Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.626 views

Istimewanya Doa-doa 'Pengakuan Dosa'

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.

Di antara sebab kebinasaan kaum durhaka terdahulu adalah berkutat dalam maksiat, tidak merasa salah, dan enggan taubat dari dosa dan memperbaikinya. Maka kehinaan bagi orang mengakui dosa ketika sudah berada di hadapan siksa neraka.

فَاعْتَرَفُوا بِذَنْبِهِمْ فَسُحْقًا لِأَصْحَابِ السَّعِيرِ

Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk: 11)

Merasa banyak dosa dan mengakui kesalahan adalah bagian dari akhlak Islam yang mulia. Keduanya menjadi langkah awal keshalihan dan kesuksesan hidup. Pemiliknya akan cepat merespon kesalahan dengan meminta ampunan, bertaubat, dan memperbaiki amal.

Merasa banyak dosa dan mengakui kesalahan akan menumbuhkan rasa takut dan rodja’ (harapan kuat) kepada Allah. Yaitu takut dari murka dan siksa-Nya;  dan harapan kepada ampunan dan rahmat-Nya. Keduanya akan membimbing pemiliknya kepada kesempurnaan ibadah dan ketundukan.

Kesadaran akan lemahnya diri dan jauhnya dari kesempurnaan menuntun diri untuk benar-benar merasa butuh kepada Allah, Dzat yang hidup kekal dan mengurus makhluk-Nya. Yaitu butuh kepada bimbingan dan hidayah Allah, diperbaiki seluruh hal ihwal dan urusannya (berkaitan urusan dien, dunia, dan akhirat), dimaafkan kesalahan-kesalahannya, dan diampuni semua dosanya.

Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata dalam Madarij al-Salikin,

إن الهداية التامة إلى الصراط المستقيم لا تكون مع الجهل بالذنوب، ولا مع الإصرار عليها، فإن الأول جهل ينافي معرفة الهدى، والثاني: غي ينافي قصده وإرادته، فلذلك لا تصح التوبة إلا من بعد معرفة الذنب والاعتراف به وطلب التخلص من سوء عاقبته أولًا وآخرًا

Sesungguhnya hidayah sempurna kepada jalan yang lurus tidak akan terwujud bersama kejahilan terhadap dosa dan terus menerus mengerjakannya. Pertama, jahil meniadakan pengetahuan kepada petunjuk. Kedua, menuruti nafsu meniadakan maksud dan kehendak baik. Karenanya, tidak sah taubat kecuali setelah mengetahui dosa dan mengakuinya serta meminta diselamatkan dari dampak buruknya di dunia dan di akhirat.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,  

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

"Setiap anak Adam pasti memiliki kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang mau bertaubat." (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim; beliau menyatakan keshahihannnya. Syaikh Al-Albani menghassankannya dalam al Misykah dan shahih sunan Ibni Majah)

Berbuat salah dan melakukan dosa menjadi sesuatu yang melekat pada diri hamba. Tak ada orang yang suci dari salah dan dosa; tidak pernah mengerjakannya. Allah telah tetap semua itu atas setiap hamba-Nya dengan hikmah yang dikehendaki-Nya.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

 وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اَللهُ بِكُمْ وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُوْنَ فَيَسْتَغْفِرُوْنَ اَللهُ فَيَغْفِرُلَهُمْ

Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sekiranya kalian tidak berbuat dosa, tentu Allah akan mematikan kalian, kemudian mendatangkan suatu kaum yang berbuat dosa, lalu mereka memohon ampun kepada Allah sehingga Allah pun mengampuni mereka.” (HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)

Al-Qur'an dan Sunnah telah menyebutkan do’a-do’a istimewa yang berisi pengakuan dosa dan kesalahan.

Pertama, doa Nabi Adam dan istrinya ‘Alaihimas Salam setelah melanggar larangan Allah berupa makan buah dari pohon terlarang di surga. Iblis berhasil menggelincirkan keduanya sehingga dikeluarkan dari surga dan diturunkan di dunia. Kemudian keduanya mengakui dosa, bertaubat, dan meminta ampunan. Allah pun menerima taubat dan mengampuni dosa-dosa keduanya.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Wahai Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf: 23)

Kedua, Nabi Musa ‘alaihis salam mengakui kesalahannya setelah memukul seseorang –sampai meninggal. Beliau menyadari itu dari godaan syetan dan mengakui kesalahannya, lalu meminta maaf dan ampunan kepada al-Ghaffar, Dzat Maha pengampun. Allah pun mengampuni dosanya tersebut yang diterangkan dalam firman-Nya,

