Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.825 views

Saat Syariat Dipasung, Jenazah pun Dilarung

 

Oleh: Wardah Abeedah

 

So sad. Sebuah foto yang lewat beranda media sosial membuat saya susah memejamkan mata. Dalam foto tersebut, seorang remaja usia belasan tampak mengenakan seragam SMK pelayaran. Masih sangat muda, harusnya mimpinya masih panjang, harapan orang tuanya mungkin begitu besar. Foto itu adalah foto salah satu ABK yang jenazahnya dilarung dari kapal China. Satu lagi fakta yang Allah perlihatkan soal borok sistem hidup sekular kapitalis.

Tiga jenazah itu memang tak akan dihisab soal kenapa mereka wafat tanpa pemakaman syar'i. Tapi kita, seluruh kaum muslimin akan dipertanyakan kelak, tentang fardhu kifayah ini. Kenapa mereka tak dapatkan haknya dari seluruh kaum muslimin?

Dalam kitab Al-Minhajul Qawim disebutkan:

لو مات بسفينة والساحل بعيد أو به مانع فيجب غسله وتكفينه والصلاة عليه ثم يجعل بين لوحين ثم يلقى في البحر ويجوز أن يثقل لينزل إلى القرار

"Jika seseorang mati di atas kapal atau perahu, dan tepian lautan jauh atau ada kendala lainnya, maka wajib memandikannya, mengafaninya, menyalatinya, kemudian diletakkan di antara dua papan, lalu ditenggelamkan ke dalam lautan. Dan boleh diberi pemberat agar bisa sampai ke dasar lautan."

Tapi ini, jenazah tak dimandikan secara syar'i, dikafani sesuai aturan fiqhnya, tak dishalati dan ditenggelamkan sesuai perintah Allah dan RasulNya? Kita sedang bermaksiat berjamaah!

Di atas semua itu, tanggung jawab ini akan lebih erat ditanggung oleh pihak yang punya wewenang memulangkan jenazah. Pihak ini punya kewajiban melindungi setiap jiwa yang menjadi tanggung jawabnya saat mereka bekerja dengan negara lain. Siapakah pihak ini? Dia adalah negara, pemerintah. Dalam kaca mata syariah, pemimpin berkuasa untuk menegakkan ketaatan, mengurusi rakyat dengan syariah, dan menjadi pelindung bagi rakyat.

Harusnya kepemimpinannya mampu memastikan tak ada satu pun jenazah muslim yang tak mendapatkan hak dimandikan, dikafani, dishalati dan dikuburkan. Harusnya kepemimpinannya memastikan perlindungan bagi tiap-tiap individu rakyat, baik itu ketika berada di dalam negeri ataupun bekerja pada pihak luar negeri.

Sayangnya, itu semua adalah ajaran Islam yang kini dicampakkan. Keberadaan pemerintah bukan untuk menegakkan Islam sebagai hukum/panduan dalam mengurus rakyat. Bukan juga dalam rangka menjadi pelindung semua rakyat. Karena negeri ini bukan negara Islam, landasannya bukan aqidah Islam, hukumnya bukan hukum Allah (syariah). Kita hidup di negeri dengan landasan sekuler, berbentuk republik, dengan sistem pemerintahan demokrasi, dimana hukum dibuat oleh suara terbanyak, atau suara kapitalis yang bisa membeli kebijakan.

Negara model ini tak akan pernah memperhatikan aspek ketaatan. Urusan agama tak pernah jadi nomer satu hingga nomor sepuluh pun. Karena agama tak pernah dijadikan hal penting. Allah tak dijadikan subyek untuk membuat hukum, penetap nilai dan standar baik buruk, benar-salah, pemegang otoritas tertinggi.

Lihatlah, untuk urusan fardhu kifayah pengurusan jenazah saja mereka tak mampu menegakkannya. Urusan kefarduan (ain) shalat Jumat dan fardhu kifayah shalat jamaah di masjid bagi lelaki tak menjadi perhatian. Entah itu untuk diupayakan agar tetap ada dengan mengerahkan segenap daya upaya secara ilmiah dan kemajuan teknologi, menegakkannya dengan banyak catatan dari segi kesehatan misalnya. Padahal jika itu untuk hiburan acara televisi dan yang tak penting lainnya bisa diupayakan tetap berjalan.

Negara model begini memang tak mampu, meskipun sekadar untuk menegakkan syariah yang skupnya sederhana dan mudah dilaksanakan. Jadi jangan berharap, negara dengan sistem demokrasi akan mampu menegakkan sistem ekonomi Islam, mendirikan Baitul Maal, menerapkan sistem pendidikan Islam, atau syariah yang lebih rumit lainnya. Meski kyai atau -maaf-  Pak Anis yang akan memimpin. Karena ini bukan soal person pemimpinnya, tapi pada sistem yang tegak di atasnya. Maka, sudah selayaknya kita talak tiga pada negara model ini. Ganti dengan sistem politik dan pemerintahan Islam yang akan menegakkan semua syariah Islam dalam segenap aspeknya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Senin, 19 Apr 2021 15:36

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

Senin, 19 Apr 2021 13:35

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Senin, 19 Apr 2021 13:00

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Senin, 19 Apr 2021 11:17

Mencintai Allah

Mencintai Allah

Ahad, 18 Apr 2021 23:07

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Ahad, 18 Apr 2021 22:37

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Ahad, 18 Apr 2021 22:30

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Ahad, 18 Apr 2021 22:24

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Ahad, 18 Apr 2021 22:20

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Ahad, 18 Apr 2021 22:05

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Ahad, 18 Apr 2021 22:03

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Ahad, 18 Apr 2021 21:45

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Ahad, 18 Apr 2021 21:17

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Ahad, 18 Apr 2021 21:12

Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Ahad, 18 Apr 2021 13:53

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Ahad, 18 Apr 2021 12:55

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Ahad, 18 Apr 2021 11:54

Shalat Tarawih

Shalat Tarawih

Ahad, 18 Apr 2021 11:40

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34


MUI

Must Read!
X