Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.433 views

Mengilhami Kebenaran dari Objek Kritikan

ADA yang menarik dari pernyataan salah seorang tokoh yang belakangan ia sedang mencari-cari sosok bernama Nasjo, akronim dari Nasrudin Joha dan bersikeras mengungkap siapa sosok dibalik tulisan-tulisannya yang seringkali viral. Tulisan-tulisan Nasjo dianggap mengganggu iklim peradaban dunia maya yang dibangun untuk perdamaian.  Atas alasan itulah Gus Muwafiq mencari tokoh penulis dibalik nama Nasrudin Joha (www.badriologi.com / 06/06/2019)

Bila ditelusuri bersama, tulisan-tulisan penulis dengan nama pena Nasrudin Joha ini telah mewarnai jagat media sosial sejak Juni 2018 silam. Dalam blog-nya, sudah ada sekitar 108 tulisan yang tayang disana. Secara faktual, tulisan bernada kritik terhadap problematika kepemimpinan yang mewarnai rezim saat ini memang sangat lugas, dan tidak jarang analogi yang ringan diberikan sebagai gambaran contohnya berikut analisanya.

Marilah kita sejenak menarik garis lurus, soal apa yang mestinya dimaknai dari sebuah kritikan yang sebetulnya bisa saja mengandung esensi kebenaran didalamnya. Sebuah kritikan dibangung atas dasar kepedulian. Peduli untuk menyampaikan yang sebetulnya tidak sesuai dengan yang sebenarnya dipahami oleh pemberi kritik, atau hasil dari pandangan bersama yang dihimpun oleh subjek penyalur atau penyampai kritik. Sederhananya seperti itu.

Kemudian yang menjadi masalah adalah bila yang diberik kritik lantas tidak memahami sama sekali objek inti dari kritik yang diberikan, atau bisa jadi gagal paham dengan objek kritik tersebut, atau bahkan memilih untuk tidak menerima apapun bentuk kritik yang dilayangkan kepadanya karena menganggap hal itu adalah tudingan semata berasas kebencian padanya. Tentu pemaknaan terhadap kritik itulah yang nantinya akan menentukan apakah memunculkan sikap penyelesaian berdasarkan cernaan yang bijak, atau malah memunculkan permasalahan lain yang baru lagi, sebagai respon atas ketidaksukaannya pada kritik yang dilayangkan tadi.

Disinilah pentingnya bagi mereka yang dikritik agar memiliki kemampuan untuk turut mengilhami kebenaran dari kritik tersebut. Hal yang diperlukan adalah kepiawaian sikap Ikhlas. Ikhlas adalah kebesaran jiwa untuk menerima kenyataan sekalipun itu pahit adanya. Sebab mereka yang ikhlas tidak akan mempertimbangkan perkataan para pendengki, apatah lagi sekedar mencari muka para pemuji. Ini tidak perlu, sebab bertambahnya kebaikan pada diri adalah karena apa yang tersemat pada diri, bukan karena penilaian yang lain.

Kita bisa belajar keikhlasan dari para Imam Madzhab, salah satunya Imam Syafi'i Rahimahullah, dalam setiap persoalan yang menjadi ijtihad beliau, beliau tidak malu untuk mengakui kekhilafan dan kesalahan. Diantara perkataan yang masyhur berkenaan dengan keputusan ijtihad tersebut adalah :

رأيي صواب ويحتمل الخطأ ورأي غيري خطأ يحتمل الصواب

“Pendapatku benar, tapi bisa jadi salah. Dan pendapat selain ku itu salah, tapi bisa jadi benar”

Demikianlah sikap pemimpin yang semestinya. Bisa dibayangkan bila pemimpin berlaku adil seperti itu, tentulah atmosfer kedamaian atau ketentraman adalah suatu keniscayaan. Jadi pernyataan sebelumnya diatas yang menganggap kritikan sebagai pengganggu iklim peradaban dunia maya yang dibangun atas perdamaian adalah kekeliruan yang mesti dibantah. Sebab bila tidak ada kritikan sama sekali, bagaimana seorang pemimpin bisa mengevaluasi kebijakan atau sikapnya yang salah? Tidak ada tolok ukur yang pasti selain apa yang dianggap benar dalam kacamatanya. Bukankah hal ini justru akan menimbulkan asumsi adanya sikap otoritarianism kekinian bagi rakyat?

Agaknya hari ini kita merasakan adanya kekeliruan sikap pemimpin kita. Dimana pengungkap kebenaran yang tidak sesuai dengan kacamata pemerintah, pasti dikatakan hoax. Adapun berita yang itu mengkritik pemerintah akan dikatakan sebagai ujaran kebencian, dan banyak fenomena lain yang membuat geleng-geleng kepala.

Aspek yang dipikirkan bukan lagi kebenaran dari objek kritikan, melainkan pembenaran semata. Apakah sedemikian pentingnya kekuasaan bila dibandingkan dengan harga diri sebagai seorang pemimpin? sampai-sampai segala celah yang dipandang bisa merugikan diri dan kekuasaan akan dibatasi dan diawasi sedemikian rupa bahkan sampai menghalalkan segala cara, termasuk mengkadali hukum agar tidak leluasa menjerat sang empunya kuasa.*

Salsabila Maghfoor

Aktivis Mahasiswa, Demisioner Staff Kastrat BEM FTP

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Ahad, 19 Jan 2020 17:24

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Ahad, 19 Jan 2020 16:25

Si Melon yang Mencekik

Si Melon yang Mencekik

Ahad, 19 Jan 2020 15:17

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Ahad, 19 Jan 2020 15:02

Tepuk Radikal

Tepuk Radikal

Ahad, 19 Jan 2020 14:56

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Ahad, 19 Jan 2020 13:51

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Ahad, 19 Jan 2020 10:25

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:34

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:04

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Sabtu, 18 Jan 2020 19:43

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Sabtu, 18 Jan 2020 19:11

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Sabtu, 18 Jan 2020 18:57


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X