Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
27.401 views

Luruskan Arah Qiblat Hari ini Pukul 16.18 WIB, Demi Kesempurnaan Ibadah

JAKARTA (voa-islam.com) – Hari ini, Sabtu sore 28 Mei 2011 pukul 16:18 WIB insya Allah akan ada peristiwa “Istiwa A'dhom” (Matahari di atas Ka’bah), yang sangat bermanfaat untuk menentukan maupun mencocokkan arah Kiblat yang akurat dengan cara sederhana. Manfaatkan momen penting tahunan tersebut untuk menera ulang (meluruskan) arah Qiblat yang benar, demi kesempurnaan ibadah.

Dalam ilmu falaq (astronomi), peristiwa itu dikenal dengan ‘yaumu rashdil qiblah’ (Qiblat Day, hari untuk mencocokkan arah Kiblat), karena matahari tepat berada di atas Ka’bah. Ka’bah yang berada pada koordinat 21,4° LU dan 39,8° BT, dalam setahun akan mengalami 2 kali peristiwa Istiwa A’dhom (Matahari di atas Ka’bah) Berdasarkan data falaqiyah Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), PP Muhammadiyah dan PB Nadhlatul Ulama, yaumu rashdil-qiblah tahun 2011 ini terjadi dua kali, yaitu Sabtu 28 Mei 2011 pukul 16:18 WIB dan Sabtu 16 Juli 2011 pukul 16:27 WIB.

Besok Sabtu 28 Mei 2011 matahari akan tepat berada di atas Ka’bah pada pukul 12:27 waktu Saudi, bertepatan dengan pukul 16:18 WIB atau 17.18 WITA di Indonesia. Ketika matahari istiwa (berada) di atas Ka’bah, maka secara otomatis bayang-bayang objek tegak di seluruh dunia akan lurus ke arah Kiblat. Karena kedudukan matahari di atas Ka’bah yang menyebabkan bayangan tegak di seluruh dunia searah Kiblat.

Maka besok Sabtu pukul 16:18 WIB, di daerah mana pun yang mampu menerima sinar matahari pada jam itu, umat Islam bisa menera arah Kiblat dengan sederhana namun terjamin akurasinya. Arah lawan bayangan itulah arah Kiblat berada, karena jam itu posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Menurut Kementerian Agama (Kemenag), pengukuran arah Kiblat yang memanfaatkan Rashdul Qiblat berpedoman matahari adalah navigasi yang telah Allah SWT berikan sejak dahulu. Sebab pada tanggal 27 atau 28 Mei jam 16:18 WIB, dan 15 atau 16 Juli jam 16:28 WIB, posisi matahari tepat berada di atas Ka`bah. Sehingga bayang-bayang benda dipermukaan bumi pada jam tersebut, mengarah ke Ka`bah.

"Jika arah tersebut telah kita temukan, berdasarkan hasil ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka hasil tersebut merupakan ijtihad yang wajib dipergunakan," kata Sekjen Kemenag Bahrul Hayat Ph.D mewakili Menteri Agama saat membuka acara Sosialisasi Arah Kiblat Tingkat Nasional, Senin (15/3) di Jakarta.

Jika arah qiblat salah, geser shafnya, jangan bongkar masjidnya

Memanfaatkan momen penting itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau umat Islam agar memanfaatkan momentum roshdul qiblat untuk meluruskan arah Kiblat. Imbauan diwujudkan dalam seruan “Gerakan Peduli Roshdul Qiblat (GPRQ)” pada hari Sabtu 28 Mei 2011 besok.
 “Peristiwa roshdul qiblat merupakan momentum yang tepat untuk mengukur arah Kiblat dengan mudah bagi wilayah-wilayah yang dapat melihat matahari pada saat peristiwa itu terjadi,” kata Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH Ahmad Ghazalie Masroeri di Jakarta, Rabu (26/5).

Menurut Kiai Ghazalie, demikian biasa disapa, Gerakan Peduli Roshdul Qiblat bertujuan untuk menyempurnakan arah Kiblat di masjid, musholla atau di tempat shalat masing-masing dengan cara yang sederhana.

Pelaksanaan dari “Gerakan Peduli Roshdul Qiblat” ini, jelas Kyai Ghazalie, pihaknya juga telah menyebarkan instruksi kepada Lajnah Falakiyah di seluruh daerah di Indonesia untuk mendukung gerakan ini.

Perbedaan waktu roshdul Qiblat antara Jakarta dan daerah lainnya di Indonesia tidak terlampau jauh, berbeda dengan waktu sholat. ”Paling-paling berbeda 1 sampai 2 menit saja. Silakan dilihat di kalender setempat atau menghubungi ahli falak setempat,” kata Kiyai Ghazalie.

Mengingat waktu roshdul Kiblat ini sangat singkat, sekitar 1 menit saja, Lajnah Falakiyah mengimbau pihak-pihak yang ingin mengoreksi arah Kiblat untuk mempersiapkan lebih awal, misalnya dengan memasang benda tegak lurus di samping masjid yang memungkinkan terkena sinar matahari pada waktu terjadinya roshdul qiblat.

Namun, tambah Kyai Ghazalie, jika dalam pengukuran ditemukan ada musholla dan masjid yang belum lurus arah Kiblatnya, tidak perlu memunculkan opsi membongkar musholla atau masjid. “Cukup shafnya saja yang diluruskan sesuai dengan arah Kiblat yang benar,” jelasnya. [taz/nuo, voi]

Baca berita terkait:

  1. Luruskan Arah Qiblat 28 Mei Pukul 16.18 WIB, Demi Kesempurnaan Ibadah.
  2. Inilah Cara Meluruskan Qiblat, Sabtu 28 Mei Pukul 16.18 WIB.
  3. PBNU Serukan Gerakan Peduli Roshdul Qiblat (GPRQ) untuk Koreksi Arah Kiblat 28 Mei 2011

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Sabtu, 17 Feb 2018 21:55

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Sabtu, 17 Feb 2018 21:38

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Sabtu, 17 Feb 2018 20:25

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Sabtu, 17 Feb 2018 14:13

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Sabtu, 17 Feb 2018 13:13

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Sabtu, 17 Feb 2018 12:36

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Sabtu, 17 Feb 2018 10:35

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

Sabtu, 17 Feb 2018 09:25

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Jum'at, 16 Feb 2018 21:45

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Jum'at, 16 Feb 2018 21:30

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Jum'at, 16 Feb 2018 21:05

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

Jum'at, 16 Feb 2018 18:40

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Jum'at, 16 Feb 2018 15:45

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Jum'at, 16 Feb 2018 14:37

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Jum'at, 16 Feb 2018 11:32

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Jum'at, 16 Feb 2018 11:28

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

Jum'at, 16 Feb 2018 11:16

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Kamis, 15 Feb 2018 22:53

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

Kamis, 15 Feb 2018 22:05

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Kamis, 15 Feb 2018 21:53


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X