Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.631 views

Moderasi Agama, Meng- cover Al Qur'an yang Tidak Kekinian

 

Oleh:

Nida Husnia

Mahasiswi IAIN Jember

 

PADA 9-10 Januari 2020 HMPS IAT (Ilmu Al Qur'an dn Tafsir) UNUJA (Univ. Nurul Jadid) telah mengadakan Muktamar Tafsir Nasional 2020 dengan tema : Qur'an and Hadits Values in Promoting Moderate Islam/ Nilai-nilai Qur'an dan Hadits dalam Mempromosikan Islam Wasathiyah. Muktamar ini telah menghasilkan kesepakatan ratusan peserta nya untuk mempromosikan Islam moderat yang salah satunya diwujudkan melalui ide metodologi penafsiran Al Qur'an, yakni Tafsir Maqoshidi.

Menurut Prof Mustaqim (Guru Besar Prodi IAT UIN SUKA Yogyakarta) tafsir Maqoshidi merupakan basis dari moderasi Islam. Karena, di satu sisi tafsir Maqshidi  tetap menghargai teks, tetapi di sisi lain juga akan mengungkap makna di balik teks tersebut.

Sebelum membahas tentang tafsir Maqoshidi, ada beberapa hal yang perludikritisi pertama dalam tema Muktamar Tafsir ini dimana kata "moderate" di maknai "wasathiyah". Ayat dalam surat Al Baqarah yang berbicara tentang ummatan wasathon tidak kemudian bermaksud mendefinisikan Islam sebagai agama yang moderat berikut ummatnya.

Mengapa? Karena setelah potongan ayat وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًاterdapat lam ta'lil yang berarti menunjukkan bahwa kata wasath diperuntukkan tujuan tertentu, yakni menjadi saksi atas seluruh manusia لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ Maka ayat ini sesungguhnya menunjukkan makna bahwa muslim dijadikan ummat yang adil utk menjadi saksi bagi seluruh manusia bahwa ummat Islam telah menyampaikan risalah Islam.

Imam al-Qurthubi di Tafsir al-Qurthubi menjelaskan ayat tersebut: “Sebagaimana Ka’bah adalah wasath bumi, demikian pula Kami menjadikan kalian ummatan wasathan, artinya Kami jadikan kalian di bawah para nabi, di atas umat-umat lain. Wasath adalah al-‘adl (adil). Asalnya, yang paling terpuji dari sesuatu adalah awsath-nya.”

Al-Qurthubi juga menyatakan, “(Maknanya) bukan dari wasath yang merupakan pertengahan antara dua hal (dua kutub) dalam sesuatu.”

Jadi sangat tidak tepat apabila kita menyamakan sifat wasath dengn moderat yang sesungguhnya istilah moderate ini berasal dair sejarah perseteruan antara ahli agama dan politisi dalam Nashrani yang pada saat itu berdebat tentang pengaturan kehidupan masyarakat nya.

Selanjutnyatentang at-tafsir al-maqoshidi. At-tafsir al-maqoshidi adalah tafsir berbasis maqoshid as syari'ah (maslahat yang terdapat dalam syari'at) tafsir ini bertujuan untuk menafsirkan ayat-ayat berdasarkan maslahat yang terkandung didalamnya sehingga cenderung lentur penafsirannya, disesuaikan dengan tempat dan waktu, tidak sekaku tafsir bil ma'tsur (dengan periwayatan hadits dn pendapat ulama klasik) selain itu tujuan besarnya adalah untuk membendung pemikiran radikalisme yang tersebar akibat pemahaman akan tafsir Al Quran secara tekstual.

Konsep maqoshid as syari'ah ini diperkenalkan oleh ulama Ushul fiqh, as Syatibi, ia berpendapat bahwa syariat diturunkan untuk memberikan kemaslahatan di dunia maupun akhirat. Sehingga turunnya syariat itu didasarkan pada illat (sebab/motif penetapan hukum) untuk mewujudkan kemaslahatan.

Setiap syari'at yang turun memiliki latar belakang yang disebut illat, illat adalah السبب، یوجد الحكم بوجوده ، ویتخلف "sebab, yang keberadaannya membuat hukum itu ada dan sebaliknya (mu'jam lughah Al fuqohaa hal.240)

Syariat yg semata-mata didasarkan pada kemaslahatan saja akan menimbulkan penafsiran yang bermacam-macam bentuknya. Bahkan ketika menjadikan unsur maslahat itu sebagai illat hukum maka apabila kemaslahatan itu tidak terwujud, tidak terwujud pula hukumnya. Pdhl dlm syari'at, kemaslahatan itu kadang terwujud kadang tdk terwujud.

Misal dalam perkara zina, mengapa zina dilarang? Karena dapat merusak nasab, berarti maslahat dari haramnya zina adalah dapat mencegah dari rusaknya nasab atau garis keturunan. Namun hari ini kita temui fakta maraknya aktivitas zina, tetapi toh tidak menghasilkan keturunan. Karena dengan era perkembangan teknologi yang semakin canggih, diciptakan lah alat pengaman yang bermacam-macam. Sehingga ketika perzinaan ini tidak menghasilkan keturunan, berarti tidak berlaku maslahatnya maka hilang lah hukum haramnya.

Maqoshid as syari'ah yang dimaksud ini sebenarnya merupakan hikmah/natijah/bonus dari terselenggaranya syariat tersebut. Ia jelas bukan illat/motif yang mendasari adanya syariat tersebut. Hikmah dari sholat tahajjud adlh memperlancar segala urusan, namun lancarnya urusan bukan menjadi sebab sunnahnya sholat tahajjud. Karena bila kita hendak menghadapi ujian tanpa belajar, lalu sholat tahajud namun esok hari kita menghadapi ujian yang sulit dan tidak bisa menjawab, maka hilanglah syariat tahajjud dalam benak kita.

Oleh karena itu, tafsir maqoshidi ini sesungguhnya merupakan alat untuk mempermainkan syariat dan menafsirkan ulang Al Qur'an dengan asas maslahat. Bila syariat itu mendatangkan maslahat maka kita laksanakan, bila tidak, maka akan kita tinggalkan. Tafsir Al Quran semacam ini sengaja ditawarkan kepada kaum muslimin untuk memperkental kemoderatannya. Agar ummat tak usahlah hidup dengan ketundukan mutlak kepada Allah saja. Sebab toh syariat itu dapat disesuaikan dengan tempat dan zaman kita berada.

Upaya ini digencarkan oleh para cendekiawan, guru besar dibidang agama dan intelektual lainnya yang telah bersepakat dengn proyek deradikalisasi Barat. Tujuannya memang jelas untuk menjauhkan ummat dari pemahaman kaffah terhadap syariat Islamnya.

Upaya deradikalisasi ini bahkan telah berani membongkar pasang ketetapan syariat dengan bungkus inovasi tafsir yang modern. Seolah kita diberikan penawaran berupa kemudahan ber-syariat dalam era globalisasi ini melalui penafsiran Al Qur'an yang tidak tekstual, tidak kaku namun juga tidak liberal.

Hmmmm.... Bener nih ngga liberal?*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Sabtu, 19 Sep 2020 20:35

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

Sabtu, 19 Sep 2020 20:07


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X