Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.757 views

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Bermakna Tauhid atau Banyak Tuhan?

Jakarta (voa-islam) - Menurut Adian Husaini dalam sebuah seminar "Menelusuri Lika-liku Pancasila di Jakarta, semua pihak hendaknya menelusuri sejarah bagaimana Pancasila dijadikan slogan di masa Orde Lama dan Orde Baru, dan kemudian berakhir dengan tragis.

"Seperti diketahui, Pancasila telah diletakkan dalam perspektif sekuler,  namun lepas dari perspektif Islam (Islam worldview). Padahal, sejak kelahirannya, Pancasila merupakan bagian dari Pembukaan UUD 1945, sangat kental dengan nuansa Islam worldview." ujarn Ketua Program Studi Pendidikan Islam Pascar Sarjana Universitas Ibnu Khaldun-Bogor ini. 

Adian memberi contoh dari tafsir sekular Pancasila, misalnya, dilakukan oleh konsep Ali Moertopo, ketua kehormatan CSIS yang besar pengaruhnya dalam penataan kebijakan politik dan ideology dimasa awal Orde Baru. Ali Moertopo pernah merumuskan Pancasila sebagai “ideology Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Tentang Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya, Ali Moertopo merumuskan, bahwa diantara makna sila pertama Pancasila adalah hak untuk pindah agama.

Tokoh Katolik di era Orde Lama dan Orde Baru, Peter Beek S.J juga merumuskan makna sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai konsep yang netral agama dan tidak condong pada satu agama. Tetapi, sebagian kalangan ada juga yang memahami, bahwa sila Ketuhanan Yang Maha Esa juga menjamin orang untuk tidak beragama.

Dikatakan Adian, jika dicermati dengan jujur, rumusan sila Ketuhanan Yang Maha Esa ada kaitannya dengan pencoretan tujuh kata dalam Piagam Jakarta: Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Bung Hatta yang aktif melobi tokoh-tokoh Islam agar rela menerima pencoretan tujuh kata itu, menjelaskan, bahwa Tuhan Yang Maha Esa adalah Allah, tidak lain kecuali Allah. Sebagai saksi sejarah, Prof. Kasman Singodimedjo menegaskan, “Segala tafsiran dari Ketuhanan Yang Maha Esa itu, baik tafsiran menurun historis maupun artinya serta pengertiannya, sesuai betul dengan tafsiran yang diberikan oleh Islam.”

Sebagaimana dituturkan Kasman Singodimedjo, Ki Bagus sangat alot dalam mempertahankan rumusan “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Sebab, rumusan itu dihasilkan dengan susah payah. Dalam sidang BPUPK, Ki Bagus dan sejumlah tokoh Islam lainnnya juga masih menyimpan ketidakpuasan terhasdap rumusan itu. Ia misalnya, setuju agar kata “bagi pemeluk-pemeluknya” dihapuskan.

Di dalam sidang MPR berikutnya, umat Islam memperjuangkan kembali masuknya tujuh kata tersebut. Ki Bagus mau menerima rumusan tersebut, dengan catatan, kata Ketuhanan ditambahkan dengan Yang Maha Esa, bukan sekedar “ketuhanan”, sebagai diusulkan Soekarno pada pidato tanggal 1 Juni 1945 di BPUPK.

Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif mencatat dalam bukunya “Islam dan Politik, Teori Belah Bambu Masa Demokrasi Terpimpin”, pada 18 Agustus 1945, Soekarno sebenarnya sangat kewalahan menghadapi Ki Bagus. Akhirnya melalui Hatta yang menggunakan jasa Teuku Mohammad Hasan, Ki Bagus dapat dilunakkan sikapnya, dan setuju mengganti “tujuh kata” dengan Yang Maha Esa.

Dengan fakta ini, tulis Syafii Maarif, tidak diragukan lagi, bahwa atribut Yang Maha Esa bagi sila Ketuhanan adalah sebagai peganti dari tujuh kata atau delapan perkataan yang dicoret, disamping juga melambangkan ajaran tauhid (monoteisme). Namun tidak berarti bahwa pemeluk agama lain tidak punya kebebasan dalam menafsirkan sila pertama menurut agama mereka masing-masing.”

Penyimpangan Tafsir Pancasila

Dengan demikian, tafsir Ketuhanan Yang Maha Esa yang tepat adalah bermakna Tauhid. Itu artinya, di Indonesia haram hukumnya disebarkan paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Tauhid. Tauhid maknanya, men-Satukan Allah. Bahkan kata Allah juga muncul di alinia ketiga Pembukaan UUD 1945: “Atas berkat rahmat Allah…”. Bukankah satu-satunya agama di Indonesia yang nama Tuhannya “Allah” hanyalah Islam? Bagi kaum Kristen, kata Allah bukanlah nama Tuhan, tetapi hanya sebutan untuk Tuhan di Indonesia. Karena itu, kaum Kristen di Barat tidak menyebut Tuhan mereka dengan nama Allah.

Adian Husaini menyesalkan terjadinya penyimpangan penafsiran Pancasila yang pernah dilakukan dengan proyek indoktrinisasi melalui Program P-4. Pancasila bukan hanya hanya dijadikan sebagai dasar negara. Tetapi, lebih dari itu, Pancasilan dijadikan landasan moral yang dijadikan sebagai wilayah agama. Penempatan Pancasila semacam ini sudah berlebihan.

Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Nahdlatul Ulama di Situbondo, Jawa Timur, memutuskan sebuah Deklarasi tentang Hubungan Pancasila dengan Islam, antara lain menegaskan: 1) Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara RI bukanlah agama, tidak dapat menggantikan agama dan tidak dapat dipergunakan untuk menggantikan kedudukan agama.  2) Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebaga dasar negara RI menurut pasal 29 ayat 1 UUD 1945, yang menjiwai sila lain, mencerminkan tauhid menurut pengertian keimanan dalam Islam. 4) Penerimaan dan pengamalam Pancasila merupakan perwujudan dan upaya umat Islam untuk menjalankan syariat agamanya.

Kata Adian, tidak salah sama sekali, jika para cendekiawan dan politisi islam berani menyatakan, bahwa sila pertama Pancasila bermakna Tauhid sebagaimana dalam konsepsi Islam. “Jadi siapapun orang Indonesia yang bersungguh-sungguh dan ingin menegakkan Pancasila, tentunya mereka harus siap menegakkan Tauhid dan adab di bumi Indonesia. ● Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Senin, 23 Jan 2017 15:19

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Senin, 23 Jan 2017 15:00

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

Senin, 23 Jan 2017 13:00

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Senin, 23 Jan 2017 11:24

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Senin, 23 Jan 2017 11:00

Islamic State (IS) Ledakkan Hotel Mosul untuk Cegah Gerak Maju Pasukan Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Ledakkan Hotel Mosul untuk Cegah Gerak Maju Pasukan Syi'ah Irak

Senin, 23 Jan 2017 09:45

Menteri Agama Letakkan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Parmusi di Serang

Menteri Agama Letakkan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Parmusi di Serang

Senin, 23 Jan 2017 08:35

Ratusan Ulama Berkumpul di Mojokerto, Dorong Kedaulatan Bangsa Kembali Ditegakkan

Ratusan Ulama Berkumpul di Mojokerto, Dorong Kedaulatan Bangsa Kembali Ditegakkan

Senin, 23 Jan 2017 07:51

Madrasah Anti Korupsi: Stop Praktek Jual Beli Jabatan ASN di Banten

Madrasah Anti Korupsi: Stop Praktek Jual Beli Jabatan ASN di Banten

Senin, 23 Jan 2017 06:46

Soal Bendera Merah Putih, Street Lawyer: Pisau Hukum Hanya Tajam ke Umat Islam dan Ulama

Soal Bendera Merah Putih, Street Lawyer: Pisau Hukum Hanya Tajam ke Umat Islam dan Ulama

Senin, 23 Jan 2017 05:44

Habib Rizieq: Simbol Palu Arit Salah Satu Indikasi Kebangkitan PKI

Habib Rizieq: Simbol Palu Arit Salah Satu Indikasi Kebangkitan PKI

Senin, 23 Jan 2017 04:32

Bukan Diplomatis, Kehadiran Warga Indonesia justru Dukung Kebijakan Israel Atas Palestina

Bukan Diplomatis, Kehadiran Warga Indonesia justru Dukung Kebijakan Israel Atas Palestina

Ahad, 22 Jan 2017 20:11

Rezim Assad Kirim Pasukan dan Senjata Tambahan ke Deir Al-Zor Setelah Hampir Dikalahkan Oleh

Rezim Assad Kirim Pasukan dan Senjata Tambahan ke Deir Al-Zor Setelah Hampir Dikalahkan Oleh

Ahad, 22 Jan 2017 18:15

DPR: Kunjungan Warga Indonesia ke Israel Ciderai Konstitusi Indonesia

DPR: Kunjungan Warga Indonesia ke Israel Ciderai Konstitusi Indonesia

Ahad, 22 Jan 2017 18:11

Kelompok Taliban Serukan Presiden Baru AS Donald Trump Tinjau Kebijakan Atas Afghanistan

Kelompok Taliban Serukan Presiden Baru AS Donald Trump Tinjau Kebijakan Atas Afghanistan

Ahad, 22 Jan 2017 17:00

Denmark Akan Kirim 60 Pasukan Khusus ke Suriah untuk Perangi Islamic State (IS)

Denmark Akan Kirim 60 Pasukan Khusus ke Suriah untuk Perangi Islamic State (IS)

Ahad, 22 Jan 2017 14:15

Cawagub DKI Sylvi Diperiksa Bisa Menjadi Blunder: Makin Ngetop

Cawagub DKI Sylvi Diperiksa Bisa Menjadi Blunder: Makin Ngetop

Ahad, 22 Jan 2017 12:31

Aroma PKI Menyengat Belakangan Ini tetapi Umat Islam yang Disalahkan, Kenapa?

Aroma PKI Menyengat Belakangan Ini tetapi Umat Islam yang Disalahkan, Kenapa?

Ahad, 22 Jan 2017 10:31

Kebijakan Jokowi Soal Ekspor Bahan Mentah Diragukan

Kebijakan Jokowi Soal Ekspor Bahan Mentah Diragukan

Ahad, 22 Jan 2017 08:31

Inilah Kebijakan Pemerintah yang justru Untungkan Asing

Inilah Kebijakan Pemerintah yang justru Untungkan Asing

Ahad, 22 Jan 2017 06:31


Must Read!
X