Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.005 views

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Bermakna Tauhid atau Banyak Tuhan?

Jakarta (voa-islam) - Menurut Adian Husaini dalam sebuah seminar "Menelusuri Lika-liku Pancasila di Jakarta, semua pihak hendaknya menelusuri sejarah bagaimana Pancasila dijadikan slogan di masa Orde Lama dan Orde Baru, dan kemudian berakhir dengan tragis.

"Seperti diketahui, Pancasila telah diletakkan dalam perspektif sekuler,  namun lepas dari perspektif Islam (Islam worldview). Padahal, sejak kelahirannya, Pancasila merupakan bagian dari Pembukaan UUD 1945, sangat kental dengan nuansa Islam worldview." ujarn Ketua Program Studi Pendidikan Islam Pascar Sarjana Universitas Ibnu Khaldun-Bogor ini. 

Adian memberi contoh dari tafsir sekular Pancasila, misalnya, dilakukan oleh konsep Ali Moertopo, ketua kehormatan CSIS yang besar pengaruhnya dalam penataan kebijakan politik dan ideology dimasa awal Orde Baru. Ali Moertopo pernah merumuskan Pancasila sebagai “ideology Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Tentang Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya, Ali Moertopo merumuskan, bahwa diantara makna sila pertama Pancasila adalah hak untuk pindah agama.

Tokoh Katolik di era Orde Lama dan Orde Baru, Peter Beek S.J juga merumuskan makna sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai konsep yang netral agama dan tidak condong pada satu agama. Tetapi, sebagian kalangan ada juga yang memahami, bahwa sila Ketuhanan Yang Maha Esa juga menjamin orang untuk tidak beragama.

Dikatakan Adian, jika dicermati dengan jujur, rumusan sila Ketuhanan Yang Maha Esa ada kaitannya dengan pencoretan tujuh kata dalam Piagam Jakarta: Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Bung Hatta yang aktif melobi tokoh-tokoh Islam agar rela menerima pencoretan tujuh kata itu, menjelaskan, bahwa Tuhan Yang Maha Esa adalah Allah, tidak lain kecuali Allah. Sebagai saksi sejarah, Prof. Kasman Singodimedjo menegaskan, “Segala tafsiran dari Ketuhanan Yang Maha Esa itu, baik tafsiran menurun historis maupun artinya serta pengertiannya, sesuai betul dengan tafsiran yang diberikan oleh Islam.”

Sebagaimana dituturkan Kasman Singodimedjo, Ki Bagus sangat alot dalam mempertahankan rumusan “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Sebab, rumusan itu dihasilkan dengan susah payah. Dalam sidang BPUPK, Ki Bagus dan sejumlah tokoh Islam lainnnya juga masih menyimpan ketidakpuasan terhasdap rumusan itu. Ia misalnya, setuju agar kata “bagi pemeluk-pemeluknya” dihapuskan.

Di dalam sidang MPR berikutnya, umat Islam memperjuangkan kembali masuknya tujuh kata tersebut. Ki Bagus mau menerima rumusan tersebut, dengan catatan, kata Ketuhanan ditambahkan dengan Yang Maha Esa, bukan sekedar “ketuhanan”, sebagai diusulkan Soekarno pada pidato tanggal 1 Juni 1945 di BPUPK.

Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif mencatat dalam bukunya “Islam dan Politik, Teori Belah Bambu Masa Demokrasi Terpimpin”, pada 18 Agustus 1945, Soekarno sebenarnya sangat kewalahan menghadapi Ki Bagus. Akhirnya melalui Hatta yang menggunakan jasa Teuku Mohammad Hasan, Ki Bagus dapat dilunakkan sikapnya, dan setuju mengganti “tujuh kata” dengan Yang Maha Esa.

Dengan fakta ini, tulis Syafii Maarif, tidak diragukan lagi, bahwa atribut Yang Maha Esa bagi sila Ketuhanan adalah sebagai peganti dari tujuh kata atau delapan perkataan yang dicoret, disamping juga melambangkan ajaran tauhid (monoteisme). Namun tidak berarti bahwa pemeluk agama lain tidak punya kebebasan dalam menafsirkan sila pertama menurut agama mereka masing-masing.”

Penyimpangan Tafsir Pancasila

Dengan demikian, tafsir Ketuhanan Yang Maha Esa yang tepat adalah bermakna Tauhid. Itu artinya, di Indonesia haram hukumnya disebarkan paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Tauhid. Tauhid maknanya, men-Satukan Allah. Bahkan kata Allah juga muncul di alinia ketiga Pembukaan UUD 1945: “Atas berkat rahmat Allah…”. Bukankah satu-satunya agama di Indonesia yang nama Tuhannya “Allah” hanyalah Islam? Bagi kaum Kristen, kata Allah bukanlah nama Tuhan, tetapi hanya sebutan untuk Tuhan di Indonesia. Karena itu, kaum Kristen di Barat tidak menyebut Tuhan mereka dengan nama Allah.

Adian Husaini menyesalkan terjadinya penyimpangan penafsiran Pancasila yang pernah dilakukan dengan proyek indoktrinisasi melalui Program P-4. Pancasila bukan hanya hanya dijadikan sebagai dasar negara. Tetapi, lebih dari itu, Pancasilan dijadikan landasan moral yang dijadikan sebagai wilayah agama. Penempatan Pancasila semacam ini sudah berlebihan.

Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Nahdlatul Ulama di Situbondo, Jawa Timur, memutuskan sebuah Deklarasi tentang Hubungan Pancasila dengan Islam, antara lain menegaskan: 1) Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara RI bukanlah agama, tidak dapat menggantikan agama dan tidak dapat dipergunakan untuk menggantikan kedudukan agama.  2) Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebaga dasar negara RI menurut pasal 29 ayat 1 UUD 1945, yang menjiwai sila lain, mencerminkan tauhid menurut pengertian keimanan dalam Islam. 4) Penerimaan dan pengamalam Pancasila merupakan perwujudan dan upaya umat Islam untuk menjalankan syariat agamanya.

Kata Adian, tidak salah sama sekali, jika para cendekiawan dan politisi islam berani menyatakan, bahwa sila pertama Pancasila bermakna Tauhid sebagaimana dalam konsepsi Islam. “Jadi siapapun orang Indonesia yang bersungguh-sungguh dan ingin menegakkan Pancasila, tentunya mereka harus siap menegakkan Tauhid dan adab di bumi Indonesia. ● Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 18:31

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Senin, 26 Sep 2016 17:35

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Senin, 26 Sep 2016 16:15

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Senin, 26 Sep 2016 15:03

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 14:46

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Senin, 26 Sep 2016 14:37

Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Senin, 26 Sep 2016 11:30

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Senin, 26 Sep 2016 10:00

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

Senin, 26 Sep 2016 09:01

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 08:31

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

Senin, 26 Sep 2016 08:30

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Senin, 26 Sep 2016 08:24

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 07:36

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Senin, 26 Sep 2016 07:03

Antara Parmusi dan Nokia

Antara Parmusi dan Nokia

Senin, 26 Sep 2016 06:19

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Senin, 26 Sep 2016 05:31

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Senin, 26 Sep 2016 03:51

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Ahad, 25 Sep 2016 21:45


Must Read!
X