Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.264 views

Ta'ziyah dengan Pengajian dan Taushiyah, Sunnah atau Bid'ah?

Oleh: Badrul Tamam

Al-hamdulillah, kita bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat-nikmat-Nya. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasul-Nya, keluarga dan para sahabatnya.

Selasa malam (4/01/2011) kemarin, saya diajak teman untuk ikut takziyah ke tempat seorang ikhwan yang anaknya meninggal. Kabar meninggal sang putra yang baru berumur satu tahun itu sampai kepada kami sesudah shalat Maghrib, sehingga kami tidak sempat ikut menyalatkan dan menguburkan.

Acara ta’ziyah dimulai selepas Isya’. Ketika saya sampai ke rumah ikhwan tersebut, ada acara taushiyah di sana. Seorang Ustadz muda sudah menyampaikan nasihatnya agar keluarga korban bersabar dan mengingatkan kepada seluruh hadirin akan dekatnya kematian.

Di tengah-tengah tausiyah yang disampaikan dengan suara cukup lantang itu, disinggung tentang sunnahnya mengadakan ta’ziyah selama tiga hari kepada keluarga yang berduka dan menghiburnya. Di antara yang disampaikan, bahwa mengadakan ta'ziyah dengan semacam ini, mengisinya dengan pengajian dan taushiyah adalah sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang asing. Dan boleh jadi model seperti ini akan menimbulkan tanda tanya di tengah-tengah masyarakat yang terbiasa mengadakan peringatan 1 sampi 7 hari dengan tahlilan dan mengirim pahala.

Mengadakan pengajian dan taushiyah selama tiga hari di tempat keluarga yang sedang berduka semacam di atas di Bekasi semakin marak, boleh jadi di tempat lain pun ada. Cara itu dipilih untuk menghindari amalan-amalan yang dianggap bid’ah dan tidak sesuai sunnah. Namun benarkah amalan tersebut tidak juga termasuk bid’ah yang diada-adakan di tempat kematian?

Sebuah pertanyaan serupa pernah diajukan kepada Syaikh Abdurrahman al-Sahim. “Ada satu perkara asing (aneh) yang sangat marak di negeri tempat tingal saya sejak beberapa tahun lalu. Dan perkara ini dari hari ke hari semakin berkembang.” Sebagian dari isi pertanyaan.

Yang dimaksud perkara asing pada pertanyaan di atas, yaitu apabila ada keluarga muslim yang komitmen mengalami musibah, ada salah seorang anggota keuarganya meninggal dunia, maka pengajian dan taushiyah di adakan di rumahnya sebagai bagian dari ta’ziyah. Kegiatan ta’ziyah ini berlanjut sampai tiga hari untuk menghibur keluarga tersebut. “Apakah ini bid’ah ataukah sunnah?” puncak dari pertanyaannya.

Syaikh Abdurrahman al-Sahim menjawab, bahwa amalan semacam ini tidak pernah didapatkan pada zaman ulama salaf. Tidak ada dalil yang memerintahkan untuk mengadakan perkumpulan di rumah keluarga simayit sesudah penguburan. Karena hal ini akan memperbaharui kesedihannya. Dan menghalangi keluarga si mayit untuk keluar rumah.

Tidak ada dalil yang memerintahkan untuk mengadakan perkumpulan di rumah keluarga simayit sesudah penguburan.

Karena hal ini akan memperbaharui kesedihannya dan menghalangi keluarga si mayit untuk keluar rumah.

Pelaksanaan ta’ziyah selama tiga hari juga tidak ada dasarnya. Sedangkan mengingatkan untuk sabar adalah perkara yang diperintahkan, hanya saja mengganti perkumpulan manusia (untuk berbincang dan bercengkrama) menjadi majelis nasihat, pengajian, dan taushiyah tidak ada dasarnya, baik pada moment berbahagia atau bersedih.

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata,

وَلَا أُلْفِيَنَّكَ تَأْتِي الْقَوْمَ وَهُمْ فِيْ حَدِيْثٍ مِنْ حَدِيْثِهِمْ، فَتَقُصُّ عَلَيْهِمْ، فَتَقْطَعُ عَلَيْهِمْ حَدِيْثَهُمْ فَتُمِلُّهُمْ، وَلَكِنْ أَنْصِتْ، فَإِذَا أَمَرُوْكَ فَحَدِّثْهُمْ وَهُمْ يَشْتَهُوْنَهُ

Janganlah aku mendapatkan kamu mendatangi suatu kaum sedang mereka dalam pembicaraannya, lalu kamu memberikan kisahmu pada mereka dan memotong pembicaraan mereka dengannya, maka kamu telah membuat mereka bosan. Tapi, duduk dan diamlah. Apabila mereka memintamu untuk berbicara, maka berbicaralah kepada mereka sedang mereka mendengarkannya.” (HR. al-Bukhari no. 6337)

Membatasi ta’ziyah hanya tiga hari, apakah itu sunnah?

