Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.395 views

Pak Tammat Belum Tamat

‘’Kami pulang saja, Pak Tammat masuk ICU,’’ ujar KH Fathur Rohman, Direktur Ma’had eLKISI Mojokerto, 26 September lalu di Pakanbaru. Sedianya, usai menyalurkan bantuan jamaah eLKISI buat korban polusi asap di Riau, ia akan mendampingi Ustadz Abdul Somad bersafari dakwah ke Kab Kampar, 28-29 September.

Namun, khawatir dengan kondisi Tammat Anshory Ismail di rumah sakit, Kyai Fathur memutuskan terbang ke Surabaya bakda subuh (27/9). Bagi Kyai Fathur, Pak Tammat adalah salah satu guru kehidupannya. ‘’Saya menganggap, tiga orang paling mempengaruhi hidup saya adalah Pak Tammat, Bang Hussein Umar (alm, Ketua Umum Dewan Dakwah 2005-2007), dan Kyai Subroto (alm, pendiri Ponpes Al Fattah Sidoarjo),’’ katanya suatu ketika. 

Sepulangdari Riau, Kyai Fathur masih sempat membesuk gurunya di rumah sakit. Alhamdulillah, saat itu bahkan kondisi Pak Tammat membaik. Namun, justru ketika Fathur Rohman dan pimpinan eLKISI tengah bermuhibah ke Jakarta-Depok mengunjungi Ustadz Annuri, Fahmi A Salim, dan Ustadz Adian Husaini, Pak Tammat berpulang.

Innalillahi wainna ilaihi rooji’uun, pada Rabu (9/10) pukul 11.55 WIB, Tammat Anshory Ismail meninggal dunia di RS Haji Surabaya dalam usia 73 tahun. Demikian Ketua Dewan Dakwah Jawa Timur, Sudarno Hadi, mengabarkan. Fathur Rohman dan rombongan langsung ngebut mobilnya balik ke Surabaya. 

Sebelum wafat, Pak Tammat bersama Ustadz Sudarno sempat menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) eLKISI ke-9 di Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (21/7/2019). Kehadiran beliau juga menjadi kenangan tersendiri bagi Dr Daud Rasyid Sitorus, yang ketika itu didapuk sebagai pembicara Silatnas.

‘’Dalam tahun 2019 ini saya punya dua kali kenangan dengan almarhum (Pak Tammat). Salah satunya pada acara eLKISI di Mojokerto 3 bulan lalu, beliau hadir,’’ ungkap Daud Rasyid, Rabu (9/10).

Waktu itu, lanjut Daud Rasyid, dirinya duduk di sebelah Pak Tammat. Kepadanya, Daud Rasyid berbisik, kenapa Pak Tammat memaksakan hadir padahal kondisinya sedang tidak fit. Dengan senyumnya yang khas, Pak Tammat menjawab, ‘’Tenang saja Ustadz, Saya ingin menjumpai Antum.’’

Kepedulian pada dakwah, membuat Pak Tammat merasa sehat terus dan tak pandang bulu dalam bersilaturahim. Ia bergaul dengan para dai senior, pun tak sungkan duduk melingkar dan makan nasi bungkus bersama mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia di Masjid Al Hilal, Surabaya. 

ZulfiSyukur, salah satu senior di Dewan Dakwah Pusat, mengungkapkan bahwa Pak Tammat tak bisa dicegah untuk mengikuti Aksi Bela Islam 212 pada 2016. Waktu itu, tiba di Stasiun Senen, Jakpus, Pak Tammat dan rombongan dari Jatim lalu berjalan kaki ke Markas Dewan Dakwah di Jl Kramat Raya 45. Zulfi turut mendampinginya.

Di Masjid Al Furqon, Pak Tammat membaur dengan ribuan orang dari berbagai kota. Usai demo, barulah Pak Tammat tumbang. Ia harus mendapat perawatan medis. Menggurat kenangan tentang almarhum, Prof Daniel Mohammad Rosyid menandaskan bahwa Tammat Anshory boleh disebut sebagai ‘’Natsir-nya Jawa Timur’’ melalui kiprahnya di Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Jatim.

