Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.261 views

Politik Jalan Tol

Oleh: M Rizal Fadillah

Salah satu, atau satu satu nya andalan Capres Jokowi dalam konten kampanyenya adalah keberhasilan membangun infrastrur berupa jalan tol. Tol trans Jawa baru diresmikan, meski ada beberapa ruas jalan yang baru diresmikan itu rusak lagi.

Diduga pengerjaan proyek tersebut "kejar tayang". Trans Sumatera juga dikebut. Jalan tol yang dibuat dengan semangat manfaat untuk masyarakat nyatanya mulai dikritisi signifikansinya. Masalah biaya mahal dalam pentarifan hingga matinya perekonomian di jalan yang tidak dilalui kendaraan karena berpindah penggunaan adalah problem utama.

Kampanye jalan tol untuk masyarakat juga dipertanyakan. Jalan tol adalah proyek full bisnis. Komoditas untuk mencari keuntungan para pebisnis baik swasta maupun pemerintah. Bahkan Jokowi berulang memprogram untuk menjual jalan tol segera setelah selesai. Selesaikan lalu jual, selesaikan jual kembali..! Jalan tol adalah "barang jualan".

Tentu manfaat bagi rakyat itu ada, tapi rakyat harus beli barang itu dengan harga yang selalu naik dan naik. Karena itu kampanye infrastruktur jalan tol hanya menonjolkan aspek "pembangunan" bukan "kesejahteraan". Manifestasi dari jiwa pemerintahan yang "materialistis" tidak "ideologis". Pemerintahan pedagang, bukan pejuang atau pahlawan kerakyatan.

Jika benar benar membuat jalan tol untuk rakyat semestinya ada batas "break event point". Jika biaya sudah kembali maka harga harus duturunkan bahkan digratiskan. Rakyat akan berbahagia dengan itu. Tol Jagorawi yang tertua di Indonesia pasti bukan saja telah mencapai BEP tapi memberi keuntungan besar.

Saatnya digratiskan demi kebahagiaan rakyat. Konten kampanye untuk jalan tol tarif mahal dan mematikan usaha adalah kebodohan dan kebohongan serta manifestasi atas kelemahan sendiri. Membangun itu bukan kehebatan karena hal itu adalah tugas pemerintah. Baru disebut hebat jika membangun itu menyejahterakan tanpa menggusur, membebani, atau mematikan.

Politik jalan tol adalah politik jalan pintas yang mencari untung. Jokowi melewati jabatan Walikota dengan memintas. Belum tamat kursi sudah "dijual" pindah ke jalur Gubernur. Belum tamat sudah mintas kembali ke jabatan Presiden. Sangat bebas hambatan. Rakyat tidak mempermasalahkan karena masih yakin jalan tol ini memang untuk rakyat.

Saat ini, semangat sangat tinggi keinginan untuk memperpanjang "jalan tol" trans Indonesia. Tapi rakyat sudah mulai melihat iklim perdagangan di dalamnya. Jalan tol yang dibuat ternyata banyak yang rusak, kejar kejar tayang. Belum lagi beberapa ruas terjadi kemacetan. Nampaknya "jualan" jalan tol bakal rusak dan macet. Rakyat tidak tertarik ikut saham suara yang kelak akan dijual jual lagi.

Kursi Presiden adalah untuk negarawan yang selalu berfikir, berjuang, dan berkorban untuk rakyat. Untuk masa depan bangsa yang lebih cerah. Bukan diberikan kepada "pedagang" yang menjadikan negara sebagai "barang dagangan".

Kursi Presiden jangan dijadikan sebagai komoditas. Dibeli dengan harga berapapun. Uang dihamburkan untuk biaya tinggi menggusur suara rakyat dengan dalih "ganti untung". Jika sudah terbeli kursi itu lalu dijual lagi ke "inner circle" yang sarat kepentingan serta kepada para pebisnis yang melakukan transaksi dengan Presiden. Bisa pribumi, asing dan atau sang peminat utama "aseng".

Hentikan politik jalan tol yang mencari kekuasaan dengan jalan pintas. Hentikan cara mengatur pemerintahan dengan ideologi pragmatisme dan materialisme. Saatnya moralitas di kedepankan.

Rakyat harus diselamatkan jangan dijadikan barang jualan apalagi menghinakan dengan sekedar isi amplop recehan atau sembako yang dibagikan. Sungguh suatu penistaan. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Jum'at, 20 Sep 2019 20:21

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Jum'at, 20 Sep 2019 19:52

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Jum'at, 20 Sep 2019 19:35

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Jum'at, 20 Sep 2019 19:16

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Jum'at, 20 Sep 2019 19:05

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

Jum'at, 20 Sep 2019 18:12

Koalisi Pimpinan Saudi Hancurkan 4 Situs Perakitan Kapal dan Ranjau Syi'ah Houtsi di Hodeida

Koalisi Pimpinan Saudi Hancurkan 4 Situs Perakitan Kapal dan Ranjau Syi'ah Houtsi di Hodeida

Jum'at, 20 Sep 2019 17:45

Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Jum'at, 20 Sep 2019 17:05

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Jum'at, 20 Sep 2019 17:04

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Jum'at, 20 Sep 2019 12:56

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Jum'at, 20 Sep 2019 10:16

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Kamis, 19 Sep 2019 23:53

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

Kamis, 19 Sep 2019 23:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X