Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.432 views

Disamakan dengan Zina Video Ariel, Warga Dayak Demo Profesor Tamrin Tomagola

JAKARTA (voa-islam.com) –  Gara-gara  membela video porno Ariel, Profesor Tamrin Amal Tamagola didemo masyarakat Dayak. Tamrin dituntut hukuman adat karena menyamakan video porno Ariel dengan perilaku suku Dayak yang terbiasa berhubungan badan tanpa ikatan.

Sekira seratusan orang dari Majelis Adat Dayak wilayah Jakarta demo di Bundaran Hotel Indonesia (HI) mengecam pernyataan Tamrin Tamagola, menuntut Tamrin minta maaf dan dihukum adat.

Dua puluh orang pendemo mengenakan pakaian adat Dayak dan membawa senjata perisai khas Dayak menari-nari sambil diiringi gendang. Sementara massa juga membawa poster bertuliskan “Dayak menggugat seret Tamrin ke hukum”, “Gelar Prof kok pikiran kotor”, dan “Tamrin apa perlu mangkok merah berjalan.”

“Kita keberatan dan protes atas pernyataan Saudara Tamrin, ini melukai perasaan dan melecehkan adat istiadat suku Dayak,” kata seorang perwakilan, Rustam Acong saat demo, Sabtu (8/1/2011). “Kita meminta Tamrin menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan tertulis melalui media massa maupun media elektronik kepada masyarakat Dayak paling lambat 1 minggu."

Pada hari yang sama, ratusan warga Dayak di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berunjuk rasa di bundaran Tugu Digulis dan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat.

Aksi yang dikoordinir oleh Dewan Adat Dayak Kalbar dan diikuti sejumlah tokoh Dayak, diantaranya Adrianus Asia Sidot, Yakobus Kumis, dan mahasiswa dari Persatuan Mahasiswa Kristen Republik Indonesia (PMKRI) Kalbar. Aksi demo diawali dengan berkumpulnya massa di Rumah Betang Jalan Sutoyo yang kemudian berlanjut ke Tugu Digulis Universitas Tanjungpura di Jalan Ahmad Yani dan ke gedung DPRD Kalbar yang berjarak sekitar 500 meter dengan berjalan kaki.

Dalam aksi di Tugu Digulis, massa membawa simbol-simbol seperti bendera dan menggunakan pakaian adat khas Dayak.

Salah satu ketua Majelis Adat Dayak Nasional Yakobus Kumis menyatakan, Tamrin layak dihukum adat paling tidak hukum akibat cakap mulut dan pelecehan terhadap masyarakat Dayak.

Senada itu, Ketua Pimpinan Pusat Presidium Laskar Adat Dayak DAS Barito, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rumsyah Bagan mengecam pernyataan Tamrin Amal Tomagola yang dianggap melecehkan Suku Dayak.

“Pernyataan itu telah melukai hati seluruh masyarakat Dayak,” kata Rumsyah Bagan di Muara Teweh. “Pernyataan saksi ahli tersebut juga kami anggap dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita dalam NKRI,” tambahnya.

....Dalam persidangan, Tamrin Tomagola menyatakan bahwa video porno dengan pemeran mirip Ariel tidak meresahkan. Sebagian masyarakat Indonesia menganggap hal itu biasa....

Dia mengatakan tidak mengerti apa dasar dari Tamrin Amal Tomagola sehingga bisa mengeluarkan pernyataan yang semestinya tidak keluar dari mulut seorang cendikiawan seperti dia.

“Tamrin sama saja menganggap warga Dayak memiliki perilaku tidak ada lebihnya seperti hewan,” katanya di Muara Teweh, Jumat (7/1/2011).

Sebagaimana diberitakan media massa sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/12/2010), Tamrin Amal Tomagola memberikan keterangan ahli dalam  sidang kasus video porno Ariel. Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Depok ini menyatakan bahwa video porno dengan pemeran mirip Ariel tidak meresahkan. Menurutnya, sebagian masyarakat Indonesia menganggap hal itu biasa.

“Di Indonesia itu ada 653 suku bangsa. Sebagiannya menganggap biasa,” kata Tamrin seusai menjadi saksi kasus Ariel di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (30/12/2010).

....Dari hasil penelitian saya di Dayak itu, bersenggama tanpa diikat oleh perkawinan oleh sejumlah masyarakat sana sudah dianggap biasa. Malah, hal itu dianggap sebagai pembelajaran seks,” kata Tamrin....

Tamrin mencontohkan, masyarakat yang tidak resah terhadap video tersebut adalah masyarakat suku Dayak, sejumlah masyarakat Bali, Mentawai, dan masyarakat Papua.

“Dari hasil penelitian saya di Dayak itu, bersenggama tanpa diikat oleh perkawinan oleh sejumlah masyarakat sana sudah dianggap biasa. Malah, hal itu dianggap sebagai pembelajaran seks,” kata Tamrin.

