Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.413 views

Menyikapi Pandemi Covid-19

 

Oleh:

Ainul Mizan

Pemerhati Sosial Politik

 

PANDEMI Covid-19 telah terjadi di lebih dari 170 negara di dunia. Covid-19 ini telah memakan korban dalam jumlah yang besar.  Di Indonesia, per 30 Maret 2020 yang positif Covid-19 ada 1.414 kasus dan 122 orang yang meninggal. 

Pandemi Covid-19 ini tentunya tidak bisa dianggap remeh. Termasuk tidak boleh panik berlebihan. 

Sebagai contoh, komentar Menkes Terawan yang menyatakan bahwa berkat kekuatan doa, Indonesia bebas corona (www.cnbcindonesia.com, 17 Februari 2020). Tidak salah dengan doa, hanya saja berakibat kurang antisipasi terhadap Covid-19 tentunya termasuk menggampangkan. 

Begitu pula, berita kematian Menkeu Jerman yang bunuh diri. Disinyalir karena sangat panik terhadap Covid-19. Langkah seperti ini justeru kontraproduktif dalam menyikapi pandemi Covid-19.

Yang patut jadi bahan perenungan bersama, lantas mengapa Indonesia masih juga terpapar pandemi Covid-19? Sementara doa di satu sisi sudah dipanjatkan. Pastinya ada yang salah dengan negeri ini sehingga doa tidak dikabulkan Allah SWT. 

Covid-19 telah mengkonfirmasi mengenai kepemimpinan nasional di negeri ini. Pemerintah pusat tidak mengambil langkah lockdown. 

Padahal IDI meminta agar presiden melakukan langkah lockdown (gridhealth, 25 Maret 2020). Adapun tanggapannya bahwa setiap negara berbeda - beda kebijakannya. 

Sesungguhnya dalam perkara nyawa rakyat tidak bisa dinegosiasi. Artinya berapapun besarnya biaya yang ditanggung demi melindungi rakyat. 

Anomali yang muncul, justru proyek ibukota baru terus berjalan. Pembangunan tahap awal ibukota baru telah menggunakan APBN sebesar Rp 500 milyar. Padahal kondisi pandemi Covid-19 ini membutuhkan kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya. 

Perenungan kita agak ke belakang lagi. Kabinet ke-2 Presiden Jokowi dalam gebrakan - gebrakan programnya adalah memberantas radikalisme. Hingga Menag Fahrurrozi pun disebut sebagai Menteri anti radikalisme. Dari urusan cadar hingga revisi buku - buku pelajaran Agama Islam dari muatan Khilafah, yang dipandang sebagai paham radikal. 

Begitu pula, Menkopolhukam Mahfudz MD yang berstatemen tidak wajib mengikuti sistem pemerintahan Nabi Saw. Pendek kata, Khilafah itu seolah tertolak di Indonesia.

Sekarang keadaan telah berubah. Covid-19 telah membuat kepongahan tersebut jadi tidak berdaya. Masihkah bisa berteriak radikalisme? Sebelumnya pengajian dibubarkan dengan alasan radikalisme. Sekarang kerumunan massa termasuk pengajian dibubarkan dengan alasan Covid-19. 

Begitu pula dalam perekonomian. Ekonomi yang berbasis sektor non riil telah memukul nilai kurs rupiah dan ekonomi nasional. 300 trilyun digelontorkan guna menyelamatkan rupiah yang hanya mentok di angka Rp 15.700 per US dollar. Ditambah pula beban utang negara berbasis ribawi. Hasilnya tidak tersedianya dana yang mencukupi untuk mengambil kebijakan lockdown. Rakyat pun diminta untuk melakukan karantina mandiri. Tagar di rumah aja menjadi trending. Itu pun lagi - lagi terganjal kebutuhan pokok yang baru bisa dipenuhi dengan bekerja. Jadinya tidak mengherankan kasus positif Covid-19 semakin hari cenderung meningkat. 

