Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.130 views

Konsep Perang

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Saat Pemilu berlangsung Jenderal Moeldoko Wakil Ketua TKN melempar pernyataan konsep perjuangan "perang total" untuk memenangkan Pasangan Jokowi Ma'ruf. Kompetisi untuk memilih Presiden dibawa ke ranah perang. Perang total lagi.

Ketika perang itu adalah siasat maka yang berlaku tipu daya. Konsep perang untuk kompetisi menjadi sangat berbahaya. Belakangan muncul dan terungkap di persidangan MK bahwa doktrin Moeldoko adalah "curang bagian dari demokrasi". Nah inilah bahaya itu.

Kita tidak menafikan tentara ikut dalam pemerintahan karena itu adalah hak. Mungkin baik juga. Yang kita tentang adalah prinsip kombatan diterapkan untuk proses politik atau pemerintahan. Ranah sipil adalah ranah demokrasi bukan ranah pertempuran.

Tipu daya atau curang adalah terlarang. Hanya machiavellisme yang menghalalkan tipu daya. Komunis dan syiah juga mengikuti ajaran Niccolo Machiavelli ini. Sayangnya derasnya "tuduhan" dugaan kecurangan dalam Pemilu khususnya Pilpres menjadi alasan untuk ajang demokrasi ini diposisikan perang.

Dalam teori atau konsep berlaku pola yang biasanya dijalankan, yaitu :

Pertama, perang konvensional. "open war" serang menyerang untuk menghancurkan musuh. Bombardir dan pasukan perintis. Lanjut kavaleri. Atau jika kekuatan lebih lemah dengan "guerrilla war" perang gerilya dengan cara "hit and run" buat musuh kerepotan.
Perang konvensional sangat bersifat militer.

Kedua, perang hibrida dan asimetris. Perang hibrida merupakan perang informasi. Informasi yang disimpangkan sehingga seperti benar. Penguasa tentu lebih memiliki sarana informasi yang dibutuhkan. Perang asimetris pun bersifat nir-militer dengan daya hancur tinggi.

Melempar isu telah terjadi hoax padahal sumber hoax adalah dirinya. Isu harga naik untuk agenda impor. Ini pun perang asimetris. Efek impor kendali ada pada negara importir. Perang dagang dan investasi dapat jadi model "Asymmetric warfare".

Kebijakan yang terlalu mendekat pada satu negara tertentu dapat menjadikan Indonesia sebagai medan tempur. RRC yang kini ambisi mendekat ke negara kita bisa menjadi kekuatan perang modern. Kebijakan luar negeri seharusnya dengan pertimbangan dan persetujuan rakyat.

Karena risiko dan dampak korban peperangan bisa besar. Jika iklim perang yang terbangun, maka proses politik yang terjadi akan masuk dalam ruang strategi perang, termasuk taktik dan tipu dayanya. Dalam konteks ini maka "curang menjadi bagian dari demokrasi" menjadi rasional.

Timbul pertanyaan apakah persidangan MK menjadi bagian dari konsep perangnya Moeldoko ataukah tidak. Jika iya maka tentu MK rentan menjadi bagian dari kecurangan demokrasi. Artinya sebagaimana dugaan bahwa MK bukan final dari Pemilu. Proses politik masih berjalan.

Himbauan untuk menerima apapun putusan MK tidak mudah untuk diterima tanpa syarat. Masalahnya bukan pada ketaatan hukum tapi keadilan politik. Jika MK memang steril dan tidak masuk dari konsep perang di atas, mungkin akan berbeda respons pada pihak yang berperkara dan rakyat.

Akhirnya semua tergantung diktum Putusan dan narasi yang jadi pertimbangan. Kelak akan dibaca serius oleh publik dan pastinya rakyat itu tidak bodoh.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Senin, 13 Jul 2020 21:07

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Senin, 13 Jul 2020 21:05

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Senin, 13 Jul 2020 19:21

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Senin, 13 Jul 2020 18:05

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Senin, 13 Jul 2020 17:21

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

Senin, 13 Jul 2020 17:11

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Senin, 13 Jul 2020 17:05

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Senin, 13 Jul 2020 16:45

Ayasofya Camii!

Ayasofya Camii!

Senin, 13 Jul 2020 16:31

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Senin, 13 Jul 2020 16:25

Siapa Tonjok Jokowi?

Siapa Tonjok Jokowi?

Senin, 13 Jul 2020 15:21

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Senin, 13 Jul 2020 15:20

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Senin, 13 Jul 2020 15:14

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Senin, 13 Jul 2020 11:25

Mulai dari Rieke Pitaloka

Mulai dari Rieke Pitaloka

Senin, 13 Jul 2020 05:18

Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Ahad, 12 Jul 2020 21:45

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ahad, 12 Jul 2020 21:22

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

Ahad, 12 Jul 2020 21:15

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Ahad, 12 Jul 2020 21:05

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ahad, 12 Jul 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X