Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.509 views

Pak Tammat Belum Tamat

‘’Kami pulang saja, Pak Tammat masuk ICU,’’ ujar KH Fathur Rohman, Direktur Ma’had eLKISI Mojokerto, 26 September lalu di Pakanbaru. Sedianya, usai menyalurkan bantuan jamaah eLKISI buat korban polusi asap di Riau, ia akan mendampingi Ustadz Abdul Somad bersafari dakwah ke Kab Kampar, 28-29 September.

Namun, khawatir dengan kondisi Tammat Anshory Ismail di rumah sakit, Kyai Fathur memutuskan terbang ke Surabaya bakda subuh (27/9). Bagi Kyai Fathur, Pak Tammat adalah salah satu guru kehidupannya. ‘’Saya menganggap, tiga orang paling mempengaruhi hidup saya adalah Pak Tammat, Bang Hussein Umar (alm, Ketua Umum Dewan Dakwah 2005-2007), dan Kyai Subroto (alm, pendiri Ponpes Al Fattah Sidoarjo),’’ katanya suatu ketika. 

Sepulangdari Riau, Kyai Fathur masih sempat membesuk gurunya di rumah sakit. Alhamdulillah, saat itu bahkan kondisi Pak Tammat membaik. Namun, justru ketika Fathur Rohman dan pimpinan eLKISI tengah bermuhibah ke Jakarta-Depok mengunjungi Ustadz Annuri, Fahmi A Salim, dan Ustadz Adian Husaini, Pak Tammat berpulang.

Innalillahi wainna ilaihi rooji’uun, pada Rabu (9/10) pukul 11.55 WIB, Tammat Anshory Ismail meninggal dunia di RS Haji Surabaya dalam usia 73 tahun. Demikian Ketua Dewan Dakwah Jawa Timur, Sudarno Hadi, mengabarkan. Fathur Rohman dan rombongan langsung ngebut mobilnya balik ke Surabaya. 

Sebelum wafat, Pak Tammat bersama Ustadz Sudarno sempat menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) eLKISI ke-9 di Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (21/7/2019). Kehadiran beliau juga menjadi kenangan tersendiri bagi Dr Daud Rasyid Sitorus, yang ketika itu didapuk sebagai pembicara Silatnas.

‘’Dalam tahun 2019 ini saya punya dua kali kenangan dengan almarhum (Pak Tammat). Salah satunya pada acara eLKISI di Mojokerto 3 bulan lalu, beliau hadir,’’ ungkap Daud Rasyid, Rabu (9/10).

Waktu itu, lanjut Daud Rasyid, dirinya duduk di sebelah Pak Tammat. Kepadanya, Daud Rasyid berbisik, kenapa Pak Tammat memaksakan hadir padahal kondisinya sedang tidak fit. Dengan senyumnya yang khas, Pak Tammat menjawab, ‘’Tenang saja Ustadz, Saya ingin menjumpai Antum.’’

Kepedulian pada dakwah, membuat Pak Tammat merasa sehat terus dan tak pandang bulu dalam bersilaturahim. Ia bergaul dengan para dai senior, pun tak sungkan duduk melingkar dan makan nasi bungkus bersama mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia di Masjid Al Hilal, Surabaya. 

ZulfiSyukur, salah satu senior di Dewan Dakwah Pusat, mengungkapkan bahwa Pak Tammat tak bisa dicegah untuk mengikuti Aksi Bela Islam 212 pada 2016. Waktu itu, tiba di Stasiun Senen, Jakpus, Pak Tammat dan rombongan dari Jatim lalu berjalan kaki ke Markas Dewan Dakwah di Jl Kramat Raya 45. Zulfi turut mendampinginya.

Di Masjid Al Furqon, Pak Tammat membaur dengan ribuan orang dari berbagai kota. Usai demo, barulah Pak Tammat tumbang. Ia harus mendapat perawatan medis. Menggurat kenangan tentang almarhum, Prof Daniel Mohammad Rosyid menandaskan bahwa Tammat Anshory boleh disebut sebagai ‘’Natsir-nya Jawa Timur’’ melalui kiprahnya di Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Jatim.

‘’Siang tadi Sang Mujahid itu telah pergi untuk selama-lamanya. Di langit sore menjelang maghrib itu saya lihat sebuah kereta kencana berderap cepat diantara awan putih. Saya lihat pak Tammat dan Pak Natsir duduk bersebelahan sedang berbincang riang. Ketahuilah, orang yang baik itu kini menemukan kegembiraannya...’’ demikian Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya itu menulis di hari wafatnya Pak Tammat.

Anggapan Prof Rosyid tak berlebihan. Almarhum memang mengidolakan Pak Natsir dan berusaha mewarisi nilai-nilai kehidupannya. Dalam memoar tentang Dr Mohammad Natsir, Tammat Anshory mengungkapkan respeknya pada pribadi pendiri Dewan Dakwah tersebut. Salah satunya adalah sifat terbuka dan menghargai anak muda. 

PakTammat mengungkapkan, suatu ketika ia mendengar bahwa Pak Natsir hendak berkunjung ke Surabaya. Sebagai aktivis pergerakan pemuda di Surabaya, Tammat dan kawan-kawan tentu ingin bertatap muka dan bicara dengan tokoh idola yang sebatas mereka kenali lewat berita dan tulisan-tulisannya.

