Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.544 views

Ta'ziyah dengan Pengajian dan Taushiyah, Sunnah atau Bid'ah?

Oleh: Badrul Tamam

Al-hamdulillah, kita bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat-nikmat-Nya. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasul-Nya, keluarga dan para sahabatnya.

Selasa malam (4/01/2011) kemarin, saya diajak teman untuk ikut takziyah ke tempat seorang ikhwan yang anaknya meninggal. Kabar meninggal sang putra yang baru berumur satu tahun itu sampai kepada kami sesudah shalat Maghrib, sehingga kami tidak sempat ikut menyalatkan dan menguburkan.

Acara ta’ziyah dimulai selepas Isya’. Ketika saya sampai ke rumah ikhwan tersebut, ada acara taushiyah di sana. Seorang Ustadz muda sudah menyampaikan nasihatnya agar keluarga korban bersabar dan mengingatkan kepada seluruh hadirin akan dekatnya kematian.

Di tengah-tengah tausiyah yang disampaikan dengan suara cukup lantang itu, disinggung tentang sunnahnya mengadakan ta’ziyah selama tiga hari kepada keluarga yang berduka dan menghiburnya. Di antara yang disampaikan, bahwa mengadakan ta'ziyah dengan semacam ini, mengisinya dengan pengajian dan taushiyah adalah sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang asing. Dan boleh jadi model seperti ini akan menimbulkan tanda tanya di tengah-tengah masyarakat yang terbiasa mengadakan peringatan 1 sampi 7 hari dengan tahlilan dan mengirim pahala.

Mengadakan pengajian dan taushiyah selama tiga hari di tempat keluarga yang sedang berduka semacam di atas di Bekasi semakin marak, boleh jadi di tempat lain pun ada. Cara itu dipilih untuk menghindari amalan-amalan yang dianggap bid’ah dan tidak sesuai sunnah. Namun benarkah amalan tersebut tidak juga termasuk bid’ah yang diada-adakan di tempat kematian?

Sebuah pertanyaan serupa pernah diajukan kepada Syaikh Abdurrahman al-Sahim. “Ada satu perkara asing (aneh) yang sangat marak di negeri tempat tingal saya sejak beberapa tahun lalu. Dan perkara ini dari hari ke hari semakin berkembang.” Sebagian dari isi pertanyaan.

Yang dimaksud perkara asing pada pertanyaan di atas, yaitu apabila ada keluarga muslim yang komitmen mengalami musibah, ada salah seorang anggota keuarganya meninggal dunia, maka pengajian dan taushiyah di adakan di rumahnya sebagai bagian dari ta’ziyah. Kegiatan ta’ziyah ini berlanjut sampai tiga hari untuk menghibur keluarga tersebut. “Apakah ini bid’ah ataukah sunnah?” puncak dari pertanyaannya.

Syaikh Abdurrahman al-Sahim menjawab, bahwa amalan semacam ini tidak pernah didapatkan pada zaman ulama salaf. Tidak ada dalil yang memerintahkan untuk mengadakan perkumpulan di rumah keluarga simayit sesudah penguburan. Karena hal ini akan memperbaharui kesedihannya. Dan menghalangi keluarga si mayit untuk keluar rumah.

Tidak ada dalil yang memerintahkan untuk mengadakan perkumpulan di rumah keluarga simayit sesudah penguburan.

Karena hal ini akan memperbaharui kesedihannya dan menghalangi keluarga si mayit untuk keluar rumah.

Pelaksanaan ta’ziyah selama tiga hari juga tidak ada dasarnya. Sedangkan mengingatkan untuk sabar adalah perkara yang diperintahkan, hanya saja mengganti perkumpulan manusia (untuk berbincang dan bercengkrama) menjadi majelis nasihat, pengajian, dan taushiyah tidak ada dasarnya, baik pada moment berbahagia atau bersedih.

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata,

وَلَا أُلْفِيَنَّكَ تَأْتِي الْقَوْمَ وَهُمْ فِيْ حَدِيْثٍ مِنْ حَدِيْثِهِمْ، فَتَقُصُّ عَلَيْهِمْ، فَتَقْطَعُ عَلَيْهِمْ حَدِيْثَهُمْ فَتُمِلُّهُمْ، وَلَكِنْ أَنْصِتْ، فَإِذَا أَمَرُوْكَ فَحَدِّثْهُمْ وَهُمْ يَشْتَهُوْنَهُ

Janganlah aku mendapatkan kamu mendatangi suatu kaum sedang mereka dalam pembicaraannya, lalu kamu memberikan kisahmu pada mereka dan memotong pembicaraan mereka dengannya, maka kamu telah membuat mereka bosan. Tapi, duduk dan diamlah. Apabila mereka memintamu untuk berbicara, maka berbicaralah kepada mereka sedang mereka mendengarkannya.” (HR. al-Bukhari no. 6337)

Membatasi ta’ziyah hanya tiga hari, apakah itu sunnah?

