Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
157.424 views

Penetapan 1 Syawal Indonesia Ditertawakan Negara-negara Islam

VOA-ISLAM.COM – Keputusan sidang itsbat Pemerintah RI yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011, ditertawakan dunia karena nyeleneh dan menyelisihi keputusan negara-negara Arab yang berlebaran hari Selasa 30 Agustus 2011.

Hal itu diungkapkan oleh H. Djoko Susilo, Dutabesar RI untuk Switzerland dan Liechtenstein. Tanpa bermaksud mempersoalkan hasil sidang itsbat penetepan 1 Syawal 1432 H yang dilakukan Kemenag RI, Djoko mengatakan dirinya kesulitan menjawab pertanyaan dari para koleganya, dutabesar negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

“Sekarang kita ditertawaakan dunia. Saya susah sekali menjawab pertanyaan teman-teman sejawat dubes negara-negara OKI. Kita kok nyeleneh sendiri (melaksanakan Idul Fitri pada hari Rabu, ed.),” ujar Djoko kepada RMOL, Selasa, (30/8/2011).

Berbeda dengan Indonesia, hampir semua negara di kawasan Eropa dan Timur Tengah menggelar shalat Idul Fitri pada hari Selasa. Umumnya mereka menggunakan metode hisab atau perhitungan yang diperkuat dengan metode rukyat atau pengamatan kemunculan hilal. Penggabungan kedua metode ini membuat perhitungan mengenai awal bulan Syawal menjadi lebih akurat.

Untuk memuaskan si penanya, Djoko mengatakan bahwa penentuan tanggal 1 Syawal itu untuk Indonesia. Adapun masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri diminta taat dan patuh pada keputusan Islamic Center setempat. Djoko khawatir banyak pihak di Indonesia yang terjebak pada pendekatan kuno di masa lalu. Sementara di Eropa, masyarakat umumnya percaya pada kemampuan teknologi. Toh, bukankah manusia sudah sampai ke bulan?

Mantan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengingatkan bahwa Islam terkait erat dengan iman, ilmu dan amal. Islam adalah agama yang mengagungkan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari keyakinan akan ketauhidan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jadi kalau sekarang sudah ada teknologi tinggi mestinya soal mengintip hilal ya pakai teknologi,” ujarnya lagi.

Di masa depan, Djoko berharap agar pemerintah melalui Kementerian Agama bersikap netral dalam penentuan 1 Syawal ini. Posisi pemerintah idealnya, menurut dia, adalah sebagai fasilitator yang tak perlu ikut campur tangan, apalagi memberikan stempel berupa keputusan.

“Sebaiknya hal seperti ini biar diurus MUI dan ormas Islam saja tanpa dicampuri birokrat. Ndak bagus kesannya,” pungkas Djoko.

Sebagaimana diberitakan voa-islam.com sebelumnya, terjadi perbedaan pendapat dalam penetapan 1 Syawal 1432 Hijriyah di tanah air, setelah Pemerintah dalam sidang itsbatnya menganulir hasil rukyat dan memutuskan Idul Fitri 1 Syawal jatuh pada hari Rabu (31/8/2011).

Tim rukyat Kementerian Agama (Kemenag) di Pantai Kartini Jepara dan Cakung Jakrta Timur, dalam kesakaian di bawah sumpah, menyatakan sudah melihat hilal pada Senin sore (29/8/2011), yang berarti Selasa sudah masuk 1 Syawal.

Hasil pantauan Tim Rukyat itu sesuai dengan pantauan Tim Rukyat di negara-negara Arab. Arab Saudi memastikan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011, karena pada Senin, (29/8/2011), hilal sudah terlihat.

Setelah Arab Saudi mengumumkan jatuhnya 1 Syawal 1432 Hijriah, negara-negara yang lain pun mengikutinya, di antaranya: Mesir, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam juga berlebaran Selasa.

Sebagian umat Islam di tanah air belebaran Selasa karena mengikuti hasil rukyat –baik rukyat lokal maupun global– dan hisab. Kaum Muslimin yang berlebaran hari Selasa ini berbarengan dengan Arab Saudi dan dunia Arab lainnya. Beberapa kalangan yang berlebaran Selasa antara lain: Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jama'ah Anshorut Tauhid (JAT), Front Pembela Islam (FPI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Jum'iyat An-Najat, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Pesantren Gontor, dan sebagian warga Nahdlatul Ulama (NU) yang mengakui rukyat.

