Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
91.793 views

Inilah Ucapan Selamat Hari Raya yang Benar Sesuai Sunnah

Segala puji bagi Allah salawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah keluarganya, para sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.Amma ba'du:ٍُ

Para pembaca yang dirahmati Allah Ta’alaa.

Pada hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha kita sering mendengar  sebagian kita mengucapkan selamat kepada sebagian lain dengan ucapan yang beraneka ragam. Maka apakah status hukumnya menurut syariat Islam ?

Berikut ini akan kami sampaikan informasi seputar ucapan selamat hari raya yang disarikan dari kitab (Tanwirul Ainain Bi Ahkamil Adzahi Wal Iedain) karangan Syeikh Abul Hasan Mushthafa bin Ismail As Sulaimani hafidzahullah dimana beliau berkata:

Ibnu At-Turkimani telah menyebutkan dalam kitabnya Al-Jauhar An-Naqiy Hasyiah Al-Baihaqi (3/320-321), beliau berkata : Aku berkata : dan dalam bab ini – yakni ucapan selamat hari raya – ada satu hadits yang bagus yang dilupakan Al-Baihaqi, yaitu haditsnya Muhammad bin Ziyad, berkata : ketika itu aku bersama Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu anhu dan sebagian sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam yang lain, lalu apabila mereka pulang sebagian mengucapkan kepada sebagian lainnya : (Taqabbalallahu minna waminkum) (semoga Allah menerima amal kami dan kalian), Imam Ahmad bin Hanbal berkata : sanadnya baik.

Syeikh Al-Albani rahimahullah berkata dalam kitab Tamamul Minnah (356): dan beliau tidak menyebutkan siapa yang meriwayatkannya dan Imam Suyuthi telah menyandarkannya juga kepada Zahir dengan sanad yang bagus dari Muhammad bin Ziyad Al-Alhani – dan dia tsiqoh – berkata : lalu beliau menyebutkannya. Dan Zahir dia adalah Ibnu Thahir penulis kitab : (Tuhfatul Iedul Fithri) sebagaimana dikatakan Syeikh Al-Albani.

Dan Ibnu Qudamah telah menukil dalam kitab Al-Mughni (2/259) bahwa Imam Ahmad mengatakan sanadnya baik, Wallahu Alam mengenai derajat para perawi lain yang tidak disebutkan dalam atsar ini, namun aslinya perkataan Imam Ahmad diterima sampai kita menemukan yang menyelisihinya. Wallahu Alam.

Al-Ashbahani telah mengeluarkan riwayat dalam kitabnya At-Targhib Wa At-Tarhib (1/251) dari Shofwan bin Amru As-Saksasi berkata : Aku mendengar ketika diucapkan kepada Abdullah bin Busr, Abdur Rahman bin Aaidz, Jubair bin Nafir dan Khalid bin Mikdan pada hari- hari raya : (Taqabbalallahu minna waminkum), lalu mereka mengucapkannya kepada yang lain. Dan ini sanad yang cukup baik .

Dan disebutkan dalam kitab Fathul Bari (2/446) : diriwayatkan kepada kami dalam Al-Muhamiliyat dengan sanad yang baik dari Jubair bin Nufair berkata : dahulu para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam apabila mereka bertemu pada hari raya sebagian mengucapkan kepada sebagian lain : (Taqabbalawahu minna waminkum).

Syeikh Al-Albani rahimahullah berkata : aku tidak menemukan pernyataan dari Ibnu Hajar yang membaguskan sanadnya dalam salah satu kitabnya – meskipun salah seorang penuntut ilmu telah menunjukkan tempatnya – berkata : namun aku menemukannya dari Al-Hafidz As-Suyuthi dalam risalahnya Wushul Al-Amani Fii Wujud At-Tahaani (109) dan dalam satu edisi di perpustakaanku (82) dan kitab Al-Hawi juz 1 dari Al-Hawi Lil Fatawa dan beliau telah menyandarkannya kepada Zahir bin Thahir dalam kitab Tuhfah Al-Iedul Fithri, dan Abu Ahmad Al-Furadzi, dan diriwayatkan Al-Muhamili dalam kitab Al-Iedain (2/ 129) dengan sanad para perawinya tsiqoh, para perawi At-Tahdzib selain Syeikhnya Al-Muhanna bin Yahya dia tsiqoh baik sebagaimana ucapan Ad-Daruquthni, dan biographinya disebutkan dalam Tarikh Baghdad (13/166 – 268), maka sanadnya shahih.

