Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.897 views

Perlukah Impor Tenaga Pengajar?

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, pada acara Musrenbangnas beberapa waktu lalu mewacanakan akan mengundang guru dari luar negeri untuk menjadi tenaga pengajar di Indonesia. Menurutnya, import guru dilakukan untuk mengajarkan ilmu-ilmu yang dibutuhkan di Indonesia.

Rencana tersebut juga disambut positif oleh Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi. Unifah mengatakan, guru asing didatangkan bukan untuk menggantikan guru lokal melainkan untuk memberi motivasi kepada guru lokal serta memberi masukan bagaimana cara mengajar yang baik. “Keberadaan mereka hanya bersifat temporer tidak selamanya disini”, lanjutnya (09/05/19).

Munculnya wacana kebijakan impor guru di tengah rusaknya moral anak bangsa tentu bukanlah wacana kebijakan yang arif. Generasi bangsa kini tengah mengalami krisis identitas sebagai generasi yang harusnya membawa perubahan lebih baik untuk bumi pertiwi, kenyataannya justru kebanyakan dari mereka terlibat seks bebas, prostitusi serta tindakan kriminal. Mengapa bukan hal ini yang menjadi fokus pemerintah untuk segera disolusi? Tak hanya masalah generasi bangsa, Pemerintah juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk menuntaskan  persoalan kesejahteraan guru honorer.

Tak sedikit dari para guru honorer yang kesejahteraannya masih sangat rendah. Di Sragen, gaji guru honorer sekitar Rp 650 ribu perbulan. Itupun berlaku untuk guru yang memenuhi persyaratan, jika belum maka akan di bayar dari sekolah (13/04/19). Di Sumedang bahkan terdapat seorang guru honorer yang hanya menerima gaji Rp 300 ribu perbulan (03/05/19).

Sementara itu di Kabupaten Sumba Timur, banyak guru honorer yang sudah mengabdi lama namun hanya diberi honor Rp 300 ribu perbulan. Bahkan ada yang hanya menerima Rp 50 ribu perbulan. Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumba Timur Yusuf Wulawanja “Jangankan Rp 300 ribu perbulan. Honor dengan Rp 50 ribu perbulan juga masih ada, tetapi paling hanya sekitar satu atau dua orang saja” (23/02/18).  Padahal tugas mencerdaskan anak bangsa bukan perkara gampang. Tak hanya sekadar menyampaikan materi, terkadang mereka juga harus berhadapan dengan para siswa yang bermasalah. Sehingga membuat para guru tersebut memberikan porsi waktu lebih banyak dari jam kerja yang seharusnya.

Di dalam Islam impor tenaga pengajar diperbolehkan untuk dilakukan jika memang dibutuhkan oleh negara, hal ini juga menjadi kebijakan yang biasa diterapkan oleh pemerintah Islam. Namun perlu dipahami bahwa impor tenaga pengajar asing hanya pada bidang ilmu sains dan teknologi saja yang diperlukan untuk kemaslahatan umat.

Sementara pada bidang ilmu lain yang mengandung pandangan barat maka Islam tidak memperbolehkan mengambil orang kafir sebagai tenaga pengajar. Sebab hal ini berkaitan dengan tujuan pendidikan dalam Islam yaitu untuk membentuk kepribadian Islam. Sehingga bagaimana mungkin para pengajar tadi dapat membentuk kepribadian Islami siswa sementara mereka kosong dari tsaqofah Islam.

Tentu sebelum impor tenaga pengajar dilakukan maka Islam mengharuskan negara memprioritaskan permasalahan yang urgen untuk diselesaikan, dalam kasus di atas adalah rusaknya moral remaja yang terjadi akibat dari sistem pendidikan hari ini hanya terfokus pada nilai bukan pada aplikasinya. Sehingga wajar meskipun nilai akademisnya tinggi tak menjamin seorang anak memiliki kepribadian yang baik.

Oleh karenanya jika ingin menciptakan generasi berkepribadian Islam maka negara tidak menjadikan nilai sebagai tolak ukur keberhasilan pendidikan. Disamping itu impor guru juga harus memperhatikan kesejahteraan guru lokal. Hal ini tak menjadi masalah jika kesejahteraan guru lokal terpenuhi yakni tercukupi kebutuhan primernya.

Namun jika kondisinya berkebalikan maka rencana impor tenaga pengajar harus dikesampingkan dan menyelesaikan terlebih dahulu masalah tersebut. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW “Pemimpin (kepala negara) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggungjawab atas pengurusan mereka” (HR Muslim).

Berdasarkan uraian diatas jelas bahwa impor tenaga pengajar harus ditolak sebab permasalahan sesungguhnya yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah adalah kerusakan moral anak bangsa serta belum tuntasnya persoalan kesejahteraan guru. Namun berharap permasalahan tersebut segera diselesaikan rasanya mustahil dilakukan pada sebuah negara bersistem demokrasi yang syarat akan kepentingan.

Oleh karena itu sudah saatnya kita beralih pada sistem Islam yang terbukti  mampu melahirkan generasi emas serta sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.

Sri Wahyuni, S.Pd (Guru tinggal di Banyuwangi, Jawa Timur)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X