Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.071 views

Akhirnya Beni Asri 'Diculik' Densus di Solok Sumatera Barat

SOLOK (voa-islam.com) – Penangkapan para pemuda Muslim dalam kasus terorisme, lagi-lagi dilakukan semena-mena tanpa ada surat pemberitahuan kepada pihak keluarga.

Kali ini, insiden tersebut menimpa Beni Asri (26 th) yang tinggal di Kasik koto Sani, Korong Ujung Kampung, Kecamatan Koto Singkarak, Kabupaten Solok Sumatra Barat.

Menurut kesaksian warga, pria berprofesi penjual mentimun dan sayur-sayuran ini diculik oleh dua orang aparat tak dikenal saat berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat Jum’at (30/9/2011).

“Kemarin siang waktu mau shalat Jum’at, suami  saya pinjam motor punya orang, motornya Jupiter Z warna hijau. Pas sedang naik motor, ada yang nyerempet terus disuruh berhenti tapi suami saya jalan terus. Saat itu, seorang saksi perempuan bernama Butet, berteriak menjerit-jerit dikiranya maling motor. Terus  mereka bilang, ‘Jangan teriak-teriak Bu, saya dari Densus 88.’ Terus suami saya langsung dibawa,” papar Upik Nurul Juraida (22) kepada voa-islam.com, Sabtu sore (1/10/2011). “Suami saya lalu bilang, pak motornya tolong dikembalikan ini bukan punya saya. Tapi mereka bilang, tidak dikembalikan ini sebagai barang bukti,” lanjutnya.

Upik mempertanyakan perihal penculikan suaminya, lantaran sampai saat ini belum ada pemberitahuan penangkapan suaminya dari kepolisian. “Sampai sekarang belum ada kabar dari kepolisian. Tapi tadi baru ada anggota Kodim. Dari Kodim juga bilang, ini masih belum tahu apakah ini perampokan atau benar dari Densus karena kita tidak tahu ceritanya dan keberadaannya yang jelas,” terangnya.

Menanggapi insiden tersebut, Tim Pengacara Muslim (TPM) menyesalkan kinerja aparat dalam melakukan penangkapan aktivis Muslim yang diduga terkait tindak pidana terorisme. Seharusnya, aparat bekerja profesional sesuai prosedur, agar tidak meresahkan masyarakat sipil.

“Penangkapan-penangkapan seperti itu pada prinsipnya harus memberitahukan aparat setempat RT, RW begitu. Memang ada ketentuan setidak-tidaknya dalam waktu tujuh hari paling lambat khusus bagi mereka yang dituduh sebagai pelaku teror, tapi walau demikian harusnya dalam tingkat awal ada pemberitahuan setidak-tidaknya pada saat penangkapan supaya tidak menimbulkan keresahan,” jelas anggota TPM Achmad Michdan, Sabtu (1/10/2011).

TPM mengkhawatirkan, para tersangka terorisme kerap mendapatkan siksaan fisik selama tujuh hari setelah diculik oleh oknum Densus. Perlakuan ini sama sekali tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. “Apalagi dalam laporan saya, dalam tujuh hari mereka-mereka yang prosesnya seperti diculik ini mendapatkan penyiksaan fisik. Ini sesuatu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Itu tindakan keliru dan ini menjadi preseden buruk terhadap proses hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum Densus,” ujarnya.

Michdan juga menyayangkan, sampai saat ini perlakuan oknum aparat itu belum dapat dipersoalkan. Padahal selain penyiksaan fisik untuk mendapatkan pengakuan, mereka yang ditangkap itu juga ditekan untuk mengarahkan tindak pidana yang dituduhkan.

“Sampai saat ini perkara belum dapat dipersoalkan, tapi pada gilirannya nanti pimpinan-pimpinan itu harus bertanggungjawab karena mereka-mereka yang ditangkap dalam waktu tujuh hari itu mendapatkan penyiksaan. Apalagi kita tahu sampai saat ini  mereka-mereka yang ditangkap itu  bukan hanya (disiksa) untuk mendapatkan pengakuan tetapi juga pengarahan terhadap tindak pidana yang dituduhkan; kamu harus ngaku begini, kamu harus ngaku begitu,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Direktur An-Nashr Institute, Munarman SH. Menurutnya, tindakan ini adalah kejahatan dan pelanggaran HAM berat. “Ini adalah bentuk kejahatan dan pelanggaran HAM berat,” kecamnya.

Karenanya, Munarman yang juga Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) itu menyarankan agar istri korban melaporkan kejadian ini kepada Komnas HAM. “Istrinya harus melaporkan ke Komnas HAM, karena ini  pelanggaran HAM,” jelasnya. [silum/ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X