Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.159 views

Akankah Penguasa Berani Mengambil Kebijakan Lockdown?

 

Oleh:

Suci Sri Yundari, S.Pi, Alumni IPB

 

SANGAT mengherankan, pemerintah Indonesia memutuskan tidak akan mengambil langkah lockdown di tengah penyebaran virus Corona (COVID-19) yang semakin massif, disaat negara lain mengeluarkan kebijakan lockdown seperti Spanyol, Malaysia, Italia, Perancis, Denmark, Irlandia, Belanda, Belgia, Filipina. 

Kebijakan untuk tidak me-lockdown merupakan kesalahan sangat fatal yang akan banyak membunuh rakyat Indonesia. Para pakar kesehatan sepakat untuk memberikan solusi pada pemerintah agar mau me-lockdown negeri ini. Sayangnya, demi kepentingan ekonomi, kebijakan tersebut tidak diambil oleh pemerintah. Apakah nyawa rakyat tak sebanding dengan triliunan rupiah yang hilang? 

Begitulah jika penguasa yang dilahirkan dari sistem ekonomi kapitalisme. Karena hanya memikirkan keuntungan sebagai landasan kebijakannya. Kebijakan diambil berdasarkan untung atau rugi bukan dilihat untuk keselamatan rakyat. Tak heran jika untuk tes virus Covid-19 saja, rakyat harus membayar ratusan ribu bahkan jutaan dengan paket lengkap. 

Hal ini justru berbanding terbalik dengan Korea Selatan. Dalam satu hari, sekitar lima belas ribu warga Korsel menjalani tes virus corona secara gratis. 

Seharusnya, penguasa lebih mementingkan keselamatan rakyat bukan mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat. Jangan sampai ribuan nyawa hilang baru kemudian kebijakan lockdown itu diadakan. 

Jika penguasa negeri ini mau mengambil kebijakan lockdown sebagaimana anjuran Nabi Muhammad SAW, tentu penyebaran virus corona akan terhenti.  “Jika kalian mendengar wabah melanda suatu negeri. Maka, jangan kalian memasukinya. Dan jika kalian berada di daerah itu janganlah kalian keluar untuk lari darinya."(HR Bukhari dan Muslim). 

Hal ini terbukti ketika wabah tha'un Amwas (suatu penyakit menular dengan benjolan di seluruh tubuh yang akhirnya pecah dan mengakibatkan pendarahan) melanda penduduk Syam di masa Khalifah Umar bin Khatttab. 

Gubernur Amru bin Ash bin Wa'il bin Hisyam memberikan masukan kepada Khalifah untuk melakukan lockdown, social distancing dan self isolation. Terbukti dalam kurang waktu hampir 1 bulan, wabah tha'un Amwas mereda. 

Lockdown akan efektif jika penguasa dan warga bekerja sama dalam melaksanakan anjuran Rasulullah SAW. Penguasa harus menjamin kebutuhan tiap warga negaranya di masa lockdown berlangsung. Makanan pokok harus tersedia di pintu rumah mereka yang melakukan self isolation dan social distancing. Warga yang sakit harus mendapatkan penanganan terbaik dengan alat kesehatan memadai secara gratis. 

Warga harus mengisolasi diri di rumah mereka sampai wabah itu terhenti. Sanksi juga harus diberikan kepada perusahaan ataupun warga yang tidak melakukan sosial distancing dan self isolation. Warga tidak perlu melakukan panik buyying yang mengakibatkan kenaikan harga karena semua sudah terjamin oleh penguasa. 

Jika penguasa saat ini mengambil kebijakan lockdown sesuai Islam, niscaya Allah akan menurunkan pertolongan bagi negeri ini. Akankah penguasa berani mengambil kebijakan lockdown?. *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Latest News
Rasulullah Dihina, Siapa yang Mampu Melindunginya?

Rasulullah Dihina, Siapa yang Mampu Melindunginya?

Sabtu, 31 Oct 2020 22:35

Jaringan Minimarket Milik Sidogiri Singkirkan Seluruh Produk Prancis dari Rak

Jaringan Minimarket Milik Sidogiri Singkirkan Seluruh Produk Prancis dari Rak

Sabtu, 31 Oct 2020 22:34

Rusia Bersumpah Bantu Yerevan Melawan Azerbaijan Jika Pertempuran Mencapai Armenia

Rusia Bersumpah Bantu Yerevan Melawan Azerbaijan Jika Pertempuran Mencapai Armenia

Sabtu, 31 Oct 2020 22:25

Inilah 6 Tips Melatih Fokus dalam Islam

Inilah 6 Tips Melatih Fokus dalam Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 22:20

27 Orang Tewas Akibat Gempa di Turki dan Yunani

27 Orang Tewas Akibat Gempa di Turki dan Yunani

Sabtu, 31 Oct 2020 22:10

Usia Istri Jauh Lebih Tua: Bercermin pada Macron dan Rasulullah

Usia Istri Jauh Lebih Tua: Bercermin pada Macron dan Rasulullah

Sabtu, 31 Oct 2020 21:37

Politisi Demokrat Kritik Keputusan Pemerintah Tak Naikan Upah Minimum 2020

Politisi Demokrat Kritik Keputusan Pemerintah Tak Naikan Upah Minimum 2020

Sabtu, 31 Oct 2020 21:22

MUI Serukan Boikot Perancis!

MUI Serukan Boikot Perancis!

Sabtu, 31 Oct 2020 20:56

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Gunakan Gergaji Listrik untuk Putus Suplai Listrik ke Warga Palestina

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Gunakan Gergaji Listrik untuk Putus Suplai Listrik ke Warga Palestina

Sabtu, 31 Oct 2020 20:35

Jakarta Jadi Kota Pertama di Asia Tenggara Sabet Juara Sustainable Transport 2020

Jakarta Jadi Kota Pertama di Asia Tenggara Sabet Juara Sustainable Transport 2020

Sabtu, 31 Oct 2020 20:25

Azerbaijan Sebut Armenia Berencana Gunakan Amunisi Fosfor di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Sebut Armenia Berencana Gunakan Amunisi Fosfor di Nagorno-Karabakh

Sabtu, 31 Oct 2020 20:05

[VIDEO] MUI: Boikot Produk Prancis Wajib

[VIDEO] MUI: Boikot Produk Prancis Wajib

Sabtu, 31 Oct 2020 19:57

Puluhan Ribu Umat Muslim Turun ke Jalan Mengecam Islamofobia Prancis

Puluhan Ribu Umat Muslim Turun ke Jalan Mengecam Islamofobia Prancis

Sabtu, 31 Oct 2020 19:48

Terkait Zakat Pengurang Pajak, Anis: Pelaksanaannya Perlu Kajian Mendalam

Terkait Zakat Pengurang Pajak, Anis: Pelaksanaannya Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 31 Oct 2020 19:36

Future Impossible Tense

Future Impossible Tense

Sabtu, 31 Oct 2020 18:00

MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

Sabtu, 31 Oct 2020 09:12

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 08:57

Bersolek untuk Siapa?

Bersolek untuk Siapa?

Sabtu, 31 Oct 2020 08:43

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Sabtu, 31 Oct 2020 08:15

Anis Matta Beri Motivasi Santri Agar Bisa Jadi Pemimpin Politik

Anis Matta Beri Motivasi Santri Agar Bisa Jadi Pemimpin Politik

Sabtu, 31 Oct 2020 08:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 31/10/2020 08:43

Bersolek untuk Siapa?