Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.805 views

Dekadensi Moral Generasi Meningkat Selama Pandemi, Salah Siapa?

 

Oleh:

Wahyu Utami, S.Pd || Guru di Bantul Yogyakarta

 

ISLAM menempatkan anak dalam kedudukan yang istimewa. Islam menjadikan anak sebagai cahaya mata keluarga. Allah SWT berfirman di dalam QS Al Furqan ayat 74 yang artinya, “Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."

Selain sebagai cahaya mata keluarga, Islam juga menjadikan anak sebagai investasi pahala bagi kedua orang tuanya. Rasulullah SAW bersabda, “Bilamana manusia telah meninggal dunia , terputuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang senantiasa mendoakannya (HR Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

Anak-anak shalih akan senantiasa mengalirkan pahala bagi kedua orang tuanya sekalipun keduanya telah meninggal dunia. Oleh karena itu sudah seharusnya orang tua memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya agar mereka menjadi generasi yang sholih dan sholihah. Pendidikan yang terbaik adalah pendidikan yang memperhatikan dua aspek yaitu bekal iman dan ilmu.

Bagi sebuah bangsa, anak juga memiliki nilai strategis yaitu generasi emas pengisi peradaban di masa yang akan datang. Maju mundurnya bangsa sangat tergantung bagaimana kualitas generasi hari ini. Tapi lihatlah saat pandemi covid-19, dekadensi moral generasi justru semakin memprihatinkan. Pada Juli 2020, masyarakat dihebohkan dengan terjaringnya 37 pasangan ABG saat razia hotel di Jambi. Diduga 37 pasangan ABG tersebut akan melakukan pesta seks untuk merayakan ulang tahun (Kompas.com 11/7/2020). Masih pada bulan yang sama, demi kuota internet siswi SMP di Batam nekat jual diri melalui prostitusi online dengan tarif Rp 500.000 sekali kencan (Kompas.com, 29/7/2020).

Selama pandemi pula, aksi tawuran pelajar marak di berbagai kota di Indonesia khususnya di Jabodetabek. Kalau melihat sebelum dan sesudah Covid-19 ini, ada kecenderungan meningkat (kasus tawuran pelajar), “kata Hery Purnomo, Kasat Reskrim Polres Bekasi selasa, 29/9 (Jpnn.com 30/9). Hampir setiap hari ada tawuran pelajar dan kejadian tawuran banyak terjadi pada malam hari.  Yang lebih memprihatinkan, tawuran dianggap sebagai hiburan oleh pelajar saat pemberlakukan kebijakan Belajar dari Rumah.

Begitu pula kasus Narkoba, terjadi peningkatan sejak Maret hingga akhir Juni 2020. Jadi kalau kita bandingkan sebelum dan saat pandemi, sebelum tinggi tapi saat pandemi faktanya lebih tinggi lagi, “kata Inspektur Jenderal Nana Sudjana, Kapolda Metro Jaya, Jumat 13/6 (tempo.co, 29/6/2020).

Kondisi ini sepatutnya membuat kita prihatin. Bila potret generasi seperti ini, maka bagaimana mungkin bisa menjadi cahaya mata keluarga, investasi akhirat bagi kedua orang tuanya dan juga calon pemimpin yang baik bagi bangsanya? Siapa yang patut disalahkan dan bagaimana solusinya?

Dalam persoalan ini, kita tidak bisa menyalahkan remaja karena mereka sesungguhnya juga korban. Sebagai seorang muslim, maka kita harus mengembalikan seluruh persoalan di atas ke hadapan syariat Islam. Penyelesaian berbagai problem dekadensi moral generasi memerlukan satu sistem menyeluruh yang mengoptimalkan fungsi tiga pilar penegak syariat yaitu keluarga, masyarakat dan negara.

Pertama, keluarga. Keluarga tidak hanya memiliki fungsi reproduksi, tetapi juga memiliki fungsi perlindungan dan kasih sayang sehingga anak akan tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, pemenuhan hak anak adalah hal yang sangat penting. Hak-hak tersebut antara lain hak hidup, hak mendapatkan nama yang baik, hak penyusuan, hak pengasuhan, hak mendapatkan kasih sayang, hak mendapat perlindungan dan nafkah, hak mendapat pendidikan dan juga mendapatkan pemenuhan kebutuhan pokok.

Kedua, kontrol masyarakat. Masyarakat merupakan tempat dimana anak tinggal dan berinteraksi sosial. Baik buruknya masyarakat akan mempengaruhi sikap dan perilaku anak. Ibarat lumpur, anak yang sudah dididik dengan baik dalam keluarga pasti tetap akan terkotori jika masuk ke dalam lumpur. Anak yang hidup dalam masyarakat bebas nilai akan sangat sulit untuk menjadi anak yang sholih dan sholihah. Oleh karena itu penting membentuk masyarakat yang menjalankan fungsinya yaitu menciptakan lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak, juga menjalankan fungsi amar ma’ruf nahi mungkar saat terjadi penyimpangan perilaku. 

Ketiga, peran negara. Secara garis besar peran tersebut ada dua yaitu mendukung ekonomi keluarga dan fungsi pendidikan keluarga. Negara mengelola ekonomi dengan ekonomi Islam sehingga negara mampu memberikan pendidikan dan kesehatan gratis kepada rakyat. Negara juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi rakyat.

Bagi yang tidak mampu karena cacat atau sakit sementara ahli waris atau kerabat juga tidak mampu maka negara juga akan mencukupinya. Dengan dukungan ekonomi keluarga oleh negara tersebut maka keluarga tidak akan berat menjalankan fungsi perlindungan dan kasih sayang terhadap anak.

Dalam fungsi pendidikan keluarga, negara memberikan pemahaman dan pendidikan kepada orang tua agar paham kewajibannya melalui pendidikan formal di sekolah maupun edukasi non formal di masyarakat. Negara wajib memastikan setiap keluarga telah menjalankan fungsinya dengan baik sehingga tidak ada anak-anak yang tercerabut haknya.

Jika ketiga pilar ini telah menjalankan fungsinya dengan baik, maka profil generasi sebagai cahaya mata, investasi pahala orang tua dan aset bangsa di masa depan akan bisa terwujud.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X