Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.107 views

Kesabaran dalam Ketaatan

BULAN Dzulhijjah telah menyapa kita. Salah satu dari bulan haram yang ditetapkan Allah. Bulan yang memiliki banyak keutamaan. Nilai ibadah di dalamnya akan dilipatgandakan. Khususnya untuk sepuluh hari pertama.

Sebagaimana disebutkan dalam Hadits yang disampaikan Rasulullah SAW: "Tidak ada hari di mana amal saleh pada hari itu lebih dicintai Allah 'Azza wa Jalla daripada hari-hari ini (yakni 10 hari pertama Dzulhijah). Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah? Beliau menjawab, "Tidak juga jihad fi sabilillah kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa, raga, dan hartanya, kemudian tidak bersisa lagi." (HR Bukhari).

Mengapa hari-hari itu begitu istimewa? Karena di dalamnya terkumpul banyak ibadah utama, yang ibadah tersebut tak bisa dikerjakan di bulan lainnya. Setidaknya ada tiga ibadah besar yang dilaksanakan di awal Dzulhijjah ini, yakni puncak ibadah haji (wukuf di Padang Arafah), Hari Raya Idul Adha dan pelaksanaan ibadah qurban. Ibadah tersebut memberi banyak hikmah untuk kita. Hikmah yang paling utama adalah mengajarkan tentang kesabaran dan keikhlasan dalam ketaatan kepada Allah.

Ibadah haji merupakan bagian dari rukun Islam. Diwajibkan bagi muslim yang mampu melaksanakannya. Mampu secara fisik, finansial, maupun kondisi dirinya.

Salah satu makna yang terkandung dari pelaksanaan ibadah haji adalah tentang pengorbanan demi melaksanakan perintah Allah. Untuk melaksanakan haji, jamaah harus mengeluarkan uang yang tak sedikit. Kemudian melakukan perjalanan yang jauh dan melelahkan. Meninggalkan keluarga dan kampung halaman. Menghadapi kondisi yang kadang tak terduga. Namun semua dilakukan dengan keikhlasan, demi meraih keridhaan Allah.

Ibadah haji juga mengandung makna ketundukan dan kepatuhan terhadap aturan Allah. Para jamaah melaksanakan ritual ibadah sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW. Tidak menambah, mengurangi, ataupun mengubah syariat tersebut. Misal, tak ada seorangpun yang berani menggeser tanggal pelaksanaan wukuf. Semua melaksanakan secara serentak di tanggal 9 Dzulhijjah. Tak ada yang protes. Pun begitu dengan tatacara thawaf, sa'i dan ritual ibadah haji yang lain.

Jika saat ibadah haji, kita bisa menerima aturan dan hukumnya apa adanya, tidak berani mengubahnya, lalu bagaimana dengan aturan Allah yang lainnya? Padahal perkara ibadah hanyalah salah satu bagian dari Syariat Islam.

Secara keseluruhan Islam meliputi tiga dimensi. Hubungan manusia dengan Pencipta, meliputi akidah dan ibadah. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri, meliputi masalah makanan, pakaian, dan akhlak. Hubungan manusia dengan sesama manusia yang meliputi masalah muamalah (kehidupan secara umum) juga masalah persanksian (hukum) dan pemerintahan.

Bukankah kita diperintahkan agar mengambil ajaran Islam secara sempurna, sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Baqarah [2] : 208. Lantas Allah juga memerintahkan kita agar senantiasa berhukum dengan hukum-Nya, dan melarang berhukum dengan yang lainnya. Hal itu ditegaskan dalam banyak ayat Alquran, salah satunya QS Al-Maidah [5] : 49.

Maka patut kita renungkan, sudahkah kita melaksanakan perintah tersebut?  Atau kita masih memilah-milah hukum, mengambil yang dianggap menguntungkan, lalu meninggalkan yang dianggap memberatkan? Padahal sikap seperti ini merupakan sikap yang tercela, dan tentunya harus ditinggalkan.

Selain ibadah haji, ibadah lain yang juga sarat dengan hikmah adalah ibadah qurban. Sebagaimana jamak diketahui, syariat qurban berawal dari peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim dengan anaknya Ismail. Di mana kala itu Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk menyembelih putra kesayangannya. Putra yang telah lama ditunggu kehadirannya. Di tengah kecintaan itulah Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk mempersembahkan putranya.

Pilihan yang berat, menaati perintah Allah dengan mengorbankan putranya atau melindungi anaknya dengan mengabaikan perintah Allah. Di situlah ujian keimanan. Dan Nabi Ibrahim beserta anaknya telah memberikan contoh teladan kesabaran dalam ketaatan. Mereka rela mengorbankan apa yang paling dicintai demi memenuhi perintah Allah. Dan pengorbanan itu dibalas Allah dengan balasan yang terbaik pula.

Dalam konteks kekinian, ketaatan kita kepada Allah pun pasti akan menemui ujian. Apalagi dalam sistem sekularisme saat ini. Di mana banyak orang yang sudah mengabaikan aturan agama. Bahkan mereka yang berusaha taat dianggap terlalu fanatik, bahkan diberi cap radikal atau cap negatif lainnya.

Tak bisa dipungkiri, banyak orang yang terlena dengan dunia. Rela menempuh jalan apa saja demi mengumpulkan harta, meraih jabatan dan kekuasaan, memuaskan nafsu duniawinya. Dalam kondisi ini, orang yang taat justru menjadi terasingkan. Dan itulah ujian keimanan.

Maka marilah kita merenung, jika Nabi Ibrahim mampu mengorbankan anaknya demi ketaatan dan kecintaannya kepada Allah, Lalu bagaimana dengan kita? Sudah seberapa besar ketaatan kita kepada Allah? Sudahkah kita mengorbankan apa yang kita miliki demi meraih kecintaan Allah? Jika belum, maka inilah saatnya. Mumpung Allah masih memberi kesempatan hidup.

Mari bersama kita kembali kepada aturan Allah. Melaksanakan dan memperjuangkannya. Siap dengan segala konsekwensinya. Bersabar dan rela mengorbankan apa saja demi menjalankan ketaatan dan meraih keridhaan Allah. Dengannya, kita bisa meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat.*

Pahriati, S.Si

Guru di Tabalong, Kalimantan Selatan

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:31

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Jum'at, 14 Aug 2020 23:17

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:15

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Jum'at, 14 Aug 2020 22:25

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Jum'at, 14 Aug 2020 22:10

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021  Ambisius

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Ambisius

Jum'at, 14 Aug 2020 21:55

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Jum'at, 14 Aug 2020 21:35

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Jum'at, 14 Aug 2020 21:32

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Jum'at, 14 Aug 2020 21:26

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Jum'at, 14 Aug 2020 21:24

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Jum'at, 14 Aug 2020 20:21

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Jum'at, 14 Aug 2020 14:25

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Jum'at, 14 Aug 2020 13:28

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Jum'at, 14 Aug 2020 07:55

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Kamis, 13 Aug 2020 23:46

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Kamis, 13 Aug 2020 21:15

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Kamis, 13 Aug 2020 21:00

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Kamis, 13 Aug 2020 20:51

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Kamis, 13 Aug 2020 20:35

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Kamis, 13 Aug 2020 20:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X