Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.006 views

MUI: Pihak Asing Jangan Ikut Campur soal Ambon

Jakarta (voa-islam) – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Amirsyah Tambunan mengakui, MUI telah membentuk Tim Investigasi untuk melakukan klarifikasi dan verfikasi terhadap perkembangan terkini di Ambon. Tim ini akan mencoba mengumpulkan informasi dan fakta dari berbagai pihak, yang nantinya diharapkan akan memberi rekomendasi kepada pemerintah untuk mengambil langkah-langkah rekonsiliasi.

“MUI memilki fakta-fakta yang sangat independen. Apapun yang terjadi di Ambon, merupakan otoritas dan kedaulatan NKRI. Karena itu MUI minta kepada pihak asing untuk tidak ikut campur terkait kerusuhan di ambon. MUI juga mendesak kepada aparat hukum untuk melakukan langkah-langkah penegakan hukum, siapapun yang bersalah. Beri tindakan yang bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat,” ujar Amirsyah yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Investigasi Ambon.

Saat ini, MUI Pusat belum menemui kendala dalam pengumpulan informasi di lapangan. Saat  ini MUI akan menerima laporan dari berbagai pihak, untuk selanjutnya segera melakukan verifikasi dan investigasi, sehingga masyarakat mengetahui apa yang terjadi. Jika fakta telah terkumpul, MUI akan menggelar konferensi pers terhadap temuan-temuan itu.

“MUI telah berkoordinasi dengan pemerintah dan aparat setempat, serta pihak ormas islam maupun perguruan tinggi. Dengan demikian, hasil investigasi ini dapat disimpulkan secara objektif,” ungkap Amirsyah.

Kenapa MUI Ambon kurang cekatan dalam memberikan informasi? “Kita sudah melakukan koordinasi dengan MUI Ambon, Insya Allah, dalam waktu yang tidak terlalu lama, akan disampaikan laporannya ke MUI Pusat. Insya Allah, hasilnya sudah bisa diumumkan dalam minggu ini.”

MUI meminta pemerintah daerah, khususnya Ambon, memperbaiki sarana prasarana yang rusak dalam kerusuhan itu. Sesuai dengan UU Otonomi daerah, seharusnya itu menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk memperhatikan hak dan kebutuhan masyarakat di daerah itu.

Amirsyah mengatakan, NKRI adalah wilayah kedaultan yang secara otoritatif tidak boleh diganggu oleh pihak dan negara manapun. Jika ada upaya untuk melakukan gerakan separatis -- disinyalir gerakan separatis RMS – maka dalam pandangan MUI, gerakan separatis RMS ini adalah bughot (makar), karena itu Negara wajib memerangi.  Apapun namanya yang hendak memecah belah bangsa, bertentangan dengan peraturan dan UU yang berlaku di Indonesia.

MUI juga minta kepada media nasional agar tidak meredam kasus ini. Sebaiknya dibuka saja seluas-luasnya agar publik tahu. Tujuannya untuk menjadi pembelajaran. “MUI berharap, siapapun yang salah harus diberi tindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Terpenting, jangan terpancing dengan provokasi pihak luar. Kita menghimbau, siapaun yang turun ke Ambon, harus secara arif dan bijak menyikapinya,” imbuh Amirsyah. (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Corbuzier Main LGBT

Corbuzier Main LGBT

Rabu, 18 May 2022 13:44

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Rabu, 18 May 2022 08:45

Ramadhan Yang Membekas

Ramadhan Yang Membekas

Selasa, 17 May 2022 22:10

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

Selasa, 17 May 2022 22:06

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Selasa, 17 May 2022 21:52

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Selasa, 17 May 2022 21:02

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Selasa, 17 May 2022 12:01

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Senin, 16 May 2022 22:05

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Senin, 16 May 2022 21:10

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Senin, 16 May 2022 20:07

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

Senin, 16 May 2022 14:22

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Senin, 16 May 2022 14:17

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Senin, 16 May 2022 13:55

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Ahad, 15 May 2022 21:30

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Ahad, 15 May 2022 20:57

Bikin Desain atau Video Marketing kini diskon dari 299 ribu jadi 99 ribu!

Bikin Desain atau Video Marketing kini diskon dari 299 ribu jadi 99 ribu!

Ahad, 15 May 2022 18:40

Promosi LGBT Mengerdilkan Institusi Keluarga dan Merusak Moral Bangsa

Promosi LGBT Mengerdilkan Institusi Keluarga dan Merusak Moral Bangsa

Ahad, 15 May 2022 10:13


MUI

Must Read!
X

Rabu, 18/05/2022 13:44

Corbuzier Main LGBT