Ta’ziyah yang bahasa kita dikenal dengan melayat kepada ahlul mayyit untuk menghibur mereka supaya bisa bersabar, dan sekaligus mendo’akanya.

Menurut Imam Al-Khirasyi di dalam syarahnya menulis, “Ta’ziyah, yaitu menghibur orang yang tertimpa musibah dengan pahala-pahala yang dijanjikan oleh Allah, sekaligus mendo’akan mereka dan mayitnya” (Syarh Al-Khirasyi Ala Mukhtashar Khalil: 2/129)

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Yaitu memotivasi orang yang tertimpa musibah agar lebih bersabar, dan meghiburnya supaya melupakannya, meringankan tekanan kesedihan dan himpitan musibah yang menimpanya” (Al-Adzkar An Nawawiyah, hlm 126. Lihat juga Al-Majmu 5/304)

Berta’ziyah kepada saudara muslim yang tertimpa musibah disunnahkan berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,

مَنْ عَزَّى مُصَابًا فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ

Siapa yang berta’ziyah kepada orang yang ditimpa musibah, maka baginya pahala seperti pahala yang didapat orang tersebut.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Menurut Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad dalam islamway.com, tidak ada dalil yang menunjukkan pembatasan ta’ziyah hanya tiga hari, bahwa tidak berta’ziyah kecuali pada batas tiga hari. Tetapi berta’ziyah dilangsungkan selama masa masih dekat, walaupun lebih dari tiga hati. Ketika kesedihan masih menyelimuti keluarga si mayit maka datang menghibur mereka dan mendoakan masih diperbolehkan, walupun sudah berlalu satu pekan. Namun, jika kesedihan sudah hilang maka berta’ziyah sesudah itu tidak sesuai dengan fungsi.

. . tidak ada dalil yang menunjukkan pembatasan ta’ziyah hanya tiga hari, bahwa tidak berta’ziyah kecuali pada batas tiga hari. (Abdul Muhsin al-'Abbad)

Syaikh bin Bazz dalam Nur ‘ala al-Darb (2/1127) menjelaskan bahwa tidak ada batasan pasti bagi para penta’ziyah, baik tiga hari atau lebih. Jika mereka berta’ziyah sesudah tiga, empat, atau lima hari –kapan saja berita sampai padanya- maka tidak mengapa.

Sedangkan batasan tiga hari dikhususkan bagi wanita yang berkabung atas orang dekatnya. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam Shahihain, “Tidaklah dihalalkan bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari Kiamat, untuk berkabung lebih dari tiga hari.” Maka berkabung lebih dari tiga hari bagi wanita yang kehilangan orang dekatnya tidak dibolehkan. Sedangkan bagi yang berta’ziyah, tidak ada batasan dengan tiga hari. Begitu juga membuatkan makanan bagi keluarga mayit, tidak terbatas hanya sampai tiga hari. Jika tetangganya masih memasakkan untuk keluarga mayit sesudah tiga hari karena mereka masih disibukkan dengan musibah, maka tidak apa-apa.

Selayaknya tetangga atau orang yang berta’ziyah membuat atau membawakan makanan untuk keluarga mayit, karena mereka tidak sempat masak dan mengurusi dapur.

Membuat dan menyediakan makanan oleh ahlil mayit untuk para penta’ziyah tidak dibolehkan. Karena keluarga tersebut sedang berduka dan disibukkan dengan musibah tersebut. Selayaknya tetangga atau orang yang berta’ziyah membuat atau membawakan makanan untuk keluarga mayit, karena mereka tidak sempat masak dan mengurusi dapur. Inilah yang dijelaskan oleh sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam kisah Ja’far, beliau bersabda: “Buatlah makanan untuk keluarga Ja’far, karena telah datang kepada mereka duka yang menyibukkan mereka-dari menyiapkan makanan-.” Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

Selasa, 23 Jan 2018 12:49

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis  dengan Kasus Novel Baswedan

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis dengan Kasus Novel Baswedan

Selasa, 23 Jan 2018 12:30

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Selasa, 23 Jan 2018 12:25

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Selasa, 23 Jan 2018 11:32

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Selasa, 23 Jan 2018 07:44

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

Selasa, 23 Jan 2018 07:10

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X