Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.931 views

Total Biaya yang Dikeluarkan oleh Pemudik Mencapai Rp 84,9 Triliun

Jakarta (voa-islam) - Salah satu aktivitas yang paling banyak menyedot pikiran dan tenaga semua pihak ketika hari raya Idul Fitri, adalah mudik—aktivitas pergerakan jutaan manusia dari satu tempat ke tempat lainnya. Pergerakan manusia yang sangat besar ini tentu diikuti pula dengan pergerakan ekonomi yang sangat besar. Siapa yang sangka jumlah pemudik Indonesia setiap tahunnya sangat besar?

Pemerintah memperkirakan 18,5 juta orang, jumlah itu sudah termasuk 2,2 juta orang yang mudik dengan menggunakan sepeda motor. Luar biasanya angka mudik ini naik 5 persen setiap tahunnya. Dengan jumlah angka ini kapitalisasi mudik diperkirakan akan mencapai Rp 52,17 triliun, angka yang luar biasa untuk sebuah momen yang singkat.

Pertanyaannya ke mana konsumsi ini mengalir? Siapa saja yang menikmati kue mudik ini? Jasa angkutan umum termasuk jasa angkutan informal seperti ojek dan becak diperkirakan mengeruk kue mudik sebesar Rp 11 triliun. Sedangkan untuk konsumsi uang saku bagi para pemudik bisa mencapai Rp 18,5 triliun. Sisanya dana mudik ini yang terbesar dipakai untuk konsumsi baju dan makanan Lebaran, biaya komunikasi dan biaya zakat serta sedekah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dompet Dhuafa, besaran moneter ekonomi mudik pada tahun 2010 sebesar Rp 84,9 trilun. Jumlah ini didapatkan dari total biaya yang dikeluarkan oleh pemudik, baik untuk biaya transportasi, konsumsi di perjalanan, akomodasi, kedermawanan (filantropi) hingga wisata dan investasi. Angka ini akan bertambah menjadi Rp 104,8 triliun jika dimasukkan remitensi TKI ke Indonesia sebesar Rp 20 triliun.

Menurut penelitian ini pula diketahui bahwa dari total biaya yang dikeluarkan oleh pemudik yang berjumlah Rp 84, 9 triliun itu, sebanyak 56 persen beredar di daerah melalui komponen biaya akomodasi, wisata (leisure), kedermawanan (filantropi) dan zakat. Ekonomi Mudik. Adapun 44 persen sisanya tercecer selama di perjalanan, yaitu untuk biaya tansportasi, konsumsi dan oleh-oleh yang dibawa dari kota.

Penelitian yang dilakukan pada H-3 hingga S+3 lebaran ini juga menemukan, bahwa alokasi terbesar biaya yang dikeluarkan oleh pemudik ialah untuk biaya transportasi (22,7 persen) baik bagi pengguna sepeda motor, mobil, kapal, pesawat, maupun kereta api. Sebagian besar pemudik mengaku harus merogoh kocek cukup dalam untuk biaya transportasi ini.

Selain itu, pengeluaran yang tak kalah besarnya adalah dana untuk kedermawanan (filantropi) sebesar 20,7 persen. Sebagaimana lazimnya hari raya, keluarga yang datang dari kota akan menyediakan uang tunai yang dibagi-bagikan kepada keluarga.

Temuan lain dari survei ini adalah keseluruhan biaya mudik di atas mengalir ke tiga komponen besar yaitu korporat besar baik negara maupun swasta melalui tiket kendaraan, BBM dan wisata (34,8 persen), Usaha Kecil dan Menengah dalam bentuk konsumsi, oleh-oleh dan akomodasi (36,47 persen), dan masyarakat dalam bentuk kedermawanan karitatif (29,35 persen).

Temuan yang menarik lainnya adalah potensi zakat yang tersalurkan ke daerah adalah Rp 7,35 trilun (9 persen) dari total biaya mudik responden. Hal ini diketahui dari presentasi responden yang mengaku akan menyalurkan zakatnya di daerah (52 persen).

Selain itu, temuan lainnya adalah sebagian besar responden mengaku alokasi dana yang dikeluarkan untuk mudik melebih dari penghasilan yang mereka terima. Untuk menutupi over cost itu, responden mengaku harus merogoh kocek lain seperti THR, tabungan atau bahkan pinjaman. Berdasarkan perhitungan, rata-rata devisit responden adalah 11 persen. Ini berarti, jika penghasilan seorang pemudik itu Rp 2 juta per bulan, maka biaya yang dikeluarkan saat mudik adalah sebesar Rp 2.220.000.

Mudik menjadi semacam upacara budaya yang berbiaya mahal. Ini adalah pergelaran kolosal yang melibatkan belasan juta pemain Ekonomi Mudik dan menghabiskan puluhan triliun rupiah. Apakah ini menjadi suatu pertunjukan penuh makna, atau hanya pesta hura-hura yang segera kehilangan arti. Tentu saja ini tergantung siapa yang memainkan perannya.

Syukur bila mudik menjadi keberkahan tersendiri buat sebagian usaha kecil milik masyarakat banyak. Sayangnya produsen bermodal besar selalu menang. Maka kue mudik sebagian besar masih diraih oleh penyedia jasa dan produk dengan modal besar. Artinya ini bisa jadi keuntungan mudik menjadi milik sebagian kecil orang saja.

Perlu rekayasa sosial yang serius untuk memanfaatkan mudik menjadi Lebaran sesungguhnya bagi usaha kecil. Kata kuncinya adalah pemihakan. Mulai dari komposisi kekayaan desa dan kota yang perlu dibenahi, lapangan kerja dan pola konsumsi menjadi PR besar kita semua. (Desastian/DD)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 21:06

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

Sabtu, 06 Aug 2022 08:22

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Jum'at, 05 Aug 2022 22:00

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Jum'at, 05 Aug 2022 21:25

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Jum'at, 05 Aug 2022 20:49

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jum'at, 05 Aug 2022 18:09

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Jum'at, 05 Aug 2022 15:37


MUI

Must Read!
X