Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.562 views

Imamah Jauh Lebih Bahaya dari Khilafah

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Setelah pembubaran HTI Pemerintah terus mengangkat isu Khilafah. Menkopolhukam Wiranto intens menggaungkan "ancaman" sampai individu yang mengaitkan dengan hal Khilafah konon akan dibuat aturannya. Tentu bersanksi.

Sikap berlebihan Pemerintah ini sebenarnya melampau batas kewenangan dan proporsinya. HTI sendiri tidak menjadi organisasi terlarang. Khilafah disamping melekat dengan ajaran juga ada dalam kesejarahan umat Islam sejak zaman Khulafa'ur Rasyidin yakni masa Shahabat Rosulullah SAW.

Menghajar Khilafah dan menjeneralisasi dengan HTI adalah kesalahan fatal. Sentimen keagamaan umat Islam ditarik-tarik. Siapa pun termasuk umat Islam di Indonesia dapat saja untuk tidak setuju dengan organisasi HTI tapi tidak bisa menghapus Khilafah sebagai sejarah dari kejayaan peradaban Islam.

Qur'an pun menyebut manusia sebagai Khalifah di muka bumi. Kebencian dan ketakutan pada gerakan khilafah tidak boleh membuat hantu pada rakyat dan ujungnya menyinggung komponen keagamaan umat Islam. Wiranto berkali kali dinilai "off side".

Ide Khilafah nampak baru wacana dan tidak menjadi isu mainstream. Khilafah bersifat mondial tidak mungkin nasional. Harus ada pimpinan negara dalam skala dunia, dan itu tak ada. Akan tetapi ada gerakan yang jauh lebih berbahaya di Indonesia yakni gerakan Syi'ah dengan ideologi Imamah.

Syi'ah bukan sekte atau madzhab, ia adalah gerakan politik berbingkai agama. Intelektualitas dan spiritualitas hanya tahapan atau kamuflase untuk politik kekuasaan. Ideologi Imamah adalah misi perjuangan kaum Syi'ah. Negara Iran menjadi komando dan pimpinan gerakan Syi'ah di setiap Negara.

Dua bahaya utama Imamah. Pertama, ideologi kepemimpinan dimana pun harus berkonsep Imam keturunan Husein. Bila tak ada, maka Imam adalah "Wilayatul Faqih". Disinilah gerakan politik Syi'ah dimana pun harus berada di bawah komando Wilayatul Faqih yang keberadaanya di Negara Iran. Kedua, gerakan Syi'ah dalam visi perjuangannya harus berusaha menegakkan Imamah, artinya mengganti ideologi apapun untuk menjadi ideologi imamah.

Di Indonesia organisasi Syi'ah IJABI atau pun ABI jika jujur tidak mungkin bisa melepaskan diri dari perjuangan penegakkan ideologi Imamah ini. Hanya kepengecutan atau 'taqiyah' nyalah yang membuat Isu penggantian ideologi ini disembunyikan.

Imam Husein menjadi simbol penumpahan darah. Penyatuan kekuatan berada di bawah bendera "Ya Husein". Berjuang "menyakiti diri" untuk kuat menyakiti selain diri. Musuh disebut "nawashib" (pembangkang) atau Wahabi.

Syi'ah anti hal-hal Arab. Basisnya adalah Persia. Misi penegakkan ideologi Imamah dengan cara "Ekspor Revolusi". Mengekspor keberhasilan Revolusi Syi'ah Iran ke negara negara (Islam) lain. Indonesia pun menjadi target empuk.

Ideologi Imamah berbahaya. Bisa menggantikan Ideologi Pancasila. Dukungan Iran baik dana, sumberdaya manusia, maupun strategi sangat nyata. Di beberapa negara sudah dengan bantuan senjata dan pasukan. Semua Negara yang dibuka kran pengembangan Syi'ah mesti berkonflik dan hancur. Irak, Suriah, Yaman, Afghanistan, Lebanon dan lainnya.

Jika Indonesia membuka bebas pula pengembangan ajaran Syi'ah, sudah dapat dipastikan akan terjadi konflik dan peperangan yang berujung pada kehancuran. Syi'ah adalah sumber bencana. Malaysia dan Brunei Darussalam cukup waspada hingga melarang Syi'ah.

MUI dan Lembaga Da'wah serta Ormas Islam kerap mengingatkan bahaya Syi'ah bagi akidah dan Negara. Akan tetapi Pemerintah kurang peduli dan terlalu menganggap enteng persoalan yang bisa membawa penyesalan berkepanjangan ini. Akhirnya warga berjuang sendiri-sendiri untuk menangkal dan melindungi anak cucunya ke depan.

Saatnya aparat termasuk institusi intelijen untu lebih mendalami bahaya Syi'ah bagi NKRI, mengingatkan warga, serta memperkuat daya tangkal. Iran adalah negara pengacau di negara-negara mayoritas Muslim. Pemerintah harus melindungi rakyatnya dari bahaya laten ideologi Syi'ah. Dengan bingkai palsu keagamaan Syi'ah lebih bahaya dari Komunis.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25


MUI

Must Read!
X