Imam Malik rahimahullah pernah ditanya : apakah makruh hukumnya seseorang mengucapkan kepada saudaranya apabila pulang dari sholat Ied : Taqabbalallahu minna waminka, waghafarallahu lana walaka (Dan semoga Allah Mengampuni kami dan kalian), dan saudaranya menjawabnya seperti itu ? beliau berkata : tidak makruh. (Al-Muntaqa 1/322).

Dalam kitab Al-Hawi (1/82) Imam Suyuthi berkata : Ibnu Hibban telah mengeluarkan dalam kitab Al-Tsiqot dari Ali bin Tsabit berkata : Aku bertanya kepada Malik tentang ucapan orang-orang pada hari raya : Taqabbalallahu minna waminka, maka beliau berkata : hal itu masih terus berlaku seperti itu ditempat kami.

Dalam kitab Al-Mughni (2/259) beliau berkata : Ali bin Tsabit berkata : Aku bertanya kepada Malik bin Anas sejak tiga puluh lima tahun lalu, dan beliau berkata : diMadinah masih dikenal hal seperti ini.

Dan dalam kitab Masail Abu Dawud (61) beliau berkata : Aku mendengar Ahmad ditanya tentang kaum yang diucapkan kepada mereka pada hari raya: Taqabbalallahu minna waminkum, beliau berkata : aku berharap hal itu tidak mengapa.

Dalam kitab Al-Furu oleh Ibnul Muflih (2/150) berkata : tidak mengapa mengucapkan kepada yang lain: Taqabbalallahu minna waminkum, sebagian menukilkannya sebagai jawaban, dan beliau berkata : aku tidak memulainya, dan dari beliau : semuanya bagus, dan dari beliau : makruh, dan ditanya kepada beliau dalam riwayat Hanbal : apakah dia boleh memulainya ? beliau berkata : tidak, dan Ali bin Said menukilkan : alangkah baiknya itu kecuali jika dikuatirkan ucapan itu menjadi terkenal, dan dalam satu nasihat : sesungguhnya itu perbuatan sahabat, dan bahwa itu perkataan ulama.

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya dalam Majmu Fatawa (24/253) : apakah ucapan selamat hari raya yang biasa diucapkan orang-orang : Ied Mubarak (hari raya yang diberkahi), dan semacamnya, apakah ada dasarnya dalam syariat atau tidak ? dan kalau ada dasarnya dalam syariat, maka apa yang diucapkan, berilah fatwa kepada kami ?

Maka beliau menjawab : adapun ucapan selamat hari raya dimana sebagian orang mengucapkan kepada sebagian lain apabila bertemu setelah sholat Ied : Taqabbalallahu minna waminkum, dan semoga Allah Menyampaikanmu tahun depan, dan semacam itu maka ini telah diriwayatkan oleh sebagian sahabat bahwa dahulu mereka melakukannya, dan dibolehkan sebagian Imam seperti Ahmad dan lainnya, tetapi Ahmad berkata : aku tidak mahu memulainya lebih dahulu, namun jika seseorang mengucapkannya kepadaku maka aku menjawabnya, karena itu jawaban ucapan selamat yang hukumnya wajib, adapun mengucapkan selamat terlebih dahulu bukan merupakan sunah yang diperintahkan, dan juga bukan termasuk yang dilarang, baangsiapa yang mengerjakannya maka dia memiliki panutannya, dan siapa yang meninggalkannya maka diapun memiliki panutannya. Wallahu Alam.

Kesimpulan:

Menurut pendapat saya (Syeikh Abul Hasan): bahwa ucapan selamat lebih dekat kepada adat dari pada ibadah, dan dalam perkara kebiasaan dasarnya adalah boleh sampai ada dalil yang melarangnya, tidak seperti ibadah dimana orang yang mengatakannya perlu membawakan dalil atas ucapannya, seperti diketahui bahwa adat kebiasaan berbeda dari satu zaman ke zaman lain, dari satu tempat ke tempat lain, kecuali perkara yang telah pasti dilakukan oleh sahabat atau sebagiannya , lebih patut untuk diikuti dari pada yang lain.

