Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.967 views

Dekadensi Moral Generasi Meningkat Selama Pandemi, Salah Siapa?

 

Oleh:

Wahyu Utami, S.Pd || Guru di Bantul Yogyakarta

 

ISLAM menempatkan anak dalam kedudukan yang istimewa. Islam menjadikan anak sebagai cahaya mata keluarga. Allah SWT berfirman di dalam QS Al Furqan ayat 74 yang artinya, “Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."

Selain sebagai cahaya mata keluarga, Islam juga menjadikan anak sebagai investasi pahala bagi kedua orang tuanya. Rasulullah SAW bersabda, “Bilamana manusia telah meninggal dunia , terputuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang senantiasa mendoakannya (HR Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

Anak-anak shalih akan senantiasa mengalirkan pahala bagi kedua orang tuanya sekalipun keduanya telah meninggal dunia. Oleh karena itu sudah seharusnya orang tua memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya agar mereka menjadi generasi yang sholih dan sholihah. Pendidikan yang terbaik adalah pendidikan yang memperhatikan dua aspek yaitu bekal iman dan ilmu.

Bagi sebuah bangsa, anak juga memiliki nilai strategis yaitu generasi emas pengisi peradaban di masa yang akan datang. Maju mundurnya bangsa sangat tergantung bagaimana kualitas generasi hari ini. Tapi lihatlah saat pandemi covid-19, dekadensi moral generasi justru semakin memprihatinkan. Pada Juli 2020, masyarakat dihebohkan dengan terjaringnya 37 pasangan ABG saat razia hotel di Jambi. Diduga 37 pasangan ABG tersebut akan melakukan pesta seks untuk merayakan ulang tahun (Kompas.com 11/7/2020). Masih pada bulan yang sama, demi kuota internet siswi SMP di Batam nekat jual diri melalui prostitusi online dengan tarif Rp 500.000 sekali kencan (Kompas.com, 29/7/2020).

Selama pandemi pula, aksi tawuran pelajar marak di berbagai kota di Indonesia khususnya di Jabodetabek. Kalau melihat sebelum dan sesudah Covid-19 ini, ada kecenderungan meningkat (kasus tawuran pelajar), “kata Hery Purnomo, Kasat Reskrim Polres Bekasi selasa, 29/9 (Jpnn.com 30/9). Hampir setiap hari ada tawuran pelajar dan kejadian tawuran banyak terjadi pada malam hari.  Yang lebih memprihatinkan, tawuran dianggap sebagai hiburan oleh pelajar saat pemberlakukan kebijakan Belajar dari Rumah.

Begitu pula kasus Narkoba, terjadi peningkatan sejak Maret hingga akhir Juni 2020. Jadi kalau kita bandingkan sebelum dan saat pandemi, sebelum tinggi tapi saat pandemi faktanya lebih tinggi lagi, “kata Inspektur Jenderal Nana Sudjana, Kapolda Metro Jaya, Jumat 13/6 (tempo.co, 29/6/2020).

Kondisi ini sepatutnya membuat kita prihatin. Bila potret generasi seperti ini, maka bagaimana mungkin bisa menjadi cahaya mata keluarga, investasi akhirat bagi kedua orang tuanya dan juga calon pemimpin yang baik bagi bangsanya? Siapa yang patut disalahkan dan bagaimana solusinya?

Dalam persoalan ini, kita tidak bisa menyalahkan remaja karena mereka sesungguhnya juga korban. Sebagai seorang muslim, maka kita harus mengembalikan seluruh persoalan di atas ke hadapan syariat Islam. Penyelesaian berbagai problem dekadensi moral generasi memerlukan satu sistem menyeluruh yang mengoptimalkan fungsi tiga pilar penegak syariat yaitu keluarga, masyarakat dan negara.

Pertama, keluarga. Keluarga tidak hanya memiliki fungsi reproduksi, tetapi juga memiliki fungsi perlindungan dan kasih sayang sehingga anak akan tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, pemenuhan hak anak adalah hal yang sangat penting. Hak-hak tersebut antara lain hak hidup, hak mendapatkan nama yang baik, hak penyusuan, hak pengasuhan, hak mendapatkan kasih sayang, hak mendapat perlindungan dan nafkah, hak mendapat pendidikan dan juga mendapatkan pemenuhan kebutuhan pokok.

Kedua, kontrol masyarakat. Masyarakat merupakan tempat dimana anak tinggal dan berinteraksi sosial. Baik buruknya masyarakat akan mempengaruhi sikap dan perilaku anak. Ibarat lumpur, anak yang sudah dididik dengan baik dalam keluarga pasti tetap akan terkotori jika masuk ke dalam lumpur. Anak yang hidup dalam masyarakat bebas nilai akan sangat sulit untuk menjadi anak yang sholih dan sholihah. Oleh karena itu penting membentuk masyarakat yang menjalankan fungsinya yaitu menciptakan lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak, juga menjalankan fungsi amar ma’ruf nahi mungkar saat terjadi penyimpangan perilaku. 

Ketiga, peran negara. Secara garis besar peran tersebut ada dua yaitu mendukung ekonomi keluarga dan fungsi pendidikan keluarga. Negara mengelola ekonomi dengan ekonomi Islam sehingga negara mampu memberikan pendidikan dan kesehatan gratis kepada rakyat. Negara juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi rakyat.

Bagi yang tidak mampu karena cacat atau sakit sementara ahli waris atau kerabat juga tidak mampu maka negara juga akan mencukupinya. Dengan dukungan ekonomi keluarga oleh negara tersebut maka keluarga tidak akan berat menjalankan fungsi perlindungan dan kasih sayang terhadap anak.

Dalam fungsi pendidikan keluarga, negara memberikan pemahaman dan pendidikan kepada orang tua agar paham kewajibannya melalui pendidikan formal di sekolah maupun edukasi non formal di masyarakat. Negara wajib memastikan setiap keluarga telah menjalankan fungsinya dengan baik sehingga tidak ada anak-anak yang tercerabut haknya.

Jika ketiga pilar ini telah menjalankan fungsinya dengan baik, maka profil generasi sebagai cahaya mata, investasi pahala orang tua dan aset bangsa di masa depan akan bisa terwujud.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

Selasa, 25 Jan 2022 22:50

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Selasa, 25 Jan 2022 22:30

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Selasa, 25 Jan 2022 22:05

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

Selasa, 25 Jan 2022 21:01

PDIP Menyerahlah!

PDIP Menyerahlah!

Selasa, 25 Jan 2022 17:39

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Selasa, 25 Jan 2022 17:15

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Selasa, 25 Jan 2022 17:06

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Selasa, 25 Jan 2022 15:45

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Selasa, 25 Jan 2022 15:38

Arteria Harus Tetap Dipecat

Arteria Harus Tetap Dipecat

Selasa, 25 Jan 2022 11:15

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 25 Jan 2022 10:12

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Selasa, 25 Jan 2022 10:01

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Selasa, 25 Jan 2022 09:13

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 08:52

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 05:10

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Selasa, 25 Jan 2022 04:29

Pasangan Terlucu

Pasangan Terlucu

Senin, 24 Jan 2022 23:57

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Senin, 24 Jan 2022 23:29

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Senin, 24 Jan 2022 22:55

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Senin, 24 Jan 2022 22:35


MUI

Must Read!
X