Jangankan Indonesia, negara adidaya seperti AS saja tidak berdaya menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan kasus positif di AS terbesar dunia yakni per 30 Maret 2020 ada 123 ribu, dengan 2.229 orang meninggal. 

AS yang selama ini dengan garang menyatakan War on Terorisme yang sejatinya memerangi Islam. Mengajak dunia ikut bersamanya dalam perang global tersebut. Sekarang diam oleh Covid-19. 

Semestinya hal demikian menyadarkan kita sebagai bangsa yang mayoritasnya muslim, agar melakukan introspeksi diri. Bahwa kehidupan sekuler selama ini menjadikan para petinggi negara lupa posisinya sebagai hamba Allah yang lemah. Seruan - seruan ketaqwaan harusnya terdengar, di samping seruan social maupun physical distancing. 

Pandemi Covid-19 harusnya menyadarkan kaum muslimin. Sekulerisme tidak berdaya menghadapi Covid-19. Berdoa kepada Alloh SWT tentunya harus dibarengi dengan taubat nashuha (taubat yang sesungguhnya). Membuang semua bentuk kesombongan manusia yang menyebabkannya menjauh dari Syariat Islam. Pandemi Covid-19 ini menjadi teguran dari Allah Swt agar bangsa ini meninggalkan sekulerisme dan kembali kepada penerapan Islam secara paripurna.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Selasa, 11 Aug 2020 14:10

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14

Menakar Arah Pendidikan Kita

Menakar Arah Pendidikan Kita

Selasa, 11 Aug 2020 09:46

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Selasa, 11 Aug 2020 09:12

Ketuklah dengan Doa

Ketuklah dengan Doa

Selasa, 11 Aug 2020 08:42

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Selasa, 11 Aug 2020 08:29

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Senin, 10 Aug 2020 21:50

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

Senin, 10 Aug 2020 21:30

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Senin, 10 Aug 2020 21:25

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Senin, 10 Aug 2020 21:10

Hamas Tembakan Beberapa Roket Ke Laut, Sebut Sebagai Sebuah 'Pesan' Untuk Israel

Hamas Tembakan Beberapa Roket Ke Laut, Sebut Sebagai Sebuah 'Pesan' Untuk Israel

Senin, 10 Aug 2020 20:15

PKS Kritik Pemerintah yang Kurang Serius Tangani Riset Inovasi

PKS Kritik Pemerintah yang Kurang Serius Tangani Riset Inovasi

Senin, 10 Aug 2020 18:59

Pengamat Medsos: Waspadai Provokasi Pasca Keributan di Mertodranan

Pengamat Medsos: Waspadai Provokasi Pasca Keributan di Mertodranan

Senin, 10 Aug 2020 18:48

Militer Libanon: Harapan Untuk Menemukan Korban Selamat Dalam Ledakan Beirut Telah Memudar

Militer Libanon: Harapan Untuk Menemukan Korban Selamat Dalam Ledakan Beirut Telah Memudar

Senin, 10 Aug 2020 14:45

Saudi Akan Luncurkan Uji Klinis Untuk Vaksin COVID-19 Asal Cina

Saudi Akan Luncurkan Uji Klinis Untuk Vaksin COVID-19 Asal Cina

Senin, 10 Aug 2020 14:00

Dinas Keamanan Kanada Tempatkan Saad Al-Jabri Di Bawah Perlindungan Setelah Ancaman Pembunuhan Baru

Dinas Keamanan Kanada Tempatkan Saad Al-Jabri Di Bawah Perlindungan Setelah Ancaman Pembunuhan Baru

Senin, 10 Aug 2020 13:16

Makruf Amin Akan Diganti?

Makruf Amin Akan Diganti?

Senin, 10 Aug 2020 12:29

Politisi PKS: Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat

Politisi PKS: Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat

Senin, 10 Aug 2020 12:13

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 09 Aug 2020 23:04

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Ahad, 09 Aug 2020 22:48


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X