia pasti merusak akal dan fisik manusia. Apalagi yang selalu disasar adalah generasi muda. Mudahnya akses pada benda haram ini semakin menggoda mereka untuk hidup dalam halusinasi semu. Sebagai pelarian dari hiruk pikuk permasalahan hidup yang tak kunjung memberikan ketenangan.

Tak ada satu provinsi pun di Indonesia yang aman dari ancaman kerusakan mental ini. Tak peduli ia sedang menempuh jenjang pendidikan yang mana, bahkan pimpinan institusi penertibnya (BNN) tidak menyangkal bahwa bawahannya pun tidak mampu membebaskan diri dari godaan.

Darurat! Indonesia selangkah lagi hancur karna ketidak mampuan negara menjadi pelindung generasi yang hakiki. Masyarakat dibiarkan berjuang sendiri melawan kerasnya kehidupan. Lembaga-lembaga yang selama ini bekerja kewalahan menutupi rentetan celah yang selalu bocor entah karna lemahnya payung hukum yang mengancamnya, maupun rendahnya harga moral aparaturnya yang mudah tergiur dengan rupiah yang akan mengalir ke kantong asalkan mau menuruti keinginan sang pengedar.

Mereka sama-sama terjerat dalam kungkungan sistemik yang mau tak mau harus menistakan nurani, sangat tidak mungkin jika tak ada satupun makhluk berotak yang tak sadar akan dampak mengerikan bagi saudaranya senegara. Namun lagi-lagi, ada kondisi yang memaksa, dilapangan tidak sedikit juga yang dapat ancaman, sehingga harus rela melepaskan idealisme.

Bagi sistem ekonomi kapitalistik dunia saat ini, apapun yang laku dipasaran sangat boleh dijual. Tak ada rasa peduli jika benda yang dijual itu akan membahayakan konsumennya, narkotika termasuk ke dalamnya. Bahkan bagi negara mafia sekelas Italia dan beberapa negara Amerika Latin, negara sudah tak bisa mengatur peredarannya karna kekuasaan mereka dijalan sudah tak dinihilkan.

Sebagian pegawai pemerintahan pun bisa jadi adalah kaki tangan para “big boss” yang keberadaannya dikursi dewan justru untuk mengokohkan keleluasaan pebisnis haram ini dalam menjual dagangan hinanya. Indonesia pun menganut mekanisme ini. Terungkapnya fakta penyelundupan ini hanya secuil yang bisa disaksikan oleh mata kita. Telusurannya jauh lebih rumit.

Terpidana mati saja masih bisa mengendalikan anak buahnya dari dalam sel penjara. Cara berkomunikasi internasional mereka pun diakui ada yang menggunakan satelit pribadi. Sungguh, tak akan habis perkara jika masih berkutat pada individu per individu yang terlibat. Masalah struktural seperti ini butuh penyelesaian secara holistik dan revolusioner.

Ideologi Kapitalisme gagal menjaga manusia dari fitrah dan kesejahteraan lahir dan bathinnya. Sudah saatnya kaum muslim hari ini menyadari peran agamanya sebagai penyelesai masalah sejak dari akar hingga buah kehidupan manusia. Islam tak hanya akan memberi ketegasan total bagi pengedarnya.

Namun akan menopang sejak dari pencegahan hingga menghapuskan faktor-faktor yang akan menumbuhkan bibit jika ia terbukti menghantarkan pada ketertarikan menggunakan barang haram.

Solusi ini tidak mungkin berdiri diatas kaki individu masyarakat maupun kelompok semata. Melainkan butuh diterapkan dalam cakupan negara sehingga tak ada lagi celah yang bisa dimanfaatkan para bandit.

Bukan generasi halusinasi yang diinginkan negeri ini, melainkan generasi rabbani yang siap berdikari menghadapi tantangan globalisasi karna baktinya yang sempurna pada Ilahi. Wallaahu’alam bi ash-shawwab. [syahid/voa-islam.com]

*Penulis adalah mahasiswi senior, seorang pemerhati kondisi negeri, dan mantan staf Kementrian Kebijakan Publik Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Selasa, 19 Nov 2019 00:42

Menolak Deislamisasi

Menolak Deislamisasi

Senin, 18 Nov 2019 23:51

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Senin, 18 Nov 2019 22:35

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

Senin, 18 Nov 2019 22:32

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

Senin, 18 Nov 2019 22:15

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Senin, 18 Nov 2019 21:46

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Senin, 18 Nov 2019 21:36

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Senin, 18 Nov 2019 21:03

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Senin, 18 Nov 2019 20:30

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Senin, 18 Nov 2019 19:30

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

Senin, 18 Nov 2019 18:44

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Senin, 18 Nov 2019 17:51

Pendidikan Agama yang Tersandera

Pendidikan Agama yang Tersandera

Senin, 18 Nov 2019 16:36

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Senin, 18 Nov 2019 16:12

Harap-harap Cemas BPJS

Harap-harap Cemas BPJS

Senin, 18 Nov 2019 15:39

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Senin, 18 Nov 2019 12:18

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Ahad, 17 Nov 2019 23:24

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Ahad, 17 Nov 2019 23:12

JNIM Bobol Penjara di Mali Utara, Bebaskan Puluhan Tahanan Jihadis

JNIM Bobol Penjara di Mali Utara, Bebaskan Puluhan Tahanan Jihadis

Ahad, 17 Nov 2019 19:00

Whatsapp Blokir Ratusan Akun Jurnalis Palestina yang Melaporkan Serangan Israel ke Gaza

Whatsapp Blokir Ratusan Akun Jurnalis Palestina yang Melaporkan Serangan Israel ke Gaza

Ahad, 17 Nov 2019 16:14


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X