Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.037 views

Melantangkan Suara untuk Menistakan Agama

 

Oleh:

Elvira, Mahasiswi Unesa

 

PADA era Demokrasi,  kini kian banyak seseorang bebas bersuara menyampaikan pendapatnya. Karena hak kebebasan berpendapat dijadikan dasar dan menjamin seseorang untuk menyuarakan pendapatnya.Tanpa lagi dibatas dengan berbagai media yang telah tersedia baik melalui media lisan ataupun tulisan. Namun hal ini tidak bisa di pungkiri terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh seseorang dalam menyuarakan pendapatnya. 

Salah satunya adalah Bersuara menistakan Agama. Penistaan Agama merupakan salah satu tindak penghinaan,  penghujatan, atau ketidaksopanan pada tokoh-tokoh suci,  adat istiadat, dan keyakinan suatu agama.  Di Indonesia telah terjadi beberapa kali kasus-kasus hukum penistaan agama yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Salah satunya adalah yang kasus yang terjadi saat ini, yakni kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati,  yakni tokoh dengan nama lengkap Diah Mutiara Sukmawati Soekarno Putri yang mendapatkan banyak perhatian  umat muslim karena kalimat-kalimat yang telah dilontarkan bagian dari tindak penistaan agama.  Sukmawati menyatakan pendapatnya dalam Forum anak muda yang mengusung tema 'Membangkitkan Nasionalisme,  Menangkal Radikalisme,  dan Memberantas Terorisme'. Dalam videonya, ia menyatakan pendapatnya mengenai peran dan ihwal presiden RI Soekarno pada abad ke-20 dan membandingkan dengan sosok Nabi Muhammad Saw. Dia mengatakan "Saya hanya bertanya, siapa yang berjuang untuk kemerdekaan. Nabi yang mulia Muhammad atau Sukarno. (CNN, 16/11/2019).

Atas pernyataan tersebut, karena dianggap membandingkan Sukarno dan Nabi Muhammad itu, Sukmawati dilaporkan oleh simpatisan Koordinator Bela Islam (Korlabi). Pihak kepolisian menerima laporan bernomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum pada 15 November 2019 dengan pelapor Ratih Puspa Nusanti. Pasal yang dilaporkan yakni tentang tindak pidana penistaan agama Pasal 156a KUHP. (CNN, 16/11/2019). Meskipun dianggap telah melakukan tindak penistaan agama, Sukmawati juga engan untuk meminta maaf, karena apa yang dilakukannya tidak salah. Seperti dalam pernyataannya "Saya merasa tidak salah, jadi ngapain musti minta maaf? Diteliti dulu dong apa kata-kata saya yang benar, yang bukan diubah ataupun diedit," . (DetikNews,  19/11/2019)

Pada dasarnya, hal tersebut tidak hanya dilakukan sekali saja. Tetapi sebelumnya Sukmawati telah melakukan tindakan penistaan agama dengan melantukan puisinya yang berjudul 'Ibu Indonesia'. Puisi tersebut  juga mendapatkan banyak sorotan publik dan menuai berbagai kontroversi karena isi dari puisinya tersebut membandingkan syariat Islam. Puisi tersebut membandingkan suara adzan dan cadar dengan konde dan suara kidung yang dianggap suatu hal yang tidak pantas untuk  mengatakan demikian karena melanggar batas-batas  berpendapat.

Adanya para penista agama akibat dari adanya kebebasan dalam menyatakan pendapat. Karena dengan mengatasnamakan kebebasan tersebut seseorang bebas menyatakan pendapat, meskipun hal yang dilakukan adalah menyalahi hukum dan melaggar batas-batas syariat agama lain.  Karena membandingkan Nabi dengan tokoh proklamator bukanlah hal yang pantas untuk dilakukan. Karena Nabi Muhammad saw adalah Nabi yang merupakan panutan serta tauladan bagi semua umat manusia. Hal ini tentu saja bagian dari sikap menghina atau menistakan agama Islam. Munculnya hal ini juga dipengaruhi oleh kurang tegasnya hukum yang menjamin terhadap sikap yang telah dilakukan oleh para penista agama.

Selain itu dari semua kata-kata yang telah dilontarkan oleh Sukmawati mengarah pada pemojokan agama Islam dengan berbagai Labelling yang disisipkan seperti label Radikalisme dan terorisme yang diarahkan pada agama Islam. Sehingga hal ini akan menjadikan masyarakat menjadi Islamopohia atau takut terhadap agama Islam. Karena diaruskan dan difokuskan untuk memikirkan hal tersebut.

Adanya hal ini akibat dari pengaruh kurangnya pengetahuan dan pemahaman terhadap  Islam bagi pengembannya. Selain itu  juga dipengaruhi oleh negara.  Hal ini bisa jika negara dapat kembali menerapkan sistem yang benar-benar menjamin hukum yang adil dan bersikap tegas terhadap pelanggar hukum. Dalam hal ini termasuk hukuman yang tegas bagi para penista agama, karena hal ini berkaitan dengan akidah. Karena jika dibiarkan tanpa adanya kecaman dan sanksi yang menjerahkan, maka hal itu akan menjadi hal yang biasa. Dengan adanya penjagaan yang tegas dari negara, maka tidak akan muncul penista-penista agama. *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Sabtu, 17 Apr 2021 21:15

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Sabtu, 17 Apr 2021 20:46

Benteng Ummat Islam

Benteng Ummat Islam

Sabtu, 17 Apr 2021 13:14

Berharap kepada Allah

Berharap kepada Allah

Sabtu, 17 Apr 2021 12:59

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:44

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:27

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

Sabtu, 17 Apr 2021 12:02

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Sabtu, 17 Apr 2021 11:40

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Sabtu, 17 Apr 2021 11:35

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Sabtu, 17 Apr 2021 11:25

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Sabtu, 17 Apr 2021 06:28

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Jum'at, 16 Apr 2021 23:56

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Jum'at, 16 Apr 2021 23:10

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Jum'at, 16 Apr 2021 22:05

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Jum'at, 16 Apr 2021 21:45

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 16 Apr 2021 21:30

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Jum'at, 16 Apr 2021 21:04

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Jum'at, 16 Apr 2021 19:35

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Jum'at, 16 Apr 2021 19:21


MUI

Must Read!
X