Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.388 views

Benarkah Peran Ibu di Zaman ini Semakin Terpinggirkan?

 

Oleh: Fitri Suryani, S.Pd.

“Kasih ibu, kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali. Bagai sang surya, menyinari dunia”.

Ya, itulah lirik lagu tentang ibu yang sarat makna. Untuk mengenang jasa-jasanya, maka pada tanggal 22 Desember biasa diperingati sebagai Hari Ibu.  Hari ibu pun dirayakan oleh hampir seluruh negara di dunia dengan makna untuk menghargai peran seorang ibu. Walaupun di beberapa negara berbeda-beda dalam menentukan tanggal perayaannya.

Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Kini, arti Hari Ibu telah banyak berubah, dimana hari tersebut kini diperingati dengan menyatakan rasa cinta terhadap kaum ibu (Wikipedia.org)

Menilik Peran Ibu yang Terpinggirkan

Menghargai peran seorang ibu, sejatinya dapat dilakukan kapan pun, mengingat pengorbanan mereka yang luar biasa. Sebagaimana tertuang dalam sebuah pribahasa “kasih sayang ibu sepanjang masa”. Tentu pribahasa itu sudah tak asing lagi bagi kita, yang mana pribahasa tersebut memiliki makna bahwasanya kasih sayang seorang ibu yang diberikan kepada anaknya itu selamanya seumur hidup.

Sayangnya tak sedikit para ibu saat ini telah jauh dari peran utamanya yakni mendidik anak-anaknya. Alasannya pun beragam, diantaranya:

Pertama, ibu yang bekerja. Tak dapat dipungkiri  peran perempuan saat ini yang terjun dalam dunia kerja tak sedikit. Baik itu di posisi strategis ataupun tidak. Terlebih jika pekerjaan tersebut menyita banyak waktu. Sehingga tidak menutup kemungkinan kesempatan dalam mendidik anak-anaknya pun bisa jadi terbengkalai.

Kedua, ibu yang menyerahkan pengasuhan anaknya kepada baby sitter. Meskipun banyak pertimbangan seorang ibu menjadikan baby sitter untuk mengasuh anak-anaknya dan pasti ada plus minusnya. Dampak negatif dari hal itu diantaranya dapat menjauhkan kedekatan ibu pada buah hatinya. Terlebih jika dalam waktu yang lama dan sering.

Ketiga, ibu yang minim pemahaman akan pendidikan anak. Hal ini terlihat bagaimana orang tua khususnya seorang ibu yang merasa cukup menyerahkan pendidikan anak-anaknya di sekolah atau di tempat les privat. Sehingga proses edukasi anak di rumah tak terlalu lagi diperhatikan. Karena beranggapan di sekolah dan di tempat-tempat yang menunjang akademik anaknya telah cukup sebagai bekal bagi pendidikan si buah hatinya.

Selain itu, tentu masih banyak lagi yang menambah beban berat ibu dalam menjalankan peran utamanya dalam mendidik buah hatinya. Hal tersebut diantaranya, yaitu lingkungan masyarakat. Karena sesungguhnya pendidikan yang diperoleh anak dalam lingkungan keluarga sejatinya tak cukup, jika peran masyarakat tak mendukung tumbuh kembang anak ke arah yang positif dalam memperoleh pendidikan yang lebih baik. Dalam hal ini seperti minimnya tugas saling nasehat-menasehati dalam hal kebaikan.

Di sisi lain, peran di lingkungan sekolah pun tak kalah penting dalam menumbuhkan pendidikan anak, baik kognitif maupun afektif. Apalagi di sekolah terdapat banyak anak yang akan dijumpai dengan berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Sehingga tak menutup kemungkinan anak bisa saja terpengaruh dengan sikap teman-temannya yang kurang baik.

Lebih dari itu, peran negara juga sangat besar dalam membantu ibu menciptakan kondisi yang baik untuk pendidikan anak. Misalnya meniadakan tayangan-tanyangan atau media yang minim nilai edukasi, apalagi yang dapat merusak moral anak bangsa.

Maka dari itu, sangat penting adanya kerja sama antara peran orang tua/keluarga, lingkungan masyarakat, sekolah dan negara guna menciptakan kondisi yang dapat membantu anak untuk tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik.

Peran Ibu dalam Kacamata Islam

Dalam Islam, ibu memiliki peran yang sangat penting dalam membantu tumbuh kembang anak agar nantinya dapat tumbuh cerdas baik spiritual maupun akademik. Ibu merupakan sekolah utama dan pertama bagi anak-anaknya dan teladan yang terdekat, yang darinya anak memperoleh banyak pelajaran. Sebab kecerdasan, kegigihan, dan tingkah laku sang ibu adalah faktor yang berpengaruh kuat bagi masa depan anak.

Kita bisa mengambil contoh sosok perjuangan Ibu Imam asy-Syafi’i yang membesarkan, mendidik, dan memperhatikannya hingga kemudian Muhammad bin Idris asy-Syafi’i menjadi seorang imam besar. Ia mempelajari Al-Qur’an dan berhasil menghafalkannya saat berusia 7 tahun. Setelah itu, ibunya memperhatikannya agar bisa berkuda dan memanah. Jadilah ia seorang pemanah ulung. Sejumlah 100 anak panah pernah ia muntahkan dari busurnya, tak satu pun meleset dari sasaran. Selain itu, saat beliau baru berusia 15 tahun, Imam asy-Syafi’i sudah diizinkan Imam Malik untuk berfatwa. Hal itu tentu tidak terlepas dari peranan ibunya yang merupakan seorang muslimah yang cerdas dan pembelajar ilmu agama.

Karena itu, ibu memiliki peran yang begitu besar dalam menentukan masa depan anaknya. Begitu pula orang tua yang berusaha keras dalam mendidik anak-anaknya dalam lingkungan ketaatan kepada Allah. Maka pendidikan yang diberikannya tersebut merupakan pemberian yang berharga bagi anak-anaknya. Sebagaimana dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Al-Hakim, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,“Tiada suatu pemberian yang lebih utama dari orang tua kepada anaknya selain pendidikan yang baik.” (HR. Al Hakim).

Oleh karena itu, peran ibu yang ideal akan sulit tercapai dalam kondisi saat ini, jika masih kurangnya sinergi antara peran keluarga, masyarakat dan negara untuk menghasilkan generasi yang unggul. Namun sesungguhnya semua itu tidaklah sulit kita temukan, jika peran lingkungan keluarga hingga negara saling memberikan dukungan dan memiliki visi misi yang sama dalam membentuk generasi yang berbudi pekerti yang luhur. Wallahu a’lam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38


MUI

Must Read!
X