Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.667 views

Syi'ah Sewa Preman Sebar Brosur 'Fatwa MUI Palsu' di Pengajian Islam

BEKASI (voa-islam.com) – Berbagai  cara dilakukan para pengikut Syi’ah untuk menghalangi syiar islam. Setelah  gagal meneror panitia tabligh akbar, Syi’ah menyewa preman untuk menyusupkan brosur Fatwa MUI palsu ke peserta pengajian.

Empat  orang preman tertangkap basah menyebarkan fatwa MUI palsu kepada jamaah tabligh akbar "Membongkar Kekufuran Syi'ah" di Masjid Jami’ Amar Ma’ruf Bulak Kapal, Bekasi Timur, Ahad (22/5/2011).

Ketika diinterogasi panitia dan satpam masjid, keempat preman itu mengaku sebagai tukang ojek yang diperintah Kapolsek Bekasi Timur. Tapi panitia meragukan pengakuan keempat preman itu, karena acara yang digelar itu resmi dengan pemberitahuan kepada Polsek Bekasi Timur, bahkan untuk menjaga keamanan, acara itu juga dijaga oleh beberapa polisi. Panitia mencurigai para preman tersebut diperalat oleh kalangan Syi’ah untuk memprovokasi pengajian.

“Tidak mungkin brosur provokasi ini disebarkan oleh Kapolsek. Kayaknya ini dari orang Syi’ah yang menyuruh mereka dengan bayaran,” jelas Ruhiyat, ketua panitia tabligh akbar kepada voa-islam.com usai shalat zuhur di Masjid Amar Ma’ruf.

Usai diinterogasi, keempat preman itu dinasihati dan dilepas, namun ratusan brosur disita panitia pengajian. Selain itu, sebuah spanduk Syi’ah yang dipasang para preman di seberang jalan juga diamankan panitia. “Satu rim brosur dan spanduk Syi’ah sudah kita sita dan kita amankan, lalu para premannya kita lepas,” tambahnya.

Teror terhadap acara yang digelar oleh Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islami (HASMI) DPD Bekasi itu, terang Ruhiyat, sangat gencar dilakukan melalui telepon maupun pesan singkat kepada panitia. Salah satu peneror yang mengaku dari Mabes Polri, meminta agar pembicara tabligh akbar diganti dari Ustadz Syi’ah.

“Saya sering ditelpon dari orang yang katanya dari Mabes Polri, meminta agar jangan radikal. Selama dua hari ini ada lima kali dia menelepon saya terus,” ujarnya. "Dia minta agar pembicaranya diganti oleh Ustadz (Syi’ah) yang direkomendasikan Mabes Polri. Saya nggak yakin itu telepon dari Mabes Polri."

Sementara teror via SMS dilakukan secara kasar dengan mengutuk Masjid Amar Ma’ruf sebagai masjid Dhiror dan mengecam pembicaranya sebagai ustadz pembangkang.

Meski diintimidasi dengan berbagai cara, Ruhiyat mengaku tidak kaget karena kasus serupa, sebelumnya dialami HASMI Jakarta.

Dalam pengamatan voa-islam.com, brosur yang disebarkan preman itu bertajuk “Fatwa Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia): Syi’ah Sah Sebagai Mazhab Islam." Dalam uraiannya, selebaran tak beralamat dan tak bertanggal itu menyebutkan, MUI Pusat berfatwa bahwa Sunni dan Syi’ah itu bersaudara sesama Muslim. Selebaran ini juga menyebut orang yang membeda-bedakan Sunni dan Syi’ah sebagai perbuatan yang menentang Allah SWT. “Sunni-Syi’ah bersaudara, sama-sama umat Islam. Jika  ada yang  memperselisihkan dan menabrakkan keduanya, mereka adalah penghasut & pemecah-belah umat. Mereka  berhadapan dengan Allah SWT yang  menghendaki umat ini bersatu,” tulis selebaran itu.

Menurut Ustadz Ibrahim Bafadhal Lc, pembicara tabligh akbar tersebut, selebaran gelap yang disebarkan  preman bayaran itu bukan resmi MUI, karena MUI pusat dalam fatwa resminya pada tanggal 7 Maret 1984 justru menyatakan Syi’ah sesat. Dalam fatwa yang ditandatangani oleh 
Prof. K.H. Ibrahim Hosen LML dan 
H Musytari Yusuf LA itu, disebutkan dengan jelas bahwa faham Syi’ah sangat berbeda dengan faham Islam (Sunni/Ahlus Sunnah Wal Jama’ah). Menyikapi faham sesat Syi’ah itu, MUI mengimbau agar umat Islam meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya faham yang didasarkan atas ajaran Syi’ah.

“Selebaran itu bukan dari MUI. Redaksinya juga bukan Fatwa resmi MUI, tapi kutipan pendapat pribadi Prof Umar Shihab, salah seorang Ketua MUI,” bantah Ketua Lajnah Ilmiah DPP HASMI itu. [taz]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Sabtu, 20 Jan 2018 23:08

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Sabtu, 20 Jan 2018 23:01

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

Sabtu, 20 Jan 2018 22:21

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sabtu, 20 Jan 2018 22:00

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Sabtu, 20 Jan 2018 21:47

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Sabtu, 20 Jan 2018 20:47

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sabtu, 20 Jan 2018 19:30

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sabtu, 20 Jan 2018 10:45

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Jum'at, 19 Jan 2018 23:05

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

Jum'at, 19 Jan 2018 21:25

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Jum'at, 19 Jan 2018 21:10

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Jum'at, 19 Jan 2018 21:05

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Jum'at, 19 Jan 2018 20:41

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

Jum'at, 19 Jan 2018 17:42

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Jum'at, 19 Jan 2018 16:13

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Jum'at, 19 Jan 2018 14:45

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Jum'at, 19 Jan 2018 10:35

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Jum'at, 19 Jan 2018 08:39

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

Jum'at, 19 Jan 2018 08:12

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Jum'at, 19 Jan 2018 07:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X