Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.318 views

Childfree, Yakin Suka – Suka?

 

Oleh: 

Zhivna Afniza || Mahasiswi STKIP PGRI Sidoarjo

 

AKHIR-AKHIR ini perbincangan tentang childfree jadi topic hangat di kalangan wanita yang menimbulkan berbagai spekulasi. Ada yang menganggap ini sebagai hak asasi yang harus di hargai tapi ada juga yang menentang karena satu alasan. Sebelumnya perlu kita pahami dulu apa itu childfree? Konsepnya seperti apa sih? Bagaimana awalnya sampai hal ini bisa muncul? Dampaknya seperti apa dan bagaimana seharusnya kita bersikap sebagai seorang muslimah?

Childfree ini adalah istilah bagi mereka yang sudah menikah tapi memilih untuk tidak memiliki anak. Tentu ini beda dengan childless, yang mana childless lebih ke kondisi dimana seseorang tidak memiliki anak karena suatu keadaan fisikal atau biologis. Misal rahimnya sudah diangkat, mandul, vaginimus, dan lain sebagainya. Sedangkan childfree ini pilihan. Mereka mampu untuk melahirkan keturunan, secara fisik dan biologis aman, tapi mereka memilih untuk tidak memiliki keturunan.

Sebenarnya ini bukanlah hal baru, bahkan sudah menjadi hal lumrah di beberapa Negara. Bahkan dikutip dari laporan National Survey of family Growth, di Amerika Serikat tak kurang dari 15% wanita dan 24% pria memutuskan untuk tidak memiliki anak. Sehingga jika berbicara konsep sebenarnya kita tidak bisa mengklaim soal benar salah, karena itu kembali ke masing-masing individu. Hanya saja hal ini masih belum lumrah di kalangan masyarakat timur terutama di Indonesia yang kuat akan nilai norma dan budaya. Meski nilai hak asasi manusia dijunjung tinggi, tapi soal yang satu ini masih kerap menimbulkan kontroversi.

Istilah ini pertama kali muncul di abad ke 20 yang dicetuskan oleh St. Augustine seorang filsuf dan teolog Kristen. Sebagai penganut kepercayaan Maniisme, ia percaya bahwa membuat anak adalah sikap yang tidak bermoral. Sehingga untuk mencegahnya mereka menggunakan alat kontrasepsi dengan sistem kalender saat akan berhubungan seksual. Seorang professor sejarah di Universitas Xavier sekaligus penulis buku How to Be Childless : A History and Philosophy of Life Without Children, Rachel Xavier juga menjelaskan bahwa pada awal tahun 1500 an wanita di wilayah barat laut Eropa mulai menunda pernikahan. Alasan utamanya karena kemandirian dan tidak ingin bergantung. Sehingga pergeseran ini juga lah yang membuat banyak perempuan lebih memilih tidak menikah atau bahkan tidak memiliki anak. Mereka percaya bahwa dengan tidak terbenani ikatan pernikahan ataupun tanggungjawab anak, mereka bisa bekerja dan memperjuangkan kesetaraan. Hal ini juga tak lepas dari peristiwa perang, kebijakan pengendalian kelahiran, tuntutan ekonomi, traumatic, dan lain sebagainya.  

Dikutip dari laman cancer.org langkah ini juga cukup rentan bagi wanita untuk terkena kanker Rahim dan kanker payudara. Hal ini dikarenakan saat hamil dan menyusui ada perubahan hormonal yang bisa menekan resiko penyakit ini. Selain itu menurut penelitian, wanita tanpa anak juga beresiko memiliki kualitas kesehatan yang lebih buruk sehingga bisa meningkatkan angka resiko kematian dini.

Lantas bagaimana sebagai seorang muslimah seharusnya kita bersikap?

Bukankah Childfree juga bisa membuat kita lebih leluasa berbakti kepada suami, membantu mereka meningkatkan kesejahteraan rumah tangga sehingga bisa dibagi juga ke orang tua? Bukankah langkah ini juga bisa membawa kita terbebas dari tanggungan dosa dari apa yang anak lakukan? Bukankah langkah ini juga bisa mencegah kita dari dosa memikul amanah selama proses mendidik, membesarkan, hingga menafkahi anak?

Harus kita ingat kembali, Allah SWT telah menciptakan kita berpasang-pasangan. Bahkan dalam QS Al A’raf ayat 86 disebutkan “Dan ingatkan di waktu dahulu kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu”. Dari ayat ini saja harusnya kita sudah tersindir, bagaimana bisa kita menyaingi kehendak yang sudah Allah tetapkan sebagai fitrah. Jika hal ekonomi menjadi alasan, maka Allah pertegas kembali dalam QS Al Isra ayat 31 “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami-lah yang akan memberi rizki kepada mereka dan juga kepadamu”.