Ta’ziyah yang bahasa kita dikenal dengan melayat kepada ahlul mayyit untuk menghibur mereka supaya bisa bersabar, dan sekaligus mendo’akanya.

Menurut Imam Al-Khirasyi di dalam syarahnya menulis, “Ta’ziyah, yaitu menghibur orang yang tertimpa musibah dengan pahala-pahala yang dijanjikan oleh Allah, sekaligus mendo’akan mereka dan mayitnya” (Syarh Al-Khirasyi Ala Mukhtashar Khalil: 2/129)

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Yaitu memotivasi orang yang tertimpa musibah agar lebih bersabar, dan meghiburnya supaya melupakannya, meringankan tekanan kesedihan dan himpitan musibah yang menimpanya” (Al-Adzkar An Nawawiyah, hlm 126. Lihat juga Al-Majmu 5/304)

Berta’ziyah kepada saudara muslim yang tertimpa musibah disunnahkan berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,

مَنْ عَزَّى مُصَابًا فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ

Siapa yang berta’ziyah kepada orang yang ditimpa musibah, maka baginya pahala seperti pahala yang didapat orang tersebut.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Menurut Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad dalam islamway.com, tidak ada dalil yang menunjukkan pembatasan ta’ziyah hanya tiga hari, bahwa tidak berta’ziyah kecuali pada batas tiga hari. Tetapi berta’ziyah dilangsungkan selama masa masih dekat, walaupun lebih dari tiga hati. Ketika kesedihan masih menyelimuti keluarga si mayit maka datang menghibur mereka dan mendoakan masih diperbolehkan, walupun sudah berlalu satu pekan. Namun, jika kesedihan sudah hilang maka berta’ziyah sesudah itu tidak sesuai dengan fungsi.

. . tidak ada dalil yang menunjukkan pembatasan ta’ziyah hanya tiga hari, bahwa tidak berta’ziyah kecuali pada batas tiga hari. (Abdul Muhsin al-'Abbad)

Syaikh bin Bazz dalam Nur ‘ala al-Darb (2/1127) menjelaskan bahwa tidak ada batasan pasti bagi para penta’ziyah, baik tiga hari atau lebih. Jika mereka berta’ziyah sesudah tiga, empat, atau lima hari –kapan saja berita sampai padanya- maka tidak mengapa.

Sedangkan batasan tiga hari dikhususkan bagi wanita yang berkabung atas orang dekatnya. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam Shahihain, “Tidaklah dihalalkan bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari Kiamat, untuk berkabung lebih dari tiga hari.” Maka berkabung lebih dari tiga hari bagi wanita yang kehilangan orang dekatnya tidak dibolehkan. Sedangkan bagi yang berta’ziyah, tidak ada batasan dengan tiga hari. Begitu juga membuatkan makanan bagi keluarga mayit, tidak terbatas hanya sampai tiga hari. Jika tetangganya masih memasakkan untuk keluarga mayit sesudah tiga hari karena mereka masih disibukkan dengan musibah, maka tidak apa-apa.

Selayaknya tetangga atau orang yang berta’ziyah membuat atau membawakan makanan untuk keluarga mayit, karena mereka tidak sempat masak dan mengurusi dapur.

Membuat dan menyediakan makanan oleh ahlil mayit untuk para penta’ziyah tidak dibolehkan. Karena keluarga tersebut sedang berduka dan disibukkan dengan musibah tersebut. Selayaknya tetangga atau orang yang berta’ziyah membuat atau membawakan makanan untuk keluarga mayit, karena mereka tidak sempat masak dan mengurusi dapur. Inilah yang dijelaskan oleh sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam kisah Ja’far, beliau bersabda: “Buatlah makanan untuk keluarga Ja’far, karena telah datang kepada mereka duka yang menyibukkan mereka-dari menyiapkan makanan-.” Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Menyambut bulan suci Ramadhan, IDC akan menggelar santunan yatim bersama para preman tobat. Target santunan 100 yatim ini membutuhkan dana 13 juta rupiah. Ayo Bantu..!!!...

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Tebar buku "Tutorial Ramadhan" agar ibadah puasa sesuai sunnah, menghindari kekeliruan puasa yang sering dilakukan umat Islam. Semoga sukses meraih gelar takwa, menggapai surga Ar-Royyan....

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Alhamdulillah, setelah menjalani operasi, dan perawatan selama sembilan hari, lidah Fauzan anak mujahid sudah sembuh dan sehat. Total biaya pengobatan sebesar Rp 6.612.300,- ...

