Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.550 views

Mencegah Stunting

 

Oleh:

Ummu Nazry

Pemerhati Kebijakan Publik

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendukung usulan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko agar setiap keluarga memelihara satu ekor ayam untuk mencegah stunting. Menurutnya, kebutuhan ayam nasional akan terpenuhi jika usulan itu terealisasi. (Jakarta, CNN Indonesia, 2019).

Satu kata untuk usulan Pak Moeldoko, repot. Bagaimana tidak repot, memelihara ayam sama dengan memelihara manusia. Butuh kandang, makan, minum, obat-obatan, kebersihan juga keamanan. Sangat tidak ekonomis karena butuh modal untuk memeliharanya.

Lagi pula secara realitas kehidupan warga masyarakat khususnya wilayah perkotaan, yang sangat padat penduduknya dan memiliki resiko stunting tinggi, sangat sulit untuk memelihara ayam, kecuali bagi mereka yang memiliki lahan pekarangan lebih yang bisa dijadikan kandang ayam.

Pun secara realitas kehidupan warga  masyarakat, penjagaan terhadap satu ekor ayam juga  sangat sulit, sebab ancaman keamanannya bisa datang dari berbagai sudut. Bisa dari tikus got, musang, atau bahkan manusia yang suka maling ayam. Nah kan jadi malah kurang produktif.  Belum lagi kalau lagi musim wabah penyakit, satu hembusan angin saja, sekomplek ayam bisa mati semua. Mungkin orang peternakan sangat faham mekanisme ini.

Karenanya, untuk mencegah kasus stunting pada anak, sebetulnya mudah saja, yaitu cukupkan gizi keluarga, cukup untuk dikonsumsi oleh setiap individu dalam keluarga. Hitungannya adalah kebutuhan makan tiap individu keluarga bukan perkepala keluarga.

Caranya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang halalan toyyibah, empat sehat lima sempurna. Tidak mengandung bahan pengawet dan bahan-bahan yang berbahaya jika masuk kedalam tubuh semisal formalin dan boraks. Juga cara mengolah makanannya harus benar sehingga tidak menghilangkan zat gizi yang dikandungnya.

Karenanya wajiblah selalu tersedia bahan makanan halalan thoyyibah yang mudah diperoleh dengan harga yang terjangkau oleh seluruh warga masyarakat, yang mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh, yaitu karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral.

Zat gizi yang diperlukan tubuh bisa berasal dari tumbuhan ataupun hewan, misalkan sumber karbohidrat adalah beras, jagung, gandum, singkong, kentang dan yang sejenisnya. Sumber vitamin dan mineral misalnya sayuran hijau, bayam, kangkung, brokoli,  jagung, dan yang  sejenisnya. Sumber protein misalkan  susu, telur, ikan, ayam, sapi dan yang sejenisnya. Mungkin orang gizi sangat faham atas hal ini.

Karenanya bicara stunting berarti bicara kebutuhan makan manusia. Kurang makan makanan bergizi akan berakibat stunting.  Kurang lebih seperti itu.

Maka wajiblah bagi negara membuat regulasi yang memudahkan warga masyarakat untuk mendapatkan bahan makanan dengan harga terjangkau. Dan Harga terjangkau ini hanya bisa stabil terus menerus, manakala dipasar tidak terjadi penimbunan barang yang  diperlukan dan dibutuhkan warga masyarakat, manakala tidak terjadi monopoli pasar oleh sekelompok oknum, atau manakala sumber daya alam dikelola sesuai aturan, sehingga setiap orang mampu dan mudah mendapatkan barang kebutuhan hidup yang dibutuhkannya, dalam hal ini makanan. Para nelayan mudah melaut untuk mendapatkan ikan yang bisa dimakan dan dijual. Petani mudah mengolah dan menggarap tanahnya hingga diperoleh hasil panen yang bisa digunakan untuk makan dan dijual kepasar. Para profesional mudah memperoleh bahan makanan dipasar tanpa harus menemui kasus penipuan dan penimbunan.

Karenanya memang hanya negara yang memiliki peran besar dalam menjamin ketersediaan bahan makanan pokok bergizi bagi seluruh warga masyarakat, untuk mencegah stunting. Dengan kekuatan besar yang dimilikinya yaitu dengan membuat sejumlah regulasi yang pro rakyat dan manusiawi. Semisal memberikan subsidi bagi seluruh barang kebutuhan pokok sehingga harga tetap terjangkau oleh seluruh kalangan masyarakat. Masyarakat bisa membeli makanan yang dibutuhkannya dengan wajar. Ataupun negara melarang terjadinya penimbunan bahan makanan pokok yang menyebabkan warga masyarakat sulit untuk memperoleh barang yang dibutuhkannya, dengan memberikan sangsi tegas bagi pelaku penimbunan, berupa sangsi yang bisa membuat jera pelaku.

Karenanya, kuranglah tepat jika mencegah stunting adalah dengan memelihara satu ekor ayam untuk satu keluarga, apalagi ditengah kondisi tidak semua warga masyarakat memiliki kelebihan lahan pekarangan rumah untuk dijadikan kandang ayam juga fluktuatifnya harga pakan ayam juga obat-obatannya.

Alih-alih mencegah stunting, yang ada justru uang belanja berkurang, karena digunakan untuk beli pakan ayam dan biaya perawatannya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Jum'at, 27 Nov 2020 21:00

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Jum'at, 27 Nov 2020 20:46

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X