Disinilah Allah menjamin bahwa sebanyak apapun anak yang lahir, tidak mungkin mereka tidak memiliki rezeki. Pasti Ia akan bukakan jalan terbaik bagi kita agar dapat memberikan nafkah terbaik pula bagi sang anak. Jika kita berpegang dengan asas menjaga romantisme dan taat pada suami, ingat juga dalam Hadist Riwayat Ibnu Hibban bahwa Rasulullah SAW pernah berkata “Nikahilah wanita yang sangat penyayang dan mudah beranak banyak karena aku akan berbangga dengan kalian di hadapan para nabi pada hari kiamat”.

Jika alasan kita terlalu overthinking saat proses mendidik, justru inilah tantangan yang menjadi pemicu untuk selalu meningkatkan kualitas diri. Justru ini yang menjadi pemicu kita untuk terus belajar dan berproses untuk bisa menjadi jauh lebih baik dan menjadikan anak kita pribadi yang sholih shalihah sehingga kelak saat meninggal, ada doa jariyyah yang bisa menjadi syafaat kelak di hari akhir. Maa syaa Allah.

Ini memang pilihan, terlalu banyak godaan duniawi yang membuat kita akhirnya gamang untuk melangkah. Terlalu banyak kekhawatiran seolah rasa percaya terhadap Sang Rabb mampu dikalahkan oleh kemampuan seorang hamba. Padahal kenyataannya tidak demikian, Bahkan Allah sudah menjamin dan menjanjikan banyak hal. Tinggal kita sebagai makhluk, mau berusaha sekeras apa untuk meraih seluruh kebaikan yang sudah dijanjikan olehNya. Pantaskah kita sebagai hamba meragukan apa yang sudah dijanjikan oleh pemilik kehidupan? Wallahu a’lam bis shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Senin, 06 Dec 2021 22:19

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Senin, 06 Dec 2021 21:31

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Senin, 06 Dec 2021 20:13

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Senin, 06 Dec 2021 20:10

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Senin, 06 Dec 2021 19:15

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 06 Dec 2021 16:59

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Senin, 06 Dec 2021 14:49

Berkaca Pada Pola Pendidikan Rasulullah Saw

Berkaca Pada Pola Pendidikan Rasulullah Saw

Senin, 06 Dec 2021 14:31

Dudung itu Prajurit atau Politisi?

Dudung itu Prajurit atau Politisi?

Senin, 06 Dec 2021 14:02

Varian Omicron, Kegagalan Badan Dunia Melindungi Nyawa Manusia

Varian Omicron, Kegagalan Badan Dunia Melindungi Nyawa Manusia

Senin, 06 Dec 2021 13:49

Indonesia Produsen Minyak Sawit Terbesar, Legislator Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng

Indonesia Produsen Minyak Sawit Terbesar, Legislator Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng

Senin, 06 Dec 2021 10:52

Kelompok HAM Kecam Eksekusi Extra-Yudisial Polisi Israel Terhadap Warga Palestina Di Yerusalem

Kelompok HAM Kecam Eksekusi Extra-Yudisial Polisi Israel Terhadap Warga Palestina Di Yerusalem

Ahad, 05 Dec 2021 21:05

Polisi Inggris Perlakukan Keluarga 'Pengantin ISIS' Sebagai Tersangka Dan Penjahat

Polisi Inggris Perlakukan Keluarga 'Pengantin ISIS' Sebagai Tersangka Dan Penjahat

Ahad, 05 Dec 2021 20:35

Bicara Prestasi, Anies Capres yang Diunggulkan

Bicara Prestasi, Anies Capres yang Diunggulkan

Ahad, 05 Dec 2021 19:43

Minta Maaf yang Bukan Minta Maaf

Minta Maaf yang Bukan Minta Maaf

Ahad, 05 Dec 2021 19:33

Kemenkes Targetkan Indonesia Bisa Mandiri Farmasi dan Alat Kesehatan

Kemenkes Targetkan Indonesia Bisa Mandiri Farmasi dan Alat Kesehatan

Ahad, 05 Dec 2021 19:26

86 Organisasi HAM Desak Uni Eropa Larang Spayware NSO Group Israel

86 Organisasi HAM Desak Uni Eropa Larang Spayware NSO Group Israel

Ahad, 05 Dec 2021 19:15

Turki Dakwa 16 Orang Yang Dicurigai Menjadi Mata-mata Badan Intelijen Israel Mossad

Turki Dakwa 16 Orang Yang Dicurigai Menjadi Mata-mata Badan Intelijen Israel Mossad

Ahad, 05 Dec 2021 17:35

UU Cipta Kerja bak Terekam Dalam VAR

UU Cipta Kerja bak Terekam Dalam VAR

Ahad, 05 Dec 2021 16:55

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Ahad, 05 Dec 2021 12:18


MUI

Must Read!
X