Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.526 views

Rokok Adalah Penyumbang Kerugian Terbesar Negara, Bukan Penyumbang Devisa

JAKARTA (voa-islam.com) - Selama ini rokok dibilang sebagai penyumbang devisa terbesar untuk negara padahal nyatanya rokok justru menyumbang kerugian terbesar negara. Kerugian yang ditimbulkan rokok bukan hanya masalah kesehatan saja tapi juga masalah moral dan finansial.

Menurut data Depkes tahun 2004, total biaya konsumsi atau pengeluaran untuk tembakau adalah Rp 127,4 triliun. Biaya itu sudah termasuk biaya kesehatan, pengobatan dan kematian akibat tembakau. Sementara itu penerimaan negara dari cukai tembakau adalah Rp 16,5 triliun.

"Artinya biaya pengeluaran untuk menangani masalah kesehatan akibat rokok lebih besar 7,5 kali lipat daripada penerimaan cukai rokok itu sendiri. Jadi sebenarnya kita ini sudah dibodohi, sudah tahu rugi tapi tetap dipertahankan dan dikerjakan. Inilah cara berpikir orang-orang tertentu yang bodoh," tutur kata Prof Farid A Moeloek, Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau dalam acara Peningkatan Cukai Rokok: Antara Kepentingan Ekonomi dan Kesehatan di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (17/2/2010).

...Artinya biaya pengeluaran untuk menangani masalah kesehatan akibat rokok lebih besar 7,5 kali lipat daripada penerimaan cukai rokok itu sendiri. Jadi sebenarnya kita ini sudah dibodohi...

Prof Farid mengatakan, rokok adalah pintu gerbang menuju kemaksiatan, penurunan moral dan lost generation. "Tidak ada orang yang minum alkohol, terkena HIV, atau memakai narkoba tanpa merokok terlebih dahulu," kata Prof Farid yang juga mantan menteri kesehatan ini.

"Menurut agama saja menghisap rokok adalah kegiatan yang mubazir atau makruh. Memang dilema, di satu sisi negara butuh uang tapi di sisi lain banyak yang dirugikan akibat rokok," tambahnya.

Dalam UU Kesehatan No.36 Tahun 2009 disebutkan bahwa nikotin adalah zat aditif, sama halnya dengan alkohol dan minuman keras. "Jadi rokok harusnya juga diperlakukan sama dengan narkoba. Artinya kalau narkotik tidak diiklankan, merokok juga harusnya tidak boleh. Masalah rokok juga harus ditangani secara spesial," ujarnya.

Kenaikan cukai tembakau rokok sebesar 15 persen menurut Prof Farid dianggap tidak akan berpengaruh.

Pertama, karena rokok mengandung nikotin yang bersifat candu, jadi bagaimanapun juga orang akan terus mencari dan mencari rokok untuk memenuhi kebutuhannya.

Kedua, grafik elastisitas rokok bersifat inelastis, jadi kenaikan harga rokok tidak akan terlalu mengurangi konsumsi rokok.

Ketiga, pertambahan penduduk terus terjadi dan hal ini memungkinkan semakin banyak orang yang merokok.

Untuk itu solusinya adalah, perlu regulasi atau Peraturan Pemerintah (PP) khusus yang mengatur ketat penggunaan rokok. Sebenarnya sudah banyak UU yang mengatur tentang rokok, misalnya UU Kesehatan No 36/2009, UU Penyiaran No 33/1999, UU Perlindungan Anak No 23/2002, UU Psikotropika No 5/1997 dan UU Cukai No 39/2007.

"Di situ ada aturannya nikotin harus dibagaimanakan. Tapi karena UU itu berjalan sendiri-sendiri maka tujuannya jadi tidak tercapai. Yang dibutuhkan hanya harmonisasi UU," katanya.

Peningkatan cukai rokok juga menurut Prof Farid harus didistribusikan pada kegiatan-kegiatan untuk menangani sektor kesehatan. "Perokoklah yang membayar cukai tembakau sehingga sudah semestinya dana cukai dikembalikan untuk memperbaiki kesehatan masyarakat," ujarnya. [taz/detikhealth]

Baca artikel terkait:

  1. Zat Babi Ada di Sebatang Rokok. Merokok = Menghisab Babi
  2. Rokok Adalah Penyumbang Kerugian Terbesar Negara, Bukan Penyumbang Devisa
  3. Silakan Merokok Jika Ingin Miskin Tujuh Turunan
  4. Nasihat Syaikh Utsaimin untuk Para Perokok
  5. Perokok Jangan Diberi Jatah Berobat Gratis! Mereka Merokok untuk Sakit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Latest News
Riba Dosanya Gede Banget, Mending Ikut Solusi Pikulbareng.com

Riba Dosanya Gede Banget, Mending Ikut Solusi Pikulbareng.com

Kamis, 24 Aug 2017 13:07

135 Anggota Sayap Kanan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

135 Anggota Sayap Kanan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Kamis, 24 Aug 2017 12:30

Jokowi Temui Sekjen Partai Komunis Vietnam, DSKS: Seharusnya Pemerintah Selektif Jalin Kerjasama

Jokowi Temui Sekjen Partai Komunis Vietnam, DSKS: Seharusnya Pemerintah Selektif Jalin Kerjasama

Kamis, 24 Aug 2017 11:52

Rincian Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Rincian Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Kamis, 24 Aug 2017 11:49

Menghentikan Ketergantungan Impor Garam

Menghentikan Ketergantungan Impor Garam

Kamis, 24 Aug 2017 11:27

Soal Perppu Ormas, Perhimpunan Al Irsyad: Pemerintah Perlu Kaji Ulang

Soal Perppu Ormas, Perhimpunan Al Irsyad: Pemerintah Perlu Kaji Ulang

Kamis, 24 Aug 2017 10:52

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan JPU terhadap Alfian Tanjung Tidak Jelas

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan JPU terhadap Alfian Tanjung Tidak Jelas

Kamis, 24 Aug 2017 10:41

Tim Advokasi Alfian Tanjung Ajukan Penangguhan Penahanan

Tim Advokasi Alfian Tanjung Ajukan Penangguhan Penahanan

Kamis, 24 Aug 2017 10:29

Keren! Universitas Indonesia temukan tablet berbahan rumput laut

Keren! Universitas Indonesia temukan tablet berbahan rumput laut

Kamis, 24 Aug 2017 10:23

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Kamis, 24 Aug 2017 10:22

Vaksin Rubella Disebut Halal, Indonesia Halal Watch: Kemenkes Lakukan Kebohongan Publik

Vaksin Rubella Disebut Halal, Indonesia Halal Watch: Kemenkes Lakukan Kebohongan Publik

Kamis, 24 Aug 2017 10:11

Ustadz Bey

Ustadz Bey "Pendeta Islam" Naik Haji

Kamis, 24 Aug 2017 09:29

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Kamis, 24 Aug 2017 06:45

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Kamis, 24 Aug 2017 00:14

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Rabu, 23 Aug 2017 22:01

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Rabu, 23 Aug 2017 21:43

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Rabu, 23 Aug 2017 21:33

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Rabu, 23 Aug 2017 20:43

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Rabu, 23 Aug 2017 19:49

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Rabu, 23 Aug 2017 19:30


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X