Hati-hati prof, orang Dayak saja tidak mau disamakan dengan zina video mesum 'Ariel.' [taz/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Hizbut Tahrir Salurkan Bantuan ke-17 Daerah Korban Banjir Garut

Hizbut Tahrir Salurkan Bantuan ke-17 Daerah Korban Banjir Garut

Kamis, 29 Sep 2016 18:39

Sudahkah Anda Bersyukur Hari Ini?

Sudahkah Anda Bersyukur Hari Ini?

Kamis, 29 Sep 2016 18:23

Rugikan Rakyat yang Taat Pajak, Buruh: Cabut UU Tax Amnesti

Rugikan Rakyat yang Taat Pajak, Buruh: Cabut UU Tax Amnesti

Kamis, 29 Sep 2016 17:15

Pengacara Mesir Pukuli Mufti 'Sekuler' Australia dengan Sepatu di Acara TV Live

Pengacara Mesir Pukuli Mufti 'Sekuler' Australia dengan Sepatu di Acara TV Live

Kamis, 29 Sep 2016 16:25

Dilaporkan karena Lecehkan Al-Quran, Ahok: MTQ dan Lomba Hafalan Quran Melecehkan Nggak?

Dilaporkan karena Lecehkan Al-Quran, Ahok: MTQ dan Lomba Hafalan Quran Melecehkan Nggak?

Kamis, 29 Sep 2016 15:09

Kebiadaban Pemprov Gusur Bukit Duri tanpa Pandang Proses Hukum Dikecam DPR

Kebiadaban Pemprov Gusur Bukit Duri tanpa Pandang Proses Hukum Dikecam DPR

Kamis, 29 Sep 2016 14:45

Memaknai Idul Adha Agar Tak Lekang Waktu

Memaknai Idul Adha Agar Tak Lekang Waktu

Kamis, 29 Sep 2016 13:23

LAZIS Dewan Dakwah Gelar Operasi Air bersama Tentara dan Polisi

LAZIS Dewan Dakwah Gelar Operasi Air bersama Tentara dan Polisi

Kamis, 29 Sep 2016 13:07

Mewaspadai Bangkitnya Komunisme di Indonesia

Mewaspadai Bangkitnya Komunisme di Indonesia

Kamis, 29 Sep 2016 13:00

Serangan Udara AS Tewaskan 22 Tentara Somalia yang Dikira Anggota Al-Shabaab

Serangan Udara AS Tewaskan 22 Tentara Somalia yang Dikira Anggota Al-Shabaab

Kamis, 29 Sep 2016 13:00

Sekum DDII Jabar: Pemimpin Kafir Itu Sudah Jelas Haram Dipilih Umat Islam

Sekum DDII Jabar: Pemimpin Kafir Itu Sudah Jelas Haram Dipilih Umat Islam

Kamis, 29 Sep 2016 12:58

Fahri Hamzah Tantang Mahasiswa Lebih Kritis pada Pemerintah, Bukan DPR

Fahri Hamzah Tantang Mahasiswa Lebih Kritis pada Pemerintah, Bukan DPR

Kamis, 29 Sep 2016 12:45

Manfaat Menyusui bagi Busui (Ibu Menyusui)

Manfaat Menyusui bagi Busui (Ibu Menyusui)

Kamis, 29 Sep 2016 11:27

Ini Strategi bagi Dua Pasangan Cagub DKI Mengalahkan Petahana

Ini Strategi bagi Dua Pasangan Cagub DKI Mengalahkan Petahana

Kamis, 29 Sep 2016 10:45

HTI Sampaikan Penolakan Revisi UU Terorisme ke DPRD Surakarta

HTI Sampaikan Penolakan Revisi UU Terorisme ke DPRD Surakarta

Kamis, 29 Sep 2016 10:08

Fahira Idris: Warga Bukit Duri Taat Hukum, Kenapa Tidak Dihargai Pemprov DKI?

Fahira Idris: Warga Bukit Duri Taat Hukum, Kenapa Tidak Dihargai Pemprov DKI?

Kamis, 29 Sep 2016 09:28

Rezim Teroris Assad dan Rusia Kembali Hancurkan 2 Rumah Sakit di Timur Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Rezim Teroris Assad dan Rusia Kembali Hancurkan 2 Rumah Sakit di Timur Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Kamis, 29 Sep 2016 09:12

Jelang 30 September, Brigade PII Serukan Waspada dengan Komunis

Jelang 30 September, Brigade PII Serukan Waspada dengan Komunis

Kamis, 29 Sep 2016 07:25

Dr. Tiar: Ijma Ulama Sepakat, Memilih Pemimpin Kafir Itu Hukumnya Haram

Dr. Tiar: Ijma Ulama Sepakat, Memilih Pemimpin Kafir Itu Hukumnya Haram

Kamis, 29 Sep 2016 06:13

Aneh Jika PKI Merasa Menjadi Korban Pembunuhan Massal

Aneh Jika PKI Merasa Menjadi Korban Pembunuhan Massal

Kamis, 29 Sep 2016 05:50


Must Read!
X

Selasa, 27/09/2016 18:20

Teror Keji 'Kejahatan Seksual' Anak