Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.597 views

Tes Covid-19 Beraroma Komersil?

 

Oleh :

Siti Hajar, M.Sos || Aktivis Dakwah dan Fasilitator Tahfidz

 

PROBLEM yang terjadi di negeri ini tidak pernah usai, bagaiamana tidak seorang ibu di Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan kehilangan anak di dalam kandungannya setelah tidak mampu membayar biaya swab test sebesar Rp2,4 juta. Padahal kondisinya saat itu membutuhkan tindakan cepat untuk dilakukan operasi kehamilan. (kompas.com).

Lagi-lagi rakyat kembali menjadi korban, dimana rakyat mengahadapi kondisi sulit dalam menghadapi covid-19 berujung kematian karena kurangnya kemampuan ekonomi dalam memenuhi kebijakan yang diterapkan oleh layanan kesehatan. Namun ini tidak terlepas dari kebijakan oleh pemerintah sendiri, Dimana pemerintah telah melakukan kebijakan bagi setiap ibu yang melahirkan wajib menjalani rapid test atau swab test negatif covid-19.

Diketahui bahwa biaya rapid test  mencapai 200.000 hingga  500.000, sementara biaya swab test sendiri mencapai 1,5 juta hingga 2,5 juta, belum lagi termasuk biaya lainnya. Ini menunjukkan bahwa test corona  bisa dibilang beraroma komersial.  Sungguh mengenasakan bagi korban mengalami hal tersebut dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Dalam hal ini pengamat kebijakan publik mendorong pemerintah untuk menggratiskan biaya tes virus corona. Kalau pun tidak memungkinkan, pemerintah dinilai perlu melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap harga tes Covid-19 sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Asosiasi Rumah Sakit Swasta menjelaskan bahwa adanya biaya tes virus corona karena pihak RS harus membeli alat uji dan reagent sendiri, dan juga membayar tenaga kesehatan yang terlibat dalam uji tersebut.

Lantas Dimana Peran Negara?

 Pada masa pandemik Corona, masyarakat sangat merasakan perlunya sebuah sistem  kesehatan yang baik. Salah satunya pelayanan rumah sakit yang complite, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.  Betapa tidak, pandemi ini mengakibatkan banyak orang terinfeksi virus sehingga  membutuhkan rumah sakit yang mampu melakukan perawatan medis secara khusus,  perlunya ruangan ruangan isolasi dan test kesehatan secara gratis.

Namun jangan berharap jika semua ini didapatkan, karena kapitalis tidak membutuhkan empati terhadap orang yang disekitarnya namun yang dibutuhkan sistem kapitalis adalah bagimana mendapaktkan keuntungan yang banyak, tidak perlu rakyat dalam kondisi terjepitpun. Sistem inilah yang dianut negara kita saat ini, maka wajar saja jika pelayanan kesehatan seperti test corona dijadikan ajang komersial.

Berbeda halnya ketika Islam menganggap bahwa setiap layanan kesehatan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia, tidak melihat kaya atau miskinnya seseorang tersebut.  Bahkan  Islam yang mulia tidak membatasi kepada warga negara yang berbeda agama apapun selagi membutuhkan pelayanan kesehatan. Hal ini berangkat dari firman Allah SWT, “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam” (QS. Al-Isra:17). Karena manusia secara umum adalah makhuk yang dimuliakan. Oleh karena itu kita harus memperhatikannya dan mengobatinya ketika mengalami kesakitan, walaupun ia bukan seorang muslim. Rasulullah pernah menjenguk seorang pemuda Yahudi yang sakit. Bahkan imam Al-Bukhari dalam kitab shahih-nya membuat bab khusus tentang hal itu, Bab Iyadah Al-Musyrik (Bab Menjenguk Orang Musyrik).

Dimensi humanisme yang kuat telah ditanamkan agama Islam kepada umatnya, menjadikan setiap pelayanan medis dalam setiap masa peradaban Islam berinteraksi dengan pasien dengan pandangan bahwa pasien adalah manusia. Interaksi dengan pasien senantiasa dijalankan dengan paradigma bahwa pasien adalah manusia yang sedang mengalami krisis dan membutuhkan pendampingan. Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas medis saja, akan tetapi merambah ke bantuan psikologis, sosial, ekonomi dan lain sebagainya. 

pelayanan kesehatan oleh  negara melayani tanpa diskriminasi, baik berdasarkan kedudukan sosial, tingkat ekonomi, ras, maupun agama. Pengobatan diberikan secara gratis. Pasien mendapatkan pelayanan berkualitas yang  memuaskan.

Adapun mekanisme dimensi humanis dalam pelayanan kesehatan dimulai dari masuknya pasien ke rumah sakit, sepanjang perawatannya hingga pasca penyembuhannya. Ketika kesembuhannya telah sempurna ia akan mendapatkan sejumlah tunjangan yang mencukupinya hingga ia mampu bekerja kembali. Hal ini agar pasien tidak memaksa untuk bekerja selama ia baru sembuh, sehingga penyakitnya tidak kambuh kembali.

Selain itu Islam juga memberikan kenyamanan yang luar biasa kepada mereka yang fakir sekalipun ketika mereka sakit. Ia akan mendapatkan pelayanan prima tanpa harus mempermalukan diri, mencari relasi atau membuat proposal agar mendapatkan perhatian dan pengobatan yang seharusnya.

Bagaimana negara mendukung pembiayaan pelayanan kesehatan yang mengagumkan ini? Disinilah keunggulan anggaran pembiayaan negara dalam sistem Islam. Selain bersumber dari kas negara Baitul Mal, negara didukung oleh amal-amal sosial berupa infak yang memancar deras dari hati umat Islam. Islam memiliki sistem perwakafan dan peran optimalnya dalam menyokong sistem pelayanan kesehatan negara. Jadi yang namanya beraroma komersial tidak akan pernah terjadi  dalam sistem Islam termasuk dalam pelayanan kesehatan  bagi rakyat yang membutuhkan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55

Arah Demokrasi Terpimpin

Arah Demokrasi Terpimpin

Sabtu, 18 Sep 2021 16:47

Ah Dudung, Memang Parah

Ah Dudung, Memang Parah

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Sabtu, 18 Sep 2021 15:45

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Sabtu, 18 Sep 2021 15:41

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Sabtu, 18 Sep 2021 09:36

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Sabtu, 18 Sep 2021 09:10

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Sabtu, 18 Sep 2021 08:17

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jum'at, 17 Sep 2021 23:55


MUI

Must Read!
X