Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.364 views

Masyarakat Banyuwangi Anti Komunis Polisikan Ribka 'Anak PKI' Tjiptaning

BANYUWANGI (voa-islam.com) - Menanggapi isu pembubaran FPI terkait  adanya laporan Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning ke Mabes Polri, umat Islam Banyuwangi tidak tinggal diam. Mereka akan melaporkan balik Ribka ke polisi.

Seluruh elemen Umat Islam Banyuwangi yang bernaung di bawah Gabungan Elemen Masyarakat Waspada Bahaya Laten Komunis (Gemas Wa Balak) justru akan lapor balik ke polisi karena acara Ribka anak PKI tanggal 24 Juni 2010 pekan lalu adalah ilegal dan reuni eks anggota PKI. Untuk itu, Gemas Wa Balak kemarin merapat barisan di rumah Ketua Forum Islam (FUI) Aman Fathorrachman. Usai pertemuan dengan 18 elemen anti PKI, mereka langsung menggelar jumpa pers.

Aman Fathorrachman didaulat menjadi juru bicaranya. Dalam keterangannya, Aman langsung mengklarifikasi insiden 24 Juni 2010. Menurut dia, aksi di rumah makan Pakis Ruyung itu bukan dilakukan FPI melainkan dilakukan beberapa elemen masyarakat anti PKI. Kata Aman, FPI Banyuwangi sudah bubar dua bulan lalu.

..."Aksi di rumah makan Pakis Ruyung itu bukan dilakukan FPI melainkan dilakukan beberapa elemen masyarakat anti PKI. FPI Banyuwangi sudah bubar dua bulan lalu." Kata Aman.

Beberapa aktivis yang datang dalam pertemuan itu, merupakan kumpulan dari elemen masyarakat anti ajaran komunis. Mereka datang karena merasa terpanggil untuk mencegah lahirnya kembali ajaran komunis di Banyuwangi.

Karena itu, lanjut Aman, kalau Ribka anak PKI melaporkan FPI ke Bareskrim Polri dinilai salah alamat. Sebab, aksi itu tidak melibatkan FPI. "Sekali lagi, saya tegaskan FPI Banyuwangi sudah bubar dua bulan lalu," tegasnya.

Kedatangan beberapa aktivis di rumah makan Pakis Ruyung, ungkap Aman, bukan untuk membubarkan melainkan untuk klarifikasi agenda pertemuan itu. Acara itu dinilai banyak kejanggalan, karena diselenggarakan secara sembunyi-sembunyi.

Kalau memang pertemuan itu agenda resmi anggota DPR RI untuk sosialisasi rumah sakit gratis tanpa kelas mengapa yang dikumpulkan orang-orang eks PKI.

Aman menunding pertemuan itu memiliki agenda terselubung dan menipulasi undangan. Terbukti dari mereka yang hadir, adalah eks PKI yang berasal dari beberapa kecamatan. "Pertanyaan kita, kalau acara itu memang resmi mengapa dilakukan diam-diam," katanya.

Selain itu, ungkap Aman, dalam undangan yang dikirimkan Yayasan Layar Kemendung, acara bukan untuk sosialisasi rumah sakit melainkan reuni korban orde baru. Yang janggal lagi, Ribka dan Rieke Diah Pitaloka, juga bukan anggota DPR yang berangkat dari dapil III Jatim. "Ribka telah melakukan kebohongan. Kalau memang resmi, mesti ada surat tugasnya dari DPR RI. Saya tanyakan surat tugasnya tidak ada," ujar Aman.

..."Ribka telah melakukan kebohongan. Kalau memang resmi, mesti ada surat tugasnya dari DPR RI. Saya tanyakan surat tugasnya tidak ada," ujar Aman...

Pihaknya merasa yakin, pertemuan itu memiliki agenda untuk menghidupkan ideologi komunis di Indonesia. Ideologi komunis tidak pantas hidup di Indonesia, karena bertentang dengan falsafah Pancasila dan UU 1945. "Kalau menyangkut idelogi negara, kita tidak perlu menunggu komando. Tidak sesuai dengan Pancasila, ayo kita lawan," timpal Ketua LSM Gerak, Sulaiman Sabang.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan itu, 18 elemen masyarakat itu akan melaporkan Robka ke Polisi dengan tuduhan melakukan pelanggaran pidana. "Besok (hari ini, red) kita akan lapor polisi," tambah Aman.

FPI dan LSM juga menuding acara itu ilegal, karena tidak mengantongi izin dari polisi. Dengan alasan itu, belasan aktivis FPI dan LSM langsung menyerbu tempat pertemuan dan membubarkan acara.

Kedatangan belasan aktivis FPI dan beberapa ormas itu memang tidak diduga oleh tiga wakil rakyat tersebut. Tak ayal, tiga anggota DPR itu sempat berdialog, bahkan terlibat adu mulut dengan aktivis FPI. Namun, perdebatan tidak berlangsung lama. Mereka memilih menyelamatkan diri demi menghindari kemungkinan terjadi aksi anarkis. Hanya saja, Oneng, sebutan Rieke Diah Pitaloka dalam sinetron "Bajaj Bajuri", sempat adu mulut. Pasalnya, pemain sinetron itu terjebak dan tidak bisa keluar dari lokasi acara.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Banyuwangi AKBP Slamet Hadi Supraptoyo menegaskan bahwa pertemuan tersebut adalah ilegal. Sebelumnya, polres hanya mengeluarkan izin pertemuan yang akan digelar Paguyuban Kesenian Angklung Layar Kumendung di hall Restoran Pondok Wina. Hanya saja, kegiatan itu batal karena Pondok Wina digunakan untuk kegiatan pemilukada. "Kami sudah panggil panitia kegiatan untuk klarifikasi acara itu," ungkap Slamet. (Ibnudzar/jp)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Rabu, 30 Nov 2022 16:56

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Rabu, 30 Nov 2022 16:44

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

Rabu, 30 Nov 2022 16:05

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

Rabu, 30 Nov 2022 15:45

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Rabu, 30 Nov 2022 15:00

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Rabu, 30 Nov 2022 14:20

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Selasa, 29 Nov 2022 21:15

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Selasa, 29 Nov 2022 20:40

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

Selasa, 29 Nov 2022 17:36

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Selasa, 29 Nov 2022 12:04

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Senin, 28 Nov 2022 17:26

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Senin, 28 Nov 2022 16:15

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Senin, 28 Nov 2022 15:15

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

Senin, 28 Nov 2022 14:15

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Ahad, 27 Nov 2022 03:20

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Ahad, 27 Nov 2022 03:10


MUI

Must Read!
X