Syeikh Utsaimin rahimahullah pernah ditanya: Apa hukum ucapan selamat hari raya? Dan apakah ada ucapan tertentu?

Maka beliau menjawab: “ucapan selamat hari raya dibolehkan, dan tidak ada ucapan selamat yang khusus, tetapi apa yang biasa diucapkan oleh manusia dibolehkan selama bukan merupakan ucapan dosa”.

Dan beliau juga berkata:

“Ucapan selamat hari raya telah diamalkan sebagian sahabat radhiallahu anhum, seandainya hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh sahabat, namun hal tersebut sekarang telah menjadi perkara tradisi yang biasa dilakukan manusia, dimana sebagian mengucapkan selamat kepada yang lain dengan tibanya hari raya dan sempurnanya puasa dan qiyamul lail”.

Dan beliau rahimahullah juga ditanya: apa hukum berjabat tangan, berpelukan dan ucapan selamat hari raya setelah sholat Ied?

Beliau menjawab: perkara-perkara ini tidak mengapa dilakukan, karena manusia tidak menjadikannya bentuk ibadah dan taqarrub kepada Allah Azza wa Jalla, namun hanya menjadikannya sebagai tradisi, memuliakan dan menghormati, selama tradisi tersebut tidak ada larangannya secara syarie maka dasarnya adalah boleh”. Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin (16/208-210). Wallahu Alam Bishowab.[abu roidah/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
IS Rebut Kembali Desa di Barat Manbij dari Pasukan SDF

IS Rebut Kembali Desa di Barat Manbij dari Pasukan SDF

Rabu, 27 Jul 2016 18:30

Turki Perintahkan Penahanan 47 Wartawan Lain yang Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Turki Perintahkan Penahanan 47 Wartawan Lain yang Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Rabu, 27 Jul 2016 17:35

Pejuang Oposisi Bersiap Lancarkan Serangan Balik untuk Hancurkan Pengepungan Aleppo

Pejuang Oposisi Bersiap Lancarkan Serangan Balik untuk Hancurkan Pengepungan Aleppo

Rabu, 27 Jul 2016 16:00

Sekutumu Harimaumu

Sekutumu Harimaumu

Rabu, 27 Jul 2016 15:14

Pemimpin MHP: Turki dalam Masalah Sangat Besar Jika AS Berada Dibalik Kudeta Gagal

Pemimpin MHP: Turki dalam Masalah Sangat Besar Jika AS Berada Dibalik Kudeta Gagal

Rabu, 27 Jul 2016 14:00

Iran Bantah Tuduhan AS Anggota Senior Al-Qaidah Berbasis di Negara Itu

Iran Bantah Tuduhan AS Anggota Senior Al-Qaidah Berbasis di Negara Itu

Rabu, 27 Jul 2016 11:00

Bukan Biru atau Pink, Hitam dan Putih adalah Warna Ideal bagi Bayi

Bukan Biru atau Pink, Hitam dan Putih adalah Warna Ideal bagi Bayi

Rabu, 27 Jul 2016 10:34

Hamas Kembali Adakan Kemah Musim Panas, Latih 30.000 Pemuda Palestina Dasar-dasar Militer

Hamas Kembali Adakan Kemah Musim Panas, Latih 30.000 Pemuda Palestina Dasar-dasar Militer

Rabu, 27 Jul 2016 08:29

Vaksin Palsu dalam Pandangan Islam

Vaksin Palsu dalam Pandangan Islam

Rabu, 27 Jul 2016 05:10

Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Selasa, 26 Jul 2016 21:34

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Selasa, 26 Jul 2016 21:05

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Selasa, 26 Jul 2016 20:51

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

Selasa, 26 Jul 2016 20:30

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Selasa, 26 Jul 2016 20:18

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Selasa, 26 Jul 2016 20:01

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Selasa, 26 Jul 2016 19:46

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Selasa, 26 Jul 2016 18:39

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Selasa, 26 Jul 2016 16:59


Must Read!
X