‘’Namun, waktu itu tokoh-tokoh sepuh Masyumi Surabaya, kurang mengakomodir aspirasi kaum muda,’’ kata Tammat. Maka, ia membuat manuver. Ketika Pak Natsir tiba di Surabaya, ia dan kawan-kawan membentangkan spanduk sambutan sepanjang 12 meter. Tokoh-tokoh senior Masyumian seperti KH Misbah, Majid Karim, dan Ustadz Umar Hubeis, kaget melihat ulah anak muda.

Sebaliknya, Pak Natsir justru mengundang mereka dengan senyum. Kesempatan itu digunakan Tammat untuk mengadu pada Pak Natsir. ‘’Saya berbisik-bisik kepada Pak Natsir untuk minta waktu bertemu dengan kami yang muda-muda,’’ kenangnya.

Tammat melanjutkan, ‘’Sesuai waktu yang disepakati akhirnya Pak Natsir menemui kami yang terdiri dari para pemuda PII, GPI, HMI, PERSAMI. Kami berdiskusi tentang bagaimana keadaan beliau di penjara sampai pembebasan. Beliau memberi harapan baru bagi para pemuda dan bicara tentang masalah umat dan bangsa.’’ 

Parapemuda mendapat hikmah dari pertemuan tersebut bahwa Pak Natsir sangat perhatian terhadap kaum muda. ‘’Setelah itu, saya bisa berkomunikasi langsung dengan beliau melalui sambungan telpon,’’ kata Tammat bangga. Betapa tidak. Beliau tokoh internasional, mantan perdana menteri dan pemimpin partai besar. 

Meskibegitu, perhatian beliau terhadap kaum muda sangat besar, dan mau bergaul. Dalam detik-detik akhir kehidupannya di rumah sakit, Pak Natsir masih saja menggelisahkan persoalan ummat. Itu pula yang kiranya yang terjadi pada Pak Tammat. 

Daniel M Rosyid melalui tulisannya berjudul ‘’Tammat A. Ismail Sang Mujahid’’, mengatakan, selama 6 bulan terakhir energi psikologis Allahyarham Tammat Anshory terkuras habis. ‘’Bukan penyakit yang mempercepat kepergiannya, tapi kekhawatirannya atas nasib ummat Islam yang makin terpuruk,’’ tulisnya tentang sosok yang dia kenal sejak mahasiswa, sekitar 35 tahun silam. Pak Tammat sudah pergi, tapi insya Allah jejak dakwahnya tidak akan pernah tamat.***

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14

Menakar Arah Pendidikan Kita

Menakar Arah Pendidikan Kita

Selasa, 11 Aug 2020 09:46

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Selasa, 11 Aug 2020 09:12

Ketuklah dengan Doa

Ketuklah dengan Doa

Selasa, 11 Aug 2020 08:42

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Selasa, 11 Aug 2020 08:29

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Senin, 10 Aug 2020 21:50

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

Senin, 10 Aug 2020 21:30

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Senin, 10 Aug 2020 21:25

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Senin, 10 Aug 2020 21:10

Hamas Tembakan Beberapa Roket Ke Laut, Sebut Sebagai Sebuah 'Pesan' Untuk Israel

Hamas Tembakan Beberapa Roket Ke Laut, Sebut Sebagai Sebuah 'Pesan' Untuk Israel

Senin, 10 Aug 2020 20:15

PKS Kritik Pemerintah yang Kurang Serius Tangani Riset Inovasi

PKS Kritik Pemerintah yang Kurang Serius Tangani Riset Inovasi

Senin, 10 Aug 2020 18:59

Pengamat Medsos: Waspadai Provokasi Pasca Keributan di Mertodranan

Pengamat Medsos: Waspadai Provokasi Pasca Keributan di Mertodranan

Senin, 10 Aug 2020 18:48

Militer Libanon: Harapan Untuk Menemukan Korban Selamat Dalam Ledakan Beirut Telah Memudar

Militer Libanon: Harapan Untuk Menemukan Korban Selamat Dalam Ledakan Beirut Telah Memudar

Senin, 10 Aug 2020 14:45

Saudi Akan Luncurkan Uji Klinis Untuk Vaksin COVID-19 Asal Cina

Saudi Akan Luncurkan Uji Klinis Untuk Vaksin COVID-19 Asal Cina

Senin, 10 Aug 2020 14:00

Dinas Keamanan Kanada Tempatkan Saad Al-Jabri Di Bawah Perlindungan Setelah Ancaman Pembunuhan Baru

Dinas Keamanan Kanada Tempatkan Saad Al-Jabri Di Bawah Perlindungan Setelah Ancaman Pembunuhan Baru

Senin, 10 Aug 2020 13:16

Makruf Amin Akan Diganti?

Makruf Amin Akan Diganti?

Senin, 10 Aug 2020 12:29

Politisi PKS: Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat

Politisi PKS: Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat

Senin, 10 Aug 2020 12:13

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 09 Aug 2020 23:04

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Ahad, 09 Aug 2020 22:48

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Ahad, 09 Aug 2020 22:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X