Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Takut Teror Racun, Polisi Tangkap Tukang Semir & Larang Pedagang Jualan di Polda

JAKARTA (voa-islam.com) – Ketakutan terhadap isu teror racun terhadap anggota polisi, Polda Metro Jaya melarang pedagang kaki lima dan asongan berjualan di lingkungan Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto.Kabarnya, seorang pria tukang semir sepatu ditangkap karena dicurigai sebagai teroris penyebar racun di kantin Polda.

Seorang pria yang dicurigai teroris dikabarkan ditangkap polisi di kantin Pujasera, Polda Metro Jaya. Pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga hendak meracuni petugas melalui sedotan.

Seorang pedagang bernama Yani mengungkapkan, dia dan pedagang kaki lima lainnya yang biasa berjualan di Polda Metro Jaya dilarang berjualan, menyusul tertangkapnya pria tersebut.

“Kemarin kita disuruh orang Denma untuk tidak berjualan dulu, katanya ada yang ditangkap, dicurigai mau meracuni polisi,” kata Yani kepada wartawan, Selasa (28/6/2011).

Yani mengungkapkan, berdasarkan keterangan petugas Denma, pria tersebut ditangkap pada Jumat malam (24/6/2011) sekitar pukul 23.00 WIB. Pria itu, kata dia, ditangkap di depan kantin Pujasera Polda Metro Jaya.

“Tidak tahu benar atau tidak. Katanya dia itu masuk ke situ menyamar sebagai pedagang. Katanya dia masukin sesuatu lewat sedotan,” kata Yani.

Petugas Provost yang saat itu berpatroli menangkap gerak-gerik mencurigakan pria tersebut. Petugas kemudian mengamankan pria tersebut.

Menurut Yuni, pedagang lainnya yang mendapat informasi langsung dari petugas Denma mengungkapkan, pria yang ditangkap adalah seorang tukang semir.

“Orang itu katanya tukang semir, dia biasa tidur di Pujasera,” kata Yuni.

Petugas Provost yang saat itu berpatroli kemudian menginterogasinya pria itu. “Ditanya-tanya, jawabnya tidak jelas, jadi dia dibawa sama Provost,” ujar Yuni.

Menyusul teror racun terhadap anggota, kata Yuni, polisi memperketat pengamanan di lingkungan Polda Metro Jaya. Yuni bahkan sempat ditangkap petugas Provost pada Sabtu (25/6/2011) lalu saat hendak berjualan.

“Saya disangka teroris. Memang muka saya mirip teroris apa? Saya jualan di sini udah 17 tahun, petugas juga sudah pada tahu sama saya,” sesal Yuni.

Mendengar jawaban Yuni, petugas lantas mencurigainya kalau-kalau Yuni mau dibayar oleh teroris yang ingin meracuni polisi. “Memangnya saya sebodoh itu, dikasih duit Rp 100 ribu terus mau saja. Saya mau cari makan, saya masih mau jualan di sini. Saya tidak bakal mau kalau disuruh-suruh yang tidak benar,” cetus Yuni.

Yuni mengatakan, akibat merebaknya isu teror racun dia tidak bisa lagi berjualan. “Sekarang disuruh tidak jualan lagi selamanya. Kalau yang di kantin sih masih. Semua jadi resah, bagaimana coba kalau orang kantin yang malah mau racuni,” ujar Yuni kesal.

Terkait rumor penangkapan terduga teroris itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar membantah adanya penangkapan pria terduga teroris itu. “Saya sudah cek ke Provost dan Denma, tidak ada penangkapan itu,” kata Baharudin. [taz/dtk]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Paket Umroh Ramadhan bersama Rabbani Tour

Mulai dari $1.650 paket umroh reguler. Paket Umroh Ramadhan (awal, Nuzululul Quran, dan Idul Fitri). Tersedia juga Umroh Plus Eropa, Cairo Mesir, Turki, Al-Aqsa, dan Dubai.
http://www.rabbanitour.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Perjalanan rohani Hidayatullah Ong Liong Ju dari penginjil Kristen menjadi aktivis Islam sungguh terjal. Kini ia mendapat ujian dengan musibah penyakit anaknya yang harus dioperasi...

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Latest News




Must Read!
X