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Latest News
Iklan Ramadhan Anti Teror Jadi Viral di Media Sosial

Iklan Ramadhan Anti Teror Jadi Viral di Media Sosial

Senin, 29 May 2017 22:04

Meneladani Nabi dengan Sederhana, Panduan menjadi Remaja Bertakwa

Meneladani Nabi dengan Sederhana, Panduan menjadi Remaja Bertakwa

Senin, 29 May 2017 21:57

BMH Jateng Wisuda 16 Santri Tahfidz Yatim Dhuafa

BMH Jateng Wisuda 16 Santri Tahfidz Yatim Dhuafa

Senin, 29 May 2017 21:50

Warga Kashmir Dilarang Shalat di Masjid di Hari Pertama Ramadhan

Warga Kashmir Dilarang Shalat di Masjid di Hari Pertama Ramadhan

Senin, 29 May 2017 21:36

Gabungan Ormas Islam Jawa Barat Tolak Kandidat Gubernur Perempuan

Gabungan Ormas Islam Jawa Barat Tolak Kandidat Gubernur Perempuan

Senin, 29 May 2017 21:14

Astronom Buat Peta Alam Semesta dengan Skala Besar

Astronom Buat Peta Alam Semesta dengan Skala Besar

Senin, 29 May 2017 19:53

Ngorek Kuping Batalin Puasa?

Ngorek Kuping Batalin Puasa?

Senin, 29 May 2017 18:25

Mengenal Ummu Yahya, Seorang Pemimpin, Perawat dan Mujahidah asal Ghouta Timur Suriah

Mengenal Ummu Yahya, Seorang Pemimpin, Perawat dan Mujahidah asal Ghouta Timur Suriah

Senin, 29 May 2017 17:45

Ilmuwan Temukan Tiga Planet Baru Seukuran Bumi?

Ilmuwan Temukan Tiga Planet Baru Seukuran Bumi?

Senin, 29 May 2017 16:53

Suriah Minta Iran Bayar Gaji Puluhan Ribu Milisi Syi'ah yang Bertempur Membela Assad

Suriah Minta Iran Bayar Gaji Puluhan Ribu Milisi Syi'ah yang Bertempur Membela Assad

Senin, 29 May 2017 16:15

Majelis Tabligh Muhammadiyah Keluarkan Seruan untuk Para Mubaligh

Majelis Tabligh Muhammadiyah Keluarkan Seruan untuk Para Mubaligh

Senin, 29 May 2017 14:59

Militer Filipina Kunci Kota Iligan Karena Khawatir Disusupi Pejuang Islamic State (IS) dari Mawawi

Militer Filipina Kunci Kota Iligan Karena Khawatir Disusupi Pejuang Islamic State (IS) dari Mawawi

Senin, 29 May 2017 14:30

Pemain Sepakbola Termahal di Dunia Ini Isi Ramadhan dengan Umrah

Pemain Sepakbola Termahal di Dunia Ini Isi Ramadhan dengan Umrah

Senin, 29 May 2017 14:24

Setnov: Jangan Kaitkan Terorisme dengan Sentimen Keagamaan

Setnov: Jangan Kaitkan Terorisme dengan Sentimen Keagamaan

Senin, 29 May 2017 13:58

Food Truck for Humanity, Memberi Makan Sepanjang 30 Hari Ramadhan

Food Truck for Humanity, Memberi Makan Sepanjang 30 Hari Ramadhan

Senin, 29 May 2017 13:20

Pejuang Oposisi Hancurkan Sebuah Tank Rezim Assad di Gurun Suriah

Pejuang Oposisi Hancurkan Sebuah Tank Rezim Assad di Gurun Suriah

Senin, 29 May 2017 13:15

Punya Udzur Syar'i untuk Tak Berpuasa, Tak Boleh Makan Minum Seenaknya

Punya Udzur Syar'i untuk Tak Berpuasa, Tak Boleh Makan Minum Seenaknya

Senin, 29 May 2017 12:57

Bursa Kurma VOA ISLAM, Yuk Beli Kurma Segar Buat Ramadhan

Bursa Kurma VOA ISLAM, Yuk Beli Kurma Segar Buat Ramadhan

Senin, 29 May 2017 12:13

Bagaimana Berpuasa di Negara yang Siangnya Lebih Lama?

Bagaimana Berpuasa di Negara yang Siangnya Lebih Lama?

Senin, 29 May 2017 11:16

Pizza Babi Dilabeli Halal, Little Caesars Digugat Rp1,3 Triliun

Pizza Babi Dilabeli Halal, Little Caesars Digugat Rp1,3 Triliun

Senin, 29 May 2017 10:17


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X