Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.143 views

Masih Ingat Kasus Warteg Ibu Saeni? Inilah Hukum Berjualan Makanan Siang Hari Ramadhan

 

RAMADHAN tahun lalu, umat Islam Indonesia dihebohkan dengan kasus warteg Ibu Saeni di Serang, Banten. Ketika itu warung nasi Ibu Saeni dirazia Satpol PP karena berjualan makanan pada siang hari Ramadhan. Razia ini dilakukan demi menegakkan Perda Kota Serang.

Anehnya, meski telah melanggar Perda, Ibu Saeni melalui framing pemberitaan di media massa arus utama dianggap menjadi korban kesewenangan aparat pemerintah. Satpol PP dianggap bersalah. Bahkan Presiden Joko Widodo pun turut membantu dana kepada Ibu Saeni.

Tentu saja kasus Ibu Saeni, yang berjualan pada siang hari Ramadhan banyak terjadi di daerah lain. Kita begitu mudah menemukan warung-warung makan yang berbuka dan berjualan pada siang hari Ramadhan. 

Lalu, bagaimana menurut syariat hukum berjualan makanan dan minuman pada siang hari Ramadhan?

Kita akan menyebutkan beberapa ayat, yang bisa dijadikan acuan untuk membahas acara makan di siang hari Ramadhan.

Pertama, Allah melarang kita untuk ta’awun (tolong-menolong) dalam dosa dan maksiat.

Allah berfirman,

وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

Janganlah kalian tolong menolong dalam dosa dan maksiat.” (QS. al-Maidah: 2).

Sekalipun Anda tidak melakukan maksiat, tapi Anda tidak boleh membantu orang lain untuk melakukan maksiat. Maksiat, musuh kita bersama, sehingga harus ditekan, bukan malah dibantu.

Tidak berpuasa di siang hari Ramadhan tanpa udzur, jelas itu perbuatan maksiat. Bahkan dosa besar. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah diperlihatkan siksaan untuk orang semacam ini.

“Dia digantung dengan mata kakinya (terjungkir), pipinya sobek, dan mengalirkan darah.” (HR. Ibnu Hibban, 7491; dishahihkan Al-A’dzami).

Siapapun pelakunya, tidak boleh didukung. Sampaipun orang kafir. Karena pendapat yang benar, orang kafir juga mendapatkan beban kewajiban syariat. Sekalipun andai dia beramal, amalnya tidak diterima, sampai dia masuk islam.

An-Nawawi mengatakan,

والمذهب الصحيح الذي عليه المحققون والأكثرون : أن الكفار مخاطبون بفروع الشرع ، فيحرم عليهم الحرير ، كما يحرم على المسلمين

Pendapat yang benar, yang diikuti oleh para ulama ahli tahqiq (peneliti) dan mayoritas ulama, bahwa orang kafir mendapatkan beban dengan syariat-syariat islam. Sehingga mereka juga diharamkan memakai sutera, sebagaimana itu diharamkan bagi kaum muslimin. (Syarh Shahih Muslim, 14/39).

Diantara dalil bahwa orang kafir juga dihukum karena meninggakan syariat-syariat Islam, adalah firman Allah ketika menceritakan dialog penduduk surga dengan penduduk neraka,

إِلَّا أَصْحَابَ الْيَمِينِ . فِي جَنَّاتٍ يَتَسَاءَلُونَ . عَنِ الْمُجْرِمِينَ . مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ . قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ . وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ

Kecuali golongan kanan, berada di dalam syurga, mereka tanya-menanya, tentang (keadaan) orang-orang kafir. Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”  Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat. Dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin. (QS. al-Muddatsir: 39 – 44).

Dalam obrolan pada ayat di atas, Allah menceritakan pertanyaan penduduk surga kepada penduduk neraka, ‘Apa yang menyebabkan kalian masuk neraka?’

Jawab mereka: “Karena kami tidak shalat dan tidak berinfak.”

Padahal jika mereka shalat atau infak, amal mereka tidak diterima.

Inilah yang menjadi landasan fatwa para ulama yang melarang menjual makanan kepada orang kafir ketika Ramadhan. Karena dengan begitu, berarti kita mendukungnya untuk semakin berbuat maksiat.

