Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.090 views

Sadarlah! Kristen adalah Agama Penjajah yang Masuk Indonesia Melalui Penjajahan

JAKARTA (voa-islam.com) – Secara historis, gerakan kristenisasi di Indonesia sudah dilakukan misionaris Kristen sejak zaman penjajahan Belanda. Oleh karena itu, sejarah kristenisasi tidak bisa dipisahkan dari misi penjajahan, karena salah satu misi penjajahan Belanda di Indonesia adalah penyebaran kekristenan.

Hal itu ditegaskan KH Muhammad Al-Khaththath dalam kajian ilmiah Majelis Ilmu Ar-Royyan “Membongkar Kristenisasi dalam Pembohongan Masyarakat” di Masjid Muhammad Ramadhan Bekasi, Ahad (13/11/2011).

“Jadi harus kita pastikan dalam benak kita bahwa Kristen itu adalah agama penjajah dan dia ke sini dibawa oleh penjajah Belanda, difasilitasi penjajah Belanda dan dipakai untuk memurtadkan umat Islam,” ujar Sekjen Forum Umat Islam (FUI) ini.

Berbagai kasus pemurtadan yang berulang kali terjadi di Bekasi dan berbagai tempat lainnya, menurut Khaththath, karena orang-orang Kristen terus mencari modus baru kristenisasi. “Mengenai kasus kristenisasi berkedok Mobil Pintar di Bekasi dan yang lainnya itu hanya modusnya saja. Mereka tidak akan berhenti mencari modus-modus baru,” paparnya.

Menilik sejarah ke belakang, Khaththath memaparkan sejarah kristenisasi pasca runtuhnya Orde Lama. Tahun 1967 Presiden Soeharto mengadakan musyawarah antaragama. Musyawarah ini diadakan terkait ketegangan umat beragama, khususnya setelah agresivitas misi Kristen memurtadkan umat Islam yang pada waktu itu baik secara langsung atau tidak langsung terekrut oleh PKI. Waktu itu, puluhan hingga ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan umat Islam yang masuk Kristen. Banyak yang percaya, kalau tidak masuk Kristen mereka tidak akan selamat karena mereka PKI.

Waktu itu, umat Islam yang dicap PKI itu ada dua macam. Ada yang benar-benar meyakini ideologi komunis, tapi ada juga yang tidak sengaja. Mereka yang arisan sepeda ontel didata lalu dimasukkan dalam daftar anggota PKI oleh pengurus arisan yang notabene PKI.

Karena orang-orang PKI dikejar-kejar oleh rezim Soeharto, maka untuk menyelamatkan diri, akhirnya mereka masuk Kristen. Kasus inilah yang memicu ketegangan, sehingga pemerintah mengadakan Musyawarah Antarumat Beragama yang melahirkan SKB Tiga menteri, yang intinya meminta kepada umat beragama untuk tidak melakukan penyebaran agama kepada orang yang sudah beragama.

Menurut ajaran Islam, jelas Khaththath, keputusan pemerintah ini sebenarnya tidak sesuai dengan ajaran Islam karena bertentangan dengan firman Allah dalam surat An-Nahl 125: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik.”

Ayat ini, tambah Khaththath, menyatakan bahwa Islam harus disebarkan kepada siapa saja, baik yang sudah beragama maupun yang tidak beragama. Islam sebagai agama yang kaafatan linnas dan Rasulullah sebagai nabi yang rahmatan lil ‘alamin, fungsionalnya menembus segala batas dan segala umat.

Meski keputusan pemerintah bertentangan dengan ajaran Islam, tapi dengan lapang dada umat Islam mau menerima keputusan itu, demi kerukunan umat beragama. Justru pihak Kristen yang menolak tegas dengan alasan bertentangan dengan ajaran Injil. “Demi kerukunan umat beragama, umat Islam mau menerima keputusan pak Harto soal SKB tiga Menteri itu. Namun orang Kristen tidak mau menerimanya,” jelas Khaththath. “Yang kita tahu bahwa dalam Islam baik Kristen maupun Yahudi di utus untuk kaumnya masing-masing, hanya Islam yang untuk seluruh umat manusia,” tambahnya.

Penolakan terhadap keputusan pemerintah inilah yang menjadi pangkal dari ramainya benturan antara Islam dan Kristen. “dengan segala cara mereka terus melakukan proses penyebaran agama mereka walaupun melanggar peraturan, misalnya SK no. 70 tahun 1978 tentang tata cara penyiaran agama,” tegas Khaththath. [ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Senin, 29 Nov 2021 11:38

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Senin, 29 Nov 2021 08:58

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Senin, 29 Nov 2021 04:06

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Ahad, 28 Nov 2021 22:04

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Ahad, 28 Nov 2021 16:52

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

Ahad, 28 Nov 2021 16:28

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Ahad, 28 Nov 2021 16:06

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ahad, 28 Nov 2021 15:07

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Sabtu, 27 Nov 2021 12:42

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Sabtu, 27 Nov 2021 11:32

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

Sabtu, 27 Nov 2021 11:27

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

Sabtu, 27 Nov 2021 10:19

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Jum'at, 26 Nov 2021 22:28

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Jum'at, 26 Nov 2021 21:25

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Jum'at, 26 Nov 2021 17:20

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Jum'at, 26 Nov 2021 17:15

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Jum'at, 26 Nov 2021 16:54


MUI

Must Read!
X