Sementara kalangan yang berlebaran Rabu 31 Agustus 2011 mengikuti keputusan pemerintah, antara lain Nahdlatul Ulama, PERSIS, Ahmadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan lain sebagainya. [ahana/rmo]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
BNPT Sebut 500 WNI Gabung Islamic State di Suriah

BNPT Sebut 500 WNI Gabung Islamic State di Suriah

Jum'at, 06 May 2016 13:22

Islamic State (IS) Luncurkan Ofensif Besar Terhadap Militer Suriah di Homs

Islamic State (IS) Luncurkan Ofensif Besar Terhadap Militer Suriah di Homs

Jum'at, 06 May 2016 13:00

Hadapi Perang Pemikiran dan Kembalikan Kejayaan Islam, Umat Diminta Utamakan Ukhuwah

Hadapi Perang Pemikiran dan Kembalikan Kejayaan Islam, Umat Diminta Utamakan Ukhuwah

Jum'at, 06 May 2016 12:03

Persatuan Islam Serukan Umat Islam Indonesia Beri Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Aleppo

Persatuan Islam Serukan Umat Islam Indonesia Beri Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Aleppo

Jum'at, 06 May 2016 11:49

Jenderal AS: Al-Qaidah dan Taliban Tingkatkan Hubungan di Afghanistan

Jenderal AS: Al-Qaidah dan Taliban Tingkatkan Hubungan di Afghanistan

Jum'at, 06 May 2016 11:30

Jaisyul Fath Tewaskan Puluhan Milisi Syi'ah Bayaran Pro-Assad di Pedesaan Selatan Aleppo

Jaisyul Fath Tewaskan Puluhan Milisi Syi'ah Bayaran Pro-Assad di Pedesaan Selatan Aleppo

Jum'at, 06 May 2016 10:00

Pedihnya Cinta Tak Berbalas, Meneladani Bunda Asma binti Abu Bakar dengan Ketulusannya

Pedihnya Cinta Tak Berbalas, Meneladani Bunda Asma binti Abu Bakar dengan Ketulusannya

Jum'at, 06 May 2016 09:49

Humas Polri: Dua Anggota Densus 88 Penjemput Siyono Tidak Akan Dipidanakan

Humas Polri: Dua Anggota Densus 88 Penjemput Siyono Tidak Akan Dipidanakan

Jum'at, 06 May 2016 09:36

Soal Bebasnya Tawanan Abu Sayyaf, Pengamat: Bukan Operasi Intelijen & Militer, tapi Operasi Pasar

Soal Bebasnya Tawanan Abu Sayyaf, Pengamat: Bukan Operasi Intelijen & Militer, tapi Operasi Pasar

Jum'at, 06 May 2016 09:03

Semasa Hidup, Kombes Riad Dikabarkan Pernah Jadi Penyidik Perkara Ustadz Abu Bakar Baasyir

Semasa Hidup, Kombes Riad Dikabarkan Pernah Jadi Penyidik Perkara Ustadz Abu Bakar Baasyir

Jum'at, 06 May 2016 08:35

Rezim Assad Langgar Gencatan Senjata, Lanjutkan Bombardir Kota Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Rezim Assad Langgar Gencatan Senjata, Lanjutkan Bombardir Kota Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Jum'at, 06 May 2016 08:20

API: Ratusan Warga Sipil Tewas di Aleppo, Dunia Internasional Membisu

API: Ratusan Warga Sipil Tewas di Aleppo, Dunia Internasional Membisu

Jum'at, 06 May 2016 07:11

Di Balik Isu Desakan Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia

Di Balik Isu Desakan Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia

Jum'at, 06 May 2016 06:56

Kisah Mualaf Paul dari Austin, Ingin Menyangkal Al Quran Membawanya pada Islam

Kisah Mualaf Paul dari Austin, Ingin Menyangkal Al Quran Membawanya pada Islam

Jum'at, 06 May 2016 06:30

Kecurigaan Pengamat ke Pemerintah Terkait Buru-burunya RUU Tax Amnesty

Kecurigaan Pengamat ke Pemerintah Terkait Buru-burunya RUU Tax Amnesty

Jum'at, 06 May 2016 06:03

Ketua ICMI Jawa Barat Ingatkan Bahaya Kapitalisme

Ketua ICMI Jawa Barat Ingatkan Bahaya Kapitalisme

Kamis, 05 May 2016 23:32

Perlawanan Umat Islam? Ah Kecil...

Perlawanan Umat Islam? Ah Kecil...

Kamis, 05 May 2016 22:59

Menurut HTI, Ada Dua Kunci Bagi Tegaknya Khilafah

Menurut HTI, Ada Dua Kunci Bagi Tegaknya Khilafah

Kamis, 05 May 2016 22:20

Hadirilah! Tabligh Akbar 'Fitnah Akhir Zaman' di Bogor

Hadirilah! Tabligh Akbar 'Fitnah Akhir Zaman' di Bogor

Kamis, 05 May 2016 21:44

Banyak Permasalahan & Kontroversi Sejak Jokowi Memimpin, Berikut Infonya

Banyak Permasalahan & Kontroversi Sejak Jokowi Memimpin, Berikut Infonya

Kamis, 05 May 2016 21:41


Must Read!
X