‘’Siang tadi Sang Mujahid itu telah pergi untuk selama-lamanya. Di langit sore menjelang maghrib itu saya lihat sebuah kereta kencana berderap cepat diantara awan putih. Saya lihat pak Tammat dan Pak Natsir duduk bersebelahan sedang berbincang riang. Ketahuilah, orang yang baik itu kini menemukan kegembiraannya...’’ demikian Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya itu menulis di hari wafatnya Pak Tammat.

Anggapan Prof Rosyid tak berlebihan. Almarhum memang mengidolakan Pak Natsir dan berusaha mewarisi nilai-nilai kehidupannya. Dalam memoar tentang Dr Mohammad Natsir, Tammat Anshory mengungkapkan respeknya pada pribadi pendiri Dewan Dakwah tersebut. Salah satunya adalah sifat terbuka dan menghargai anak muda. 

PakTammat mengungkapkan, suatu ketika ia mendengar bahwa Pak Natsir hendak berkunjung ke Surabaya. Sebagai aktivis pergerakan pemuda di Surabaya, Tammat dan kawan-kawan tentu ingin bertatap muka dan bicara dengan tokoh idola yang sebatas mereka kenali lewat berita dan tulisan-tulisannya.

‘’Namun, waktu itu tokoh-tokoh sepuh Masyumi Surabaya, kurang mengakomodir aspirasi kaum muda,’’ kata Tammat. Maka, ia membuat manuver. Ketika Pak Natsir tiba di Surabaya, ia dan kawan-kawan membentangkan spanduk sambutan sepanjang 12 meter. Tokoh-tokoh senior Masyumian seperti KH Misbah, Majid Karim, dan Ustadz Umar Hubeis, kaget melihat ulah anak muda.

Sebaliknya, Pak Natsir justru mengundang mereka dengan senyum. Kesempatan itu digunakan Tammat untuk mengadu pada Pak Natsir. ‘’Saya berbisik-bisik kepada Pak Natsir untuk minta waktu bertemu dengan kami yang muda-muda,’’ kenangnya.

Tammat melanjutkan, ‘’Sesuai waktu yang disepakati akhirnya Pak Natsir menemui kami yang terdiri dari para pemuda PII, GPI, HMI, PERSAMI. Kami berdiskusi tentang bagaimana keadaan beliau di penjara sampai pembebasan. Beliau memberi harapan baru bagi para pemuda dan bicara tentang masalah umat dan bangsa.’’ 

Parapemuda mendapat hikmah dari pertemuan tersebut bahwa Pak Natsir sangat perhatian terhadap kaum muda. ‘’Setelah itu, saya bisa berkomunikasi langsung dengan beliau melalui sambungan telpon,’’ kata Tammat bangga. Betapa tidak. Beliau tokoh internasional, mantan perdana menteri dan pemimpin partai besar. 

Meskibegitu, perhatian beliau terhadap kaum muda sangat besar, dan mau bergaul. Dalam detik-detik akhir kehidupannya di rumah sakit, Pak Natsir masih saja menggelisahkan persoalan ummat. Itu pula yang kiranya yang terjadi pada Pak Tammat. 

Daniel M Rosyid melalui tulisannya berjudul ‘’Tammat A. Ismail Sang Mujahid’’, mengatakan, selama 6 bulan terakhir energi psikologis Allahyarham Tammat Anshory terkuras habis. ‘’Bukan penyakit yang mempercepat kepergiannya, tapi kekhawatirannya atas nasib ummat Islam yang makin terpuruk,’’ tulisnya tentang sosok yang dia kenal sejak mahasiswa, sekitar 35 tahun silam. Pak Tammat sudah pergi, tapi insya Allah jejak dakwahnya tidak akan pernah tamat.***

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X