Dalam Hasyiah Syarh Manhaj at-Thullab dinyatakan,

ومن ثم أفتى شيخنا محمد بن الشهاب الرملي بأنه يحرم على المسلم أن يسقي الذمي في رمضان بعوض أو غيره، لأن في ذلك إعانة على معصيته

Dari sinilah, guru kami Muhammad bin Syihab ar-Ramli, mengharamkan setiap muslim untuk memberi minum kafir dzimmi di bulan ramadhan, baik melalui cara

(Hasyiah al-Jamal ‘ala Syarh Manhaj at-Thullab, 10/310)

Kedua, Allah memerintahkan kita untuk mengagungkan semua syiar Islam

ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati (QS. al-Hajj: 32)

Bulan Ramadhan, termasuk syiar Islam. Di saat itulah, kaum muslimin sedunia, serempak melakukan puasa. Karena itu, menjalankan puasa bagian dari mengagungkan ramadhan. Hingga orang yang tidak berpuasa, dia tidak boleh secara terang-terangan makan-minum di depan umum, disaksikan oleh masyarakat lainnya. Tindakan semacam ini, dianggap tidak mengagungkan kehormatan Ramadhan.

Dulu para sahabat, mengajak anak-anak mereka yang masih kecil, untuk turut berpuasa. Sehingga mereka tidak makan minum di saat semua orang puasa.

Sahabat Rubayi’ bintu Mu’awidz menceritakan bahwa pada pagi hari Asyura, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus beberapa sahabat ke berbagai kampung di sekitar Madinah, memerintahkan mereka untuk puasa.

فَكُنَّا بَعْدَ ذَلِكَ نَصُومُهُ وَنُصَوِّمُ صِبْيَانَنَا الصِّغَارَ مِنْهُمْ

Kemudian kami melakukan puasa setelah itu dan kami mengajak anak-anak kami untuk turut berpuasa.

Rubayi’ melanjutkan,

فَنَجْعَلُ لَهُمُ اللُّعْبَةَ مِنَ الْعِهْنِ فَإِذَا بَكَى أَحَدُهُمْ عَلَى الطَّعَامِ أَعْطَيْنَاهَا إِيَّاهُ عِنْدَ الإِفْطَارِ

Kami buatkan untuk mereka mainan dari kapas. Jika mereka menangis minta makan, kami berikan boneka itu ketika waktu berbuka. (HR. Muslim no. 2725).

Kita bisa tiru model pembelajaran yang diajarkan para sahabat. Sampai anak-anak yang masih suka main boneka, diajak untuk berpuasa. Karena menghormati kemuliaan Ramadhan.

Orang yang udzur, yang tidak wajib puasa, jelas boleh makan minum ketika Ramdhan. Tapi bukan berarti boleh terang-terangan makan minum di luar. Sementara membuka rumah makan di siang Ramadhan, lebih parah dibandingkan sebatas makan di tempat umum.

Karena alasan inilah, para ulama memfatwakan untuk menutup rumah makan selama Ramadhan.

Dalam fatwa Syabakah Islamiyah dinyatakan,

وقد أفتى جماعة من أهل العلم بوجوب إغلاق المطاعم في نهار رمضان ، والله أعلم .

Para ulama memfatwakan, wajibnya menutup warung makan di siang hari ramadhan. Allahu a’lam* [Syaf/voa-islam.com]

Sumber: konsultasisyariah.com



Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Pejuang Oposisi Suriah Terus Lancarkan Serangan Pesawat Tak Berawak ke Pangkalan Udara Rusia di Lata

Pejuang Oposisi Suriah Terus Lancarkan Serangan Pesawat Tak Berawak ke Pangkalan Udara Rusia di Lata

Senin, 23 Jul 2018 18:49

JK ingin Wapres lagi? Pengamat: Tidak Perlu, Indonesia tidak Kurang Pemimpin

JK ingin Wapres lagi? Pengamat: Tidak Perlu, Indonesia tidak Kurang Pemimpin

Senin, 23 Jul 2018 18:17

Turki Deportasi Mantan Tahanan Penjara Guantanamo ke Suriah

Turki Deportasi Mantan Tahanan Penjara Guantanamo ke Suriah

Senin, 23 Jul 2018 17:48

Demi Keadilan dan Kemanusiaan, Menkum HAM harus Publikasi Ruang Lapas dan Mako Brimob

