Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.810 views

Bersikap Bijak di Tengah Wabah

 

Oleh:

R. Raraswati

Freelance Author, Muslimah Peduli Generasi

 

SEJAK pertama kali China mengumumkanterpaparnya puluhan orang olehvirus Corona pada 4 Januari 2020 sampai sekarang, korban positif bahkan meninggal dunia terus bertambah. Merebaknya makhluk Allah tak kasat mata ini terus menimbulkan kekhawatiran di suluruh dunia. Hal ini karena virus corona menyebar begitu cepat sehingga korban terus bertambah.

Demikian juga dengan Indonesia yang tak luput dari serangan virus corona. Di Indonesia, korban positif dan meninggal dunia terus bertambah, meskipun pasien sembuh juga bertambah. Sebagaimana dikabarkan di detik.com bahwa:

"Jumlah total menjadi 2.092 kasus positif akumulatif," ujar juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan live melalui akun YouTube BNPB, Sabtu (4/4/2020).

Data tersebut adalah himpunan hingga pukul 12.00 WIB siang ini. Dengan 2.092 kasus, berarti ada tambahan 106 kasus positif Corona dari data sebelumnya. (detik.com: Sabtu, 04 Apr 2020 15:56 WIB).

Begitu mudah dan cepatnya wabah corona ini menyebar. Menjadi manusiawi jika wabah ini menyebabkan keresahan dan kepanikan masyarakat. Bagi sebagian orang, mendengar dan melihat berita tentang bertambahnya korban corona yang juga disebut covid 19 ini, membuat pikiran stres. Bahkan bisa jadi orang sakit bukan karena corona, tapi karena mendengar atau melihat dahsyatnya pengaruh virus ini. Karena kepanikan berlebihan, banyak masyarakat memborong masker, hand sanitizer, sarung tangan dan lain sebagainya yang diberitakan dapat mencegah terpaparnya covid 19. Kondisi ini membuat tenaga medis yang lebih membutuhkan perlengkapan tersebut justru kesulitan mendapatkannya. Sikap ketakutan dan panik secara berlebihan juga tidak baik dalam menghadapi pandemi. Begitupun sikap meremehkan, acuh dan tak perduli juga bisa berakibat buruk. Lalu bagaimana seharusnya kita menyikapi hal ini?

Semua kejadian di dunia ini, sekecil apapun adalah atas izin Allah. Sebagaimana Firman Allah SWT:

“Mahakuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya,” (TQS Al-Burûj [85]: 16).

Bagi seorang mukmin, ada benteng keimanan yang dapat melahirkan sikap yang benar ketika menghadapi musibah wabah semacam ini. Sikap untuk terus ikhtiar, sabar dan tawakal. Sadar sepenuhnya dengan kelemahan manusia tanpa kekuatan dari Allah SWT. Hanya atas ijin Allah, mahluk kecil tak kasat mata bernama coronadapat menumbangkan kesombongan manusia. Allah ciptakan wabah untuk memberi pelajaran berharga tentang kehidupan. Allah berikan teguran melalui wabah, agar manusia kembali mengingat kebesaran-Nya. Akankah manusia taat atau justru ingkar? Jika dengan virus ini tak bisa membuat manusia taat, dengan apalagi Allah akan mengingatkan kita?

Bagaimana kita harus bersikap dalam menghadapi wabah corona ini? Sikap kita terhadap musibah adalah berikhtiar secara optimal dengan selalu hidup sehat sebagai  upaya menghindari wabah yang sedang merebak. Menjaga kebersihan badan dengan selalu menjaga wudhu.Mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan berolah raga teratur untuk menjaga stamina. Tetap menjaga jarak aman minimal satu meter dengan orang lain terutama yang sedang sakit. Berusaha untuk tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak benar-benar penting. Menjalankan saran yang disampaikan oleh para tenaga medis. Karena merekalah yang paling mengetahui bagaimana penanganan dan pencegahan terhadap wabah.

Selain itu, berprasangka baik kepada Allah merupakan hal yang harus kita jaga.  Yakin terhadap qadha Allah, baik dan buruknya. Selalu berhusnudzan (berbaik sangka) kepada Allah bahwa apapun yang terjadi, pasti ada kebaikan di dalamnya.Sebagaimana Firman Allah SWT:

 “Katakanlah (Muhammad), ‘Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak pula menolak kemudharatan, kecuali atas apa yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya, serta aku tidak akan ditimpa kemudharatan karenanya. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman,(QS Al-A’râf [7]: 188).

Dari ayat diatas, dapat kita ambil pelajaran bahwa dari sebuah peringatan, ada berita gembira (makna) bagi orang-orang yang beriman. Untuk itu, yakinlah bahwa ada hikmah yang dapat kita petik dari mewabahnya virus corona.

Tidak cukup dengan ikhtiar dan berbaik sangka kepada Allah, seorang mukmin juga dituntut untuk bersabar ketika ditimpa musibah. Namun selalu bersyukur ketika mendapat kebaikan. Sabar dan tawakkal adalah cara berikutnya untuk menghadapai musibah (wabah). Sabar menghadapi wabah ini, sambil terus memohon ampun kepada Allah atas kesalahan dan dosa. Lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan senantiasa bersegera menunaikan ibadah wajib, memperbanyak ibadah-ibadah sunnah, meningkatkan sedekah dan amar maruf nahi mungkar. Yakin sepenuhnya bahwa hanya atas izin Allah musibah ini terjadi dan hanya atas ijin Nya pula musibah ini berakhir. Tak ada tempat berlindung yang paling aman kecuali kepada Allah. Semua ini adalah cobaan/ujian dari Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. Albaqarah ayat 155-156

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun

Demikianlah seharusnya kita bersikap dengan tidak meremehkan tetapi juga tidak khawatir dan panik berlebihan dalam menghadapi wabah. Terus waspada dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta tawakkal kepada Allah  sepenuhnya. In shaa Allah, wabah ini segera berlalu dan kebahagiaan akan diraih oleh siapapun yang melewatinya dengan iman.

Wallahu a’lam bi ash-showab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Rabu, 23 Sep 2020 11:29

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Rabu, 23 Sep 2020 11:00

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Rabu, 23 Sep 2020 05:24

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X