Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.416 views

Insentif untuk Pejabat, Uang Darah dari Kematian Korban Covid19?

 

Oleh: Ririn Wijayanti

Adanya Surat Keputusan (SK) No 188.45/107/1.12/2021 yang ditandatangani oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, pada 30 Maret 2021 lalu menimbulkan polemik. Menurut Hendy, SK ini adalah kelanjutan dari SK dari Bupati sebelumnya, Faida, 16 Maret 2020 silam. 

Hendy berpendapat bahwa dari setiap pemakaman pasien dengan protokol Covid-19, pejabat yang melakukan monev menerima honor Rp100 ribu. Honor yang mencapai Rp70,5 juta itu terjadi di rentang waktu Juni hingga Juli 2021. Saat itu, kasus kematian akibat Covid-19 sedang melonjak. "Tetapi kita tidak berharap jumlahnya banyak. Karena kalau kayak gitu, berarti kan banyak yang meninggal. Kita tidak ingin seperti itu. Saya juga baru sekali terima itu dan langsung saya sumbangkan. Ya semoga pandemi segera berakhir dengan kita sama-sama menaati prokes yang ada," pungkas Hendy (merdeka, 27/08/2021).

Dana sebesar 282 juta rupiah yang telah diberikan kepada 4 pejabat, diantaranya bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember hingga Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistisk BPBD, kini telah dikembalikan ke kas daerah di tengah polemik.

Miris, mengingat petugas lapangan mendapatkan fee terlambat, berdasarkan wawancara yang diliput KompasTV (27/08/2021). Ketidaktelitian terhadap regulasi ini diakui oleh Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember. DPRD fokus mengawal relawan, ungkapnya.

Terlepas dari pengembalian dana yang telah dilakukan oleh pejabat pemerintahan Jember, patut menjadi perhatian bersama, mengingat hal ini telah dilegalkan dalam Surat Keputusan dan telah disahkan dari awal CoVid mulai masuk di Indonesia. Pengawasan yang tidak kuat terhadap pengawalan Surat Keputusan dengan menjadikan parameter jumlah kematian pasien CoVid dalam bentuk pemakaman terhadap tambahan insentif yang diberikan.

Pengaturan Islam dalam Kepengaturan suatu Wilayah

Dalam Islam, wewenang suatu wilayah diberikan Khalifah (pemimpin negara) kepada Wali. Pengawasan secara ketat dilakukan secara langsung oleh Khalifah atau melalui mu’awin tafwidh. Wali ini mendapat wewenang untuk mengelola wilayahnya (amir) dan memutuskan persengketaan. Rasulullah memilih Wali, di masanya dari orang-orang yang memiliki kelayakan (kecakapan dan kemampuan) untuk memegang urusan pemerintahan, yang memiliki ilmu, dan yang dikenal ketakwaannya. Rasulullah memilih dari kalangan orang-orang yang dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam urusan yang menjadi kewenangannya dan yang dapat mengairi hati rakyat dengan keimanan dan keagungan (kemulian) Negara.

Rasulullah SAW mengangkat seorang amir pasukan atau detasemen, senantiasa berpesan,khusunya kepada mereka, agar bertakwa kepada Allah,dan kepada kaum Muslimyang ikut bersamanya agar berbuat baik” (H.R. Muslim)

Wali bekerja bersama Majelis Wilayah dalam menjalankan tugasnya.  Majelis Wilayah ini dipilih dari penduduk wilayah tersebut. Dalam iklim CoVid saat ini, fungsi Majelis Wilayah adalah:

Pertama adalah membantu Wali dalam  menggambarkan fakta di lapangan, terutama penanganan CoVid. Dalam hal ini Wali dapat meminta bantuan terhadap Majelis Wilayah sehingga Wali dapat mendeskripsikan kebutuhan detil wilayah yang ditanganinya dan membentuk gugus kelompok penanganan yang relevan.

