Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.260 views

Melawan Kotak Kosong, Ironi Pilkada 2018?

Oleh: Deli Ana

Ada yang menarik dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kali ini.  Hajatan yang digelar serentak Rabu, 27 Juni lalu banyak diikuti kotak kosong. Ya, terdapat 16 calon kepala daerah yang berlaga melawan kotak kosong.

Masing-masing Padang Lawas Utara Sumatera Utara, Prabumulih Sumatera Selatan, Kabupaten Tangerang Banten, Kota Tangerang Banten, Tapin Kalimantan Selatan, Mamasa Sulawesi Barat, Minahasa Tenggara Sulawesi Utara. 

Demikian pula di Mamberamo Tengah Papua, Jayawijaya Papua, Kabupaten Puncak Papua. Selain itu Deli Serdang Sumatera Utara, Lebak Banten, Pasuruan Jawa Timur, Enrekang Sulawesi Selatan, dan Bone Sulawesi Selatan.

Luar biasa,  di sejumlah daerah kotak kosong bahkan keluar sebagai jawara.  Pertama kali dalam sejarah. Hal ini juga diakui oleh salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU),  Viryan mengungkapkan, kemenangan kotak kosong baru terjadi pada pilkada serentak tahun ini.  "Setahu saya, baru kali ini kotak kosong menang," sambungnya. (detik. com).  

Mengutip dari situs yang sama,  hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei menunjukkan kotak kosong tersebut menang di sejumlah TPS pada Pilwalkot Makassar, Wilayah Lebak, Banten, dan Pilwalkot Tangerang. 

Tak kurang seorang Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan sempat menanggapi kejadian ini.  Beliau menyebut, kemenangan kotak kosong harus dijadikan momentum menelaah kembali UU Pilkada. 

Menurut Zulkifli Hasan di IDN Times. com sejak awal Partai Amanat Nasional (PAN) tak setuju adanya calon tunggal di perhelatan Pilkada Serentak 2018. Calon tunggal, kata dia, sangat tidak demokratis dan potensial mendorong para calon kepala daerah mengandalkan duit untuk memborong semua partai. 

"Lawan kotak kosong sangat tidak demokratis. Kami dari dulu tidak setuju. Apalagi partai bisa memborong kandidat. Kan demokrasi harus ada kompetisi. Kalau lawan kotak kosong gimana? Yang punya uang borong partai,” tandasnya. (IDN Times. com).

Fenomena kotak kosong memang dimungkinkan terjadi bila peserta Pilkada adalah calon tunggal. Dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada telah mengatur mekanisme pilkada yang hanya diikuti calon tunggal. Dalam Pasal 54D diatur, pemenang pilkada dengan calon tunggal harus memperoleh suara lebih dari 50 persen suara sah.

Apabila suara yang diperoleh tidak mencapai lebih dari 50%, maka pasangan calon yang kalah boleh mencalonkan lagi dalam pemilihan berikutnya.  Pada pasal 25 ayat 1 PKPU Nomor 13 Tahun 2018 disebutkan bahwa apabila perolehan suara pada kolom kosong lebih banyak dari perolehan suara pada kolom foto pasangan calon, KPU menetapkan penyelenggaraan pemilihan kembali pada pilkada periode berikutnya.

Sementara di ayat 2 disebutkan "Pemilihan serentak berikutnya sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dapat diselenggarakan pada tahun berikutnya atau dilaksanakan sebagaimana jadwal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan."

Pada akhirnya kotak kosong seakan  blunder di alam demokrasi.   Sesuatu yang tak demokratis bagai menampar wajah  demokrasi.  Sungguh sebuah ironi. Tambahan lagi ketika kotak kosong justru yang menang, beberapa konsekuensi tak terhindarkan. 

Diantaranya  politik uang yang semakin eksis  dan digelarnya pemilihan ulang.  Keduanya tentu akan sangat menguras biaya. Ke depannya efektivititas penyelenggaraan negara bisa pula dipertanyakan mengingat pemimpin daerah yang bergonta-ganti.

Bandingkan dalam Islam.  Islam meniscayakan kepala-kepala daerah dipilih oleh kepala negara atau Khalifah.  Posisi Kepala Daerah adalah yang biasa disebut Wali dalam pemerintahan Islam. Sehingga dalam Islam, Wali bukanlah hasil pilihan rakyat.   Dalam kitab-kitab hadits dan juga sirah dapat dibuktikan  bahwa gubernur-gubernur dalam propinsi-propinsi pemerintahan Islam dulu,  selalu diangkat oleh Rasulullah SAW sebagai kepala negara.