قال رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Musa mendoa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Qashash: 16)

Ketiga, istighfar Nabi Nuh ‘alaihis salam setelah menyatakan anaknya yang kafir bagian dari keluarganya (orang yang berhak diberi loyalitas) sehingga meminta diselamatkan. Kemudian Allah menegurnya dengan keras,

قَالَ يَانُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ فَلَا تَسْأَلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنِّي أَعِظُكَ أَنْ تَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Allah berfirman: "Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatannya) perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakikat) nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.” (QS. Huud: 46)

Kemudian Nabi Nuh menyadari kesalahannya dan meminta ampun kepada Allah Subahanahu wa Ta'ala,

قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi".” (QS. Huud: 47)

Keempat, doa Nabi Yunus ‘Alaihis Salam setelah mengakui kesalahannya yang kabur meninggalkan kaumnya. Do’a pengakuan dosa kepada Allah di dalam 3 kegelapan; kegelapan malam, kegelapan dalam lautan, dan kegelapan dalam perut ikan.

أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya’: 87)

Kemudian Allah jawab,

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ  

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Anbiya’: 88)

[Baca: Doa Memohon Kemudahan Saat Menghadapi Kesulitan]

Kelima, Abu Bakar Al-Shiddiq Radhiyallahu 'Anhu meminta kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam untuk mengajinya satu doa yang paling manfaat dan paling tepat untuk dimunajatkan pada saat shalat. Lalu beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam  mengajarkan kepadanya doa yang bisa mengangkat pelakunya kepada derajat tertinggi di surga, yaitu meminta ampunan dan rahmat setelah bertawassul dengan wasilah terbaik; salah satunya mengakui dosa-dosanya yang banyak.

اَللَّهُمَّ إنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا ، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلَّا أَنْتَ ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِك وَارْحَمْنِي ، إنَّك أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Ya Allah, Sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak. Tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmati aku. Sesungguhnya Engkau Dzat Maha pengampun lagi Penyayang." (Muttafaq 'Alaih)

Ibnu Mulqin Rahimahullah berkata: "Betapa bagusnya susunan ini; ia mendahulukan pengakuan dosa, lalu ketauhidan (pengesaan Allah), kemudian permohonan ampunan; karena mengakui dosa sarana kuat untuk mendapatkan maaf dan pujian terhadap orang yang diminta lebih dekat untuk dikabulkannya permintaan."

[Baca: Ajarkan Aku Satu Doa yang Aku Baca dalam Shalatku!]

Keenam, istimewanya sayyidul istighfar -di antaranya- karena adanya pengakuan dosa setelah mengakui banyaknya nikmat yang Allah berikan.

Di Shahih al-Bukhari, dari Saddad bin Aus Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengajarkansayyidul istghfar, yaitu:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”.

Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam menutup mengajarannya itu dengan bersabda,

مَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

Siapa membacanya dari waktu siang dengan penuh keyakinan terhadapnya lalu meninggal di hari itu sebelum tiba waktu sore pastilah ia termasuk penghuni surga. Dan siapa membacanya dari sebagian waktu malam dengan penuh keyakinan terhadapnya lalu meninggal di malam itu sebelum tiba waktu pagi pastilah ia termasuk penghuni surga.” (HR. Al-Bukhari)

Penutup

Mengakui kesalahan dan menyadari banyaknya dosa merupakan sifat hamba-hamba pilihan dan orang-orang bertakwa. Pemiliknya akan berada pada puncak ketawadhu’an dan mudah memaafkan kesalahan orang lain.

Sebaliknya, merasa diri suci dan jauh dari dosa serta sombong dari bertaubat kepada Allah dan kembali kepada-Nya adalah sifat manusia tercela dan celaka.

Karenanya, orang yang bangga jahil terhadap syariat Islam dan sombong diri karena menyimpang darinya adalah manusia hina lagi celaka. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Daily Doa lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Senin, 24 Feb 2020 12:45

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Senin, 24 Feb 2020 12:25

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Senin, 24 Feb 2020 07:30

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Senin, 24 Feb 2020 07:02

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

Senin, 24 Feb 2020 06:30

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Senin, 24 Feb 2020 06:28

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Ahad, 23 Feb 2020 13:59

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

Ahad, 23 Feb 2020 12:58

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Ahad, 23 Feb 2020 11:30

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X