Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.308 views

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Oleh: K.H. Athian Ali

Ribka Ciptaning penulis buku "Aku bangga sebagai anak PKI" pernah menyatakan, paling tidak ada 20 juta anak cucu dan simpatisan PKI yang masih berpegang teguh dengan ideologi komunis di negeri ini.

Mereka memilih tiarap sepenuhnya selama masa orde baru dan pada era reformasi. Jika pun tampil hanya muncul dalam polesan wajah kemunafikan.

Mereka mulai berani membuka sedikit demi sedikit baju kemunafikan serta menunjukkan jati diri sebagai komunis sejati sejak Pilpres 2014.

Kini, di layar kaca, media online dan di berbagai forum diskusi, dengan berbaju Islam, begitu seberani dan vulgarnya mereka melecehkan ajaran Islam, kitab suci Al Qur'an dan menghina Rosululloh SAW.

Tentu saja akal sehat siapa pun akan sulit menerima keberadaan orang Islam yang menghina agamanya sendiri.

Ideologi komunis sudah pasti membuat penganutnya selama ini merasa tidak nyaman hidup di negeri Pancasila, dimana Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertamanya mutlak harus mewarnai setiap aspek dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Pemberontakan di Madiun 1948 dan upaya kudeta yang gagal pada G 30 S PKI yang berujung dengan pembubaran PKI dan larangan menyebarkan faham komunisme, Marxisme dan Leninisme lewat Tap MPRS nomor XXV tahun 1966, membuat kelompok komunis lebih memilih membiarkan sementara orang Iain berkuasa asal saja dasar negara sejalan dengan prinsip mereka.

Dari sisi ini kiranya mudah dipahami, mengapa mereka begitu gigih memperjuangkan RUU HIP untuk mengubah Pancasila menjadi TRISILA dengan mengganti Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi Ketuhanan yang berkebudayaan, dimana tujuan akhirnya adalah EKASILA dengan menghilangkan "Ketuhanan” dari dasar negara dan menggantinya dengan "Gotong royong" sejalan dengan prinsip komunis : "Sama rata, sama rasa"

Mereka tentu saja sangat menyadari, jika kekuatan ummat Islam dan TNI sangat sulit untuk mereka lumpuhkan. Peristiwa 1948 dan G 30 S 1965 cukup menjadi pelajaran bagi mereka. Lagi pula TAP MPRS nomor XXV tahun 1966 masih berlaku.

Karenanya, seperti halnya yang mereka lakukan menjelang G 30 S PKI dimana mereka berhasil mempengaruhi penguasa saat iłu untuk membubarkan Masyumi dan menekan HMI, kini mereka pun berupaya mempengaruhi pemerintah untuk membubarkan ormas Islam yang tegas menolak dan tidak memberikan peluang sedikit pun bagi bangkitnya kembali Komunis di negeri ini.

Ketika Majelis Ulama Indonesia (MUI) mencium kuat aroma bangkitnya komunis untuk kemudian menetapkan maklumat yang sangat tegas menolak RUU HIP, maka orang-orang komunis pun bangkit dan menuntut agar ormas yang mewakili ummat Islam di Indonesia ini dibubarkan!

Mereka yang menuntut MUI dibubarkan tidak mungkin orang Kristen, Budha, Hindu atau lainnya, karena selama ini hubungan antarummat beragama sangatlah baik di negeri ini. Tentu lebih tidak mungkin lagi jika mereka itu muslim! Lalu siapa mereka kalau bukan orang-orang yang anti Tuhan dan anti Agama.

Karena Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) juga bersikap yang sama, terlebih figur sentral KAMI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, merupakan sosok yang sejak masih menjabat Panglima TNI sudah mengingatkan akan bahaya bangkitnya kembali Komunisme, maka mereka pun semakin gerah dan berupaya menyerang pribadi pak Gatot serta menolak deklarasi KAMI di berbagai daerah.

Mereka juga berupaya mengadu domba ummat Islam dengan mendukung aliran sesat berbaju Islam seperti Ahmadiyah dan Syiah. Menyebarkan isu khilafah, berupaya memecah belah ummat Islam kepada Islam moderat, Islam radikal, Islam fundamental, Islam radikal, Islam Arab dan Islam Nusantara.

Seperti juga pada era 60-an menjelang G 30 S PKI, kini mereka juga melakukan hal yang sama, dengan menggelindingkan kembali predikat KADRUN (Kadal Gurun) kepada ulama, kiyai, habaib atau siapa pun yang berusaha keras menghalangi mereka untuk kembali bangkit di negeri ini.

Mereka tentu saja sangat bodoh jika mengira ummat Islam tidak mampu membaca kebangkitan kembali komunisme di negeri ini.

Kehadiran mereka yang semakin hari semakin nyata, justru akan menyatukan ummat Islam yang siap berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi membela Agama, Bangsa dan Negara.

Komunis bangkit. Ummat bersatu ! Allohu Akbar !

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Kamis, 22 Oct 2020 21:00

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Kamis, 22 Oct 2020 20:15

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Kamis, 22 Oct 2020 16:15

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Kamis, 22 Oct 2020 16:00

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Kamis, 22 Oct 2020 14:45

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Kamis, 22 Oct 2020 06:53

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X