Kedua, sharing pendapat terhadap keputusan yang diambil Wali, jika harus dilakukan. Dalam persoalan Surat Keputusan di atas, maka Wali berhak dan mempunyai kewajiban untuk melakukan sharing pendapat sebelum ditetapkan atau dilaksanakan keputusan tersebut.

Hal ini jika dilakukan, dapat meminimalisir kesalahan keputusan yang diambil oleh Wali. Namun, jika ternyata terjadi ketidaktepatan dalam pelaksanaan tugasnya, maka Majelis Wilayah dapat langsung melakukan pengaduan terhadap Khalifah, sehingga Wali dapat langsung diberhentikan.

Dalam hal pemberian insentif adalah wewenang Khalifah. Adapun karena amanah kepemimpinan (amir) seperti yang disebutkan dalam hadits di atas, maka fokus penanganan wabah CoVid ini adalah yang paling utama hingga tuntas, karena amanat menuntaskan dalam suatu wilayah adalah kewajiban dari Wali. 

Belajar dari Sejarah Islam dalam Menangani Pandemi

Sejarah mencatat, Rasulullah akan melakukan penyelidikan langsung kondisi mereka, mendengarkan berita tentang mereka yang disampaikan kepada Rasulullah serta meminta pertanggungjawaban Wali. Rasulullah pernah memberhentikan Muadz bin Jabal di Yaman, tanpa sebab apa pun. Beliau juga pernah memberhentikan Sa’ad bin Abi Waqash karena rakyat mengadukannya.

Rasulullah bersabda: “Aku tidak memberhentikannya karena suatu ketidakmampuan dan tidak pula karena suatu pengkhianatan.” Sa’ad bin Abi Waqash adalah sahabat Nabi yang dijamin masuk surga dan doanya pasti dikabulkan Allah. Apa yang dilakukan Sa’ad waktu itu adalah membangun bangunan yang terkesan membatasi dirinya (Wali) dengan rakyat yang berada di pasar.

Begitu juga yang dilakukan Umar bin Khatab ra. Beliau memberhentikan seorang Wali atau amil karena suatu kesamaran yang tidak didukung bukti. Beliau menunjuk Muhammad bin Maslamah untuk menyelidiki kondisi Wali dan mengaudit mereka. Beliau mengumpulakan para Wali pada musim haji untuk melihat apa yang telah mereka lakukan, mendengarkan keluhan rakyat, mengingatkan Wali akan urusan kepemimpinan, dan untuk mengetahui kondisi para Wali.

Umar ra pernah bertanya kepada orang di sekitarnya ”Bagaimana pendapat kalian jika aku mengangkat amil bagi kalian dari orang yang terbaik yang aku ketahui, lalu aku perintahkan ia berlaku adil, apakah aku telah menunaikan beban yang telah dibebankan padaku?” Mereka menjawab, “Benar”. Umar berkata, “ Tidak hingga aku melihat aktivitas-aktivitas mereka, apakah mereka melakukan sesuai yang aku perintahkan atau tidak.”

Dengan demikian, penanganan CoVid merupakan tugas utama Khalifah yang penanganan secara professional dibantu oleh tim medis, epidemiologi, mitigasi bencana, ilmuwan, atau tim ahli terkait dan penanganan secara pemerintahan dibantu pengawasan oleh mu’awin tafwidz dan penanganan wilayah oleh Wali di bawah kontrol langsung Khalifah. Dengan kekuatan ketakwaan kepada Allah disertai kemampuan kepemimpinan, insyaAllah kepercayaan publik akan sosok pemimpin, mudah diberikan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Kamis, 29 Sep 2022 15:18

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Kamis, 29 Sep 2022 15:00

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Kamis, 29 Sep 2022 09:21

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Kamis, 29 Sep 2022 09:10

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Rabu, 28 Sep 2022 21:50

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Rabu, 28 Sep 2022 21:25

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Rabu, 28 Sep 2022 20:49

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Rabu, 28 Sep 2022 20:17

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Rabu, 28 Sep 2022 17:47


MUI

Must Read!
X