Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.942 views

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

 

Oleh:

Yulida Hasanah*

 

"Nalar publik tercederai! Disaat musibah menimpa bangsa saya, tim Jokowi berpestapora 18 miliar dengan uang negara, uang rakyat kecil untuk sebuah acara musik yang dihadiri hanya 2 ribuan orang."

Pernyataan Natalius Pigai, salah seorang aktivis kemanusiaan yang pernah menjadi Komisioner Komnas HAM di atas sangatlah sesuai dengan fakta yang terjadi di negeri ini. Ya, nalar publik (rakyat) kembali tercederai. Rakyat hanya bisa menerima walaupun kondisi mereka kian hari kian merana. Bagaimana tidak? 18 M dihambur-hamburkan hanya untuk Apel Kebangsaan Merah Putih. Acara yang digelar pada hari minggu 17 Maret lalu di Simpang Lima Semarang tersebut akhirnya menyedot perhatian publik karena jumlah anggarannya yang fantastis.

Bagi kita yang masih memiliki akal sehat, pasti kritis terhadap fenomena seperti ini. Sebegitu berharganya kepentingan pribadi hingga melalaikan tanggungjawab agung sebagai pemelihara urusan rakyatnya. Jika saja penguasa negeri ini mau berpikir dengan akal sehatnya, pasti mata mereka tidak akan pernah buta untuk sekedar melihat bagaimana kondisi rakyat Papua yang dilanda banjir bandang.

Jika saja penguasa negeri ini mau berpikir dengan akal sehat, pasti hati mereka tak pernah tertutup oleh kepentingan pribadi yang tak pernah berhenti untuk meraih eksistensi.

Namun sayang, hal itu tak pernah terlihat pada penguasa kita hari ini. Sungguh! Mata dan hati mereka telah tertutup, tak mampu melihat derita Sentani. Di mana 89 nyawa tak terselamatkan, dan 74 orang sampai saat ini belum ditemukan. Kondisi yg butuh rehabilitasi dan recoveri, hanya dapat bagian dana 1 miliar saja. Jauh sekali dibandingkan dana untuk Apel Kebangsaan yang mereka gelar.

Padahal, banjir bandang yang melanda Sentani adalah akibat dari lalainya penguasa negeri dalam memberikan lingkungan alam yang aman bagi penduduk yang tinggal di dalamnya.

Sebuah gambaran yang saat ini menjadi biasa dalam sistem demokrasi. Pemimpinnya sibuk untuk mempertahankan diri dalam kekuasaan, alias ingin lebih lama tinggal di istana. Namun, setengah hati untuk melayani rakyatnya.

Hal ini jelas sangat jauh dengan sosok pemimpin dalam Islam. Yang menjadikan kekuasaan adalah amanah yang agung dari Allah, dan nanti akan dimintai pertanggjawaban di sisi-Nya.

Sebagaimana Umar Bin al Khatthab pernah berkata: " Seandainya ada seekor unta yang masuk ke suatu lobang di tengah jalan kota Baghdad, maka aku akan bertanggungjawab dan akan ditanya oleh Allah Ta'ala pada hati kiamat nanti."

Bayangkan, pemimpin seperti Umar yang mengurusi pemerintahannya dari kota Madinah sampai ke Banghdad takut teledor/lalai dalam memberikan keamanan bagi seekor keledai ketika melewati sebuah jalan. Apalagi bagi rakyat yang notabene adalah manusia(lebih mulia dari pada seekor keledai).

Begitulah keadaan pemimpin muslim yang diatur dengan sistem Islam. Pertanggungjawaban dan khawatir dengan segala amanah yang diterimanya sebagai penguasa negeri menjadikan rasa takut kepada Allah sebagai landasan pertama dalam melayani rakyatnya. Kami rindu pemimpin seperti Umar bin al Khatthab, kami rindu kepemimpinan yang diatur dengan Syari'at Islam. Wallahua'lam.

*Penulis adalah pemerhati sosial masyarakat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Sabtu, 20 Jul 2019 18:45

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Sabtu, 20 Jul 2019 17:35

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

Sabtu, 20 Jul 2019 17:19

Pelecahan Hukum

Pelecahan Hukum

Sabtu, 20 Jul 2019 14:25

Bau Otoriter

Bau Otoriter

Sabtu, 20 Jul 2019 13:21

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Sabtu, 20 Jul 2019 13:07

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sabtu, 20 Jul 2019 13:00

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Sabtu, 20 Jul 2019 12:54

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

Sabtu, 20 Jul 2019 12:07

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Sabtu, 20 Jul 2019 11:20

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Sabtu, 20 Jul 2019 11:07

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Sabtu, 20 Jul 2019 10:07

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Sabtu, 20 Jul 2019 05:44

Cara Memperlakukan Kulit Hewan Kurban?

Cara Memperlakukan Kulit Hewan Kurban?

Sabtu, 20 Jul 2019 05:10

KB dan Pernikahan Dini, Solusi atau Bencana?

KB dan Pernikahan Dini, Solusi atau Bencana?

Sabtu, 20 Jul 2019 01:26

Krisis Keadilan di Negara Hukum

Krisis Keadilan di Negara Hukum

Jum'at, 19 Jul 2019 23:23

Pajak, Alat Pemalak Rakyat di Negeri Zamrud Khatulistiwa

Pajak, Alat Pemalak Rakyat di Negeri Zamrud Khatulistiwa

Jum'at, 19 Jul 2019 22:25

Dua Garis Biru, Ada Apa Ya?

Dua Garis Biru, Ada Apa Ya?

Jum'at, 19 Jul 2019 22:14

Mantan Jubir LNA Sebut Jenderal Haftar Gunakan 'Sihir' Untuk Hipnotis Pasukannya

Mantan Jubir LNA Sebut Jenderal Haftar Gunakan 'Sihir' Untuk Hipnotis Pasukannya

Jum'at, 19 Jul 2019 21:35

AS AKan Kirim 500 Pasukan ke Arab Saudi Saat Ketegangan Meningkat dengan Iran

AS AKan Kirim 500 Pasukan ke Arab Saudi Saat Ketegangan Meningkat dengan Iran

Jum'at, 19 Jul 2019 21:05


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X