Demi Keadilan dan Kemanusiaan, Menkum HAM harus Publikasi Ruang Lapas dan Mako Brimob

Senin, 23 Jul 2018 17:17

Generasi Alay dari Sistem Hidup yang Alay

Generasi Alay dari Sistem Hidup yang Alay

Senin, 23 Jul 2018 17:02

Hanya dengan Ganti Presiden Rupiah kembali Menguat

Hanya dengan Ganti Presiden Rupiah kembali Menguat

Senin, 23 Jul 2018 16:17

Malaysia Akan Cabut UU Bersifat Opresif yang Bisa Menangkap Siapa Pun Tanpa Pengadilan

Malaysia Akan Cabut UU Bersifat Opresif yang Bisa Menangkap Siapa Pun Tanpa Pengadilan

Senin, 23 Jul 2018 16:00

Melon oh Melon; Subsidi Akan Dicabut Juga?

Melon oh Melon; Subsidi Akan Dicabut Juga?

Senin, 23 Jul 2018 15:52

Sel Koruptor Satukan Saja dengan Pelaku Maling Ayam

Sel Koruptor Satukan Saja dengan Pelaku Maling Ayam

Senin, 23 Jul 2018 15:17

Sepinya #2019TetapJokowi di Medan Bung, Bandingkan dengan Aksi #2019GantiPresiden

Sepinya #2019TetapJokowi di Medan Bung, Bandingkan dengan Aksi #2019GantiPresiden

Senin, 23 Jul 2018 15:02

Seribu Lebih Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa

Seribu Lebih Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa

Senin, 23 Jul 2018 15:00

[VIDEO] AKSI #2019GantiPresiden Langgar Hukum? Ini Penjelasan Pakar Hukum

[VIDEO] AKSI #2019GantiPresiden Langgar Hukum? Ini Penjelasan Pakar Hukum

Senin, 23 Jul 2018 14:39

Politisi: Adilkah Rezim Jokowi disebut Pemicu Konflik Ideologi dan Tumbuhnya Paham Anti Islam?

Politisi: Adilkah Rezim Jokowi disebut Pemicu Konflik Ideologi dan Tumbuhnya Paham Anti Islam?

Senin, 23 Jul 2018 14:17

Mengapa Mereka Ketakutan Dengan #2019GantiPresiden?

Mengapa Mereka Ketakutan Dengan #2019GantiPresiden?

Senin, 23 Jul 2018 14:02

Harga Telur Ayam Melejit, Para Ibu pun Menjerit

Harga Telur Ayam Melejit, Para Ibu pun Menjerit

Senin, 23 Jul 2018 13:37

Argumen Tim Hukum DDII Dipertimbangan MK Tolak Gugatan Ahmadiyah

Argumen Tim Hukum DDII Dipertimbangan MK Tolak Gugatan Ahmadiyah

Senin, 23 Jul 2018 13:30

[VIDEO] Sukses Deklarasi #2019GantiPresiden di Medan, Ini Harapan Ustzh Ronny Rizkita Siregar

[VIDEO] Sukses Deklarasi #2019GantiPresiden di Medan, Ini Harapan Ustzh Ronny Rizkita Siregar

Senin, 23 Jul 2018 13:19

Manuver (Pendukung) Jokowi Pro Islam untuk 2019 akan Sia-sia

Manuver (Pendukung) Jokowi Pro Islam untuk 2019 akan Sia-sia

Senin, 23 Jul 2018 13:17

Tikus Politik Kembali Beraksi, Tuntaskan Dengan Sistem Islam

Tikus Politik Kembali Beraksi, Tuntaskan Dengan Sistem Islam

Senin, 23 Jul 2018 13:15

Digugat Ahmadiyah, DDII: UU PNPS 1965 Cegah Penistaan Agama

Digugat Ahmadiyah, DDII: UU PNPS 1965 Cegah Penistaan Agama

Senin, 23 Jul 2018 13:10


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X