Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.045 views

Sistem Rusak, Pajak Membengkak

PAJAK merupakan pos pendapatan utama di dalam  negara yang menerapkan sistem perekonomian kapitalis. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah berlomba-lomba menarik pajak dari rakyatnya. Ada pajak penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPn), Bea Materai, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Cukai, Bea Masuk, Pajak ekspor, Pajak Kendaraan Bermotor, pajak reklame, retribusi, dan sebagainya.  Nyaris semua bidang usaha dan segala aktivitas dikenakan pajak.

Baru-baru ini Pemko Medan menaikkan pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga 300% di sejumlah wilayah dengan alasan menyesuaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Namun bagi warga yang keberatan dengan kenaikkan PBB tersebut, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) memberikan pengurangan tagihan maksimal hingga 75%.

"Intinya membayar PBB itu adalah kesanggupan, kalau memang merasa keberatan bisa ajukan permohonan pengurangan, datang ke kantor dan lengkapi syaratnya, nanti akan dikaji lebih dahulu," ujar Kepala Bidang Bagi Hasil Pajak (BHP) BP2RD Kota Medan, Zakaria, di Medan, Selasa (2/7/2019).

Adapun untuk pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga sudah ditetapkan maksimal pengurangan nilai PBB maksimal 50% dan untuk veteran 75%.

"Ke depan kami berencana mengajukan revisi dari peraturan daerah (Perda) khusus veteran. Kami ingin menggratiskan khusus untuk veteran sebagai penghargaan atas jasanya kepada negara,” pungkasnya.

Ini menunjukkan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Rakyat dibajak  habis-habisan disektor pajak.  Sedangkan pada oknum-oknum tertentu malah diberikan pengurangan bahkan ingin digratiskan. Dengan adanya kenaikkan pajak bumi dan bangunan (PPB) yang tiba-tiba, membuat masyarakat kecil terkejut di saat meroketnya semua harga kebutuhan yang mahal sehingga mereka mengeluhkan atas kenaikkan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB).

Pajak adalah kezhaliman yang dibungkus dengan peraturan sehingga negara merasa berhak untuk mengambil harta yang sebenarnya bukan menjadi miliknya. Tidak mengherankan jika banyak orang menghindari pajak.

Sungguh miris negeri yang belimpah SDA namun rakyat tidak dapat merasakannya. Justru rakyat dibebani dengan berbagai kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat dan menambah beban hidup rakyat. Hal ini telah menunjukkan fungsi negara telah gagal.

Peran negara yang seharusnya ‘melayani’ rakyat  malah membajak rakyat melalui pajak serta kebijakan yang justru membebani rakyat. Pemerintah ibaratkan “drakula” yang menakutkan, yang siap menghisap “darah” rakyatnya hingga tetes darah yang terakhir.

SDA yang seharusnya dikelola sendiri untuk mensejahterakan rakyat, akhirnya diserahkan kepada asing. Akibat  diterapkannya sistem ekonomi kapitalis yang berujung menggunungnya utang luar negeri. Negeri ini semakin terpuruk dan terjebak dalam kubangan utang hingga akhirnya rakyatlah yang menjadi korban.

 

Kebijakan Pajak didalam islam

Jika ekonomi kapitalis hanya memiliki pajak sebagai sumber utama penerimaan negara, maka hal ini berbeda dengan sistem ekonomi Islam. Pajak dalam sistem Islam adalah jalan terakhir apabila Baitul Mal benar – benar kosong dan sudah tidak mampu memenuhi kewajibannya. Namun,  Ketika sudah terpenuhi maka pajak tersebut akan berhenti secara otomatis. Tidak seperti saat ini pajak justru menjadi sumber pendapatan utama negara.

Dalam APBN negara Islam, sumber pendapatan tetap negara yang menjadi hak kaum Muslim dan masuk ke Baitul Mal adalah:

(1) Fai’ [Anfal, Ghanimah, Khumus]; (2) Jizyah; (3) Kharaj; (4) ‘Usyur; (5) Harta milik umum yang dilindungi negara; (6) Harta haram pejabat dan pegawai negara; (7) Khumus Rikaz dan tambang; (8) Harta orang yang tidak mempunyai ahli waris; (9) Harta orang murtad. Inilah pendapatan tetap negara, ada atau tidaknya kebutuhan.

Lain dengan pendapatan tidak tetap. Pendapatan ini bersifat instrumental karena Islam menetapkan kepada kaum Muslim fardhu kifayah untuk memikul kewajiban pembiayaan, ketika dana tidak ada di Baitul Mal. Selain itu pendapatan tersebut bersifat incidental, karena tidak secara langsung. Tergantung pada keperluan yang dibenarkan oleh syara’ untuk mengambilnya.

Meskipun  saat-saat tertentu ada penarikan pajak, namun tidak semua orang muslim dibebani pajak apalagi non muslim, pajak hanya diambil dari orang muslim yang mampu. Karena itu, pajak di dalam Islam bukan untuk menekan pertumbuhan, bukan menghalangi orang kaya, atau menambah pendapatan negara, kecuali diambil semata-mata untuk membiayai kebutuhan yang ditetapkan oleh syara’.

Oleh sebab itu, APBN yang benar adalah dengan mengelola SDA yang melimpah ruah. Kemudian hasil dari SDA tersebut akan dinikmati rakyat. Dengan begitu tidak ada lagi yang dibebani utang luar negeri, yang ujung-ujungnya rakyat dibajak habis-habisan disektor pajak.

Dengan potensi kepemilikan umum (SDA) inilah yang akan memberikan pendapatan terbesar bagi negara. Maka ketika negara  menjadikan pajak sebagai sumber utama devisa, itu hanya akan membuat rakyat terbebani. Sudah saatnya negeri ini mengelola.kekayaan negara secara mandiri sehingga pengelolaan tersebut mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat. Yakni, dengan mengganti sistem ekonomi islam dengan mencampakkan sistem ekonomi kapitalisme yang telah terbukti nyata kerusakannya.*

Putri Irfani S, S.Pd

Anggota Muslimah Dakwah Community

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Jum'at, 18 Oct 2019 21:12

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Jum'at, 18 Oct 2019 21:01

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Jum'at, 18 Oct 2019 20:56

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Jum'at, 18 Oct 2019 19:45

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Jum'at, 18 Oct 2019 19:05

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Jum'at, 18 Oct 2019 18:45

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

Jum'at, 18 Oct 2019 18:24

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Jum'at, 18 Oct 2019 17:45

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Jum'at, 18 Oct 2019 17:41

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Jum'at, 18 Oct 2019 16:13

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Jum'at, 18 Oct 2019 15:45

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Jum'at, 18 Oct 2019 14:58

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu  5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu 5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Jum'at, 18 Oct 2019 14:48

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Jum'at, 18 Oct 2019 14:46

Dandim yang Terdzalimi

Dandim yang Terdzalimi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:55

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:32

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Jum'at, 18 Oct 2019 11:10

Keangkuhan Jenderal

Keangkuhan Jenderal

Jum'at, 18 Oct 2019 10:46

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Jum'at, 18 Oct 2019 10:18

Prabowo yang Semakin Jauh

Prabowo yang Semakin Jauh

Jum'at, 18 Oct 2019 08:42


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X