Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.932 views

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

 

Oleh:

Habsah || Mahasiswa UINSU

 

ANGKA pernikahan dini kian melonjak di tengah pandemi covid-19. Banyak sekali pengajuan dispensasi nikah di berbagai daerah dan rata-rata yang mengajukannya adalah anak remaja berusia 14 hingga 18 tahun. Mengingat UU. No 16 tahun 2019 mengenai batas menikah pengantin wanita yakni 19 tahun, yang menggantikan undang-undang sebelumnya pasal 7 ayat 1 UU pernikahan yang menjelaskan bahwa batas usia perkawinan perempuan adalah 16 tahun, dan ini salah satu pemicu banyaknya anak usia 14-18 tahun untuk meminta dispensasi pernikahan.

Adapun alasan mereka mengajukannya karena hamil di luar nikah, namun adapula yang beralasan belum genap 19 tahun namun sudah berkeinginan untuk menikah. Belum lagi pernikahan dini dipicu karena alasan ekonomi yang kian memburuk di masa pandemi ini. Tak jarang di jumpai orang tua yang menikahkan anaknya untuk melepas bebas, padahal itu bukanlah solusi.

Problem yang lahir dari kebijakan dispensasi nikah ini : pertama dijalankan bersamaan dengan pendewasaan usia perkawinan dengan harapan menurunkan angka pernikahan dini. Dan kedua, menjadi jalan keluar untuk memaklumi fenomena seks bebas di kalangan remaja. 

Adanya dispensasi nikah karena alasan seks bebas tidak hanya berdampak pada individual saja tapi juga berpotensi melahirkan keluarga tanpa ketahanan dan menghasilkan generasi yang lemah.

Melihat hal demikian yang dibutuhkan bukanlah larangan nikah dini ataupun dispensasi nikah. Tetapi membutuhkan pemberlakuan sistem ijtima'iy islam agar generasi siap memasuki gerbang keluarga dan mencegah seks bebas. Sejatinya kita tahu manusia merupakan mahluk sosial yang membutuhkan satu sama lain, dan bergaul adalah fitrahnya manusia. Tapi tak jarang kita temui banyak remaja-remaja yang terjerembab dalam arus kemaksiatan karena salahnya pergaulan, sehingga berakibatkan perilaku yang menyimpang seperti seks bebas yang akhirnya membuat remaja putri hamil diluar nikah. Ini terjadi karena pergaulan tidak dibentengi dengan iman yang kokoh yang berakibatkan lemahnya kematangan cara berfikir remaja di zaman sekarang. 

Bukan karena hamil diluar nikah saja, anak-anak yang memang ada keinginan menikah atau hanya sekedar ikutan tren nikah muda namun kurang siap dari sisi mental ini juga sangat jauh dari harapan, sebab menikah bukan hanya sekedar akad dan berhubungan saja. Namun ini menyangkut tentang kehidupan yang akan dijalani dalam jangka waktu yang lama. Jadi ini bukan sekedar menikah tapi juga perlu ilmu di dalamnya. 

Kurangnya kesiapan mental dan kematangan berfikir malah akan menjadi masalah di alam rumah tangga itu sendiri seperti ingin lepas dari tanggung jawab rumah tangga. Belum lagi permasalahan orang tua yang menikahkan anakanya karena alasan untuk mengurangi bebas ekonomi, hal ini justru salah dan bertentangan dengan islam. Sebagai orang tua sudah seyogyanya menjalankan kewajiban dan memberikan serta memenuhi hak anak, seperti pendidikan, afeksi dan pemenuhan kebutuhan fisiknya, bukan lepas tanggung jawab langsung menikahkan anaknya begitu saja dengan dalih mengurangi beban ekonomi.  

Lantas, apakah islam melarang untuk menikah dini? Tidak ada larangan dalam islam untuk menikah dini. Justru  pernikahan dini dengan alasan agar terhindar dari perbuatan zina sungguh bagus, apalagi jika mereka memiliki bekal. Nikah muda juga bukan menjadi momok tersendiri di kalangan masyarakat, jika Anak-anak yang di didik dengan pemikiran islam dan iman yang kokoh akan melahirkan generasi yang siap secara mental dan bertanggung jawab, bukan menghasilkan generasi yang hanya ikut ikutan tren nikah muda ataupun kebelet ingin menikah. Bahkan jika ada kesiapan yang matang , resiko seperti kematian ibu dan anak pada fase hamil dan melahirkan bisa diminimalisir.

Jadi, bukan dispensasi nikah yang menjadi solusi, tapi perlunya kesiapan yang matang serta membangun generasi yang kokoh iman agar menghasilkan generasi yang berkepribadian tangguh dan mampu menghadapi setiap tantangan zaman.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri Kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri Kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X