Misalnya  Muadz bin Jabal yang diangkat sebagai gubernur propinsi Yaman. Juga  Ziyad bin Labid yang diangkat Rasulullah SAW sebagai gubernur propinsi  Hadhramaut, serta Abu Musa Al-Asyari sebagai gubernur propinsi Zabid dan  Aden. (Atha` bin Khalil, Ajhizah Daulah al-Khilafah, hal. 73).

Walhasil, jika diukur dengan timbangan syariah Islam,  pengangkatan gubernur itu hanyalah melalui pengangkatan oleh khalifah  (kepala negara). Bukan lewat cara pemilihan (pemilu kada) oleh rakyat di  propinsi yang bersangkutan.  Bukan pula melalui penetapan secara  otomatis bagai dinasti.  Jaminan efisien,  efektif dan nyaris tanpa biaya pun bisa terwujud.

Terlebih  Islam tak kenal demokrasi.   Sebab  demokrasi sejatinya tak sekedar  rakyat memilih pemimpin, melainkan pada  prinsip bahwa peraturan itu adalah buatan manusia (kedaulatan rakyat).  Dalam pandangan Islam, hanya Allah saja yang berhak menetapkan hukum.  

Firman Allah, "Katakanlah: "Sesungguhnya aku berada di atas hujjah yang nyata (Al Quran) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik"(QS  Al-Anaam : 57).

Oleh karenanya pemimpin dalam Islam berkewajiban menjamin terlaksananya  seluruh syariat Allah swt.  Rujukannya semata Alqur'an dan As Sunnah.  Tiada yang lain.  Baiknya kita simak dialog Baginda Rasul saw ketika melantik Muadz bin Jabal menjadi wali di Yaman. 

Dari Mu’adz ra, bahwasanya Rasulullah SAW mengutus Mu’adz ke Yaman. Beliau SAW bersabda, “Bagaimana kamu memutuskan perkara ?”. (Mu’adz menjawab), “Saya memutuskan dengan hukum yang ada di dalam kitab Allah”. Rasulullah SAW bersabda, “Kalau tidak terdapat di dalam kitab Allah ?”. Mu’adz berkata, “Saya akan memutuskan dengan sunnah Rasulullah”. Rasulullah SAW bersabda, “Kalau tidak terdapat di dalam sunnah Rasulullah SAW ?”. Mu’adz menjawab, “Saya berijtihad dengan pendapatku”. Rasulullah SAW bersabda, “Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada utusan Rasulullah”. [HR. Tirmidzi juz 2, hal. 394]. Wallahu a'lam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Mantan Napi Nusakambangan Hijrah, Butuh Motor untuk Kerja Ojek Online. Ayo Bantu.!!

Mantan Napi Nusakambangan Hijrah, Butuh Motor untuk Kerja Ojek Online. Ayo Bantu.!!

Bang Tomo, pria Banten ini sudah 3 bulan bebas dari penjara Nusakambangan. Selama di penjara ia aktif mengikuti program Tahfizh Al-Qur'an. Hijrah menjadi Muslim yang mandiri, ia butuh sepeda...

Uang 20.000 Rupiah di Tahun Baru, Akan Membawamu ke Surga atau Neraka?

Uang 20.000 Rupiah di Tahun Baru, Akan Membawamu ke Surga atau Neraka?

Terompet, kembang api dan petasan menjadi ritual wajib saat perayaan pergantian tahun baru. Rasulullah SAW menegaskan bahwa ketiganya adalah budaya kafir. Uang 20.000 akan menjerumuskan ke neraka...

Ayo Bangun Musholla di Lereng Galunggung, Dapatkan Istana di Surga.!!!

Ayo Bangun Musholla di Lereng Galunggung, Dapatkan Istana di Surga.!!!

Musholla di lereng Galunggung ini terlalu kecil, rapuh dan tak layak. Butuh dana sekitar 40 juta rupiah untuk merenovasi total supaya bisa dimanfaatkan sebagai pusat ibadah, taklim, dan syiar...

Jaga Keluarga dari Pemurtadan, Dapatkan Buku ''Misteri Natal & Ketuhanan Yesus'' GRATISS.!!

Jaga Keluarga dari Pemurtadan, Dapatkan Buku ''Misteri Natal & Ketuhanan Yesus'' GRATISS.!!

Setiap tahun, bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru Masehi banyak umat Islam tergelincir dalam budaya, tradisi dan misi agama kafir. Jagalah keluarga dari pemurtadan, dapatkan buku ini GRATISS..!!...

