Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.436 views

Generasi Halusinasi

Oleh: Salma Banin*

Sungguh miris jika kita perhatikan berbagai media massa yang menyajikan banyak berita. Hampir disetiap segmen, baik itu dini hari, siang, sore, malam kah tak pernah berhenti diwartakan penyitaan obat terlarang dalam jumlah yang sangat mencengangkan.

Jika ditotal semua penyelundupan tersebut, pendapatannya setara dengan setengah uang belanja negara (APBN) dalam satu tahun. Ya, mencapai angka seribu Triliun lebih. Fantastis! Jika jumlah pasokan narkoba sebanyak itu, bisa dipastikan peminatnya selalu bertambah tiap harinya. Indonesia sudah dilirik dunia sebagai pasar besar bagi pebisnis narkoba, terutama China.

Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengkonfirmasi bahwa banjir sabu yang selalu menjadi sorotan ini sulit diatasi, bahkan sejak bertahun-tahun lalu kasusnya malah bertambah ganas. Pintu masuk lewat pelabuhan yang jumlahnya ratusan ini menjadi salah satu dalih yang diangkat.

Pihak Bea Cukai kesulitan mengatur keseluruhan transaksi yang tidak jarang dilakukan sejak pagi buta, terutama jika barang-barang tersebut melewati pelabuhan milik pribadi yang melibatkan warga negara asing. Keamanan negara diperbatasan dipertaruhkan, bahkan sepertiganya belum mampu dihandle secara baik. Seperti yang diakui petugas bea dan cukai dalam satu laman berita online.

Narkoba semua tahu bahayanya. Tidak saja dapat menghilangkan nyawa pecandunya, namun sedikitnya ia pasti merusak akal dan fisik manusia. Apalagi yang selalu disasar adalah generasi muda. Mudahnya akses pada benda haram ini semakin menggoda mereka untuk hidup dalam halusinasi semu. Sebagai pelarian dari hiruk pikuk permasalahan hidup yang tak kunjung memberikan ketenangan.

Tak ada satu provinsi pun di Indonesia yang aman dari ancaman kerusakan mental ini. Tak peduli ia sedang menempuh jenjang pendidikan yang mana, bahkan pimpinan institusi penertibnya (BNN) tidak menyangkal bahwa bawahannya pun tidak mampu membebaskan diri dari godaan.

Darurat! Indonesia selangkah lagi hancur karna ketidak mampuan negara menjadi pelindung generasi yang hakiki. Masyarakat dibiarkan berjuang sendiri melawan kerasnya kehidupan. Lembaga-lembaga yang selama ini bekerja kewalahan menutupi rentetan celah yang selalu bocor entah karna lemahnya payung hukum yang mengancamnya, maupun rendahnya harga moral aparaturnya yang mudah tergiur dengan rupiah yang akan mengalir ke kantong asalkan mau menuruti keinginan sang pengedar.

Mereka sama-sama terjerat dalam kungkungan sistemik yang mau tak mau harus menistakan nurani, sangat tidak mungkin jika tak ada satupun makhluk berotak yang tak sadar akan dampak mengerikan bagi saudaranya senegara. Namun lagi-lagi, ada kondisi yang memaksa, dilapangan tidak sedikit juga yang dapat ancaman, sehingga harus rela melepaskan idealisme.

Bagi sistem ekonomi kapitalistik dunia saat ini, apapun yang laku dipasaran sangat boleh dijual. Tak ada rasa peduli jika benda yang dijual itu akan membahayakan konsumennya, narkotika termasuk ke dalamnya. Bahkan bagi negara mafia sekelas Italia dan beberapa negara Amerika Latin, negara sudah tak bisa mengatur peredarannya karna kekuasaan mereka dijalan sudah tak dinihilkan.

Sebagian pegawai pemerintahan pun bisa jadi adalah kaki tangan para “big boss” yang keberadaannya dikursi dewan justru untuk mengokohkan keleluasaan pebisnis haram ini dalam menjual dagangan hinanya. Indonesia pun menganut mekanisme ini. Terungkapnya fakta penyelundupan ini hanya secuil yang bisa disaksikan oleh mata kita. Telusurannya jauh lebih rumit.

Terpidana mati saja masih bisa mengendalikan anak buahnya dari dalam sel penjara. Cara berkomunikasi internasional mereka pun diakui ada yang menggunakan satelit pribadi. Sungguh, tak akan habis perkara jika masih berkutat pada individu per individu yang terlibat. Masalah struktural seperti ini butuh penyelesaian secara holistik dan revolusioner.

Ideologi Kapitalisme gagal menjaga manusia dari fitrah dan kesejahteraan lahir dan bathinnya. Sudah saatnya kaum muslim hari ini menyadari peran agamanya sebagai penyelesai masalah sejak dari akar hingga buah kehidupan manusia. Islam tak hanya akan memberi ketegasan total bagi pengedarnya.

Namun akan menopang sejak dari pencegahan hingga menghapuskan faktor-faktor yang akan menumbuhkan bibit jika ia terbukti menghantarkan pada ketertarikan menggunakan barang haram.

Solusi ini tidak mungkin berdiri diatas kaki individu masyarakat maupun kelompok semata. Melainkan butuh diterapkan dalam cakupan negara sehingga tak ada lagi celah yang bisa dimanfaatkan para bandit.

Bukan generasi halusinasi yang diinginkan negeri ini, melainkan generasi rabbani yang siap berdikari menghadapi tantangan globalisasi karna baktinya yang sempurna pada Ilahi. Wallaahu’alam bi ash-shawwab. [syahid/voa-islam.com]

*Penulis adalah mahasiswi senior, seorang pemerhati kondisi negeri, dan mantan staf Kementrian Kebijakan Publik Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Sabtu, 24 Aug 2019 14:33

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Sabtu, 24 Aug 2019 13:48

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Sabtu, 24 Aug 2019 12:51

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Sabtu, 24 Aug 2019 11:31

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 10:59

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Sabtu, 24 Aug 2019 09:52

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Sabtu, 24 Aug 2019 09:20

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Sabtu, 24 Aug 2019 08:44

Iman

Iman

Sabtu, 24 Aug 2019 07:32

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Sabtu, 24 Aug 2019 06:28

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 22:52

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Jum'at, 23 Aug 2019 22:00

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Jum'at, 23 Aug 2019 21:51

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Jum'at, 23 Aug 2019 21:48

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Jum'at, 23 Aug 2019 21:44

Referendum Pindah Ibu Kota

Referendum Pindah Ibu Kota

Jum'at, 23 Aug 2019 20:42

Satu Tewas, Dua Terluka dalam Serangan Bom di Pemukiman Israel

Satu Tewas, Dua Terluka dalam Serangan Bom di Pemukiman Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 20:38

Cina Mendapat Keuntungan dari Kerja Paksa Terhadap Muslim Uighur di Xinjiang

Cina Mendapat Keuntungan dari Kerja Paksa Terhadap Muslim Uighur di Xinjiang

Jum'at, 23 Aug 2019 20:33


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X