Latest News
Taati Pakta Integritas Ijtima Ulama, Prabowo Janji akan Stop Kriminalisasi Terhadap Ulama

Taati Pakta Integritas Ijtima Ulama, Prabowo Janji akan Stop Kriminalisasi Terhadap Ulama

Rabu, 16 Jan 2019 06:26

Prabowo Komitmen Wujudkan Janjinya di 2014 Lalu dengan Bentuk Bank Tabungan Haji

Prabowo Komitmen Wujudkan Janjinya di 2014 Lalu dengan Bentuk Bank Tabungan Haji

Rabu, 16 Jan 2019 06:21

Dinilai Nodai Jalan Jenderal Sudirman, Wali Kota Solo Diminta Evaluasi Mozaik Mirip Salib

Dinilai Nodai Jalan Jenderal Sudirman, Wali Kota Solo Diminta Evaluasi Mozaik Mirip Salib

Selasa, 15 Jan 2019 23:18

Mozaik Mirip Salib di Depan Balaikota Solo, LUIS: Bikin Resah Warga

Mozaik Mirip Salib di Depan Balaikota Solo, LUIS: Bikin Resah Warga

Selasa, 15 Jan 2019 22:52

Heboh, Mozaik Mirip Salib Besar di Jalanan Depan Balaikota Solo

Heboh, Mozaik Mirip Salib Besar di Jalanan Depan Balaikota Solo

Selasa, 15 Jan 2019 22:28

Mantan Penasihat Kerajaan Saud Al-Qahtani Hadir Saat Penyiksaan Aktivis Saudi Loujani al-Hathloul

Mantan Penasihat Kerajaan Saud Al-Qahtani Hadir Saat Penyiksaan Aktivis Saudi Loujani al-Hathloul

Selasa, 15 Jan 2019 21:46

Menteri Baru Israel Serukan Pencaplokan Seluruh Wilayah Tepi Barat Palestina

Menteri Baru Israel Serukan Pencaplokan Seluruh Wilayah Tepi Barat Palestina

Selasa, 15 Jan 2019 21:05

Pidato Prabowo Paham Masalah, bukan Gimmick/Pencitraan

Pidato Prabowo Paham Masalah, bukan Gimmick/Pencitraan

Selasa, 15 Jan 2019 20:29

Akan Ada Fitnah Lain yang Menunggu Prabowo

Akan Ada Fitnah Lain yang Menunggu Prabowo

Selasa, 15 Jan 2019 19:29

Fitnah dari 2014 tak Terbukti, Insya Allah Prabowo Menang

Fitnah dari 2014 tak Terbukti, Insya Allah Prabowo Menang

Selasa, 15 Jan 2019 18:29

Boko Haram Ambil Alih Pangkalan Militer Nigeria di Kota Rann

Boko Haram Ambil Alih Pangkalan Militer Nigeria di Kota Rann

Selasa, 15 Jan 2019 18:15

Qatar Siap Bahas Penyelesaian Krisis dengan Blok Pimpinan Saudi Tanpa Prasyarat

Qatar Siap Bahas Penyelesaian Krisis dengan Blok Pimpinan Saudi Tanpa Prasyarat

Selasa, 15 Jan 2019 17:45

Prabowo Gagal Tunjukkan Ini ke Musuh-musuhnya

Prabowo Gagal Tunjukkan Ini ke Musuh-musuhnya

Selasa, 15 Jan 2019 17:29

Anda Sakit, Yuk obati dengan Quantum Healing, Tanpa Obat, operasi, Kimia, herbal apalagi Jin

Anda Sakit, Yuk obati dengan Quantum Healing, Tanpa Obat, operasi, Kimia, herbal apalagi Jin

Selasa, 15 Jan 2019 14:12

Menangkan Prabowo-Sandi, Jaringan 98 Siap Kawal TPS

Menangkan Prabowo-Sandi, Jaringan 98 Siap Kawal TPS

Selasa, 15 Jan 2019 10:08

TPM Nyatakan Dukung Prabowo-Sandi

TPM Nyatakan Dukung Prabowo-Sandi

Selasa, 15 Jan 2019 09:50

Prostitusi, Afi Nihaya, dan Hak Asasi

Prostitusi, Afi Nihaya, dan Hak Asasi

Selasa, 15 Jan 2019 07:23

Sebab Ini FUI Launching Forum Caleg Muslim

Sebab Ini FUI Launching Forum Caleg Muslim

Senin, 14 Jan 2019 22:19

Tidak Seperti UEA dan Bahrain, Qatar Tolak Perbaharui Hubungan dengan Rezim Teroris Assad

Tidak Seperti UEA dan Bahrain, Qatar Tolak Perbaharui Hubungan dengan Rezim Teroris Assad

Senin, 14 Jan 2019 22:05

Forum Umat Islam Launching Forum Caleg Muslim

Forum Umat Islam Launching Forum Caleg Muslim

Senin, 14 Jan 2019 21:19


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X